Lingkungan Hidup
( 5781 )OLAH SISA SLAG NIKEL : NCKL Berpotensi RaupRp5 Miliar Per Bulan
PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel berpotensi mendapat tambahan pendapatan dari produksi sisa hasil pengolahan (SHP) nikel mencapai Rp4,8 miliar per bulan. Tonny Hasudungan Gultom, Direktur Trimegah Bangun Persada, mengatakan bahwa perusahaan yang segera melantai di Bursa Efek Indonesia itu memproduksi batako sebagai salah satu bahan konstruksi, box culvert saluran air, tetrapod untuk pemecah ombak, dan artificial reef yang digunakan sebagai rumah ikan dengan slag nikel. Menurutnya, Harita Nickel sudah mampu memproduksi 40.000 batako per hari dari slag nikel yang dihasilkan smelter perusahaan. Selain itu, produk yang dihasilkan perusahaan dari SHP nikel itu memiliki kualitas premium untuk produk serupa yang kini beredar di pasaran.
BERAS BANTUAN, Sistem Ketertelusuran Bantu Kendalikan Inflasi
Penyaluran beras bantuan menerapkan teknologi yang mendukung ketertelusuran atau traceability hingga sampai kepada penerima secara tepat sasaran. Ketepatan sasaran penyaluran menentukan ketercapaian target program tersebut, yakni pengendalian inflasi dan pengurangan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat atau KPM. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso melepas secara simbolis 87,88 ton beras bantuan pangan pemerintah yang ditujukan ke Pademangan dan Kelapa Gading, Jakur, Kamis (6/4). Terdapat tiga titik penyaluran di setiap wilayah. Pelepasan dari Kantor Wilayah Jakarta dan Banten Bulog itu menandakan penyaluran beras pangan serentak se-Indonesia. Beras bantuan itu menyasar 21,353 juta KPM dan disalurkan sejak Maret 2023 hingga Mei 2023. Setiap KPM memperoleh beras sebanyak 10 kg per bulan.
Bulog menjadi operator program bantuan tersebut dengan total penyaluran selama tiga bulan sebanyak 640.990 ton. Tiga perusahaan yang mengangkut beras bantuan tersebut, yakni PT Pos Indonesia (Persero), PT Jasa Prima Logistik Bulog, dan PT DNR. Penyaluran turut diawasi oleh Satgas Pangan. ”Kami menyiapkan sistem yang dapat menelusuri dan melacak beras (bantuan) mulai keluar dari gudang Bulog, proses transit, hingga sampai kepada penerimanya. Sistem itu didukung oleh geo-tagging. Kami juga menyediakan dasbor real time yang bisa memantau jumlah beras yang disalurkan beserta daerah tujuannya,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi saat ditemui setelah acara pelepasan, Kamis. Faizal melanjutkan, Papua menjadi sasaran pertama penyaluran beras bantuan ini. Jumlah penerima sebanyak 1,9 juta KPM. (Yoga)
Jokowi: Impor Beras untuk Hadapi El Nino
Presiden Jokowi menegaskan, alokasi impor 2 juta ton beras yang penugasannya diberikan kepada Perum Bulog untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP), disiapkan untuk menghadapi musim kering panjang (El Nino) pada semester II-2023. Impor mulai dilakukan saat ini karena Indonesia tidak ingin terlambat mengambil keputusan yang berujung pada sulitnya mendapatkan pasokan dari negara produsen beras. Pemerintah tetap mengupayakan kedatangan beras impor tersebut dilakukan bertahap sesuai kebutuhan agar tidak sampai mengganggu harga gabah petani di dalam negeri.
“Itu (alokasi impor beras 2 juta ton) untuk cadangan Bulog. Karena kemungkinan akan ada El Nino, kering panjang, sehingga Bulog dan Badan Pangan mempersiapkan diri memperkuat cadangan berasnya,” ujar Jokowi. BMKG memprediksikan, El Nino dengan besaran 50-60% terjadi di Tanah Air pada semester II-2023. Demikian disampaikan Presiden Jokowi usai tanam padi bersama petani di Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia (SPI), Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jatim, Kamis (06/04/), seperti dilansir dari kanal media sosial Sekretariat Kabinet, Jumat (07/04). (Yetede)
Interkoneksi Energi Menjadi Perhatian
Pada tahun ini, Indonesia kembali memegang peran penting dalam kepemimpinan internasional dengan mengemban tanggung jawab sebagai Ketua The Association of Southeast Asian Nations (Asean). Kali ini, perhimpunan negara-negara di Asia Tenggara yang didirikan di Bangkok Thailand, pada 8 Agustus 1967, mengusung tema Asean Matters: Epicentrum of Growth. Tema besar ini dapat diartikan bahwa Indonesia seiring sejalan dengan negara anggota lainnya memastikan bahwa Asean tetap dan makin relevan bagi dunia dan berperan sentral sebagai motor perdamaian maupun kesejahteraan kawasan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkepentingan untuk memastikan bahwa upaya untuk menjaga ketahanan energi berkelanjutan melalui interkoneksi dapat berjalan lancar. Ketahanan energi mendapatkan perhatian penting karena menjadi salah satu komponen api penggerak mesin pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota Asean.
