Ekonomi
( 40789 )Merayu Penumpang LRT Jabodebek
LRT Jabodebek telah beroperasi lebih dari satu bulan. Saat
ini, tarif promosi Rp 5.000 untuk sekali perjalanan telah berganti dengan tarif
promosi tahap kedua, yang berlaku 1 Oktober 2023-29 Februari 2024, penumpang
dikenai tarif maksimal Rp 20.000 per perjalanan, rinciannya, penumpang dikenai tarif
Rp 3.000 untuk satu km pertama dan Rp 825 untuk setiap km berikutnya dengan
maksimal tarif Rp 20.000. Tarif lebih mahal, rencananya diterapkan pada Maret 2024.
Dengan indeks kemacetan Jakarta pada 2022 mencapai 48 %. Indeks kemacetan di
atas 40 persen masuk kategori tidak nyaman berkendara. Idealnya, ada lebih
banyak warga beralih naik angkutan umum, termasuk LRT Jabodebek.
Ada dua hal utama yang memengaruhi animo warga naik LRT
Jabodebek. Pertama, ketersediaan angkutan pengumpan menuju dan dari LRT
Jabodebek. Kedua, keterjangkauan tarif. Keduanya harus dipikirkan, diputuskan,
dan diimplementasikan dengan baik untuk merayu warga agar mau naik LRT Jabodebek.
Evaluasi, idealnya, dikerjakan setiap terjadi perubahan besaran tarif. Penetapan
tarif LRT Jabodebek ini hanya akan riil apabila dibandingkan dengan pengeluaran
warga menggunakan angkutan umum door-to-door, dari rumah hingga tempat kerja.
Warga Tapos, Depok, Melanie (32), menceritakan, perjalanan naik mobil bersama
suami ke kantor di Kuningan, Jakarta Selatan, lebih hemat Rp 18.400 dalam sebulan
daripada naik LRT Jabodebek (Kompas, 12/10).
Perbandingan tarif LRT Jabodebek dengan biaya naik sepeda
motor dapat lebih jauh lagi. Ibarat langit dan bumi. LRT Jabodebek bukan
satu-satunya jawaban terhadap kemacetan di Jakarta dan sekitarnya. Ada moda KRL
Jabodetabek, Transjakarta, dan MRT. Meski demikian, LRT Jabodebek menjadi
harapan warga di sekitar rute itu. Bangsa ini juga telah bekerja bertahun-tahun
demi mewujudkan LRT Jabodebek. Mubazir apabila akhirnya LRT tidak terpakai. Cara
termudah menekan tarif tentu dengan menyubsidi penumpang KRL Jabodetabek
sehingga dapat bepergian dengan murah. (Yoga)
Presiden: Stok Beras Aman, Tambahan Dibutuhkan
Presiden Jokowi mengklaim cadangan beras pemerintah masih
aman ditengah fenomena El Nino. Namun, Indonesia masih membutuhkan pasokan
beras impor untuk menstabilkan harga komoditas itu, yang meningkat di pasaran
beberapa bulan ini. ”Saya melihat ke bawah (lapangan) itu untuk memastikan produksi
itu masih baik,” ujar Presiden Jokowi saat mengecek panen raya di Desa
Karanglayu, Kecamatan Sukra, Indramayu, Jabar, Jumat (13/10). Presiden juga berbincang
dengan sejumlah petani yang tengah panen. Di Karanglayu, Presiden mengatakan,
hasil panen rata-rata 8,6 ton gabah kering panen (GKP) per hektar. Bahkan, produksi
bisa mencapai 9 ton GKP. Padahal, di daerah lain, produktivitas sawah berkisar
7 ton GKP. Peningkatan hasil panen itu, kata Presiden, karena didukung pasokan
air irigasi teknis.
Presiden tidak menyebutkan jumlah penurunan produksi padi
akibat fenomena El Nino yang ditandai dengan kekeringan seperti saat ini.
