;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Proses 'From Farm to Plate ' Penting dalam Program Makan Bergizi Gratis

19 Dec 2024
Program makan bergizi gratis (MBG) diyakini sebagai inisiatif yang bakal mendatangkan banyak manfaat yang maksimal, penyelenggara perlu memperhatikan proses 'from  farm to plate' termasuk manajemen di lokasi distribusi. "Program MBG sangat menguntungkan, terutama bagi mereka yang membutuhkan, seperti bumil, busui, murid sekolah, dan penghuni pesantren. Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya," ujar Direksi Pasca Sarjana Universitas Yarsi, Tjandra Yoga Aditama di Jakarta. Tjandra yang juga merupakan mantan direktur penyakit menular WHO Asia Tenggara itu menekankan prinsip 'from farm to palte' yaitu menjaga kualitas dari proses, mulai dari produksi bahan makanan hingga penyajian  kepada penerima manfaat. Ini mencakup pengelolaan bahan mentah yang baik, transportasi dan memasak yang higienis, hingga pengiriman  makanan yang tepat. (Yetede)

Penambahan Anggaran Pangan

17 Dec 2024

Pemerintah kembali menambah anggaran ketahanan pangan 2025 guna mendukung program swasembada pangan. Untuk tujuan yang sama, khususnya perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi, pemerintah ”menggembok” dana desa dan alokasi khusus fisik. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (16/12/2024), mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah memajukan target swasembada pangan dari tahun 2029 ke 2028, lalu menjadi 2027. Oleh karena itu, pemerintah bergerak cepat untuk menderegulasi kebijakan terkait dan menambah anggaran ketahanan pangan. ”Total anggaran ketahanan pangan 2025 yang tersebar di sejumlah kementerian/lembaga sudah ditambah dari Rp 139,4 triliun menjadi Rp 144 triliun.

Dana alokasi khusus (DAK) fisik dan dana desa untuk ketahanan pangan digembok dulu. Semua difokuskan untuk swasembada pangan,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara hibrida di Jakarta. Zulkifli menjelaskan, dana Kementerian Pekerjaan Umum untuk ketahanan pangan ditambah sekitar Rp 2 triliun, dari Rp 12,63 triliun menjadiRp 14,63 triliun. Dana itu akan difokuskan untuk perbaikan dan pembangunan waduk beserta jaringan irigasi. DAK fisik dan dana desa 2025 untuk ketahanan pangan yang digembok pemerintah masing-masing Rp 19,18 triliun danRp 16,26 triliun. Dana itu akan digunakan khusus untuk perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itu, lanjut Zulkifli, pemerintah pusat telah menyusun instruksi presiden (inpres) terkait perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi tersebut. Melalui inpres itu, kewajiban pemerintah daerah memperbaiki infrastruktur pertanian itu dapat diserahkan kepada pemerintah pusat. (Yoga)

Program MBG dan Swasembada Pangan Akan Menguntungkan Industri Peternakan Nasional

17 Dec 2024

Program makan bergizi gratis (MBG) dan swasembada pangan akan menguntungkan industri peternakan nasional. Jumlah kepemilikan hewan diprediksi naik untuk menyokong program prioritas tersebut. Meski begitu ada dua tantangan yang bakal dihadapi sektor peternakan dalam menyukseskan MBG, yakni keterbatasan lahan dan regenerasi pelaku bisnis. Hal ini harus dimitigasi oleh pemerintah demi kesuksesan program itu. Di sisi lain pemerintah memastikan program MBG akan berjalan lancar saat dimulai pada 2 Januari 2025. Ini setelah sejumlah Menteri memantau langsung uji coba program tersebut. Dari sisi pendanaan, program MBG akan disokong oleh kenaikan tarif pajak PPN menjadi 12% dari 11% mulai Januari 2025. MBG adalah bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia. Setelah melalui uji coba insentif selama beberapa bulan, berbagai proses terkait pelaksanaan program telah dipersiapkan dengan matang, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional unit pelayanan, pengiriman makanan ke sekolahan, hingga pengolahan limbah. (Yetede)

Kepala Badan Geologi Catat Kenaikan Energi Gempa dari Gunung Raung

17 Dec 2024
Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Muhammad Wafid, mengatakan aktivitas kegempaan Gunung Raung masih terpantau mengalami peningkatan. Meski begitu tingkat aktivitas gunung api dengan ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut itu masih tetap di Level II (Waspada). "Peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Raung adalah hal yang wajar, mengingat tingkat aktivitasnya saat ini adalah Level II (Waspada)," kata Wafid dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa malam, 17 Desember 2024. Ia mengatakan, pada level II ini aktivitas Gunung Raung fluktuatif dan ada potensi terjadi erupsi sewaktu-waktu. Potensi bahaya Gunung Raung yang mungkin terjadi saat ini berupa akumulasi gas vulkanik konsentrasi tinggi di dasar kawah.

