;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Kenaikan Harga Gula Dunia Tekan Petani

11 Apr 2023

Harga gula di pasar global merangkak naik. Kenaikan tersebut dinilai menekan pergulaan nasional. Sebab, penggilingan yang mendapatkan alokasi impor memilih menahan stok karena harga pengadaannya lebih tinggi dibandingkan dengan harga di pasar domestik. Imbasnya, tebu petani terancam tak terserap oleh pabrik pada musim giling. Indeks harga gula pada Maret 2023 yang dirilis Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Jumat (7/4/2023), mencapai 127 poin. Angka itu lebih tinggi 1,5 % ketimbang Februari 2023 dan naik 7,7 % dibandingkan dengan Maret 2022. FAO mencatat, indeks tersebut merupakan nilai tertinggi sejak Oktober 2016. Kenaikan itu disebabkan adanya perkiraan penurunan produksi gula di India, Thailand, dan China. Jika dibandingkan dengan indeks kelompok komoditas pangan lainnya, harga gula mencatatkan kenaikan tertinggi, baik secara bulanan maupun tahunan. Secara umum, indeks harga pangan FAO pada Maret 2023 mencapai 126,9 poin, turun 2,1 % dibandingkan indeks Februari 2023 dan anjlok 20,5 % ketimbang Maret 2022.

Di tengah tren kenaikan harga itu, Indonesia telah merencanakan impor gula sebanyak 991.000 ton setara gula Kristal putih (GKP) sepanjang 2023. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan, pada semester I-2023, BUMN di bidang pangan, yakni ID Food dan PT Perkebunan Nusantara (Persero), mendapatkan alokasi masing-masing 107.000 ton. ”Sila BUMN kelola strateginya (mengimpor saat harga gula dunia naik). Yang jelas, apabila GKP lebih murah, GKP yang dibeli, bukan gula mentah,” katanya saat dihubungi, Senin (10/4). Kata Arief, pelaku usaha swasta juga mendapatkan alokasi impor gula. Perusahaan-perusahaan yang mengimpor tersebut juga menggiling tebu dari petani dalam negeri. Dia menggaris bawahi, pengadaan pasokan gula nasional mesti memprioritaskan produksi domestik. Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen menyatakan, kekhawatiran petani tebu pada musim giling 2023 yang sudah dimulai sejak akhir Maret 2023 semakin menjadi-jadi. Mereka khawatir tebu hasil panennya tidak terserap oleh pabrik pengolahan. (Yoga)


Saudi Pertahankan Level Pasokan Minyak ke Asia

11 Apr 2023

Raksasa minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, akan tetap memasok penuh volume kontrak minyak mentah untuk pengapalan Mei 2023 ke beberapa pembeli di Asia Utara. Meskipun Saudi telah berjanji untuk  memangkas produksi harian sebanyak 500.000 barel per hari (bph). Kartel minyak Organisasi Negara  Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, sebelumnya mengejutkan pasar pada pekan lalu. Ketika mengumumkan tambahan pemangkasan produksi 1,16 juta bph mulai Mei hingga akhir tahun ini. Kalangan investor mencermati data alokasi bulanan Saudi Aramco. Sebagai indikator apakah jadwal pemangkasan produksi tersebut dapat memperketat pasokan di Asia. Karena Asia merupakan pasar impor minyak mentah terbesar di dunia.

“Orang-orang bertanya apakah pemangkasan tambahan secara sukarela itu benar-benar akan mempengaruhi pasokan atau apakah itu dirancang hanya untuk menopang harga minyak,” kata seorang  sumber di perusahaan kilang Asia, yang menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang untuk berbicara kepada media, seperti dikuti Reuters, Senin (10/04). Pengumuman OPEC+ menyebabkan harga minyak mentah berjangka Brent dan West Texas Intermediate (WTI) melonjak 6% minggu lalu. Kemudian kembali menurun tapi ke level tertinggi sejak November tahun lalu. Pekan lalu, Aramco juga mengejutkan pasar dengan menaikkan harga minyak mentah unggulan Arab Light, yang dijualnya ke Asia untuk bulan ketiga pada Mei 2023. Aramco juga menaikkan harga kelas minyak lainnya kepada para klien Asia, di tengah ekspektasi pasokan pasar akan lebih ketat. Permintaan minyak di Asia diperkirakan melemah pada kuartal kedua tahun ini. (Yetede)