Namun, Kementan memperkirakan El Nino sangat kuat berdampak pada kehilangan beras
hingga 1,2 juta ton (Kompas.id, 2/10). Presiden menyebutkan, cadangan beras
pemerintah di Perum Bulog saat ini berkisar 1,7 juta ton. ”Dan, akan datang
lagi 500.000-600.000 ton (beras impor). Artinya, cadangan pangan kita
kondisinya aman. Namun, kita tetap butuh beras ini juga untuk masuk ke pasar,” tuturnya.
Dengan begitu, stok beras pemerintah masih aman hingga panen raya tahun yang
dimulai pada Maret 2024. Terlebih lagi, pemerintah juga akan menyalurkan
890.590 ton beras untuk bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat sekaligus
menstabilkan harga beras di pasaran yang masih tinggi. (Yoga)
Pelaku Usaha Harus Adaptif pada Teknologi
Wapres Ma’ruf Amin mengingatkan bahwa disrupsi dan kemajuan
teknologi digital perlu segera disikapi dunia usaha. Pelaku UMKM serta ekonomi
keuangan syariah harus mengikuti perkembangan dan menyesuaikan diri. Dalam
pembukaan Ijtima Sanawi (Pertemuan Tahunan) Dewan Pengawas Syariah XIX 2023, di
Jakarta, Jumat (13/10) Wapres Amin mengingatkan, pasar konvensional seperti Pasar
Tanah Abang akhirnya tergerus oleh pasar digital. Padahal, hampir semua pelaku
di pasar konvensional di Indonesia adalah pelaku UMKM.
”Oleh karenanya, mesti segera dilakukan langkah penyadaran
kepada para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menyiapkan diri dan terus
adaptif dengan dinamika zaman, termasuk menghadapi tantangan disrupsi,” ujar
Wapres. Dalam kesempatan itu, Wapres mengatakan, pelaku ekonomi dan keuangan
syariah juga harus memitigasi tantangan disrupsi ini. Apalagi, perkembangan ini
menuntut tersedianya ragam produk keuangan syariah sesuai kebutuhan masyarakat yang
semakin familiar dengan dunia digital. Oleh karena itu, Wapres Amin meminta
para regulator, pelaku industri, Dewan Syariah Nasional(DSN), MUI, dan Dewan
Pengawas Syariah (DPS) untuk merespons perubahan ini. (Yoga)
50 UMKM Binaan Pertamina di Ajang MotoGP
Sebanyak 50 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dari PT Pertamina (Persero) turut meramaikan pergelaran balap motor MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, Jumat (13/10/2023), UMKM binaan tersebut akan menjual beragam produk makanan dan minuman, serta suvenir khas Lombok. (Yoga)
Indonesia Miliki Bursa CPO
Pemerintah telah meluncurkan Bursa Berjangka Penyelenggara
Pasar Fisik Minyak Sawit Mentah atau Bursa CPO secara hibrida, Jumat(13/10) di
Jakarta. Bursa yang akan mulai efektif beroperasi pada 23 Oktober 2023 itu
ditargetkan mampu membentuk harga acuan CPO pada triwulan I-2024. Bursa CPO
diluncurkan Mendag Zulkifli Hasan. Penyelenggara bursa adalah Bursa Komoditas
dan Derivatif Indonesia (ICDX) di bawah pengawasan Bappebti.
Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko mengatakan, Bursa CPO
dibentuk agar Indonesia memiliki harga acuan sendiri. Selama ini, referensi
harga CPO Indonesia mengacu pada bursa komoditas berjangka Malaysia dan
Rotterdam, Belanda. Perdagangan secara fisik melalui Bursa CPO akan dimulai
pada 23 Oktober 2023. Perdagangan bersifat voluntary atau sukarela dan sudah
ada 18 pelaku usaha CPO yang terdaftar di ICDX untuk bertransaksi di bursa
tersebut. ”Hingga sisa akhir tahun ini, Bappebti berharap proses price discovery
(penemuan harga) dapat terjadi. Kemudian pada triwulan I-2024, reference price (harga
acuan) CPO Indonesia ditargetkan terbentuk,” kata Didid. (Yoga)
Bersaing Jadi Kiblat Harga CPO
JAKARTA — Indonesia bermimpi membentuk harga acuan minyak sawit mentah lewat pendirian bursa crude palm oil (CPO). Selama ini mayoritas perdagangan CPO mengacu pada bursa komoditas di Rotterdam, Belanda; serta Malaysia yang lebih dulu berdiri. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memperkirakan perjalanan untuk menjadi kiblat harga CPO dunia tidak mudah. Tantangan pertama adalah menggaet peserta untuk berpartisipasi di pasar. Saat ini belum ada jaminan bahwa harga di pasar fisik domestik lebih menarik dibanding bursa Malaysia dan Rotterdam.
Selain itu, membangun bursa butuh waktu panjang. "Bursa itu soal kepercayaan," tutur Tauhid, kemarin. Terlebih di Indonesia selama ini praktik perdagangan langsung alias business-to-business lebih banyak dilirik. Tauhid pun menyoroti risiko dominasi pembentukan harga di pasar fisik domestik. Pasalnya, Indonesia memiliki segelintir perusahaan sawit raksasa. Dia mengatakan kondisi ini berbahaya untuk perusahaan sawit kecil. "Ini yang harus dijaga keseimbangannya." Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Latif Adam mengatakan kunci keberhasilan bursa CPO terletak pada besarnya transaksi. Artinya, butuh lebih banyak peserta di pasar ini. (Yetede)
Kegiatan Usaha Dalam Tekanan
Ada Batasan dari OJK, Bunga Pinjol Bisa Layu
Kelak, para penyelenggara financial technology (fintech) berbasis peer to peer (P2P) lending dan pinjaman online (pinjol) tak lagi bisa seenaknya menetapkan suku bunga pinjamannya. Dalam waktu dekat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal merilis aturan baru terkait batasan suku bunga pinjol. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Edi Setijawan mengatakan, regulator sedang menyiapkan aturan mengenai batasan-batasan suku bunga pinjol. "Aturan baru ini diusahakan secepatnya terbit tahun ini," kata Edi, Rabu (11/10). OJK tidak menampik, hingga kini ada oknum pinjol yang menetapkan bunga pinjaman hingga 0,8% per hari. Padahal, saat ini batas bunga pinjol 0,4%, dengan tenor jangka pendek kurang dari 90 hari. Pada 2017, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menetapkan besaran bunga pinjol 0,8% per hari. Namun, batasan ini diturunkan pada 2022 menjadi 0,4% per hari. Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic & Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, bunga pinjol seharusnya punya acuan yang jelas. "Kalau untuk konsumtif, idealnya 2-3 kali suku bunga acuan Bank Indonesia, atau sekitar 12% hingga 17% per tahun," ucap Nailul, Kamis (12/10). Bhima Yudhistira, pengamat Celios, menyebut, regulasi pembatasan batas atas pinjaman online sudah jamak di sejumlah negara. Contoh di Kamboja, batas bunga ditetapkan 18% per tahun untuk mencegah predatory lending. Meski begitu, para pelaku bisnis pinjol berharap, OJK tidak menurunkan batasan bunga pinjaman di bawah ketentuan saat ini. "Jangan dong, jangan turun (batasan bunganya)," harap Entjik Djafar, Ketua Umum AFPI. Harapan senada diungkapkan Indra Suryawan, Direktur Marketing Maucash. Menurut dia, selama ini besaran bunga pinjaman ditentukan menurut profil nasabah. "Kalau sampai ketemu customer macet, apakah layak diberikan bunga 1%? Kalau dikasih, harus ada cadangan risiko yang tinggi," ungkapnya. Country Head Indonesia Modalku Arthur Adisusanto juga berharap, batasan bunga pinjaman bisa menguntungkan semua pihak. "Tidak hanya menguntungkan penerima dana, tapi juga pemberi dana pinjaman," ucapnya.
