;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Revisi Penyaluran BBM Subsidi untuk Efisiensi

10 Dec 2024

Pemerintah Indonesia terus berusaha menemukan skema yang ideal dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dengan tujuan agar subsidi tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan. Perubahan skema, yang awalnya berupa bantuan langsung tunai dan subsidi untuk UMKM serta angkutan umum berpelat kuning, mengalami penyesuaian setelah protes dari pengemudi ojek online yang ingin mendapatkan BBM bersubsidi. Pemerintah kemudian memutuskan untuk memasukkan pengemudi ojek online sebagai bagian dari UMKM yang berhak menerima subsidi, meskipun dengan proses seleksi lebih ketat.

Pemerintah bekerja sama dengan PT Pertamina untuk mengintegrasikan aplikasi ojek online dengan sistem MyPertamina, guna memastikan data pengemudi yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi tercatat dengan baik dan mencegah penyalahgunaan. Selain itu, beberapa pihak, seperti Fabby Tumiwa dari IESR, mengusulkan pemberian bantuan tunai kepada pengemudi ojek online sebagai pengganti selisih harga antara BBM subsidi dan non-subsidi. Meskipun demikian, implementasi skema ini cukup rumit karena memerlukan data yang akurat dan pengawasan ketat.

Ferdy Hasiman dari Alpha Research juga menekankan pentingnya pencocokan data penerima subsidi, baik untuk UMKM maupun bantuan langsung tunai, agar dana subsidi dapat tepat sasaran. Selain itu, perlu adanya revisi terhadap Perpres No. 191/2014 untuk memperjelas klasifikasi kendaraan yang berhak menerima BBM subsidi.

Dengan demikian, pemerintah sedang berupaya untuk menciptakan sistem penyaluran subsidi yang lebih efisien dan tepat sasaran, meskipun prosesnya masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait dengan pendataan yang akurat dan pengawasan yang ketat.


Hilangnya Rumah Penuh Kenangan akibat Bencana Hidrometeorologi

09 Dec 2024

Bencana alam di Kabupaten Sukabumi, Jabar, awal pekan lalu, menyisakan trauma dan duka mendalam bagi para penyintas. Dari tempat pengungsian, mereka menyimpan harapan dapat kembali ke rumah masing-masing. Syamsul (39) melangkahkan kaki memasuki Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Minggu (8/12). Ayah tiga anak ini ditemani istrinya, Neni (30), dan beberapa kerabat lainnya, hendak melihat rumahnya di Cihonje. Perjalanan ke kampung yang dihuni 185 keluarga itu melalui lokasi bencana pergerakan tanah yang sangat berbahaya. Rumah Syamsul termasuk 40 rumah di Cihonje yang rusak berat akibat pergerakan tanah, Selasa (3/12). Bencana dipicu hujan yang mengguyur Sukabumi selama dua hari berturut-turut.

Rasa rindu melihat rumah mendorong Syamsul dan keluarganya nekat ke tempat itu. Tiba di rumahnya, Syamsul terdiam, dadanya sesak, rumahnya yang penuh kenangan, roboh pada Selasa pukul 18.00 WIB. ”Peristiwa ini sangat mendadak. Tiba-tiba terjadi retakan di lantai rumah saat hujan deras pada Selasa sore,” ungkapnya. Saat ini, Syamsul bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Ia belum memiliki rencana pindah ke tempat lain. ”Mudah-mudahan ada solusi relokasi dari pemerintah ke tempat yang lebih aman di sekitar sini,” tuturnya.  Ipon (56) memilih kembali ke rumahnya. Ibu empat anak ini tinggal di sana bersama lima kerabatnya. Ia mengabaikan retakan tanah yang terlihat di beberapa ruangan rumahnya dan di halaman rumah. ”Saya lebih nyaman di sini daripada mengungsi ke rumah kerabat. Kami akan pindah saat hujan kembali mengguyur Cihonje,” ucap Ipon.

