;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Wamen BUMN Klaim Pasokan BBM dan LPG Aman Jelang Tahun Baru 2025

28 Dec 2024
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo memastikan ketersediaan energi dalam keadaan aman menjelang Tahun Baru 2025. Wamen BUMN berkunjung langsung ke Pertamina Digital Hub, command center yang berfungsi untuk melakukan pemantauan pasokan BBM dan LPG secara real-time. Pria yang kerap disapa Tiko itu melakukan monitoring pergerakan konsumsi di SPBU, antrian SPBU, CCTV jalur mudik, dan pergerakan mobil tangki BBM & kapal, termasuk monitor pengelolaan kilang. “Sebagai ujung tombak ketahanan energi, kesiapan BUMN untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG menjadi prioritas utama, saya apresiasi Satuan Tugas (Satgas) Pertamina dalam kesiapan menghadapi hari besar keagamaan selama periode tahun 2024 dan kesiapan tahun baru 2025," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Desember 2024.

Pada kunjungan tersebut, Tiko didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Simon mengatakan Pertamina Digital Hub beroperasi 24 jam setiap hari untuk memantau pasokan energi kepada masyarakat. Selama Nataru, petugas Pertamina juga tetap siaga di lapangan untuk memastikan pasokan energi, khususnya BBM dan LPG, berjalan lancar tanpa kendala.Visi Misi Ganjar-Mahfud soal Program  BUMN Unggul Dikritik, Pengamat Ungkit Khazanah dan Temasek Simon membeberkan, Pertamina saat ini telah mampu memproduksi minyak dan gas mencapai 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Angka tersebut ekuivalen dengan kontribusi nasional minyak 69 persen dan gas 34 persen. "Pertamina juga melakukan optimalisasi kilang yang mengantarkan Indonesia mandiri Avtur dan Solar," tuturnya.

Dari sektor distribusi, khususnya di bidang perkapalan, Simon mengatakan Pertamina terus menambah armada untuk mendukung ekspansi bisnis serta menjaga keamanan pasokan energi di Indonesia dan memperluas jangkauan internasional. Kemudian, Simon mengklaim Pertamina juga akan memasok gas bumi untuk mendukung program pemerintah, makan bergizi gratis. Prabowo Minta Erick Thohir Lanjut Bersih-bersih BUMN, ucap dia. (Yetede)

Apakah Korporasi Bertanggung Jawab Atas Rusaknya Lingkungan?

28 Dec 2024
SEJAK ada perusahaan, sejak itulah ada kabut asap.” Roili melontarkan pengalaman hidup di kampungnya, Desa Lebung Itam, Kecamatan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Kabut asap yang ia maksudkan berasal dari kebakaran di konsesi perusahaan yang beroperasi di lahan gambut. Saban tahun, pada waktu-waktu tertentu, lelaki 64 tahun itu terpaksa menghirup udara beracun akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang sejak 1997. Pengalaman pahit itulah yang meneguhkan tekad Roili menjadi salah satu penggugat dalam perkara kabut asap di Pengadilan Negeri Palembang. Bersama 10 penggugat lain, yang juga warga Sumatera Selatan, ia melawan tiga perusahaan hutan tanaman industri (HTI) pemasok pabrik pulp and paper Sinar Mas Group.

Isu karhutla belakangan ini tak menarik perhatian dan cenderung terabaikan. Maklum, fenomena iklim La Niña mulai datang sehingga menyebabkan sebagian wilayah Indonesia basah diguyur hujan. Kebakaran hutan seakan-akan tak masuk di akal bakal terjadi pada musim-musim seperti sekarang ini. Padahal data mengatakan sebaliknya. Setidaknya, hingga akhir Oktober 2024, platform Sistem Pemantauan Karhutla milik pemerintah mencatat luas area terbakar pada tahun ini telah mencapai 361.229 hektare. Angka ini merupakan yang terluas jika dibanding kejadian serupa pada tahun-tahun yang dipengaruhi La Niña sedekade terakhir. Celakanya, hampir 123 ribu hektare atau lebih dari sepertiga dari total area terbakar pada tahun ini berada di Sumatera dan Kalimantan, dua pulau kaya gambut yang semestinya basah.

