Lingkungan Hidup
( 5820 )Presdien Pastikan Harga Bapok Mulai Turun Jelang Lebaran
Presiden Jokowi memastikan harga sejumlah bahan pangan pokok (bapok) seperti beras, telur ayam, dan daging ayam mengalami penurunan menjelang Lebaran 2023, setelah kenaikan selama beberapa pekan terakhir. Penurunan harga tersebut akan mendorong daya beli masyarakat Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi usai meninjau dua pasar di DKI Jakarta, yaitu Pasar Rawamangun dan Pasar Johar Baru. Kedatangan Presiden ke dua pasar ini bertujuan untuk mengecek ketersediaan dan harga bapok menjelang Lebaran 2023. Dari hasil pantauan di Pasar Johar Baru, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga.
Daging ayam yang turun dari Rp 38 ribu per kg menjadi Rp 33 ribu per kg. Telur ayam turun dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 29 ribu per kg, cabai rawit turun dari Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 60-65 ribu per kg, bawang merah turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg dan bawang putih dari Rp 44 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Sementara itu, harga daging sapi tetap stabil di kisaran Rp140 ribu sampai Rp160 ribu per kg. Presiden mengungkapkan, tidak ada kendala terkait pasokan bahan pangan di pasar yang dikunjungi. Bahkan, harga sejumlah komoditas mengalami penurunan. Penurunan tersebut, ujar Presiden, sejalan dengan pemantauan BPS yang mencatatkan terjadinya deflasi. (Yetede)
Pertamina Operasikan Pipa Penyaluran Bawah Laut
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bagian dari Subholding Upstream Regional Jawa mengoperasikan pipa penyaluran migas bawah laut di ECHO Area. Tujuan utama dalam menggelar pipa penyaluran untuk menjaga kehandalan dan integritas pipa penyalur dalam mengalirkan hasil produksi minyak 1890 BOPD. Di tataran hulu migas, PHE ONWJ memiliki peranan penting dalam memberikan kontribusi dalam menunjang produksi minyak dan gas nasional secara berkelanjutan. Di sisi lain, komitmen integrity facility yang diusung PHE ONWJ sebagai implementasi dalam mengelola bisnis hulu migas yang berwawasan lingkungan.
Pada tahapan awal, dimulai dari fase instalasi lepas pantai penggelaran pipa penyalur 8” MOL EC-EPRO sepanjang 1.56 km. Sebanyak 183 personel dilibatkan dalam proses tersebut, menempuh waktu hingga 35 jam dan jarak sejauh 102 Nautical mile (Nm) menggunakan Pipelay Barge (PLB) Hafar Neptune dengan titik keberangkatan dari Cirebon Jetty pada Rabu (22/03). Aswandi, Senior Manager Pemeliharaan Fasilitas Operasi SKK Migas, menyampaikan milestone mobilisasi lepas pantai EC-EPRO tidak hanya untuk kepentingan PHE ONWJ, namun pekerjaan ini berlanjut juga ke PHE OSES. “Kegiatan dalam penggelaran pipa dilakukan secara On Time, On Budget, On Scope dan On Return (OTOBOSOR),” ungkap Ridho Wastu dari fungsi Production & Project Subholding Up stream Pertamina. (Yetede)
OPEC+ Pangkas Minyak, The Fed Akan Kian Agresif
JAKARTA,ID- Keputusan OPEC+ memangkas produksi sebanyak 3,7 juta barel per hari (bph) melambungkan harga minyak mentah menembus US$ 81 per barel pada Selasa (04/04/2023), melonjak 21% dari titik terendah, Maret tahun ini, US$ 66,7 per barel. Langkah organisasi negara-negara mengekspor minyak dari mitranya itu diproyeksikan mendorong inflasi Amerika Serikat dan memaksa The Fed kembali agresif menaikkan suku bunga acuan. Secara tidak terduga, pada pertemuan Minggu (02/04/2023), OPEC+ memutuskan menambah pemotongan produksi secara sukarela sebanyak 1,16 juta bph, sehingga total pemangkasan menjadi 3,7 juta bph sebagaimana di lansir Reuters. Angka itu setara 3,8% dari total konsumsi minyak dunia 97,1 bph berdasarkan data Worldmeter. Produksi minyak global tercatat sekitar 100 juta bph sedangkan Rusia yang menjadi mitra 11,3 juta bph, sehingga OPEC+ menguasai pangsa sekitar 40,3%. Sementara itu, produsen minyak terbesar dunia adalah AS dengan produksi mencapai 14,8 juta bph, diikuti Arab Saudi 12,4 juta bph dan berikutnya Rusia. Pada peringkat kelima dan keenam adalah Tiongkok, dan Kanada, masing-masing sebanyak 4,9 juta bph dan 4,6 juta bph. (Yetede)
Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Energi Masyarakat Saat Libur Lebaran
JAKARTA, ID- memasuki pertengahan bulan puasa dan mulai mendekati masa libur Lebaran, Pertamina terus memastikan kebutuhan energi masyarakat menjelang masa arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah senantiasa aman. Area Manager Communication, Relation&CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan bahwa berbagai persiapapun sudah dipetakan agar layanan dan kebutuhan energi terpenuhi dengan baik menjelang Lebaran Idul fitri 2023. "Satuan tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2023 siap mengamankan pasokan dan disntribusi BBM dan LPG selama arus mudik Lebaran tahun ini," ujar Nikho. Ia menuturkan Pertamina Patra Niaga kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1444 H mulai pada 1 April hingga 2 Mei 2023 mendatang. Selama masa satgas RAFI, untuk wilayah Sumbagsel, konsumsi jenis gasoline diprediksi mengalami peningkatan sebesar 24%, untuk BBM jenis gasoil tidak ada perubahan signifikan. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan, seperti menyiapkan sarana dan fasilitas utama yang meliptu 10 terminal BBM, 2 Terminal LPG, 675 SPBU, 62 SPBE, 482 Agen LPG, dan 6 DPPU. (Yetede)
Petani Khawatir Impor Tekan Harga Jagung
Kalangan petani mengkhawatirkan dampak impor jagung terhadap harga jual hasil panennya. Mereka berharap impor tidak dilakukan pada semester I-2023 dan mendorong perbaikan tata kelola pengeringan dan penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR, Senin (3/4), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan, realisasi impor jagung pada Januari-Februari 2023 sebanyak 127.165 ton. Adapun rencana impor pada Maret-Mei 2023sebanyak 527.241 ton.
Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Sholahuddin khawatir, harga jagung pada panen April-Mei 2023 tertekan ke angka Rp 4.000per kg atau di bawah acuan. ”Pada panen raya Januari-Februari lalu, isu impor juga berembus. Harga jagung di petani jadi Rp 3.600 per kg,” ujarnya saat dihubungi, Selasa. Menurut dia, oleh karena ada kebutuhan jagung sepanjang tahun, pihaknya tidak menolak impor. Namun, impor diharapkan tidak direalisasikan pada semester I. Apalagi, produksi tahun ini berpotensi lebih tinggi dibanding 2022 lantaran tidak ada hama ulat grayak. (Yoga)
Stok Pangan Stabil Picu Inflasi Rendah
Stok komoditas pangan di Jakarta yang stabil membuat angka inflasi DKI rendah. Hal ini sesuai laporan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Selasa (4/4/2023). BPS mencatat, harga sejumlah barang dan jasa di Jakarta naik sepanjang Maret 2023, tetapi lebih rendah dibandingkan Maret tahun lalu. Hal ini membuat tingkat inflasi tahun ke tahun 4,00 %. Inflasi Jakarta urutan ke-83 dari 90 kota. Ini menunjukkan inflasi di Jakarta relatif lebih rendah daripada kota lain di Indonesia. (Yoga)
Pemerintah Exxon Teken Kerja Sama Explorasi Senilai Rp 630 Miliar