Pemerintah Telah Antisipasi Stok dan Harga Daging Sapi

11 Apr 2023

Wapres KH Ma’ruf Amin memastikan, pemerintah telah mengantisipasi ketersediaan serta harga daging di pasaran seiring kenaikan harga komoditas tersebut akibat tingginya permintaan masyarakat saat Puasa-Lebaran. “Mengenai kebutuhan barang daging, kebutuhan Puasa, sebenarnya pemerintah sudah mengantisipasi. Termasuk, penyiapan daging impor kalau memang mengalami kekurangan,” ujar Wapres dalam keterangan yang dikutip dari situs resmi Wapres, Senin (10/04). Wapres menuturkan, bila produksi dalam negeri sudah tercukupi, pemerintah tidak perlu melakukan impor daging. Namun, apabila  dibutuhkan, pemerintah sudah menyiapkan pilihan impor daging tersebut guna mengantisipasi adanya kekurangan di masyarakat. Wapres juga mengatakan, tidak hanya daging sapi, kambing, ayam, telur, dan daging kerbau juga ikut diantisipasi ketersediaan dan kestabilan harganya agar dapat tetap terjangkau oleh masyarakat. “Pemerintah sudah mengantisipasi itu, baik untuk sapi, bahkan juga kerbau sudah disiapkan,” kata dia.

Sebelumnya, BPS meminta masyarakat mewaspadai kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada Puasa-Lebaran. Komoditas daging sapi diperkirakan mengalami kenaikan harga karena adanya permintaan yang tinggi di masyarakat pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Namun demikian, Bapanas/NFA menyatakan, pasokan pangan, termasuk daging sapi (ruminansia) sampai setelah Lebaran atau akhir Mei 2023 sesuai perhitungan Prognosa Neraca Pangan Nasional (PNPN) tahunan dan bulanan terpantau aman. Untuk harga pangan di pertengahan Puasa ini atau sekitar dua minggu jelang Lebaran, peman tauan di 514 kabupaten/kota menunjukkan angka yang relatif stabil sesuai Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan, stok pangan dipastikan aman menjelang, selama, dan usai HBKN Lebaran 2023. Begitu pula dengan harga pangan pokok strategis terpantau stabil di tingkat produsen dan konsumen sesuai data Panel Harga Pangan (PHP). (Yetede)


Pasokan BBM dan Elpiji Lebaran Dijamin Aman

11 Apr 2023

Kementerian ESDM memperkirakan adanya perbedaan pola konsumsi BBM selama masa mudik Lebaran 2023. Sejumlah persiapan dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pasokan. Menurut Dirjen Minyak dan Gas, Tutuka Ariadji, puncak lonjakan konsumsi BBM tahun ini bakal berlangsung lebih lama. "Karena waktu libur saat ini lebih panjang sehingga diperkirakan lonjakan kebutuhan BBM akan terjadi hingga dua pekan," kata dia, kemarin. Pemerintah memperkirakan arus mudik berlangsung pada 18-21 April, sementara arus balik akan terjadi dalam dua periode, yaitu pada 25-25 April dan 29 April-2 Mei.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Erika Retnowati, mengatakan permintaan BBM tahun ini bakal naik 10 %. Khusus bensin, volumenya diperkirakan tumbuh 10,3 %, sementara avtur naik 7,3 %. Namun permintaan kerosin diperkirakan turun 1,4 % dan gasoil turun 8,7 %. Kenaikan angka permintaan itu sejalan proyeksi lonjakan jumlah pemudik tahun ini. Kemenhub menaksir ada 123,8 juta orang yang akan mudik selama periode Idul Fitri 2023, naik 45 % dibanding pada tahun sebelumnya. Pemerintah memastikan kebutuhan tersebut bisa terpenuhi, kendati sebelumnya sejumlah insiden terjadi di beberapa fasilitas pengolahan dan penampungan BBM Pertamina. (Yetede)


Jalan Impor Pangan

10 Apr 2023

Rapat dengar pendapat Bapanas dengan Komisi IV DPR pada 3 April 2023, menguak persoalan klasik Indonesia yang tak kunjung kelar selama hampir satu dekade janji swasembada pangan Presiden Jokowi. Demi merealisasikan cadangan pangan pemerintah (CPP) sesuai Perpres RI No 125 Tahun 2022 tentang CPP, impor jadi pilihan utama. Dari 11 komoditas yang bakal disiapkan sebagai CPP, enam komoditas dari impor. Berdasarkan data  Bapanas (NFA), pada Maret-Mei 2023, pemerintah akan mengimpor beras 500.000 ton, jagung 527.241 ton, kedelai 746.956 ton, bawang putih 190.325 ton, daging sapi 89.054 ton, dan gula konsumsi 448.550 ton. Sebelumnya, pemerintah telah mengimpor beras pada 2022 yang baru terealisasi pada awal 2023, sebanyak 492.863 ton. Pemerintah juga telah merealisasikan impor jagung dan kedelai pada Januari-Februari 2023 masing-masing 127.165 ton dan 352.666 ton.