Melalui interkoneksi, optimasi sumber energi yang beragam dapat digadang-gadang meningkatkan pemanfaatan energi ramah lingkungan di kawasan Asean, sekaligus menciptakan sistem energi rendah karbon yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.Tidak cukup hanya itu, interkoneksi juga diyakini bakal mengakselerasi transisi energi bersih dan memenuhi komitmen aksi mitigasi perubahan iklim negara-negara anggota Asean. Interkoneksi di antara negara-negara Asean menjadi isu krusial yang bakal disampaikan Indonesia dalam perhelatan Asean pada tahun ini.
Beras Masih Picu Inflasi
Harga beras masih belum benar-benar jinak kendati panen raya sedang berlangsung dan beras impor kembali ditambah. Selama tiga bulan berturut-turut, Januari-Maret 2023, beras masih berkontribusi besar terhadap inflasi bulanan ataupun tahunan. Pemerintah memperkirakan panen raya padi berlangsung pada Maret-April 2023. Pemerintah juga akan mengimpor 500.000 ton beras lagi pada Maret-Mei 2023 setelah merealisasikan impor beras sebanyak 492.863 ton pada Januari-Februari 2023.
BPS mencatat, pada Januari 2023, beras berkontribusi terhadap inflasi bulanan dan tahunan masing-masing 0,07 % dan 0,24 %. Pada Februari 2023, andil beras terhadap inflasi bulanan dan tahunan masing-masing 0,08 % dan 0,32 %. Pada Maret 2023, beras berandil 0,02 % terhadap inflasi bulanan dan 0,35 % terhadap inflasi tahunan. Tingkat inflasi Maret 2023 sebesar 0,18 % secara bulanan dan 4,97 % secara tahunan. Sepanjang Maret 2023, harga beras di tingkat penggilingan turun 1,31 % secara bulanan menjadi Rp 11.301 per kg, tetapi di tingkat eceran dan grosiran justru naik 0,7 % secara bulanan dan 11,43 % secara tahunan menjadi Rp 12.795 per kg. (Yoga)
Presdien Pastikan Harga Bapok Mulai Turun Jelang Lebaran
Presiden Jokowi memastikan harga sejumlah bahan pangan pokok (bapok) seperti beras, telur ayam, dan daging ayam mengalami penurunan menjelang Lebaran 2023, setelah kenaikan selama beberapa pekan terakhir. Penurunan harga tersebut akan mendorong daya beli masyarakat Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi usai meninjau dua pasar di DKI Jakarta, yaitu Pasar Rawamangun dan Pasar Johar Baru. Kedatangan Presiden ke dua pasar ini bertujuan untuk mengecek ketersediaan dan harga bapok menjelang Lebaran 2023. Dari hasil pantauan di Pasar Johar Baru, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga.
Daging ayam yang turun dari Rp 38 ribu per kg menjadi Rp 33 ribu per kg. Telur ayam turun dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 29 ribu per kg, cabai rawit turun dari Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 60-65 ribu per kg, bawang merah turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg dan bawang putih dari Rp 44 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Sementara itu, harga daging sapi tetap stabil di kisaran Rp140 ribu sampai Rp160 ribu per kg. Presiden mengungkapkan, tidak ada kendala terkait pasokan bahan pangan di pasar yang dikunjungi. Bahkan, harga sejumlah komoditas mengalami penurunan. Penurunan tersebut, ujar Presiden, sejalan dengan pemantauan BPS yang mencatatkan terjadinya deflasi. (Yetede)
Pertamina Operasikan Pipa Penyaluran Bawah Laut
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bagian dari Subholding Upstream Regional Jawa mengoperasikan pipa penyaluran migas bawah laut di ECHO Area. Tujuan utama dalam menggelar pipa penyaluran untuk menjaga kehandalan dan integritas pipa penyalur dalam mengalirkan hasil produksi minyak 1890 BOPD. Di tataran hulu migas, PHE ONWJ memiliki peranan penting dalam memberikan kontribusi dalam menunjang produksi minyak dan gas nasional secara berkelanjutan. Di sisi lain, komitmen integrity facility yang diusung PHE ONWJ sebagai implementasi dalam mengelola bisnis hulu migas yang berwawasan lingkungan.