Artinya, karhutla jelas bukan disebabkan oleh cuaca, melainkan oleh ulah manusia. Begitu pula dampaknya terhadap krisis iklim sudah di depan mata. Karena itu, setiape waktu kini menjadi momen krusial untuk memperhatikan karhutla dan menuntut tanggung jawab korporasi yang memantiknya. Pertanggungjawaban korporasi juga perlu diterapkan dalam praktik kerusakan lingkungan lain. Kerusakan Kolektif, Kerusakan Individu Persoalan krusakan lingkungan berada di persimpangan ketika unsur-unsur hukum perdata bertemu dengan rasionalitas yang mendasari hukum lingkungan. Persoalan ini muncul dari terintegrasinya ketentuan konstitusional: hak atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta hukum yang membahas kerusakan lingkungan. Semula, penanganannya difokuskan pada kompensasi kerugian. Namun sekarang telah berkembang hingga mencakup fungsi pencegahan dan kehati-hatian—yang menantang kerangka sistem tradisional (E. Costa Cordella & P. Moraga Sariego, eds., 2024). (Yetede)

Jabodetabek Kian Rentan Bencana, Tata Kota Abaikan Lingkungan

28 Dec 2024

Pembangunan wilayah perkotaan dan permukiman yang tidak teratur membuat Jakarta dan wilayah sekitarnya semakin rentan terdampak bencana. Pada akhir November hingga awal Desember 2024, warga di Jakarta Utara merasakan dampak banjir rob. Banjir rob bahkan kembali menggenangi wilayah pesisir utara Jakarta pada 13-18 Desember 2024. Banjir ini terjadi karena fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru. Selain itu, banjir rob dipengaruhi oleh topografi wilayah serta dampak dari hujan berintensitas tinggi. Sejumlah wilayah RT di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, dan Kelurahan Pluit, Penjaringan, digenangi air setinggi 10-100 sentimeter (cm). Meningkatnya tinggi pasang air laut maksimum dan kombinasi cuaca masih berpotensi terjadi di pesisir utara Jakarta. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, banjir rob Jakarta akan terjadi pada 26 Desember 2024 hingga 3Januari 2025. Banjir rob itu berpotensi melanda wilayah pesisir Jakarta Utara, seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, hingga Kepulauan Seribu. Banjir juga sempat melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Rabu (27/11). Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta terkait antisipasi dampak cuaca ekstrem, dari 267 kelurahan di wilayah Jakarta, ada 40 kelurahan yang berpotensi terdampak banjir. Wilayah-wilayah yang dinilai rawan banjir antara lain daerah bantaran sungai di Kemang, Pesanggrahan, Cilandak Timur, Bidaracina, Kebon Baru,Rawajati, KuninganBarat, Petogogan, dan Kebon Pala. (Yoga)

