;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Investor Sekarang Meraba-Raba Omicron

30 Dec 2021

Pasar saham global bergerak beragam pada perdagangan Rabu (29/12), Reli Sinterklas  menunjukkan tanda-tanda  mengendur. Para investor sekarang berusaha  meraba-raba bagaimana dampak varian Omicron dan virus Covid-19 terhadap pemulihan ekonomi global. Wall Street dibuka  menguat pada awal perdagangan Rabu. Indeks Dow Jones menguat 0,1%%. Sedangkan Indeks S&P 500 dan Nasdaq memulih setelah turun di sesi perdagangan sebelumnya. WHO pada Selasa (28/12) mengingatkan bahwa resiko yang ditimbulkan oleh Omicron tetap sangat tinggi walaupun  hasil-hasil studi awal menunjukkan kasus-kasusnya ringan. Ketidakpastian yang dihadapi pasar finansial ini juga ditunjukkan pasar saham Tokyo yang ditutup turun, yang menurut para analisis, dipicu  kemerosotan saham-saham produsen minuman beralkohol besar. Ekonom Moody's Mark Zandi mengatakan, gelombang Omicron akan menghambat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama. Tapi, untuk keseluruhan 2022 karena ia memperkirakan rebound setelah itu. (Yetede)

Core Petani Tak Menikmati Penetrasi Digital

30 Dec 2021

Center of Reform on Economics (Core) Indonesia berpendapat, penetrasi digital yang pesat selama Covid-19 belum  memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan per kapita di Indonesia. "Ada negara yang aktif melakukan penetrasi digital menggunakan internet, mampu menaikkan produk domestik bruto per kapitanya. Tapi di Indonesia kita justru turun, tadinya masuk upper middle country menjadi  lower income country," ujar founder dan ekonom senior Core Indonesia Hendri Saparni dalam Refleksi Akhir Tahun 2021.Core juga menilai bahwa pengembangan ekonomi digital di sektor pertanian sama sekali tidak memberikan dampak bagi petani kecil. Dampak pengembangan ekonomi digital tersebar hanya menguntungkan pelaku usaha skala besar. Research Associate Core Indonesia Dwi Andreas  menyebutkan,  hasil survey menunjukkan bahwa  petani dengan lahan sempit atau kurang dari 0,5 hektare justru tidak terdampak dari adaptasi teknologi digital. (Yetede)

Sejumlah Bank Nasional bakal Danai Proyek Kilang Balikpapan US$ 7 Miliar

30 Dec 2021

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) bekerja sama dengan sejumlah perbankan nasional untuk terlibat dalam pendanaan Proyek Kilang Balikpapan senilai US$ 7 miliar. Sejumlah bank yang digandeng dalam project financing ini diantaranya BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, BTN, dan BSI. Direktur Keuangan PT KPI Fransetya Hutabarat menuturkan, skema pendanaan dari bank merupakan langkah yang efektif untuk  mendanai proyek Kilang dan Pertokimia di Balikpapan. Guna menunjukkan akuntabilitas Proyek Kilang Balikpapan, HIMBARA serta bank asing yang menjadi lenders proyek turut hadir menyaksikan milestones penting proyek, yaitu pemasangan generator pada unit residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) pada Selasa (28/12). RFCC merupakan unit dikilang yang berperan meningkatkan  profitabilitas kilang melalui pengolahan residu menjadi produk yang bernilai lebih tinggi. (Yetede)

Waspadai Kenaikan Harga Elpiji

29 Dec 2021

Harga elpiji nonsubsidi naik, ukuran 12 kilogram dari Rp 150.000 per tabung di pengecer, jadi Rp 185.000 per tabung. PT Pertamina (Persero) menaikkan harga karena harga kulakannya naik. Dari konsumsi elpiji Indonesia  6 - 7 juta ton setahun, 70 % diimpor meski banyak memiliki sumber daya gas, karena sifat gas Indonesia ”gas kering”, tidak cocok diolah jadi elpiji. Saat ini, harga gas alam jadi 4 dollar AS per MMBTU, sempat menyentuh level 6 dollar AS per MMBTU. Banyak negara yang mulai pulih dari pandemi, menyebabkan permintaan energi naik, seperti pada minyak mentah.

