;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Wacana Ojol Tak Dapat Subsidi BBM

03 Dec 2024
Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam mengkritik rencana pemerintah yang mewacanakan ojek online alias ojol tak lagi menjadi sasaran subsidi BBM. Jika subsidi BBM Pertalite dibatasi, ia mengusulkan agar harga Pertamax bisa dikerek turun dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 8 ribu per liter. “Kalau subsidi dicabut, Pertamina harus hadir bagaimana menghadirkan Pertamax setidaknya Rp 8 ribu,” kata Mufti dalam rapat dengar pendapat PT Pertamina (Persero) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2024.

Mufti bercerita, para pengemudi atau driver ojol saat ini resah mendengar wacana adanya pencabutan subsidi BBM bagi mereka. Isu ini pertama kali diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Alasan pembatasan itu, ojol dianggap bukan merupakan transportasi umum. Pencabutan subsidi BBM ini dinilai Mufti akan mengakibatkan kondisi ojol kian terjepit. Para driver yang saat ini berjumlah sekitar 4 juta orang ini kini telah dihadapkan pada tarif aplikasi hingga 20 persen. Tak hanya itu, jika subsidi BBM dicabut, ia mengatakan lapangan kerja sebagai ojol berpotensi berkurang.

Kendati begitu, Mufti mengatakan pemerintah tak bisa selamanya memberikan subsidi BBM Pertalite. Ia juga mengatakan rakyat tak mengemis subsidi. Tugas Pertamina, kata dia, adalah menghadirkan energi yang mudah dan murah bagi masyarakat. Karena itu, politikus PDIP ini mengusulkan agar Pertamina belajar dari Petronas, perusahaan minyak dan gas di Malaysia. Di sana, harga Pertamax hanya setara Rp 6.800 per liter—jauh lebih murah dari harga di Indonesia sbeesar rata-rata Rp 12.500 per liter. Namun, Mufti mengatakan Petronas tak merugi meski menyediakan BBM murah. Justru keuntungan mereka mencapai Rp 267 triliun, empat kali lipat dibandingkan laba Pertamina. “Ini tantangan bagi Pertamina,” katanya. Caranya, Mufti mengatakan Pertamina perlu melakukan efisiensi, termasuk di sektor hulu, agar dapat mengoptimalkan kinerjanya. (Yetede)

BMKG Meminta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

03 Dec 2024
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, Dwikorita Karnawati, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 atau yang dikenal sebagai libur Nataru. Ia menyampaikan bahwa di tahun ini, cuaca ekstrem yang dihadapi Indonesia dipengaruhi oleh lebih dari satu faktor.  Adapun dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti yang salah satunya membahas soal mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang libur Nataru, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, menyebut mitigasi bencana hidrometeorologi di akhir tahun ini sangat mendesak untuk dilakukan.

“Kami perlu sampaikan bedanya dari tahun-tahun sebelumnya. Di 2020 hanya Cold Surge saja, tahun lalu hanya Madden-Julian Oscillation (MJO). Namun di tahun ini yang dihadapi tidak hanya satu faktor saja, ada MJO, Cold Surge, La Nina lemah dan puncak musim hujan di Pulau Jawa dan Sumatera bagian selatan,” jelas Dwikorita. Mengenal La Nina, MJO, dan Cold Surge.Untuk diketahui La Nina adalah fenomena anomali iklim yang disebabkan oleh suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang mendingin, lebih dingin dibandingkan biasanya. Fenomena ini berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan hingga 20-40 persen. 

Dalam keterangan tertulis pada Jumat, 22 November lalu, Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan bahwa meski berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, fenomena La Nina Lemah juga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.  Masyarakat dapat menggunakan keberlimpahan air hujan akibat La Nina secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan dan air serta energi. Pada sektor pertanian, petani memiliki peluang percepatan tanam, perluasan area tanam padi baik di lahan sawah irigasi, tadah hujan, maupun ladang. Dengan langkah mitigasi yang tepat, lanjut Dwikorita, tingginya curah hujan akibat La Nina juga bisa digunakan dalam meningkatkan kapasitas tampungan air di bendungan dan waduk, yang akan mendukung operasional pembangkit listrik tenaga air secara maksimum sehingga menjamin pasokan energi listrik. (Yetede)


