Energi vs Pangan
Konsumsi pangan dan target capaian bahan bakar nabati kian meningkat. Keduanya memperebutkan satu komoditas pangan sebagai bahan baku. Tanpa peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan, pertarungan pangan dan energi bakal kian sengit. FAO memperkirakan kebutuhan pangan dunia akan meningkat 60 % pada 2030 dan dua kali lipat pada 2050. Ekuivalen dengan kebutuhan peningkatan produksi dunia sebesar 42 % pada2030 dan 70 % pada 2050. Bank Dunia menyebutkan produksi bahan bakar nabati global, se-perti biodiesel dan bioetanol, untuk campuran bahan bakar minyak tumbuh paling cepat di antara sektor energi lain, tertuang dalam laporannya tentang ”Tinjauan Pasar Komoditas” yang dirilis awal November 2024. Saat ini, Argentina sedang meninjau kebijakan biodiesel berbasis minyak kedelai dan berpotensi meningkatkan mandat pencampuran domestiknya.
Brasil berencana meningkatkan campuran biodiesel berbasis tetes tebu (bioetanol) tahun depan. Indonesia juga berencana meningkatkan campuran biodiesel dari 35 % (B35) menjadi 40 % (B40) pada 2025. Bahkan, Indonesia mulai mengarah ke B50 yang ditargetkan tercapai pada 2029. Berdasarkan kondisi itu, Bank Dunia memperkirakan dari waktu ke waktu permintaan bahan bakar nabati akan melebihi ekspektasi. Dampaknya bak dua sisi keeping mata uang. Harga bahan baku, seperti biji-bijian, minyak sayur, dan gula, akan tertekan. Pada 2024 harga rerata minyak sawit di pasar internasional diperkirakan 925 USD per ton. Pada 2025 dan 2026 harganya diproyeksikan turun jadi 860 USD per ton dan 850 USD per ton. Berbarengan dengan itu, kebutuhan pangan pelan-pelan juga bakal tertekan. Hal itu berpotensi terjadi jika peningkatan penggunaan komoditas pertanian untuk pangan dan energi tidak dibarengi peningkatan produksi. (Yoga)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023