Waspada di Akhir Tahun Terjadi Bencana

27 Dec 2024

Cuaca ekstrem masih membayangi pada akhir tahun 2024 dan awal 2025. Hingga sepekan ke depan, diperkirakan terjadi hujan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena La Nina lemah menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi hujan selama 27 Desember 2024-2 Januari 2025. Kondisi ini diperkuat oleh mengencangnya angin Monsun Asia, aktifnya gelombang atmosfer di sejumlah wilayah, dan keberadaan sirkulasi siklonik. ”Kombinasi dari fenomena ini diperkirakan masih berlangsung hingga pergantian tahun. Kami mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi,” ujar Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, Kamis (26/12/2024) sore. Hujan lebat dan sangat lebat diperkirakan terjadi di Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Adapun potensi angin kencang terjadi di Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, JawaTimur, DIYogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Berdasarkan pantauan BMKG, di beberapa daerah sudah terjadi banjir, seperti di Tarakan (Kalimantan Utara), Kulon Progo (Yogyakarta), Balangan (Kalimantan Selatan), Semarang dan Banyumas (Jawa Tengah), serta Serang (Banten). Sementara tanah longsor terjadi di Sidenreng Rappang (Sulawesi Selatan), Sukabumi (Jawa Barat), serta Sragen dan Wonogiri (Jawa Tengah). ”Bersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko banjir, hindari aktivitas di wilayah rawan bencana dan persiapkan perlengkapan darurat,” katanya. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menambahman, warga harus hati-hati berkendara saat jalanan diguyur hujan. Sebab, jarak pandang terbatas dan bisa memicu aqua-planing, kondisi saat kendaraan tak bisa dikendalikan karena hilangnya daya cengkeram ban. ”Kurangi kecepatan di jalan tol yang sedang hujan. Waspadai longsor dan pohon tumbang saat berkendara di perbukitan atau lereng gunung,” ujarnya. (Yoga)

Dua Dekade Tsunami Aceh Berlalu

27 Dec 2024

Pada 26 Desember kemarin, genap dua dekade gempa bumi diikuti tsunami yang menewaskan lebih dari 160.000 orang di Aceh. Gempa itu membuka kesadaran tentang bahaya yang mengintai masyarakat Indonesia yang hidup di atas zona tumbukan lempeng bumi. Namun, kesiapsiagaan menghadapi gempa yang akan datang masih jadi pertanyaan besar. Gempa dahsyat mengguncang Pulau Sumatera pada Minggu, 26 Desember 2004, pukul 07.58 WIB. Belakangan diketahui, gempa tersebut berkekuatan M 9,2 dan berpusat 30 kilometer di bawah Samudra Hindia, sekitar 260 kilometer dari Kota Banda Aceh. Reportase Kompas dalam Ekspedisi Cincin Api (26 Mei 2012) memuat, saat laut surut, banyak orang berada di pantai, mencari ikan atau terperangah dengan fenomena alam tak lazim. Bahkan, hingga gelombang laut berketinggian 30 meter mendekati pantai sekitar 30 menit setelah gempa, banyak orang tak menyadari bahaya tsunami.

Baru ketika ombak menerjang, orang-orang berhamburan, tetapi menyelamatkan diri saat itu nyaris mustahil. Ombak laut bergulung-gulung, membawa batu, pepohonan, dan segalanya sampai 7 kilometer ke daratan. Nyaris semua bangunan yang dilewati tsunami rata dengan tanah, terbongkar sampai fondasinya. Sebelum tsunami 2004, jumlah penduduk Banda Aceh 239.146 jiwa. Sebanyak 61.265 penduduknya tewas atau hilang saat tsunami atau tinggal 177.881 orang pada 2005. Selain di Banda Aceh, korban terbesar terjadi di pesisir Aceh Besar, Aceh Barat, dan Calang. Banyaknya korban jiwa di pesisir Aceh ini terutama karena ketidaktahuan akan tsunami, yang bisa melanda setelah gempa besar. Hingga sebelum 2004, masyarakat di Banda Aceh dan mayoritas di Indonesia tidak memiliki pengetahuan tentang gempa bumi dan tsunami. Sebelum bencana Aceh, gempa bumi dan tsunami telah melanda beberapa wilayah Indonesia sekalipun skalanya tidak sedahsyat 2004. (Yoga)