Tahun ini, pemerintah juga memutuskan mengimpor beras sebanyak 2 juta ton. Berbagai alasan dan pertimbangan digulirkan, seperti ada gagal panen pada Februari sebanyak 820.000 ton akibat dampak La Nina dan potensi gangguan produksi akibat El Nino.Selain itu, Bulog tak mampu menyerap gabah atau beras petani secara optimal lantaran harganya tinggi. Padahal, Bulog perlu memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras (SPHP).  Sejumlah anggota Komisi VI DPR menilai pemerintah tidak lagi  memegang kuat filosofi dan semangat UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Bahkan ada yang berpendapat, pengadaan pangan baru sebatas mencukupi kebutuhan, bukan kedaulatan pangan berbasis peningkatan produksi, dimana kini, jalan impor pangan Indonesia terbuka lebar, swebagaimana tertera dalam UU No 6 Tahun 2023 tentang Penetapan PP Pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU. Pasal 30 Ayat 1 UU itu membuka lebar keran impor. (Yoga)


OLAH SISA SLAG NIKEL : NCKL Berpotensi RaupRp5 Miliar Per Bulan

10 Apr 2023

PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel berpotensi mendapat tambahan pendapatan dari produksi sisa hasil pengolahan (SHP) nikel mencapai Rp4,8 miliar per bulan. Tonny Hasudungan Gultom, Direktur Trimegah Bangun Persada, mengatakan bahwa perusahaan yang segera melantai di Bursa Efek Indonesia itu memproduksi batako sebagai salah satu bahan konstruksi, box culvert saluran air, tetrapod untuk pemecah ombak, dan artificial reef yang digunakan sebagai rumah ikan dengan slag nikel. Menurutnya, Harita Nickel sudah mampu memproduksi 40.000 batako per hari dari slag nikel yang dihasilkan smelter perusahaan. Selain itu, produk yang dihasilkan perusahaan dari SHP nikel itu memiliki kualitas premium untuk produk serupa yang kini beredar di pasaran.

BERAS BANTUAN, Sistem Ketertelusuran Bantu Kendalikan Inflasi

08 Apr 2023

Penyaluran beras bantuan menerapkan teknologi yang mendukung ketertelusuran atau traceability hingga sampai kepada penerima secara tepat sasaran. Ketepatan sasaran penyaluran menentukan ketercapaian target program tersebut, yakni pengendalian inflasi dan pengurangan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat atau KPM. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso melepas secara simbolis 87,88 ton beras bantuan pangan pemerintah yang ditujukan ke Pademangan dan Kelapa Gading, Jakur, Kamis (6/4). Terdapat tiga titik penyaluran di setiap wilayah. Pelepasan dari Kantor Wilayah Jakarta dan Banten Bulog itu menandakan penyaluran beras pangan serentak se-Indonesia. Beras bantuan itu menyasar 21,353 juta KPM dan disalurkan sejak Maret 2023 hingga Mei 2023. Setiap KPM memperoleh beras sebanyak 10 kg per bulan.

Bulog menjadi operator program bantuan tersebut dengan total penyaluran selama tiga bulan sebanyak 640.990 ton. Tiga perusahaan yang mengangkut beras bantuan tersebut, yakni PT Pos Indonesia (Persero), PT Jasa Prima Logistik Bulog, dan PT DNR. Penyaluran turut diawasi oleh Satgas Pangan. ”Kami menyiapkan sistem yang dapat menelusuri dan melacak beras (bantuan) mulai keluar dari gudang Bulog, proses transit, hingga sampai kepada penerimanya. Sistem itu didukung oleh geo-tagging. Kami juga menyediakan dasbor real time yang bisa memantau jumlah beras  yang disalurkan beserta daerah tujuannya,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi saat ditemui setelah acara pelepasan, Kamis. Faizal melanjutkan, Papua menjadi sasaran pertama penyaluran beras bantuan ini. Jumlah penerima sebanyak 1,9 juta KPM. (Yoga)


