;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Pemkot Tangerang Selatan Akan Perbaiki Sistem Pasokan Sembako

27 Dec 2021

Kenaikan harga cabai rawit jadi perhatian Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (23/12), ia melakukan operasi pasar di Pasar Serpong dan Pasar Modern BSD, untuk mengecek harga pangan. ”Saya beserta jajaran menemukan harga pangan naik, yang signifikan cabai mercon (cabai rawit domba),” kata Pilar. Harga cabai rawit mercon mencapai Rp 120.000 per kg. Dalam sehari, harga cabai ini bisa naik Rp 10.000, harga cabai rawit biasa Rp 90.000 per kg dari normalnya Rp 30.000 per kg. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting, minyak sayur, daging ayam, beras curah, dan telur, akibat kenaikan harga yang dipatok penyuplai. ”Dengan fakta ini, pemerintah akan berusaha membuat kebijakan, menyiapkan stok bahan tersebut agar nantinya harga tetap bisa stabil,” katanya. (Yoga)


Siap-Siap Harga Batu Bara Meredup

27 Dec 2021

Tahun ini harga komoditas batubara melesat tajam, namun diperkirakan meredup tahun depan. Kontrak batubara ICE Newcastle USD 183,15 per ton, menggenapi kenaikan 10 hari berturut-turut 26.66 %, tapi sudah menjauhi level tertinggi USD 272,5 per ton, 5 Oktober silam. Harga batubara tahun depan diperkirakan USD 105 per ton, harga 2023 diperkirakan USD 90 per ton dan harga 2024 USD 80 per ton. Faktor yang mendorong penurunan harga batubara diantaranya, suplai batubara Indonesia meningkat, produksi batubara China juga meningkat, tulis Hasbie, analis Mega Sekuritas, terlihat sejak Oktober impor batubara China turun 18 % secara bulanan. Berakhirnya musim dingin juga membuat konsumsi batubara turun. Hal ini mengubah defisit cadangan batubara dunia 13 juta ton hingga akhir tahun jadi surplus 11 juta ton tahun depan. Analis Kiwoon Sekuritas Sukarno Alatas yakin harga batubara turun tahun depan akibat China membatasi operasi industri padat energi, terutama yang menggunakan listrik, China juga membatasi impor batubara. (Yoga)


6.000 Lebih Penerbangan Batal Karena Varian Omicron

27 Dec 2021

Enam ribu lebih penerbangan di seluruh dunia batal selama akhir pekan panjang Natal kemarin. Ribuan lainnya tertunda per Minggu (26/12), yang kesemuanya disebabkan penyebaran cepat dan luas Omicron dari virus Covid-19. Di AS, kekacauan di penerbangan komersial itu bertambah dengan cuaca buruk di bagian barat. Yang merusak jalan dan merusak rute-rute perjalanan. Tapi kondisinya adalah hujan salju tebal; di kota-kota barat laut seperti Seattle dan Portland. Menurut situs Flightaware.com, terdapat lebih dari 2.800 penerbangan yang dibatalkan sepanjang Sabtu (25/12). Dampak dari Omicron terhadap pembatalan-pembatalan ini adalah para pilot, awak penerbangan, dan karyawan terkaitnya sakit atau harus karantina karena terpapar Covid-19. Data Flihtaware.com menunjukkan bahwa United membatalkan sekitar 200 penerbangan pada Jumat dan hampir 250 pada Sabtu. Sekitar 10% di antaranya sudah terjadwal. (Yetede)

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi

27 Dec 2021

PT Pertamina (persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, menaikkan harga jual gas minyak cair (liquefied petrolium gas/LPG) non subsidi sebesar Rp1.600-Rp2.600 perkilogram mulai 25 Desember kemarin. Hal ini seiring melonjaknya harga Contract Price (CP) Aramco LPG. Namun perusahaan energi plat merah itu memastikan harga LPG bersubsidi tidak naik. "Besaran penyesuaian harga LPG nonsubsidi berkisar antara Rp1.600-2.600 per Kg. Perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan keadilan harga antar daerah," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Investor Daily. Secara terpisah,Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno memahami pertimbangan Pertamina melakukan penyesuain harga LPG non sunsidi. "Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kenaikan ini justru membebani anggaran kita, sehingga pemerintah memberikan subsidi tambahan. Tidak bisa itu,"kata dia. (Yetede)

BBM Ramah Lingkungan bakal Dinikmati Hingga Pelosok Negeri

27 Dec 2021

Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan bakal dinikmati  masyarakat hingga ke pelosok negeri. Program BBM Satu Harga yang sukses menyamaratakan harga bensin di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), akan menyalurkan BBM dengan  nilai oktan (RON) lebih tinggi tahun depan, bukan lagi bensin Premiun dengan RON 88. Demikian peta jalan (roadmap) pemerintah dalam menekan emisi karbon. Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjutak  mengatakan, masih ada waktu hingga akhir tahun depan untuk menetapkan volume JBKP. BBM satu harga sudah menjangkau 321 titik 3T hingga akhir 2021 ini, pemerintah menargetkan 573 titik hingga akhir 2024 mendatang. Sementara itu, Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih mengungkapkan, perubahan dari Premiun ke Pertalite akan mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14%. (Yetede)

Antisipasi Lonjakan Konsumen Pemerintah Amankan Pasokan Energi

27 Dec 2021

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  memastikan pasokan energi pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru  2022 dalam kondisi aman. Pada periode ini konsumsi listrik diperkirakan naik sebesar 4,5% dan bahan bakar minyak (BBM) 19 juta kiloliter (KL). Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, langkah antisipasi perlu diambil guna memastikan kelancaran dan distribusi energi ke masyarakat, kendati masih terdapat pembatasan kegiatan akibat pandemi Covid-19. "PT PLN (persero) telah melakukan langkah prediktif dan preventif atas kondisi ini. 