Erupsi Gunung Raung, menurut catatan sejarah, menghasilkan aliran piroklastik, jatuhan piroklastik dan aliran lava andesitik sampai basaltik. Sedangkan saat tidak terjadi erupsi, aktivitas hanya berupa embusan gas di dasar kawah. Hasil pengamatan visual periode 1 hingga 15 Desember 2024, Gunung Raung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Saat cuaca cerah, teramati embusan gas berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dengan tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Dari warnanya, embusan gas itu menunjukkan dominan uap air, tidak ada material batuan/abu yang terbawa ke permukaan. 

Wafid juga mengungkapkan rekaman kegempaan selama periode yang sama terdiri dari 61 kali gempa embusan, 3 kali gempa vulkanik dangkal, 4 kali gempa tektonik lokal, 27 kali gempa tektonik jauh, dan 15 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0,5-13,0 mm, dominan 2.5 mm. Pada 16 dan 17 Desember 2024, terjadi kenaikan amplitudo getaran gempa tremor menjadi maksimal 17 mm, dengan nilai dominan 2.,5 mm, seiring dengan kenaikkan grafik RSAM (Realtime Seismic Amplitude Measurement) yang mencerminkan energi gempa. Namun, kenaikan energi gempa ini tidak disertai dengan anomali visual. Hanya teramati embusan gas dari arah kawah/puncak berwarna putih intensitas sedang dengan tinggi maksimal 300 meter dari atas puncak.  (Yetede)

Banjir Rob Rendam Hunian 4.184 Keluarga di Pesisir Bekasi

17 Dec 2024
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat 4.184 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir rob akibat air laut pasang. Kecamatan di Bekasi, Jawa Barat, yang dimaksud adalah Muaragembong, Tarumajaya, dan BabelanKepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan volume air pasang masih meningkat selama musim hujan. "Kejadian (banjir rob) ini bersifat rutin pada pertengahan bulan," kata Dodi dalam keterangan resmi pada Selasa, 17 Desember 2024.

Menurut Dodi, 3.184 KK atau mayoritas dari total keluarga yang terdampak banjir itu berasal dari lima desa di Kecamatan Muaragembong, yakni Desa Pantai Harapanjaya, Pantai Sederhana, Pantaibakti, Pantai Bahagia dan Pantai Mekar. Sebanyak 755 KK tersebar di tiga desa dari Kecamatan Tarumajaya, yaitu Samuderajaya, Segara Makmur dan Segara Jaya. Sisanya adalah 245 KK dari Desa Hurip Jaya di Kecamatan Babelan. Selain merendam ribuan rumah, dia meneruskan, banjir pesisir juga merusak tambak yang berada di Kecamatan Tarumajaya dan Babelan. Luas masing-masing tambak di kedua wilayah itu sekitar 250 hektare "Banjir rob juga merendam SD Negeri Samudera Jaya 02 dan 03 di Kecamatan Tarumajaya," tutur Dodi.

Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bandung Selama 2 Pekan, Ketahui Ragam Kata Kebencanaan Sejauh ini tim BPBD Kabupaten Bekasi sudah menyalurkan makanan, minuman, dan bantuan logistik lainnya untuk memenuhi kebutuhan warga korban banjir. Tak cukup dengan bantuan cepat, Dodi mengingatkan soal pentingnya solusi jangka panjang untuk mengatasi dampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi. Masyarakat di pesisir utara Jakarta juga sedang menghadapi persoalan serupa. Hingga Selasa siang, banjir masih merendam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Ketinggian genangan air sekitar 70 sentimeter (Cm). (Yetede)


Pemprov Jakarta Memastikan Penanganan Korban Banjir Rob di Pulau Panggang Kepulauan Seribu Berjalan Baik

