Ekonomi
( 40789 )Memperluas Layanan Perbankan untuk Diaspora
Perluasan layanan digital perbankan menjadi keniscayaan untuk menjangkau warga Indonesia yang bekerja dan menetap di luar negeri. Transformasi digital perbankan didorong tidak hanya untuk simpanan dan pembayaran, tetapi juga membidik pembiayaan nasabah. Sutris, pekerja migran Indonesia di Taiwan sejak 2007, menggunakan layanan digital perbankan Indonesia untuk transaksi keuangan serta merintis usaha di kampungnya di Kabupaten Magetan, Jatim. Sutris memiliki akun mobile banking di tiga bank BUMN. ”Saya terbiasa memakai layanan mobile banking untuk pembayaran premi BPJS ketenagakerjaan dan tagihan lain, seperti air dan internet, serta untuk usaha saya di rumah. Dengan digital, (transaksi) keuangan bisa saya atur dan pantau dari sini,” kata Sutris, pekerja pabrik di Hualien, Taiwan, di acara Business Meeting and Networking Bank Mandiri di Taipei, Sabtu (19/8). Sutris tengah merintis bisnis empon-empon yang mencakup 26 jenis tanaman obat tradisional dan rempah untuk bahan jamu, perputaran uang usahanya Rp 25 juta per hari.
Layanan digital yang dapat diakses dari mana saja telah menjadi kebutuhan dalam bertransaksi, seperti menabung, pembayaran, dan merintis usaha. Perkembangan layanan digital perbankan Indonesia di luar negeri, menurut Executive Director Young Indonesian Professionals’ Association (YIPA) di Taiwan Iman Adipurnama, telah membuka kemudahan akses keuangan untuk masyarakat Indonesia yang menetap atau tinggal di luar negeri (diaspora), termasuk pekerja migran. Terobosan layanan digital di luar negeri diharapkan juga membantu masyarakat Indonesia dalam akses pembiayaan jangka panjang, seperti kredit pemilikan rumah (KPR). Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi menambahkan, inovasi layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia terus dikembangkan melalui produk dan fitur berbasis digital. Bank Mandiri mendorong solusi pengelolaan keuangan bagi komunitas diaspora melalui Super App Livin’. Seluruh diaspora dapat membuka rekening Bank Mandiri melalui aplikasi ini. Syarat pembukaan rekening cukup dengan KTP-el atau paspor serta nomor ponsel di negara tempat bekerja. Sehingga nasabah lebih nyaman transfer ke luar negeri secara cepat, murah, dan mudah ujarnya dalam Pesta Rakyat memperingati HUT Ke-78 Republik Indonesia di Taiwan, Minggu (20/8). (Yoga)
Sektor Pertanian Berisiko Tinggi
Perubahan iklim berisiko mencetak kerugian ekonomi hingga Rp 500 triliun pada 2020-2024 jika pemerintah tak melakukan intervensi. Pertanian menjadi salah satu sektor yang paling terdampak, mulai dari bergesernya musim tanam hingga konversi lahan yang terus terjadi. Pendapatan petani pun berisiko turun 9-25 %. Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, cuaca ekstrem akibat perubahan iklim mengakibatkan beragam bencana dan kerugian ekonomi. Indonesia pun terkena imbasnya. Ia memperkirakan kerugian ekonomi Indonesia pada 2020-2024 dapat menyentuh Rp 544 triliun jika tak ada intervensi kebijakan (business as usual). Dari jumlah tersebut, risiko kerugian ini berasal dari pesisir dan laut(Rp 408 triliun), diikuti pertanian (Rp 78 triliun), kesehatan (Rp 31 triliun), dan air (Rp 28 triliun).