Dengan naiknya harga elpiji non subsidi, patut diwaspadai praktik pengoplosan, disaat harga normal saja, praktik tersebut kerap ditemukan. Selisih harga yang lebar antara elpiji bersubsidi dan non subsidi menggoda pihak tak bertanggung jawab mengoplos gas dan jual dengan harga non subsidi. Kenaikan harga elpiji bersubsidi bisa diterima lantaran harga pasarnya naik. Namun, pemerintah mesti waspada jangan sampai berdampak maraknya penyelewengan elpiji bersubsidi. (Yoga)


Beres-beres Sistem Resi Gudang

27 Dec 2021

Warehouse receipt system atau sistem resi gudang (SRG) di Indonesia berkembang sejak pertama diterapkan 20 Agustus 2007. 14 tahun perjalanannya ditutup dengan kepastian pasar relatif besar. Aprindo berkomitmen serap sejumlah komoditas pangan petani, nelayan, petambak, dan peternak yang dikelola berbasis SRG pada 2022. Aprindo akan jadi penjamin serapan dan pembeli siaga, terutama untuk sejumlah komoditas yang sudah dikemas dengan baik. Untuk komoditas yang belum dikemas, Aprindo gandeng mitra pemasok jaringan ritel modern agar mendapat kemasan dan dijual di jaringan ritel modern.

Pengelola gudang SRG, petani, peternak, petambak, dan nelayan, mendapat kepastian dan perluas pasar. SRG merupakan instrumen usaha pascapanen dengan mekanisme tunda jual dan dikelola koperasi atau badan usaha, untuk lindungi produsen pangan dan bahan baku industri saat harga anjlok, dengan simpan hasil panen di gudang SRG dan jual saat harga bagus. Syaratnya, berdaya simpan sedikitnya tiga bulan, memenuhi standar mutu, dan jumlah minimum komoditas tersimpan. Mereka mendapat resi gudang dengan waktu jatuh tempo tertentu dan dapat digunakan sebagai jaminan kredit bank. Resi gudang juga dapat diperdagangkan di pasar lelang komoditas, bahkan pasar derivatif atau bursa komoditas berjangka. (Yoga)


Pemkot Tangerang Selatan Akan Perbaiki Sistem Pasokan Sembako

27 Dec 2021

Kenaikan harga cabai rawit jadi perhatian Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (23/12), ia melakukan operasi pasar di Pasar Serpong dan Pasar Modern BSD, untuk mengecek harga pangan. ”Saya beserta jajaran menemukan harga pangan naik, yang signifikan cabai mercon (cabai rawit domba),” kata Pilar. Harga cabai rawit mercon mencapai Rp 120.000 per kg. Dalam sehari, harga cabai ini bisa naik Rp 10.000, harga cabai rawit biasa Rp 90.000 per kg dari normalnya Rp 30.000 per kg. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting, minyak sayur, daging ayam, beras curah, dan telur, akibat kenaikan harga yang dipatok penyuplai. ”Dengan fakta ini, pemerintah akan berusaha membuat kebijakan, menyiapkan stok bahan tersebut agar nantinya harga tetap bisa stabil,” katanya. (Yoga)