Efisiensi Distribusi Jadi Andalan Pertumbuhan

03 Dec 2024
Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan didorong oleh peningkatan impor liquefied natural gas (LNG) untuk mengimbangi penurunan produksi gas pipa domestik. PGAS berencana mengimpor sekitar 40-50 kargo LNG pada 2025, yang akan berkontribusi pada defisit perdagangan gas yang diperkirakan mencapai US$ 2 miliar. Peningkatan biaya distribusi LNG ini memungkinkan PGAS mengenakan biaya yang lebih tinggi, meskipun ada potensi risiko intervensi pemerintah.

Ryan Winipta, analis Indo Premier Sekuritas, menyoroti potensi pendapatan dan volume distribusi yang kuat dari PGAS, berkat tambahan kargo LNG pada kuartal IV-2024, yang dapat mengimbangi penurunan dari gas pipa. Namun, risiko tetap ada pada penurunan pendapatan dari bisnis transmisi dan Saka Energi.

Rizal Rafly, analis Panin Sekuritas, mengungkapkan bahwa PGAS juga berperan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan mendukung transisi energi menuju target net zero emission 2060. Analis memberikan rekomendasi berbeda untuk PGAS, dengan Arnanto Januri dari JP Morgan Sekuritas mempertahankan peringkat netral dan target harga Rp 1.370 per saham, Ryan menyarankan hold dengan target harga Rp 1.500 per saham, sementara Rizal Rafly merekomendasikan beli dengan target harga Rp 1.900 per saham.

Naik tingginya Produksi dan Harga Gula Petani Tahun Ini

02 Dec 2024

Tahun ini, produksi dan harga gula petani naik signifikan dibanding tahun lalu. Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia menilai situasi itu dapat menjadi modal positif untuk mencapai swasembada gula konsumsi pada 2028. Kementan mencatat, pada 2024 produksi dan produktivitas tebu nasional masing-masing sebesar 33,22 juta ton dan 63,78 ton per hektar, gula konsumsi yang dihasilkan 2,46 juta ton. Pada 2023, produksi dan produktivitas tebu nasional masing-masing sebanyak 31,04 juta ton dan 61,5 ton per hektar. Dari total tebu tersebut, gula konsumsi yang dihasilkan 2,27 juta ton. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen, Minggu (1/12) mengatakan, sebenarnya APTRI menyangsikan data produksi tebu dan gula tahun ini, lantaran tanaman tebu petani terdampak El Nino sejak pertengahan 2023 hingga Mei 2024.

”Lantaran kekurangan air,tanaman tebu tidak tumbuh normal atau lebih pendek darip kondisi normal. Nanti kami hitung kembali produksi tebu petani anggota APTRI,” ujarnya. Meski demikian, Soemitro berpendapat, jika benar produksi tebu dan gula tahun ini meningkat, kemungkinan besar disebabkan kenaikan rendemen. Rerata rendemen nasional tahun ini sebesar 7,42 % atau naik tipis dari rendemen tahun lalu yang hanya 7,32 %. Ada juga faktor lain, yakni bertambahnya luas tanam tebu baik yang dilakukan petani ataupun PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN. Areal tebu di Indonesia pada 2024 seluas 520.823,18 hektar, bertambah dari 2023 di 504.776 hektar. Petani mau memperluas tanaman tebu lantaran Bapanas menaikkan harga acuan pembelian gula ditingkat petani dari Rp 12.500 per kg menjadi Rp 14.500 per kg. Berkat kenaikan harga acuan itu, harga lelang gula petani sepanjang musim giling tebu tahun ini lumayan tinggi. ”Harga lelang gula petani terendah Rp 14.500 per kg dan tertinggi Rp 15.400 per kg. Meski demikian, harga lelang gula yang terbentuk banyak yang berada di level Rp 14.500-Rp 15.000 per kg,” katanya. (Yoga)


Mempertanyakan Kelayakan Subsidi BBM Bagi Pengemudi Ojol

02 Dec 2024
PEMERINTAH masih mengkaji berbagai alternatif skema baru penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan akan menyeleksi kelompok penerima subsidi BBM agar tepat sasaran. Salah satu yang ia pertimbangankan adalah mencoret pengemudi ojek online dari daftar penerima utama subsidi. Meski belum resmi diputuskan, pernyataan Bahlil menuai kecaman dari pengemudi ojek online. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia Lily Pujiati mengatakan kebijakan Menteri Bahlil itu akan makin memberatkan pengemudi ojek online yang kini pendapatannya tidak pasti karena statusnya sebagai mitra.