Mereka juga sudah mengamankan bahan baku untuk energi primer serta kesiapan tenaga kerja selama H-7 sampai H+7," kata Arifin dalam keterangan resminya. Hingga 22 Desember 2021, pasokan dan penyaluran BBM dan LPJ nasional berjalan lancar dengan rincian ketahan stock untuk LPG 15,32 hari, kerosene 44,40 hari. Premium 23,33 hari, Pertalite 7,72 hari, Pertamax 21.75 hari, Pertamax Turbo 48,93 hari, Biosolar 18,90 hari, Dexlite 1,68 hari, Pertamina Dex 31,12 hari, dan Avtur 37,88 hari. (Yetede)

Strategi Ekspansi Emiten, ADRO Garap Smelter US$728 Juta

24 Dec 2021

Emiten produsen batu bara, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) melalui PT Adaro Aluminium Indonesia menandatangani Letter of Intention to Invest sebesar US$728 juta untuk membangun aluminium smelter di Kawasan Industri Hijau Indonesia. Adaro berkomitmen melakukan transformasi bisnis melalui green initiative jangka panjang, antara lain dengan berinvestasi membangun aluminium smelter guna mendukung program hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah. "Melalui investasi ini, kami berharap dapat membantu mengurangi impor aluminium, memberikan proses dan nilai tambah terhadap alumina serta meningkatkan penerimaan pajak negara," ujar Wakil Presiden Direktur Adaro Energy Ario Rachmat, Kamis (23/12). Untuk mengembangkan industri ini, emiten berkode ADRO itu akan menggandeng mitra asing yang sudah memiliki rekam jejak, pengalaman, teknologi terkini dan pengetahuan secara menyeluruh di industri aluminium.


Pengembangan EBT, Menanti Terobosan Beleid Energi Terbarukan

24 Dec 2021

Peraturan Presiden tentang energi baru terbarukan atau EBT yang digodok dalam 2 tahun terakhir masih tertahandi Kementerian Keuangan. Kendati demikian, Kementerian ESDM meyakini regulasi tersebut dapat terbit sebelum pergantian tahun.Adapun, rencana penerbitan beleid tersebut telah berulang kali disampaikan. Pada tahun ini, setidaknya pemerintah beberapa kali pemerintah memasang target penerbitan regulasi ini, mulai dari awal 2021, tengah tahun, hingga akhir tahun ini. Namun, aturan tersebut belum juga sampai di meja Presiden.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana menuturkan regulasi ini masih diproses.“Masih proses dengan Kementerian Keuangan,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.Adapun, Perpres EBT ini disebut-sebut akan menjadi acuan bagi dunia usaha dan pemerintah dalam mengatur kebijakan terkait energi terbarukan. Beberapa di antaranya mengenai harga listrik EBT, termasuk kontrak jual beli listrik dari pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP).Senada, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Chrisnawan Anditya menyebut proses penyelesaian beleid ini masih terus digodok oleh pemerintah.

Komoditas Berperan Naikkan Penerimaan

22 Dec 2021

Pendapatan negara hingga November 2021 mencapai Rp 1.699,4 triliun atau 97,5 % target Rp 1.743,6 triliun, terdiri penerimaan perpajakan meliputi penerimaan pajak, serta bea dan cukai, Rp 1.314,8 triliun, dan PNBP Rp 382,5 triliun. Tingginya harga komoditas berkontribusi terhadap penerimaan tersebut. Menkeu Sri Mulyani, dalam konferensi pers ”APBN KiTA” (21/12), mengatakan, kontribusi pajak semakin positif setelah aktivitas ekonomi menguat cukup tinggi.

Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo meyakini adanya faktor kenaikan harga komoditas terhadap penerimaan negara. Terlebih beberapa waktu terakhir petugas pajak fokus mengejar penerimaan sektor pertambangan dan perkebunan. Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan, hingga 10 Desember 2021, nilai PNBP mineral dan batubara mencapai Rp 70,05 triliun atau 179,14 persen target tahun ini Rp 39,1 triliun, tertinggi sejak 2017. (Yoga)


Ekspor Semen Merosot 25%

20 Dec 2021

Ekspor semen merosot tajam hingga 24% pada bulan November 2021 menjadi 505 ribu ton dibanding periode sama tahun lalu. "Sangat disayangkan sekali industri semen yang mulai tahun 2017 mengembangkan ekpor semen dan klinker ke negara Asia, Afrika, Asutralia, bahkan ke Amerika, menjadi turun dratsis dibulan November ini akibat susahnya mendapatkan batu bara dan harganya yang sangat tinggi," kata Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso kepada Investor Daily di Jakarta, Minggu, (19/12). "Produsen batu bara keliatannya masih mengutamakan kebutuhan negara lain dibandingkan industri dalam negeri, dimana industri-industri tersebut notabene termasuk kelompok 10 barang penting dan sebagai industri strategis," ungkap dia.