17 Dec 2024
Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan langkah-langkah penanganan banjir rob yang melanda Kepulauan Seribu. Termasuk di dalamnya adalah menyiapkan personel, logistik, dan berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara jika cuaca ekstrem menghambat akses. Penjabat Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi menyatakan itu dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa, 17 Desember 2024. Dia menanggapi cuaca buruk yang membuat distribusi bantuan menjadi sulit, sementara warga terdampak banjir rob sangat membutuhkannya. Teguh menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tim gabungan dari berbagai dinas untuk membantu masyarakat Kepulauan Seribu. “Pertama, terkait masalah untuk infrastrukturnya, kami sudah ada yang stand by di sana dari Dinas SDA, Sumber Daya Air, untuk penanganan rob-nya,” kata teguh.

Kemudian, sarana transporasi untuk distribusi bantuan juga telah disiapkan melalui Dinas Perhubungan. “Insya Allah dari Dishub ada kapal yang bisa diandalkan, tapi kalau cuaca jelek sekali kami akan berkoordinasi dengan TNI AU,” tuturnya. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta, Maruli Sijabat, menjelaskan bahwa lembaganya telah menempatkan personel beserta peralatan dan logistik untuk mendukung warga terdampak. “Termasuk juga buffer stock yang kami siapkan bilamana terjadi peningkatan kebutuhan terkait dengan pangan maupun sandang,” ujar Maruli.

Dia menambahkan bahwa perahu karet telah disiagakan untuk keperluan evakuasi jarak dekat. Mereka juga telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Jakarta untuk kebutuhan eskalasi upaya evakuasi. Kepala Dinas Sosial Jakarta Premi Lasari memastikan kesiapan distribusi bantuan sosial bagi warga terdampak bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. “Terkait dengan bansos, kami sudah siap," ujarnya. Sebelumnya, pada Selasa pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyatakan satu RT di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob. Sehari sebelumnya ada enam RT yang terdampak. (Yetede)
 

ICOR Indonesia yang Terbilang Tinggi Dibanding Negarara Lain

17 Dec 2024
PRESIDEN Prabowo Subianto mempersoalkan skor incremental capital output ratio atau ICOR Indonesia yang terbilang tinggi dibanding negara lain. Ia menyebutkan ICOR Indonesia berada di angka 6, sedangkan sejumlah negara tetangga memiliki ICOR 4 atau 5.  “Artinya, kita dinilai lebih tidak efisien daripada beberapa ekonomi tetangga kita. Bahkan tidak efisiennya itu dinilai 30 persen,” kata Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2024. ICOR adalah salah satu parameter yang menentukan tingkat efisiensi investasi di suatu negara. ICOR menggambarkan rasio investasi kapital/modal terhadap hasil yang diperoleh (output) menggunakan investasi tersebut. Jika modal bisa dipakai untuk menghasilkan banyak barang/jasa dengan efisien, nilai ICOR menjadi kecil. Sebaliknya, jika modal yang dibutuhkan besar, tapi barang/jasa yang dihasilkan sedikit, nilai ICOR menjadi tinggi. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ICOR Indonesia pada 2023 berada di angka 6,33. Sementara itu, rata-rata ICOR di negara-negara ASEAN pada 2019-2023 jauh lebih rendah, antara lain Malaysia sebesar 2,7; India 3,2; dan Filipina 3,4. ICOR Indonesia hampir selalu meningkat. Pada pemerintahan Presiden Soeharto sebelum krisis 1997, ICOR Indonesia berada di kisaran 4. Pada era Susilo Bambang Yudhoyono di level 5, lalu di era Presiden Joko Widodo menembus angka 6. Bahkan, pada 2021, ICOR Indonesia sempat berada di level 8,6. Dengan tingginya ICOR, makin banyak kapital yang diperlukan untuk menghasilkan 1 persen pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto tak menampik bahwa investasi di Indonesia masih belum efisien. Hal itu terlihat dari tingginya ICOR Indonesia yang membuat pertumbuhan ekonomi Tanah Air stagnan di angka 5 persen. Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, porsi investasi terhadap produk domestik bruto Indonesia di kisaran 30 persen. Dengan ICOR di kisaran 6, pertumbuhan ekonomi Indonesia dihitung 30 dibagi 6, yaitu 5 persen. Airlangga berpendapat penyebab inefisiensi investasi di Tanah Air adalah pemanfaatan modal yang belum optimal. Menurut dia, selama ini modal yang diinvestasikan belum mampu menghasilkan output ekonomi yang sebanding. Ditambah keterbatasan dalam penerapan strategi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.  (Yetede)