"Pencabutan subsidi sudah pasti membebani para pengemudi karena kami mengeluarkan banyak uang untuk membeli BBM setiap hari," ujar Lily kepada Tempo, Ahad, 1 Desember 2024. Sebagai gambaran, pengemudi ojek online harus mengeluarkan Rp 30-40 ribu per hari untuk biaya Pertalite. Sedangkan pendapatan bersih mereka rata-rata Rp 50-100 ribu per hari. Pencabutan subsidi ini, menurut Lily, bakal makin memberatkan karena pengemudi sudah menanggung banyak biaya operasional, dari biaya parkir, suku cadang, servis kendaraan, hingga pulsa. Apalagi perusahaan aplikasi ojek online juga mengenakan biaya potongan sebesar 25-70 persen terhadap para pengemudi. Biaya itu pun sebetulnya melanggar ketentuan pemerintah yang mengatur potongan platform maksimal 20 persen.

Belum lagi biaya cicilan kendaraan dan atribut yang harus dibayar oleh pengemudi ojol. Adapun beberapa perusahaan ojek online menawarkan pinjaman melalui aplikasi pengemudi, sehingga setiap hari pengemudi harus menambah jam kerja untuk bisa membayar utang tersebut. Di sisi lain, Lily juga khawatir pencabutan subsidi BBM akan berdampak luas serta mendorong kenaikan harga sejumlah barang dan jasa. Imbasnya, masyarakat bakal berhitung ulang dan mulai mengurangi penggunaan jasa ojek online. Karena itu, ia berharap pemerintah tetap menyalurkan subsidi BBM kepada pengemudi ojek online. Terlebih di tengah kondisi ekonomi yang lesu saat ini. (Yetede)

Menko Pangan Zulhas Pastikan Stok dan Harga Pangan Akhir Tahun Aman Terkendali

02 Dec 2024
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok dan harga pangan pada akhir tahun 2024 dalam kondisi aman terkendali. "Aman stok Bulog hampir dua juta, jadi harga Natal dan tahun baru aman terkendali tidak usah khawatir stok cukup, beras ada hampir dua juta ton di Bulog, total 8 juta ton lebih beredar di masyarakat," kata Zulkifli Hasan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 2 Desember 2024. Sementara untuk operasi pasar, kata Zulkifli, baru akan dilakukan pada Januari 2025, berkenaan dengan adanya penyaluran bantuan pangan. Di sisi lain Zulkifli Hasan mengatakan ditargetkan pada tahun 2025 tidak akan ada lagi keputusan impor beras. "Andaikata ada impor beras, yang belum (selesai) sekarang itu yang dilanjutkan," kata Zulkifli. Dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis bahwa pada 2025 Indonesia tidak akan impor beras lagi.Prabowo juga meyakini Indonesia tidak akan lagi melakukan impor bahan pangan lainnya, di waktu-waktu mendatang seiring menguatnya sektor pangan nasional. (Yetede)

Prabowo Optimistis RI Tidak Impor Beras Lagi Tahun 2025

02 Dec 2024
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia tidak lagi mengimpor beras pada tahun 2025, karena melihat produksi pangan nasional yang terus meningkat. "Dan sangat besar kemungkinan dan keyakinan saya tahun 2025, kita tidak akan impor beras lagi," kata Prabowo ketika menyampaikan pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, di Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin, 2 Desember 2024. Prabowo juga menginginkan Indonesia ke depan tidak lagi mengimpor komoditas pangan, karena Kepala Negara optimistis Indonesia akan semakin kuat dalam bidang pangan.