Drama PPN Beras Premium Berakhir

27 Dec 2024

Usai sudah drama pungutan Pajak Pertambahan Nilai 12 persen beras premium. Entah lantaran keliru menyebut jenis beras atau memang sejak awal sudah berniat demikian, siapa yang tahu. Pastinya, kebijakan itu meresahkan masyarakat umum, petani, dan pelaku usaha perberasan. Pada 16 Desember 2024, pemerintah mengumumkan beras premium bakal dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen. Dalam materi paparan Kementerian Keuangan, beras premium dikategorikan sebagai barang premium atau mewah yang dikonsumsi kalangan mampu. Namun, tidak ada penjelasan secara detail tentang jenis beras premium yang dimaksud. Alhasil, kebijakan itu menuai kritik dari sejumlah kalangan, termasuk petani dan pelaku usaha perberasan. Mereka mempertanyakan istilah ”premium”. Mereka juga menyebut beras premium bukan barang mewah. Beras premium juga tidak hanya dikonsumsi masyarakat mampu atau kelas atas, tetapi juga kelas menengah. Jika dikenai PPN 12 persen, harga beras yang semula bebas PPN itu otomatis akan melonjak. Masyarakat kelas menengah yang daya belinya belum sepenuhnya pulih bakal terbebani. Apabila harganya tidak dinaikkan, petanilah yang menjadi korban.

Harga gabah kering panen di tingkat petani akan tertekan atau turun. Ujung-ujungnya, daya beli petani bakal tergerus. Beberapa hari setelah pengumuman kebijakan itu, pemerintah menyebut beras premium tetap bebas PPN. Hanya beras khusus yang terkena PPN 12 persen. Namun, beras khusus yang disasar juga masih belum spesifik. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengaku tidak dilibatkan dalam pembahasan itu. Bahkan, Bapanas menyebut beras khusus yang bakal dikenai PPN 12 persen sedang didiskusikan. Namun, Bapanas menjamin, kebijakan itu tidak akan menyasar beras khusus lokal atau yang diproduksi dalam negeri (Kompas, 20/12/2024). Saat itu, giliran petani dan pelaku usaha beras khusus yang resah. Selama ini, beras khusus diatur dalam Peraturan Bapanas Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras. Beras khusus yang dimaksud adalah beras ketan, merah, dan hitam; beras varietas lokal; beras fortifikasi; beras organik; beras indikasi geografis; beras tertentu yang tidak bisa diproduksi dalam negeri; dan beras untuk kesehatan. Baru pada 23 Desember 2024, Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Bapanas memberikan kepastian. Beras premium dan beras khusus produksi dalam negeri tetap bebas PPN, seperti beras medium. Beras yang dikenai PPN 12 persen adalah beras khusus impor atau yang tidak diproduksi dalam negeri. Beras khusus tersebut diimpor untuk memenuhi kebutuhan hotel dan restoran. Beberapa di antaranya seperti shirataki dan japonica. (Yoga)

Dua Orang Tewas, Bus Pariwisata Tabrak Truk di Tol Cipularang

27 Dec 2024

Sebuah bus pariwisata menabrak truk di Kilometer 80 Tol Cipularang di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (26/12/2024) dini hari. Dua penumpang tewas dalam kejadian ini, sementara 56 orang lainnya mengalami luka-luka. Data yang dihimpun Kompas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad dan Kepolisian Resor Purwakarta, kecelakaan yang melibatkan bus PO Qonita Wisata dengan truk itu terjadi pukul 01.35. Kecelakaan terjadi ketika bus melintas dari Bandung menuju Jakarta. Bus dengan nomor polisi B 7363 NGA itu dikemudikan oleh Romyani (57). Bus menabrak bagian belakang truk bernomor polisi B 9354 FYT yang berada di lajur kiri jalan tol tersebut. Pengemudi bus diduga mengantuk sehingga kurang mengantisipasi kendaraan di depannya. Akibatnya, bus menabrak bagian belakang truk. Pascakejadian ini, para korban yang terluka dan tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Gerbang Tol Jatiluhur di Purwakarta. Sekalipun sempat tersendat, arus lalu lintas kembali lancar beberapa jam setelah kejadian tersebut. ”Terdapat 12 korban luka berat yang masih menjalani perawatandiRumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Kami telah menahan sopir di Markas Polres Purwakarta,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta Ajun Komisaris Dadang Supriadi. Polisi belum dapat menyampaikan pemicu kecelakaan.