Jokowi: Impor Beras untuk Hadapi El Nino

08 Apr 2023

Presiden Jokowi menegaskan, alokasi impor 2 juta ton beras yang penugasannya diberikan kepada Perum Bulog untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP), disiapkan untuk menghadapi musim kering panjang (El Nino) pada semester II-2023. Impor mulai dilakukan saat ini karena Indonesia tidak ingin terlambat mengambil keputusan yang berujung pada sulitnya mendapatkan pasokan dari negara produsen beras. Pemerintah tetap mengupayakan  kedatangan beras impor tersebut dilakukan bertahap sesuai kebutuhan agar tidak sampai mengganggu harga gabah petani di dalam negeri.

“Itu (alokasi impor beras 2 juta ton) untuk cadangan Bulog. Karena kemungkinan akan ada El Nino, kering panjang, sehingga Bulog dan Badan Pangan mempersiapkan diri memperkuat cadangan berasnya,” ujar Jokowi. BMKG memprediksikan, El Nino dengan besaran 50-60% terjadi di Tanah Air pada semester II-2023. Demikian disampaikan Presiden Jokowi usai tanam padi bersama petani di Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia (SPI), Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jatim, Kamis (06/04/), seperti dilansir dari kanal media sosial Sekretariat Kabinet, Jumat (07/04). (Yetede)


Interkoneksi Energi Menjadi Perhatian

08 Apr 2023

Pada tahun ini, Indonesia kembali memegang peran penting dalam kepemimpinan internasional dengan mengemban tanggung jawab sebagai Ketua The Association of Southeast Asian Nations (Asean). Kali ini, perhimpunan negara-negara di Asia Tenggara yang didirikan di Bangkok Thailand, pada 8 Agustus 1967, mengusung tema Asean Matters: Epicentrum of Growth. Tema besar ini dapat diartikan bahwa Indonesia seiring sejalan dengan negara anggota lainnya memastikan bahwa Asean tetap dan makin relevan bagi dunia dan berperan sentral sebagai motor perdamaian maupun kesejahteraan kawasan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkepentingan untuk memastikan bahwa upaya untuk menjaga ketahanan energi berkelanjutan melalui interkoneksi dapat berjalan lancar. Ketahanan energi mendapatkan perhatian penting karena menjadi salah satu komponen api penggerak mesin pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota Asean. Melalui interkoneksi, optimasi sumber energi yang beragam dapat digadang-gadang meningkatkan pemanfaatan energi ramah lingkungan di kawasan Asean, sekaligus menciptakan sistem energi rendah karbon yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.Tidak cukup hanya itu, interkoneksi juga diyakini bakal mengakselerasi transisi energi bersih dan memenuhi komitmen aksi mitigasi perubahan iklim negara-negara anggota Asean. Interkoneksi di antara negara-negara Asean menjadi isu krusial yang bakal disampaikan Indonesia dalam perhelatan Asean pada tahun ini.

Beras Masih Picu Inflasi

06 Apr 2023

Harga beras masih belum benar-benar jinak kendati panen raya sedang berlangsung dan beras impor kembali ditambah. Selama tiga bulan berturut-turut, Januari-Maret 2023, beras masih berkontribusi besar terhadap inflasi bulanan ataupun tahunan. Pemerintah memperkirakan panen raya padi berlangsung pada Maret-April 2023. Pemerintah juga akan mengimpor 500.000 ton beras lagi pada Maret-Mei 2023 setelah merealisasikan impor beras sebanyak 492.863 ton pada Januari-Februari 2023.

BPS mencatat, pada Januari 2023, beras berkontribusi terhadap inflasi bulanan dan tahunan masing-masing 0,07 % dan 0,24 %. Pada Februari 2023, andil beras terhadap inflasi bulanan dan tahunan masing-masing 0,08 % dan 0,32 %. Pada Maret 2023, beras berandil 0,02 % terhadap inflasi bulanan dan 0,35 % terhadap inflasi tahunan. Tingkat inflasi Maret 2023 sebesar 0,18 % secara bulanan dan 4,97 % secara tahunan. Sepanjang Maret 2023, harga beras di tingkat penggilingan turun 1,31 % secara bulanan menjadi Rp 11.301 per kg, tetapi di tingkat eceran dan grosiran justru naik 0,7 % secara bulanan dan 11,43 % secara tahunan menjadi Rp 12.795 per kg. (Yoga)