Lina (39) termasuk warga yang tetap bertahan di lokasi pengungsian. Ia bersama suami dan empat kerabatnya mengungsi di SDN 2 Tegalpanjang. ”Di sini (lokasi pengungsian) semua kebutuhan terpenuhi. Tapi, kami tetap merasa lebih nyaman di rumah sendiri,” ungkap ibu empat anak ini. ”Masih ada dua korban jiwa yang tertimbun di wilayah Sukabumi. Kami terus mencari meski pihak keluarga sudah ikhlas dengan musibah ini,” kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto usai rakor penanggulangan bencana di Sukabumi, Minggu sore. Ia memaparkan, masih ada 3.156 keluarga di Sukabumi yang mengungsi secara mandiri ataupun di lokasi yang terpusat. (Yoga)


Akankah emas tergantikan oleh bitcoin

09 Dec 2024

Begitu harga bitcoin mencapai 100.000 USD atau Rp 1,6 miliar, berbagai media mencatatnya sebagai sejarah. Mereka kemudian membahas masa depan aset kripto ini. Salah satu yang muncul adalah apakah kelak bitcoin bisa menggantikan emas sebagai store of value? Bitcoin yang baru saja untuk pertama kalinya mencapai nilai sebesar itu merupakan tonggak bagi sejarah aset kripto. Lembaga riset Bernstein menyebutkan, capaian ini menempatkannya di jalur untuk menggantikan emas sebagai penyimpan nilai teratas dalam ekonomi dunia, kata Bernstein. ”Keyakinan kami pada bitcoin melampaui sebuah siklus yang tidak menentu,” kata Managing Director and Senior Analyst, Global Digital Assets di Bernstein, Gautam Chhugani seperti dikutip laman Business Insider. Ia memperkirakan bitcoin terus naik setidaknya hingga akhir 2025.

Menurut Investopedia, store of value pada dasarnya adalah aset, komoditas, atau mata uang yang dapat disimpan, diambil kembali, dan dipertukarkan di masa mendatang tanpa mengalami penurunan nilai. Dengan kata lain, untuk masuk ke dalam kategori ini, barang yang diperoleh harus, seiring berjalannya waktu, bernilai sama atau lebih tinggi. Emas dan logam lainnya adalah contoh komoditas store of value karena masa simpannya pada dasarnya bersifat abadi. Bagi investor, aset berbunga seperti obligasi Treasury AS (T-bond) juga memenuhi syarat karena mempertahankan nilainya sambil menghasilkan pendapatan. Intinya, orang yang memegang aset tersebut tidak akan cemas karena tidak terjadi penurunan nilai. Apakah kemudian bitcoin benar-benar bisa menggantikan emas. Aset kripto memang telah melonjak sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden di AS. Berbagai pengakuan dan penerimaan dari institusi finansial turut menyebabkan aset kripto makin mendapat tempat. (Yoga)


Kasus Pembunuhan Orang Tua oleh Anak

07 Dec 2024
PEMBUNUHAN ayah dan nenek oleh remaja 14 tahun di Lebak Bulus, Jakarta, merupakan alarm bagi para orang tua menjaga kesehatan mental anaknya. Ambisi orang tua agar anaknya sukses tak boleh membelenggu mereka. Apalagi jika keinginan tersebut disertai tekanan atau bahkan kekerasan psikis. Kepada polisi, MAS mengaku membunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya karena kurang tidur serta mendengar “bisikan” yang membuatnya resah. Psikolog yang turut menggali keterangan MAS menemukan bahwa dia mengalami tekanan akademis. Nilai-nilainya di sekolah anjlok setelah dia mengikuti les coding yang memakan waktu hingga larut malam sehingga waktu tidurnya berkurang.

Kurangnya waktu tidur mempengaruhi kondisi fisik dan mental anak tersebut. Pengakuan MAS bahwa ada “bisikan” sebelum dia melakukan pembunuhan menandakan gejala psikosis yang disebut halusinasi auditorik. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang yang mengalaminya tak bisa membedakan antara realita dan waham. Penyebab halusinasi ini di antaranya stres dan depresi.  Fakta lain, MAS adalah anak tunggal dan sudah duduk di kelas X sekolah menengah atas meskipun baru berusia 14 tahun. Berdasarkan penggalian keterangan, MAS menghadapi ekspektasi tinggi orang tuanya. Sejauh ini, belum ditemukan kekerasan verbal ataupun fisik terhadap MAS agar memenuhi ekspektasi tersebut.

Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Dijerat Pasal Berlapis Walaupun begitu, orang tua keliru karena merampas hak anak untuk beristirahat dan memanfaatkan waktu luang sebagaimana tertulis dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu, tekanan berlebihan terhadap anak termasuk kekerasan psikis. Ini yang kerap tak disadari orang tua. Umumnya, awam hanya mengenal kekerasan verbal, fisik, ataupun seksual. Dampak kekerasan psikis sering tak terlihat padahal tak kalah buruk, salah satunya kesehatan mental. (Yetede)

Prabowo dan Target Swasembada Pangan Nasional

07 Dec 2024

Presiden Prabowo menargetkan Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam 4-5 tahun dan siap menjadi lumbung pangan dunia. Program utama untuk mencapainya adalah pengembangan food estate yang berfokus pada komoditas seperti padi, jagung, singkong, kedelai, dan tebu dengan penambahan luas panen minimal 4 juta hektar pada 2029. Beberapa kebijakan yang dijanjikan meliputi penyediaan pupuk, benih unggul, pestisida, serta pembangunan infrastruktur pertanian yang lebih baik, dan pemanfaatan teknologi dan inovasi digital dalam pertanian.

