;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Pertamina Catat Laba 3,81 Miliar Dollar AS

07 Jun 2023

PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar 3,81 miliar dollar AS pada 2022 atau terbesar sepanjang sejarah  perusahaan. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Selasa (6/6/2023), di Jakarta, mengatakan, optimalisasi biaya dan digitalisasi menjadi kunci peningkatan kinerja Pertamina. Di sektor hulu, Pertamina mengoptimalisasi 65 blok berisi total 27.000 sumur migas, dengan optimalisasi biaya mencapai 3,27 juta dollar AS pada 2021-2022. ((Yoga)

2023, Pertamina Berharap Lebih Baik

07 Jun 2023

JAKARTA,ID-Pendapatan PT Pertamina (Persero) pada tahun 2022 tercatat US$ 84,89 miliar, merupakan pencapaian tertinggi dalam  sejarah perusahaan. Adapun laba bersih pada periode yang sama sebesar US$ 3,81 miliar, naik 85,9% dibanding 2021 yang senilai US$ 2,05 miliar. Unlock value lini bisnis Pertamina menjadi langkah stratgeis dalam  mencapai target laba pada tahun ini. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berharap, dengan realisasi kinerja hingga April 2023 lalu, kinerja perseroan hingga akhir 2023 (yoy) naik 10% growth, tentu kita berharap kinerja 2023 lebih baik dari yang 2022. ujar Nicke dalam konperensi persnya pencapaian kinerja Pertamina Tahun Buku 2022 di Jakarta, Selasa (06-05-2023). "Kalau dikatakan bahwa kurs tinggi, kita pernah melalui, kita pernah melalui kurs tinggi juga di beberapa tahun tapi tidak. Kita ICP juga pernah diatas US$ 100 tapi pencapaiannya tidak demikian," ujarnya. Dia mengatakan, optimaslisasi biaaya yang dilakukan Pertamina  memberikan kontribusi yang besar pada kinerja perusahaan. "Dulu PIS pasar dalam negeri, sekarang 15% revenue pasar luar negeri. April 2023 year on year ada peningkatan kerja 10%, ini unaudited. (Yetede). 

Saudi Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Barel

06 Jun 2023

Arab Saudi memutuskan mengurangi produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari. Targetnya, harga minyak naik. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Energi Arab Saudi Abdulaziz bin Salman al-Saud pada rapat Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) di Vienna, Austria, Minggu (4/6/2023) malam waktu setempat atau Senin (5/6) pagi WIB. Artinya, negara-negara importir minyak mesti antisipasi tekanan inflasi. (Yoga)

Inflasi Mei Melandai, Harga Bahan Pangan Jadi Sorotan

06 Jun 2023

BPS mencatat inflasi Mei 2023 cenderung melandai jika dibandingkan bulan sebelumnya ataupun Mei 2022. Namun, kenaikan sejumlah harga komoditas pangan dinilai perlu menjadi perhatian. Ketersendatan pasokan serta kenaikan ongkos produksi mendongkrak harga beberapa komoditas pangan penyumbang inflasi. Secara bulanan (mtm), inflasi Mei 2023 tercatat 0,09 %, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,33 %. Sementara secara tahunan (yoy), inflasi bulan lalu tercatat 4 %, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, di 4,33 %.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers di Jakarta, Senin (5/6) merinci, kelompok pengeluaran makanan dan minuman memberi andil terbesar pada inflasi bulanan di Mei 2023, yakni 0,13 %. Namun, kelompok pengeluaran lain mengalami deflasi, yakni transportasi serta pakaian dan alas kaki. Khusus di kelompok makanan, minuman, dan tembakau, komoditas penyumbang inflasi bulan lalu adalah bawang merah dan daging ayam ras dengan andil masing-masing 0,03 %, lalu ikan segar, telur ayam ras, rokok kretek filter, dan bawang putih dengan andil masing-masing 0,02. ”Harga bawang merah naik karena belum banyak produksi dari petani sehingga pasokan yang masuk belum mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Selain bawang merah, pasokan ikan segar juga tersendat sehingga turut menyumbang inflasi. (Yoga)