Konservasi Air Jaga Produksi Padi Nasional di Tengah Krisis Iklim
Manajemen air untuk irigasi persawahan berperan sangat penting
dalam menjaga produksi padi nasional. Merujuk dokumen Rencana Strategis 2020-2024
dari Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR tercantum bahwa di Indonesia
terdapat 7,1 juta hektar jaringan irigasi permukaan. Seluruh areal irigasi itu
berkontribusi besar terhadap hasil budidaya padi di seantero Indonesia. Direktur
Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR Ismail Widadi, Selasa (10/10) menyebutkan, produksi
tanaman padi dari sekitar areal pengairan irigasi teknis mencapai 86 % dari
total produksi nasional. Hal ini menunjukkan bahwa peranan irigasi persawahan
sangat krusial bagi ketahanan pangan Indonesia.
Tingginya suplai air untuk irigasi itu masih berpotensi ditingkatkan.
Ismail mengatakan, seluruh air untuk irigasi persawahan tersebut hanya 11-13 %
yang berasal dari bendungan. Sisanya berasal dari sungai, air tanah, pompa, irigasi
rawa, dan irigasi tambak. Oleh karena itu, perlu strategi untuk membangun infrastruktur
air sebanyak-banyaknya. Apalagi, potensi sumber daya air Indonesia sangat
besar, yakni mencapai 2,78 triliun meter kubik per tahun. Dari potensi sumber
daya air tersebut, yang termanfaatkan baru 693 miliar kubik setahun atau hanya 25
%. Dengan jaringan irigasi yang baik, petani dapat berstrategi meningkatkan
hasil pertaniannya. (Yoga)
Optimalisasi Lahan untuk Tingkatkan Produksi
Lahan memiliki peran penting dalam produksi pertanian
sehingga perlu dilindungi agar tak mudah beralih fungsi. Kajian Direktorat Pengendalian
dan Pemantauan Pertanahan Kementerian ATR / BPN menemukan, dengan lahan sawah
seluas 8,1 juta hektar, Indonesia sebenarnya mampu menghasilkan 35,5 juta ton
beras. Produksi itu mampu mencukupi kebutuhan 34,2 juta ton beras untuk 300
juta jiwa pada tahun 2030. Sayangnya, alih fungsi lahan sawah di Indonesia
terus berlangsung. Rata-rata konversi lahan sawah menjadi nonsawah mencapai
100.000 hektar pertahun. Sementara kemampuan mencetak sawah hanya 60.000 hektar
setahun. Kondisi ini membuat Kementan memperkirakan ketersediaan lahan sawah
Indonesia hanya tersisa 6,5 juta hektar pada tahun 2030. Kondisi ini menuntut
langkah tegas dari pemerintah untuk menginstruksikan kepada daerah agar segera
mengadopsi UU Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang sudah diundangkan
sejak 2009. Hingga 2019, baru 44,29 % dari total kabupaten/kota di Indonesia yang
sudah menetapkan LP2B dalam perda rencana tata ruang wilayah (RTRW).
Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu Sugeng
Heryanto mengatakan, ”Di Indramayu terdapat lahan dengan status LSD dan LP2B.
Tapi, yang benar-benar terproteksi yaitu LP2B,” ujarnya saat ditemui, Selasa
(3/10). Kendati demikian, upaya perlindungan lahan seyogianya tak hanya
berhenti pada penetapan aturan. Pasalnya, praktik alih fungsi lahan di area
terlindung masih kerap ditemukan. Salah satunya, penggunaan LP2B untuk proyek
eksplorasi sumur minyak PT Pertamina di Desa Tenajar, kabupaten Indramayu.
Namun, langkah tegas Pemkab Indramayu mampu menahan upaya penyimpangan tersebut.
”Sekarang ada dua lokasi Pertamina yang ditutup karena berada di lahan LP2B,” ungkap
Sugeng. Peristiwa ini menjadi salah satu contoh keseriusan pemda melindungi
lahan pertanian di wilayahnya. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









