;

Daya Serap Bulog Dikhawatirkan Redup

Lingkungan Hidup Yoga 31 Mar 2023 Kompas
Daya Serap Bulog
Dikhawatirkan Redup

Kalangan petani khawatir pengumuman impor beras saat panen raya berdampak menekan  harga gabah di tingkat petani. Rencana pemerintah mengimpor 2 juta ton beras hingga akhir tahun ini juga dikhawatirkan menggerus daya serap Perum Bulog untuk memperkuat cadangan beras pemerintah dari produksi dalam negeri. Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih, saat dihubungi, Kamis (30/3) menyebutkan, setelah pemerintah mengumumkan bakal mengimpor beras awal pekan ini, harga gabah ditingkat petani masih beragam, bahkan ada yang Rp 6.000 per kg kering panen (GKP). Penurunan produksi mungkin berpengaruh terhadap pasokan gabah dan situasi harga itu. Namun, dia menduga, pergerakan harga tersebut lebih disebabkan oleh penyerapan gabah dari korporasi besar.

Situasi ini bisa menggerus daya serap Bulog untuk memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) dari produksi domestik. Dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 5.000 per kg GKP di tingkat petani, Bulog belum bisa bersaing dalam perebutan gabah/beras. Padahal, sumber produksi dalam negeri mesti menjadi andalan untuk membangun kedaulatan pangan nasional, bukan impor. Per Jumat (24/3), total stok beras yang dikelola Bulog 225.000 ton. Realisasi penyerapan dari dalam negeri tercatat 49.000 ton. Pemerintah akan menggelar program bansos bagi 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Kepala Bapanas (NFA) Arief Prasetyo Adi menilai, spekulan tengah mengambil kesempatan karena produksi gabah pada panen raya lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Artinya,suplai saat ini terbatas. (Yoga)


Tags :
#Beras
Download Aplikasi Labirin :