Sopir masih diperiksa oleh polisi. ”Sopir diperiksa untuk mengungkap adanya unsur kelalaian dalam kasus ini.Bus diduga terlebih dahulu menabrak truk ini,” ujarnya. Sementara itu, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Agni Mayvvina mengatakan, total terjadi dua kecelakaan pada Kamis dini hari. Peristiwa kedua terjadi di Kilometer 92 Tol Cipularang di ruas jalan dari arah Jakarta menuju Bandung pada pukul 02.50. ”Peristiwa yang kedua melibatkan satu bus angkutan dan satu kendaraan yang belum teridentifikasi karena sudah tidak berada di lokasi kejadian. Terdapat satu korban luka pada kecelakaan di lokasi ini,” kata Agni. Ia mengimbau pengguna jalan, baik pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan, untuk menyiapkan diri dan kendaraan dengan baik sebelum memulai perjalanan. ”Khusus bagi pengguna jalan yang berkendara pada malam hari, manfaatkan rest area (tempat istirahat) terdekat jika mengalami kelelahan atau mengantuk,” ujarnya. Sebelumnya, dua kecelakaan besar yang melibatkan bus pariwisata terjadi di Jabar pada tahun 2024. Pertama, kecelakaan tunggal bus Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Depok di Jalan Raya Ciater, Subang, Jabar, pada 11 Mei. Peristiwa yang dipicu rem bus blong ini mengakibatkan 11 korban tewas dan puluhan lain terluka. Kedua, kecelakaan bus wisata Blue Star yang membawa rombongan dosen Universitas Pamulang di Kilometer 176 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di Kabupaten Majalengka, Jabar, pada 24 Juli. Seorang dosen tewas dalam insiden ini. (Yoga)

Korban 30 Orang Tewas Pada Jatuhnya Pesawat Azerbaijan

26 Dec 2024
Sebuah pesawat penumpang Embraer 190 milik maskapai Azerbaijan Airlines, dalam penerbangan dari Azerbaijan menuju Rusia, jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12/2024). Otoritas Kazakhstan mengatakan, pesawat itu mengangkut 62 penumpang dan 5 awak. Dari jumlah penumpang dan awak itu, lebih dari 30 orang di antaranya diperkirakan tewas. Pada mulanya, melalui pernyataan yang diunggah di Telegram dan dikutip kantor berita Associated Press (AP), Kementerian Tanggap Darurat Kazakhstan menyebutkan, sebanyak 42 orang diperkirakan tewas dalam kecelakaan tersebut, sementara 22 orang selamat. Namun, dalam laporan berikutnya, mengutip Kementerian Tanggap Darurat Kazakhstan, AP menyebutkan, sedikitnya 28 orang selamat. Ini bisa berarti, lebih dari 30 orang diperkirakan tewas. Di antara korban tewas, empat jenazah telah ditemukan. Kementerian Tanggap Darurat Kazakhstan semula menyebut 25 orang selamat.Belakangan, mereka merevisi jumlah korban selamat 27 orang, yang kemudian diperbarui lagi menjadi 28 orang, seiring operasi penyelamatan di lokasi jatuhnya pesawat. ”Sebuah pesawat dalam penerbangan melalui rute Baku-Grozny jatuh di dekat kota Aktau. Pesawat itu milik Azerbaijan Airlines,” kata Kementerian Transportasi Kazakhstan melalui Telegram. (Yoga)

Turunnya Harga Singkong Sampai di Bawah Harga Acuan

26 Dec 2024

Petani singkong di Lampung berharap kebijakan harga pembelian ubi kayu atau singkong di tingkat petani Rp 1.400 per kg segera diberlakukan. Petani menyebut harga singkong saat ini cenderung tidak stabil dan lebih rendah dari harga acuan. Pemprov Lampung menginisiasi kesepakatan bersama petani dan pelaku industri terkait harga pembelian ubi kayu atau singkong di tingkat petani. Harga pembelian singkong ditingkat petani ditetapkan paling rendah Rp 1.400 per kg dengan rafaksi 15 %, yang berlaku untuk singkong dengan masa tanam minimal sembilan bulan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (23/12).