Sinyal Jokowi dan Prabowo Pamer Makan Bareng, Saat Pilpres 2024 hingga di GBK Menjelang Transisi Pemerintahan "Semakin ke depan kita akan tambah kuat di bidang ini (pangan). Kita nanti tidak hanya bebas dari impor beras, tapi kita harus bebas dari impor semua komoditas pangan," kata Prabowo. Prabowo menyampaikan terima kasih kepada tim Menko Pangan dan semua menteri-menteri yang berurusan dengan pangan. Dalam rapat terbatas terakhir beberapa hari yang lalu, Kepala Negara mengaku mendapat paparan yang sangat menggembirakan. Respons Istana, Mensesneg, hingga Gerindra Ihwal Pertemuan Jokowi dan Prabowo "Produksi pangan kita naik, cadangan pangan kita mungkin terbesar selama beberapa tahun ini. Yang ada di gudang kita, saya kira mendekati 2 juta ton," kata Prabowo.

Presiden menyampaikan cadangan pangan cukup. Menurut Kepala Negara, hal tersebut berkat kerja keras jajaran anggota kabinet dan kepala badan. "Apresiasi saya juga kepada Menteri Pertanian dan timnya, Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), semua unsur Menteri BUMN dan BUMN yang berada di bawah pengawasan Menteri BUMN. Terima kasih langkah-langkah kita di akhir tahun 2024," jelasnya. Prabowo juga berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri yang ikut membantu mengendalikan pemantauan inflasi. Prabowo juga berterima kasih atas dukungan Presiden ketujuh RI Joko Widodo sebelumnya, sehingga pemerintahan saat ini mampu mengatasi tantangan tahun ini yang tidak ringan, seperti El Nino sekaligus La Nina. (Yetede)

Kisah Shell Menambang Minyak Bumi Sejak

30 Nov 2024
Perusahaan minyak dan gas Shell Indonesia membantah bakal menutup seluruh unit stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. "Shell Indonesia menginformasikan bahwa informasi yang beredar terkait rencana Shell untuk menutup seluruh SPBU di Indonesia adalah tidak benar," kata Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea, pada Minggu, 24 November 2024, seperti dikutip dari Antara. Sebelumnya berkembang isu soal Shell bakal menutup SPBU di Indonesia karena kondisi bisnis penyaluran retail bahan bakar minyak di Tanah Air. Ramai isu tersebut beredar sejak Sabtu pekan lalu, 23 November 2024. Lantas, bagaimana sejarah terbentuknya SPBU Shell di Indonesia?

Dikutip dari Antara, PT Shell Indonesia telah memiliki 209 SPBU per April 2023. SPBU tersebut tersebar di lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Kemudian terbagi di kota lapis kedua seperti Cirebon, Jawa Timur, Karawang, Bogor, Cilegon, Serang Barat, Blitar, Mojokerto, Pare (Kediri), dan Lamongan. Shell pertama kali memulai bisnis SPBU di Indonesia di Karawaci, Tangerang pada 2005. Sebelum itu, pemerintah membuka swasta non-Pertamina untuk bisnis BBM. Peluang ini disambut Shell, Petronas dan Total. Namun Petronas Malaysia tutup tujuh tahun kemudian. Sedangkan Total yang juga membuka gerainya pada 2005 bertahan sampai 2021.

Setelah Petronas dan total hengkang dari Indonesia, Vivo, BP-AKR, Mobil dan PERTAMINA membuka SPBU di kesempatan ini. Vivo sendiri membuka usaha BBM pada 2017, dan Mobil mulai buka pada 2019, sedangkan BP-AKR pada 2020. Perusahaan BBM swasta umumnya menjual bensin dengan oktan 2 ke atas, kecuali Vivo yang menjual bensin setara Pertalite namun tidak disubsidi pemerintah. Pada 2006, Shell memulai usaha bahan bakar komersial, kelautan, dan bitumen di Indonesia. Mereka menyediakan produk oli dan bantuan teknis terkait kepada sektor industri, transportasi, dan pertambangan. Shell kemudian mendirikan pabrik pencampuran oli pelumas terbesarnya atau Lubricants Oil Blending Plant (LOBP) Shell di Marunda, Bekasi pada 2015. (Yetede)