Pada tahun 2020-2034, Indonesia diproyeksi mengalami penurunan curah hujan tahunan 1-4 % dibandingkan periode 1995-2010, kecuali di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Fenomena ini berdampak pada kekeringan yang berakibat kurangnya ketersediaan air sehingga berpeluang menimbulkan konflik alokasi kebutuhan air untuk pertanian, industri, dan energi. ”Perubahan iklim juga menyebabkan sulitnya menentukan waktu tanam karena terjadi pergeseran puncak musim hujan, kapan awal dan akhir,” ujar Suharso dalam seminar ”Antisipasi Dampak Perubahan Iklim untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Senin (21/8). (Yoga)
ASEAN Dapatkan Akses Impor Gandum Rusia melalui India
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pasokan produk pertanian dari Rusia ke ASEAN dibahas dalam Pertemuan Menteri-menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers Meeting) Ke-55, Senin (21/8/2023), di Semarang, Jawa Tengah. Pertemuan dengan perwakilan Rusia membuahkan akses impor gandum untuk ASEAN di tengah penangguhan Rusia dalam Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam. ”Kami mendiskusikan, kalau mau lebih mudah (pasokannya), bisa (impor gandum dari Rusia) melalui India atau China,” ujarnya. (Yoga)
GIIAS Berakhir, Transaksi Astra Finansial Lampaui Target
Penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City yang berlangsung 11 hari pada 10-20 Agustus 2023 telah usai dan sukses menarik perhatian para pecinta otomotif. Target nilai transaksi pun terlampaui. Pada GIIAS 2023, Astra Financial sebagai platinum sponsor bersama sembilan unit bisnisnya berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp2,38 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 53% dibanding tahun sebelumnya. Adapun sejumlah pencapaian penyaluran tercatat sebanyak 6.820 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari target 6.600 SPK atau dengan capaian sebesar 102%. Sembilan unit bisnis yang tergabung dalam Astra Financial, yaitu FIFGROUP, Astra Kredit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, Astra Life, SEVA, Astrapay, Maucash, dan Moxa hadir dengan performa kinerja yang memuaskan. Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin dalam keterangannya menyampaikan, Astra Financial berkomitmen untuk ikut mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional melalui keterlibatan sebagai sponsor platinum di GIIAS 2023. (Yetede)
Masyarakat Perlu Mewaspadai Kejahatan Keuangan Digital
Masyarakat perlu mewaspadai berbagai modus kejahatan keuangan yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi digital. Tak hanya pemberantasan, edukasi juga harus terus-menerus dilakukan untuk melindungi masyarakat dari jeratan kejahatan ini. ”Pelaku kejahatan keuangan memanfaatkan teknologi digital untuk menipu masyarakat,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi dalam webinar, Senin (21/8/2023). (Yoga)
Otomatisasi Perkebunan Sawit Dikembangkan
Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan, Kalimantan Timur, bekerja sama dengan PT Julong Group Indonesia, perusahaan perkebunan sawit asal China yang mengelola 100.000 hektar lahan di Kalimantan dan Sumatera, untuk mengembangkan mesin traktor pengangkut tandan buah segar (TBS). ”Kami melihat potensi pengembangan otomatisasi atau dikombinasi dengan artificial intelligence. Itu nanti akan membuat pascapanen lebih bagus dan efektif,” ujar Rektor ITK Agus Rubiyanto, Rabu (16/8/2023). (Yoga)
DPRD Tolak Usulan Pinjaman untuk RDF
DPRD DKI Jakarta menolak usul Tim Anggaran Pemerintah Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang pengajuan pinjaman Rp 1 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Pinjaman itu akan digunakan untuk membangun tempat pengolahan sampah terpadu menjadi bahan bakar atau refuse derived fuel (RDF). ”Permohonan pinjaman yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta dikhawatirkan akan menambah beban keuangan daerah dengan kemungkinan terburuk mengorbankan kepentingan masyarakat Jakarta,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Senin (21/8/2023), terkait alasan penolakan usul tersebut. (Yoga)
Taufik, Limbah Kelapa yang Mendunia
Taufik (31), petani kelapa asal Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Pangandaran, Jabar, unjuk gigi lewat ekspor cocopeat, olahan limbah sabut kelapa untuk media tanam. Kreativitasnya ikut memberi tambahan penghasilan bagi petani lainnya agar lepas dari jerat utang. ”Cocopeat diambil dari limbah sabut kelapa. Dulu, petani hanya mengambil buahnya. Ternyata, nilai ekonominya lebih besar ketimbang buahnya bila diolah dengan benar, bisa sampai belasan kali lipat,” kata Taufik, di Pangandaran. Di pabrik pengolahan berkapasitas 2 ton per hari di Cintakarya. Selain cocopeat ada juga cocofiber, sabut dengan serat lebih kasar untuk furnitur hingga jok kendaraan kelas premium.