JAKARTA,ID- Satuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) dengan konsorsium yang dipimpin ExxonMobil menandatangani Kerja Sama Kegiatan Eskplorasi di Area terbuka Indonesia Senilai Rp 630 miliar. Program eksplorasi ini merupakan pengalihan dan komitmen kerja pasti (KKP) Wilayah Kerja (WK) Gunting dan WK Surumana. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuki Ariadji. Arifin mendukung kerja sama eksplorasi di area terbuka yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia, ia juga mengharapkan kerja sama eksplorasi serupa dapat terus dilakukan di area terbuka lainnya, mengingat masih tersedianya dana KKP dan terbuka luasnya potensi migas Indonesia. "Saya berharap langkah pertama ini bisa diikuti oleh langkah-langkah selanjutnya, mengingat tersedianya dana KKP dan masih terbuka luasnya wilayah potensi hulu migas di tanah air kita," imbuhnya. (Yetede)
Pengadaan beras Domestik Bulog Pararel dengan Impor
JAKARTA, ID-Pengadaan untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) dilakukan secara pararel oleh Perum Bulog baik dalam negeri maupun impor. Selain terus menyerap dari petani lokal, perusahaan pelat merah itu juga tengah memproses impor 500 ribu ton beras dari total quota dua juta ton tahun ini. Hal itu karena stok CBP di Bulog saat ini hanya 2333 ribu ton, jauh di bawah normal 1,2-1,5 juta ton. Padahal, setiap bulan, Bulog harus mengeluarkan sekitar 400 ribu ton untuk intervensi harga dan bantuan pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya telah menyerap 86,813 ton setara beras dari hasil panen raya petani per 31 Maret 2023, rinciannya pengadaan CBP 47.535 ton dan komersial 39.279 ton. Pada Maret 73.119 ton. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi serapan beras tahun ini tidak jauh berbeda dengan capaian tahun lalu yang pada akhir Maret 2022 sebesar 64.068 ton. Melalui penyerapan 86.813 ton tersebut membuat stok beras yang dikuasai Bulog per 31 Maret 2023 menjadi 245.223 ton, yakni CBP sebanyak 233.661 ton dan komersial 11.561 ton. "Jumlah stok yang dikuasai Bulog ke depannya akan semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dari dalam negeri," jelas Budi Waseso yang akran dipanggil Buwas. (Yetede)
Produsen Ingin Stabilkan Pasar dan Jaga Level Harga Minyak
LONDON, ID-Harga minyak mentah dunia melonjak pada Senin (03/04/2023) setelah kartel produsen yang dipimpin oleh Arab Saudi menambahkan pemotongan produksi harian, meskipun sudah membuat marah Amerika Serikat dengan langkah serupa yang sedang tergabung dalam kelompok yang disebut OPEC+ tersebut beralasan keputusannya bertujuan untuk menstabilkan pasar dan menjaga level harga minyak mentah. OPEC+ yang termasuk Rusia, mengguncang pasar pada Minggu (02/04/2023) waktu setempat, usai merilis pengumuman memangkas target produksi lagi sebanyak sekitar 1,16 juta barel per hari (bph). OPEC+ sebelumnya telah mempertahankan kesepakatan pemangkasan produksi 2 juta bph hingga akhir 2023. Kesepakatan terbaru ini akan dimulai pada Mei 2023 dan berlangsung hingga akhir tahun. Berdasarkan perhitungan Reuters, janji OPEC+ tersebut membawa total volume pemangkasan menjadi 3,66 juta bph atau setara 3,7% permintaan global. Keputusan ini membuat harga kontrak kerja minyak mentah dunia melonjak hingga sempat naik 8% pada Senin. (Yetede)
OPEC+ Potong Produksi, Harga Minyak Naik
Harga minyak global naik 8 % pada Senin (3/4/2023). Kenaikan terjadi setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya mengumumkan pemangkasan produksi hingga 1,65 juta barel per hari. Kenaikan itu akan semakin menyulitkan pengendalian inflasi global. OPEC dan mitranya, dikenal sebagai OPEC+, mengumumkan pemangkasan pada Minggu (2/4). Arab Saudi dan Rusia mengurangi produksi masing-masing sebanyak 500.000 barel per hari. Irak, Uni Emirat Arab, dan Kuwait masing-masing memangkas 211.000 barel, 144.000 barel, dan 128.000 barel per hari. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