Kesepakatan bersama tersebut diharapkan mulai efektif berlaku pada Selasa (24/12). Tan Malaka (50), petani singkong di Kabupaten Lampung Timur, menuturkan, saat ini harga jual singkong di tingkat petani Rp 1.200-Rp 1.300 per kg. Selain itu, petani harus menanggung potongan kadar air atau rafaksi 25 %. ”Dengan harga tersebut ditambah potongan rafaksi dan ongkos angkut, harga yang diterima petani rata-rata Rp 700 per kg,” kata Malaka, Rabu (25/12). Menurut Malaka, petani singkong berharap kebijakan baru terkait harga singkong itu segera diberlakukan oleh industri. Dengan begitu, petani bisa menikmati harga yang lebih baik.

Dia juga menyebut, setiap musim panen, harga singkong cenderung rendah. Pada 2016, harga singkong di Lampung bahkan pernah menyentuh harga terendah, yakni Rp 400 per kg. Padahal, biaya produksi, mulai dari mengolah tanah, menyiapkan bibit, membeli pupuk, hingga membayar ongkos petik dan angkut, semakin mahal. Untuk mengolah 1 hektar lahan, petani harus mempunyai modal Rp 10 juta-Rp 12 juta. Jika harga bersih masih di bawah Rp 1.000 per kg, petani rata-rata hanya mendapat keuntungan Rp 8 juta-Rp 9 juta untuk satu kali masa panen. Namun, keuntungan itu hanya bisa didapatjika hasil panen cukup bagus atau di atas 20 ton per hektar. Padahal, petani singkong harus menunggu 8-9 bulan untuk bisa panen. (Yoga)  


Hilirisasi Nikel di Maluku Utara Akankah Hanya Janji Manis?

26 Dec 2024
Putusan pailit terhadap Sritex menjadi salah satu peristiwa yang menyadarkan banyak pihak tentang situasi krisis dalam industri tekstil nasional. Salah satu perusahaan raksasa tekstil nasional ternyata oleng. Sritex berbasis di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kompleks pabrik terintegrasinya berada di jantung kota penyangga kawasan Solo Raya itu. Putusan pailit terhadap Sritex terkait dengan gugatan PT Indo Bharat Rayon, salah satu kreditor Sritex. Penggugatmenilai, Sritex dan tiga anak usahanya lalai memenuhi kewajiban pembayaran utang, yang sebelumnya telah disepakati dalam perjanjian homologasi (perdamaian). Ketiga anak usaha Sritex yang juga dinyatakan pailit adalah PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya. PT Sinar Pantja Djaja dan PT Bitratex Industries beroperasi di Kota Semarang, sedangkan PT Primayudha Mandirijaya berlokasi di Kabupaten Boyolali. Artinya, keempat perusahaan itu berperan langsung dalam perputaran ekonomi Jateng.
Upaya Sritex untuk mengubah putusan pailittersebut belum membuahkan hasil. Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mereka pada 18 Desember 2024 sehingga putusan pailittetap berlaku. Sritex masih memiliki satu upaya hukum lagi, yakni peninjauan kembali (PK). Direktur Utama Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, dalam konferensi pers di kantor Sritex di Sukoharjo, Jumat (20/12/2024), mengatakan, pihaknya segera mengajukan PK. ”Ini jadi satu kesempatan terakhir kami untuk bisa memperjuangkan keberlangsungan usaha,” ucapnya. Keempat perusahaan yang dipailitkan itu memiliki sekitar 20.000 karyawan dari total 50.000 karyawan grup Sritex. Sejak putusan pailit, Sritex beroperasi sambil menempuh langkah hukum lanjutan. Namun, putusan itu membuat operasionalisasi pabrik terhambat karena tak bisa mengimpor bahan baku. Sebanyak 3.000 karyawan dari keempat perusahaan tersebut di rumahkan sementara akibat sudah kehabisan bahan baku. (Yoga)