Swasembada beras dan jagung ditargetkan tercapai pada 2027

30 Nov 2024

Presiden Prabowo memajukan target swasembada pangan dari 2028 menjadi 2027. Upaya mencapai target itu kian berat. Namun, swasembada pangan nasional tidak boleh ditawar-tawar lagi.Untuk merealisasikannya, pemerintah berfokus menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar pertanian dan pangan terlebih dahulu. Adapun kalangan pengusaha mendorong pentingnya kemitraan serta satu data di sektor pertanian dan pangan. Hal itu mengemuka dalam Afternoon Tea-Kompas Collaboration Forum (KCF) di Jakarta, Jumat (29/11). Pertemuan yang menghadirkan Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan itu bertema ”Swasembada Pangan, Strategi Pemerintah dan Dampaknya terhadap Dunia Usaha”. Zulkifli mengatakan, Presiden memajukan lagi target swasembada pangan. Awalnya ditargetkan tercapai pada 2029. Lalu, target program prioritas utama itu berubah menjadi 2028 dan kini menjadi 2027. ”Ini bakal kian berat. Namun, Presiden menegaskan, swasembada pangan tidak boleh ditawar-tawar lagi,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, pemerintah akan mengejar dahulu swasembada beras dan jagung pakan pada 2027. Target swasembada kedua komoditas tersebut paling memungkinkan untuk dicapai lantaran program-programnya sudah ada dan mulai digarap sejak akhir 2023. Saat ini, pemerintah tengah membenahi beberapa persoalan mendasar untuk menopang swasembada pangan kedua komoditas itu. Pertama, prosedur panjang petani mendapatkan pupuk subsidi dipersingkat. Kementan akan menjaring dan menentukan data petani penerima pupuk subsidi. Kemudian, pupuk itu langsung diberikan kepada petani melalui gabungan kelompok tani dengan menunjukkan KTP. Kedua, waduk dan irigasi akan dibenahi dan dibangun oleh pemerintah pusat ataupun daerah. Ketiga, BRIN telah diminta untuk mengembangkan benih-benih unggul. Keempat, penyuluh pertanian yang semula diampu daerah bakal langsung dipegang pemerintah pusat. Pemerintah juga tengah berupaya mentransformasi Perum Bulog. Perannya sebagai penstabil harga pangan dan pengelola cadangan pangan pemerintah akan diperkuat. Bulog akan di- jadikan badan otonom yang langsung bertanggung jawab kepada presiden. (Yoga)


Strategi Tingkatkan Produksi Migas Nasional

29 Nov 2024

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Menteri Bahlil Lahadalia, optimistis dapat mencapai target lifting minyak mentah sebesar 605.000 barel per hari (BOPD) pada 2025 yang tercantum dalam APBN. Menteri Bahlil menjelaskan bahwa pencapaian target tersebut dapat didorong melalui tiga strategi utama, yaitu: 1) penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi dari sumur-sumur minyak yang ada, meski dengan biaya yang tinggi; 2) mempercepat pengembangan sumur yang sudah selesai dieksplorasi dengan segera melanjutkan perencanaan pengembangan lapangan migas (PoD); dan 3) melakukan eksplorasi untuk menemukan cadangan baru dan meningkatkan lifting.

Meskipun demikian, Menteri Bahlil mengakui bahwa target lifting minyak pada 2024 yang dipatok sebesar 635.000 BOPD mungkin tidak dapat tercapai, mengingat tantangan teknis yang dihadapi dalam sektor migas, yang memerlukan waktu lama untuk mengembangkan proyek-proyek baru.

Untuk memastikan pencapaian target jangka panjang, Bahlil menekankan pentingnya menarik investasi di sektor hulu migas. Pemerintah Indonesia tengah menawarkan berbagai skema menarik bagi investor, seperti skema bagi hasil produksi (PSC) dan skema bagi hasil final atau gross split, untuk memastikan sektor ini tetap kompetitif dan menarik bagi para investor. Dengan kebijakan tersebut, Bahlil berharap dapat menciptakan kesepakatan yang saling menguntungkan antara pemerintah dan investor, guna meningkatkan investasi di sektor energi.