Harga Telur Naik jelang natal

16 Dec 2024

Menambah stok telur ayam ras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (15/12/2024). Pedagang mengakui harga telur ayam ras naik sejak sepekan terakhir. Saat ini di tingkat pedagang pengecer di pasar, harga telur mencapai Rp 31.500 per kilogram. Padahal, sepekan sebelumnya masih dijual Rp 26.000 per kilogram. Kenaikan harga telur terjadi menjelang perayaan Natal 2024.(Yoga)

Stok BBM Aman untuk Libur Akhir Tahun

16 Dec 2024
Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional aman hingga pengujung 2025. Stok BBM saat ini cukup untuk kebutuhan hingga lebih dari 20 hari, dengan rincian coverage day untuk beberapa jenis BBM seperti Pertalite (18,47 hari), Pertamax (20,58 hari), dan Solar (16,75 hari). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta menjaga aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan bahwa distribusi BBM dilakukan oleh 1.910 badan usaha, dengan 583 penyalur BBM 1 Harga telah dibangun sejak 2017. Cadangan operasional BBM meningkat dari 11 hari menjadi 23 hari. Selain BBM, konsumsi LPG subsidi telah melampaui kuota, tetapi pagu anggaran subsidi energi dinilai masih fleksibel oleh Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata, sehingga dapat disesuaikan untuk BBM, LPG, dan listrik.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina menyiagakan 7.786 SPBU, ribuan agen LPG, dan berbagai fasilitas lainnya. Mereka juga membentuk Satgas Nataru yang beroperasi pada 16 Desember 2024—9 Januari 2025. Meski ada proyeksi peningkatan konsumsi gasoline sebesar 5% dan LPG 2,7%, konsumsi diesel diperkirakan turun 3,3% pada periode yang sama.

Namun, ekonom INDEF Andry Satrio Nugroho dan analis ISEAI Ronny P. Sasmita mengingatkan bahwa kelangkaan energi dapat memicu kenaikan harga barang dan jasa. Mereka menekankan pentingnya keandalan pasokan BBM di seluruh wilayah untuk memastikan momen Nataru berjalan lancar dan stabilitas harga terjaga. Momen ini dianggap sebagai pijakan bagi Pertamina untuk terus menjaga ketahanan energi sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 8%.

Harapan pada Program Makan Gratis

16 Dec 2024
Kinerja sektor unggas diprediksi akan tetap positif di tahun 2025, didorong oleh program makan bergizi gratis dan perbaikan harga di pasar. Abdul Azis Setyo Wibowo, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, menilai program ini akan meningkatkan permintaan daging ayam, membantu mengurangi oversupply, serta mendorong kenaikan harga anak ayam umur sehari (DOC) dan ayam hidup (livebird). Selain itu, program swasembada pangan juga berpotensi menstabilkan harga, mengurangi biaya, dan meningkatkan margin.

Namun, risiko tetap ada, seperti potensi kenaikan harga pakan akibat fluktuasi harga komoditas global dan kemungkinan penurunan daya beli masyarakat. Nafan Aji, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menyoroti bahwa tekanan harga pakan masih dapat dikelola jika kenaikannya bersifat moderat.

Victor Stefano, Analis BRI Danareksa Sekuritas, memperkirakan oversupply ayam broiler akan berkurang pada 2025, dari 600.000 ekor pada 2024 menjadi 397.000 ekor. Hal ini didorong oleh penurunan kuota impor grand parent stock sebesar 15% pada 2024 serta pertumbuhan permintaan yang sejalan dengan pertumbuhan PDB nasional. Program makan bergizi gratis yang akan diluncurkan pada Januari 2025 oleh Badan Gizi Nasional juga akan membantu menyerap kelebihan pasokan ayam, membuka pasar baru, dan memungkinkan emiten menjual dengan margin yang lebih baik.

Victor memperkirakan harga jagung dan bungkil kedelai masing-masing naik 5,3% dan 5,4% secara tahunan (yoy) pada 2025. Meski margin pakan cenderung lebih rendah, margin di bisnis peternakan komersial dan pembibitan diproyeksikan lebih tinggi, sehingga mempertahankan prospek sektor unggas yang positif.