Pada tahapan awal, dimulai dari fase instalasi lepas pantai penggelaran pipa penyalur 8” MOL EC-EPRO sepanjang 1.56 km. Sebanyak 183 personel dilibatkan dalam proses tersebut, menempuh waktu hingga 35 jam dan jarak sejauh 102 Nautical mile (Nm) menggunakan Pipelay Barge (PLB) Hafar Neptune dengan titik keberangkatan dari Cirebon Jetty pada Rabu (22/03). Aswandi, Senior Manager Pemeliharaan Fasilitas Operasi SKK Migas, menyampaikan milestone mobilisasi lepas pantai EC-EPRO tidak hanya untuk kepentingan PHE ONWJ, namun pekerjaan ini berlanjut juga ke PHE OSES. “Kegiatan dalam penggelaran pipa dilakukan secara On Time, On Budget, On Scope dan On Return (OTOBOSOR),” ungkap Ridho Wastu dari fungsi Production & Project Subholding Up stream Pertamina. (Yetede)
OPEC+ Pangkas Minyak, The Fed Akan Kian Agresif
JAKARTA,ID- Keputusan OPEC+ memangkas produksi sebanyak 3,7 juta barel per hari (bph) melambungkan harga minyak mentah menembus US$ 81 per barel pada Selasa (04/04/2023), melonjak 21% dari titik terendah, Maret tahun ini, US$ 66,7 per barel. Langkah organisasi negara-negara mengekspor minyak dari mitranya itu diproyeksikan mendorong inflasi Amerika Serikat dan memaksa The Fed kembali agresif menaikkan suku bunga acuan. Secara tidak terduga, pada pertemuan Minggu (02/04/2023), OPEC+ memutuskan menambah pemotongan produksi secara sukarela sebanyak 1,16 juta bph, sehingga total pemangkasan menjadi 3,7 juta bph sebagaimana di lansir Reuters. Angka itu setara 3,8% dari total konsumsi minyak dunia 97,1 bph berdasarkan data Worldmeter. Produksi minyak global tercatat sekitar 100 juta bph sedangkan Rusia yang menjadi mitra 11,3 juta bph, sehingga OPEC+ menguasai pangsa sekitar 40,3%. Sementara itu, produsen minyak terbesar dunia adalah AS dengan produksi mencapai 14,8 juta bph, diikuti Arab Saudi 12,4 juta bph dan berikutnya Rusia. Pada peringkat kelima dan keenam adalah Tiongkok, dan Kanada, masing-masing sebanyak 4,9 juta bph dan 4,6 juta bph. (Yetede)
Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Energi Masyarakat Saat Libur Lebaran
JAKARTA, ID- memasuki pertengahan bulan puasa dan mulai mendekati masa libur Lebaran, Pertamina terus memastikan kebutuhan energi masyarakat menjelang masa arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah senantiasa aman. Area Manager Communication, Relation&CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan bahwa berbagai persiapapun sudah dipetakan agar layanan dan kebutuhan energi terpenuhi dengan baik menjelang Lebaran Idul fitri 2023. "Satuan tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2023 siap mengamankan pasokan dan disntribusi BBM dan LPG selama arus mudik Lebaran tahun ini," ujar Nikho. Ia menuturkan Pertamina Patra Niaga kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1444 H mulai pada 1 April hingga 2 Mei 2023 mendatang. Selama masa satgas RAFI, untuk wilayah Sumbagsel, konsumsi jenis gasoline diprediksi mengalami peningkatan sebesar 24%, untuk BBM jenis gasoil tidak ada perubahan signifikan. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan, seperti menyiapkan sarana dan fasilitas utama yang meliptu 10 terminal BBM, 2 Terminal LPG, 675 SPBU, 62 SPBE, 482 Agen LPG, dan 6 DPPU. (Yetede)
Petani Khawatir Impor Tekan Harga Jagung
Kalangan petani mengkhawatirkan dampak impor jagung terhadap harga jual hasil panennya. Mereka berharap impor tidak dilakukan pada semester I-2023 dan mendorong perbaikan tata kelola pengeringan dan penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR, Senin (3/4), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan, realisasi impor jagung pada Januari-Februari 2023 sebanyak 127.165 ton. Adapun rencana impor pada Maret-Mei 2023sebanyak 527.241 ton.
Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Sholahuddin khawatir, harga jagung pada panen April-Mei 2023 tertekan ke angka Rp 4.000per kg atau di bawah acuan. ”Pada panen raya Januari-Februari lalu, isu impor juga berembus. Harga jagung di petani jadi Rp 3.600 per kg,” ujarnya saat dihubungi, Selasa. Menurut dia, oleh karena ada kebutuhan jagung sepanjang tahun, pihaknya tidak menolak impor. Namun, impor diharapkan tidak direalisasikan pada semester I. Apalagi, produksi tahun ini berpotensi lebih tinggi dibanding 2022 lantaran tidak ada hama ulat grayak. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