Siap-Siap Harga Batu Bara Meredup

27 Dec 2021

Tahun ini harga komoditas batubara melesat tajam, namun diperkirakan meredup tahun depan. Kontrak batubara ICE Newcastle USD 183,15 per ton, menggenapi kenaikan 10 hari berturut-turut 26.66 %, tapi sudah menjauhi level tertinggi USD 272,5 per ton, 5 Oktober silam. Harga batubara tahun depan diperkirakan USD 105 per ton, harga 2023 diperkirakan USD 90 per ton dan harga 2024 USD 80 per ton. Faktor yang mendorong penurunan harga batubara diantaranya, suplai batubara Indonesia meningkat, produksi batubara China juga meningkat, tulis Hasbie, analis Mega Sekuritas, terlihat sejak Oktober impor batubara China turun 18 % secara bulanan. Berakhirnya musim dingin juga membuat konsumsi batubara turun. Hal ini mengubah defisit cadangan batubara dunia 13 juta ton hingga akhir tahun jadi surplus 11 juta ton tahun depan. Analis Kiwoon Sekuritas Sukarno Alatas yakin harga batubara turun tahun depan akibat China membatasi operasi industri padat energi, terutama yang menggunakan listrik, China juga membatasi impor batubara. (Yoga)


6.000 Lebih Penerbangan Batal Karena Varian Omicron

27 Dec 2021

Enam ribu lebih penerbangan di seluruh dunia batal selama akhir pekan panjang Natal kemarin. Ribuan lainnya tertunda per Minggu (26/12), yang kesemuanya disebabkan penyebaran cepat dan luas Omicron dari virus Covid-19. Di AS, kekacauan di penerbangan komersial itu bertambah dengan cuaca buruk di bagian barat. Yang merusak jalan dan merusak rute-rute perjalanan. Tapi kondisinya adalah hujan salju tebal; di kota-kota barat laut seperti Seattle dan Portland. Menurut situs Flightaware.com, terdapat lebih dari 2.800 penerbangan yang dibatalkan sepanjang Sabtu (25/12). Dampak dari Omicron terhadap pembatalan-pembatalan ini adalah para pilot, awak penerbangan, dan karyawan terkaitnya sakit atau harus karantina karena terpapar Covid-19. Data Flihtaware.com menunjukkan bahwa United membatalkan sekitar 200 penerbangan pada Jumat dan hampir 250 pada Sabtu. Sekitar 10% di antaranya sudah terjadwal. (Yetede)

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi

27 Dec 2021

PT Pertamina (persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, menaikkan harga jual gas minyak cair (liquefied petrolium gas/LPG) non subsidi sebesar Rp1.600-Rp2.600 perkilogram mulai 25 Desember kemarin. Hal ini seiring melonjaknya harga Contract Price (CP) Aramco LPG. Namun perusahaan energi plat merah itu memastikan harga LPG bersubsidi tidak naik. "Besaran penyesuaian harga LPG nonsubsidi berkisar antara Rp1.600-2.600 per Kg. Perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan keadilan harga antar daerah," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Investor Daily. Secara terpisah,Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno memahami pertimbangan Pertamina melakukan penyesuain harga LPG non sunsidi. "Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kenaikan ini justru membebani anggaran kita, sehingga pemerintah memberikan subsidi tambahan. Tidak bisa itu,"kata dia. (Yetede)

BBM Ramah Lingkungan bakal Dinikmati Hingga Pelosok Negeri

27 Dec 2021

Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan bakal dinikmati  masyarakat hingga ke pelosok negeri. Program BBM Satu Harga yang sukses menyamaratakan harga bensin di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), akan menyalurkan BBM dengan  nilai oktan (RON) lebih tinggi tahun depan, bukan lagi bensin Premiun dengan RON 88. Demikian peta jalan (roadmap) pemerintah dalam menekan emisi karbon. Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjutak  mengatakan, masih ada waktu hingga akhir tahun depan untuk menetapkan volume JBKP. BBM satu harga sudah menjangkau 321 titik 3T hingga akhir 2021 ini, pemerintah menargetkan 573 titik hingga akhir 2024 mendatang. Sementara itu, Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih mengungkapkan, perubahan dari Premiun ke Pertalite akan mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14%. (Yetede)