Setelah cocopeat masuk proses pencucian, berlanjutlah ke mesin pemerasan yang dibuat oleh Yohan Wijaya Noerahmat (40), pendiri Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KP-MK). Sejak rampung dibuat pada 2022, dia tak perlu lagi mengandalkan proses pemerasan dan penjemuran cocopeat pada alam untuk mendapatkan kadar air 20 %. ”Dulu harus dijemur selama dua hari. Sekarang dengan mesin hanya butuh dua jam,” katanya. Dengan kemudahan itu, pasar ekspor terbuka lebar. Salah satu pasarnya adalah Jepang. Awal tahun 2023, dia mengirimkan 28 ton. Ekspornya berulang kembali pada Maret dan Juni. Selain itu, Taufik dan belasan kawan-kawannya tetap memenuhi pasar lokal sekitar 500 karung per minggu, seperti di Jakarta dan Bandung. Dimana satu karung seberat 50 kg, dengan harga per kg Rp 3.000. (Yoga)
Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Bunga Acuan
Di tengah eskalasi harga pangan dan gejolak ekonomi global, Bank Indonesia (BI) diyakini tetap menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang dijadwalkan 23-24 Agustus 2023.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, jika BI menahan suku bunga acuan, sebaiknya dibarengi upaya stabilisasi nilai tukar rupiah. Apalagi, "Rupiah agak melemah beberapa waktu terakhir, seiring ketidakpastian global," tutur dia kepada Kontan, kemarin.
Ketidakpastian yang dimaksud David antara lain pelemahan mata uang global, termasuk Yuan China. Juga ada pernyataan beberapa pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang membuka peluang kenaikan suku bunga acuan lagi di September 2023.
Menurut kalkulasi David, BI paling cepat mengubah kebijakan suku bunga acuan (menurunkan suku bunga) pada awal tahun 2024.
Senada dengan David, ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan suku bunga acuan BI akan tetap pada bulan ini. Meski dia melihat dalam jangka pendek akan ada tekanan pada rupiah seiring gejolak pasar keuangan global.
Dari hitungan Faiz, rupiah akan bergerak secara rerata di kisaran Rp 15.352 per dolar AS pada kuartal III-2023. "Dengan demikian, masih ada kemungkinan depresiasi nilai tukar rupiah lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang," prediksi Faiz.
Bank Permata juga memproyeksikan BI akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam pertemuan bulan Agustus 2023. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan, langkah ini demi menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar global.
Ketidakpastian global sehubungan dengan pelemahan kinerja ekonomi China. Kondisi ini pun mempengaruhi nilai tukar rupiah yang dalam sebulan terakhir melemah 1,6% atau 245 poin ke level Rp 15.325 per dolar AS. Sementara imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun cenderung meningkat 37 bps ke level 6,62%.
Bank Mandiri juga melihat tidak ada urgensi bagi BI untuk mengubah kebijakan suku bunga pada Agustus 2023. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menilai tingkat inflasi Indonesia melandai di rentang sasaran 2%-4% yoy.
Menimbang Saham BUMN Unggulan
Belum lama ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang indeks BUMN20, yang berisi saham-saham pelat merah paling likuid. Dalam
rebalancing
terbaru, saham emiten jasa konstruksi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) didepak dan digantikan oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON).
Keluarnya WSKT dari indeks BUMN20 tak lepas dari masalah utang yang tengah membayangi emiten itu. Imbasnya, BEI menggembok sementara alias mensuspensi perdagangan saham WSKT sejak 8 Mei 2023. Terlepas dari sentimen negatif tersebut, kinerja indeks BUMN20 masih positif. Sejak awal tahun 2023 ini, indeks BUMN20 memberikan
return
sebesar 1,45%, lebih tinggi ketimbang
return
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks IDX30. Sejak awal tahun IHSG baru menguat 0,23% ke level 6.866,03. Sedangkan IDX30 tumbuh 1,28%.
Associate Director of Research and Investment
Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, kendati beberapa saham BUMN jasa konstruksi tengah dilanda sentimen negatif akibat utang tinggi dan arus kas yang seret, sejumlah saham BUMN lain masih menarik dicermati. Misalnya, saham BUMN sektor infrastruktur non-jasa konstruksi.
Fajar Dwi Alfian, Investment Analyst
Infovesta Kapital Advisori, mengatakan performa positif indeks BUMN20 masih bisa dijadikan acuan dalam menyusun portofolio investasi.
Sampai saat ini, Fajar mengatakan emiten perbankan yang tergabung dalam Himbara masih menjadi pilihan karena memiliki fundamental yang kuat serta prospek yang menjanjikan. Misalnya saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih bisa dikoleksi dengan target harga masing-masing di Rp 1.810 dan Rp 5.975 per saham.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