Namun, tantangan besar seperti alih fungsi lahan, usia petani yang semakin tua, ketergantungan pada teknologi yang belum merata, dan perubahan iklim perlu diatasi. Meski demikian, dalam waktu singkat, pemerintah telah merespons distribusi pupuk yang lebih cepat.

Untuk memastikan keberlanjutan program swasembada pangan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pendekatan sistem yang holistik, keberlanjutan ekonomi dan lingkungan, serta memperhatikan kepentingan sosial dan budaya masyarakat lokal. Insentif bagi petani, termasuk asuransi, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar juga diperlukan. Dengan memenuhi enam kriteria tersebut, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedaulatan pangan Indonesia.




Emas Tetap Primadona di Tengah Ketidakpastian

07 Dec 2024
Tahun 2025 diproyeksikan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pasar komoditas global, dengan prospek melemahnya harga komoditas secara umum akibat perlambatan ekonomi global, khususnya di Tiongkok. Ibrahim Assuaibi, Direktur Laba Forexindo Berjangka, mengungkapkan bahwa ketegangan geopolitik yang mereda serta pemulihan ekonomi Tiongkok yang belum signifikan menjadi faktor utama pelemahan permintaan, khususnya untuk energi seperti minyak dan batubara. Harga batubara diperkirakan berada di bawah US$ 100 per ton, sementara minyak mentah diproyeksikan di kisaran US$ 50 hingga US$ 80 per barel.

Namun, sentimen positif datang dari tren energi hijau, yang diperkirakan akan meningkatkan permintaan untuk komoditas seperti nikel dan timah. Lukman Leong, Analis Doo Financial Futures, memproyeksikan harga emas akan tetap kuat sebagai aset safe-haven, dengan potensi mencapai US$ 3.000 per ons troi di 2025, didukung oleh permintaan bank sentral sebagai cadangan devisa.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menegaskan pentingnya diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko dalam menghadapi ketidakpastian pasar, terutama yang dipicu oleh kebijakan tarif yang mungkin diimplementasikan oleh pemerintahan Donald Trump. Kebijakan semacam itu dapat memperburuk prospek komoditas melalui potensi perang dagang dan perlambatan ekonomi global.

Investor disarankan untuk memanfaatkan momentum pelemahan harga komoditas untuk strategi buy on weakness di pasar fisik, sembari berfokus pada tren jangka panjang seperti energi terbarukan dan kendaraan listrik yang diprediksi mendukung permintaan logam industri.

Prospek Cerah di Sektor Batubara

06 Dec 2024

Meskipun harga batu bara cenderung turun belakangan ini, prospek bisnis batu bara masih positif, terutama dengan proyeksi kenaikan permintaan pada tahun 2025. Sektor batu bara di Indonesia diprediksi akan tetap tumbuh, didorong oleh tingginya permintaan baik domestik maupun ekspor, khususnya di Asia Tenggara. Beberapa emiten batu bara seperti PT Adaro An-dalan Indonesia (AADI), PT Golden Energy Mines (GEMS), PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Bumi Resources (BUMI) menunjukkan optimisme terhadap masa depan industri ini. Julius Aslan, Direktur Utama AADI, menyebutkan bahwa prospek batu bara akan tetap menarik pada 2025, meskipun ada transisi menuju energi terbarukan. Selain itu, kebijakan pemerintah yang mendukung sektor batu bara juga menjadi faktor yang memperkuat optimisme ini. Namun, meskipun ada prediksi penurunan harga batu bara pada 2025, banyak analis dan emiten yang masih optimis dengan potensi arus kas yang kuat dan dividend yield menarik dalam beberapa tahun mendatang. Analis MNC Sekuritas memprediksi harga batu bara akan berada di kisaran US$140 per ton pada 2025, sedangkan Ciptadana Sekuritas meyakini bahwa harga yang tinggi dapat menghasilkan arus kas yang kuat bagi emiten.


Stabilisasi Harga Beras untuk Masyarakat

06 Dec 2024

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 diprediksi akan berlangsung dengan lebih stabil dari sisi pangan, terutama beras. Harga beras saat ini relatif stabil, dengan harga beras premium dan medium di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pada berbagai zona. Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, memprediksi bahwa tidak akan terjadi gejolak harga beras menjelang Nataru, didukung dengan panen di beberapa daerah dan stok beras pemerintah yang cukup. Direktur Supply Chain Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, juga memastikan distribusi beras tepat sasaran untuk menjaga kestabilan harga. Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa stok beras mencapai 2 juta ton, yang merupakan yang terbesar dalam lima tahun terakhir, dan Kementan telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung swasembada pangan beras. Program-program optimasi lahan dan perluasan area tanam juga tengah dijalankan untuk memastikan keberlanjutan pasokan beras di masa mendatang.




Harga minyak mahal, beras adem

06 Dec 2024

Pasokan dan harga beras relatif adem ayem atau tidak bergejolak. Sebaliknya, minyak goreng justru bermasalah. Stok minyak berlimpah, tetapi ada yang diselewengkan sehingga harganya stabil tinggi, bahkan cenderung naik. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang digelar Bapanas di Jakarta, Kamis (5/12). Rapat itu dihadiri perwakilan kementerian/lembaga, pelaku usaha, dan asosiasi yang bergerak di sektor pangan pokok. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pasokan dan harga beras sangat stabil atau adem ayem menjelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Bahkan, pemerintah melalui Perum Bulog memiliki stok beras 2,07 juta ton per 4 Desember 2024, tertinggi dalam lima tahun terakhir karena setiap akhir tahun, stok beras Bulog selalu di bawah 800.000 ton.

”Dengan stok itu, pemerintah memiliki kemampuan menstabilkan pasokan dan harga beras pada Desember 2024 hingga Februari 2025. Hal itu penting mengingat produksi beras nasional pada Februari selalu di bawah 2 juta ton dan Februari tahun depan sudah memasuki masa Ramadhan,” ujarnya. Dalam rapat koordinasi itu terungkap, stok minyak goreng, termasuk Minyakita atau minyak goreng kemasan sederhana program Minyak Goreng Rakyat (MGR), berlimpah. Namun, harga minyak goreng, khususnya minyak goreng curah dan Minyakita, masih tinggi. Bahkan, Bulog dan ID Food yang siap mendistribusikan Minyakita ke sejumlah daerah di Indonesia justru tidak mendapat pasokan yang memadai. Suyamto mengaku Bulog kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita, padahal siap membeli berapa pun Minyakita yang disediakan produsen. (Yoga)


Presiden dorong Pengusaha Jepang Lanjutkan Blok Masela

06 Dec 2024

Presiden Prabowo menerima kunjungan 20 delegasi Japan-Indonesia Association atau Japinda di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/12). Pertemuan membahas berbagai inisiatif kerja sama, termasuk investasi, irigasi, pengelolaan lahan, dan proyek energi strategis, di antaranya kelanjutan proyek Great Giant Sea Wall dan Blok Masela. Pembangunan proyek Tanggul Laut Raksasa atau Great Giant Sea Wall yang digagas pertama kali oleh Pemerintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinan mantan Gubernur Fauzi Bowo pada 2007 hingga kini belum terwujud. Adapun Blok Masela di Maluku yang diteken pada 1998 dan dipegang oleh Inpex, perusahaan asal Jepang, kini juga Pertamina dan Petronas sebagai operator blok gas tersebut. Namun, hingga kini proyek belum berproduksi sejak Presiden Jokowi pada Maret 2016 memutuskan lokasi eksplorasi dilakukan di darat (on shore), bukan di laut (off shore).

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani ketika memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, menyatakan, Presiden mendorong keterlibatan perusahaan Jepang dalam proyek Great Giant Sea Wall, sebuah inisiatif besar untuk melindungi Jakarta dari banjir dengan panjang hingga 600 kilometer dan kelanjutan proyek Blok Masela. ”Diharapkan partisipasi perusahaan-perusahaan Jepang ini karena mereka juga perusahaan construction-nya juga kita harapkan bisa berpartisipasi,” ucap Rosan. Rosan yang mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa diskusi berjalan produktif. Bahkan, Presiden Prabowo mengapresiasi kontribusi jangka panjang perusahaan Jepang di Indonesia. Rosan juga menjelaskan, salah satu topik utama pertemuan tersebut adalah kelanjutan proyek Blok Masela, yang telah direncanakan sejak tahun 2000. Japinda menyampaikan harapan agar proyek tersebut dapat berjalan tahun depan dan selesai beberapa tahun ke depan. (Yoga)