Kilau Emiten Emas Belum Memudar

06 Jun 2023

Harga emas cenderung menurun dalam dua hari terakhir, terutama setelah pengesahan plafon utang Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, harga emas kontrak Agustus 2023 di Commodity Exchange turun 0,73% ke US$ 1.955,30 per ons troi, Senin (5/6) pukul 19.00 WIB. Meski begitu, analis memperkirakan, harga emas masih cukup tinggi tahun ini. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan, pelemahan ekonomi global dan stabilitas keuangan global yang fluktuatif akan menopang harga emas. The Federal Reserve dinilai masih berpotensi menaikkan bunga, meski dengan ritme lebih lambat. Sementara itu, pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral di berbagai negara masih tinggi meski sudah mulai melambat. Dari dalam negeri, Felix bilang, daya beli masyarakat terhadap emas meningkat setelah sempat turun akibat pandemi Covid-19. Sementara Kepala Riset Sucor Sekuritas Edward Lowis memperkirakan, harga emas akan mencapai US$ 2.100 per ons troi di tahun ini. Hal tersebut menimbang resesi pasar dan potensi quantitative easing dari bank sentral utama. Prospek harga emas yang masih akan tinggi membuat Panin Sekuritas masih merekomendasikan overweight untuk saham sektor emas. Saham pilihan utama atau top pick di sektor ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Selain didorong solidnya harga komoditas, prospek ANTM juga ditopang tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia.

Inflasi Reda, tapi Risiko El Nino Perlu Diwaspadai

06 Jun 2023

JAKARTA,ID-Tekanan inflasi kian mereda dalam tiga bulan terakhir, dengan laju inflasi terus menurun dari 5,47% pada Februari 2023 secara year on year (yoy) menjadi 4% pada Mei lalu. Namun resiko fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan perlu diwaspadai, karena bisa mendorong harga pangan naik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi secara bulanan atau month to month pada Mei 2023 sekedar 0,09%. Sedangkan inflasi year to date (ytd) pada bulan lalu sebesar 1,10%. "Jika dilihat secara series, inflasi Mei 2023 secara bulan ke bulan lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang 0,33% dan dari Mei 2022 yang sebesar 0,40%. Komoditas penyumbang inflasi bulanan terbesar antara lain adalah bawang merah (0,03%), daging ayam ras (0,03%),ikan segar (0,02%), telur ayam ras (0,02%), rokok kretek filter (0,02%), dan bawang putih (0,02%)," ucap Deputi Bidang Statistik Disribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida  di kantor BPS Jakarta, Senin (5/6/2023). Pudji menjelaskan, bila dilihat secara kelompok makanan, minuman, dan tembakau 0,48% dan memberikan andil 0,13% yang pada Mei 2023. Sedangkan kelompok pengeluaran yang sedang mengalami deflasi adalah kelompok pakaian dan alas kaki dengan deflasi sebesar 0,46% dan memberikan andil deflasi 0,02% pada Mei 2023. (Yetede)

Perum Bulog Harus Tetap Pacu Serapan Beras Domestik

06 Jun 2023

JAKARTA,ID-Stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog 31 Mei 2023 mencapai 515,381 ton, jauh lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya yang sempat diposisi terendah sebesar 220 ribu ton per akhir Maret 2023. Meski meningkat, stok CBP itu masih dibawah level aman 1,2-1,5 juta ton, karena Bulog selain harus operasi  pasar juga mesti menyalurkan bantuan pangan. Karena itu, pemerintah meminta Bulog tetap memacu serapan beras domestik guna meningkatkan stok CBP, sambil pararel melakukan pengadaan dari luar negeri demi mengantisipasi dampak El Nino. Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi menjelaskan, Beras CBP di Bulog disalurkan untuk empat kegiatan, yakni Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau operasi pasar, tanggap darurat (bencana), golongan anggaran, dan bantuan pangan. Per Mei 2023, penyaluran besar SPHP tembus 578,054 ton, tanggap darurat 1.672 ton, dan bantuan pangan (beras bagi 21,35 juta keluarga penerima  manfaat/KPM) 407,340 ton. Stok CBP dipenuhi dari pengadaan  dalam negeri dan impor. "Stok beras di Bulog total ada 566,835 ton dengan CBP sebesar 515.381 ton, pengadaan dalam negeri 544,502 ton. Dengan kondisi seperti itu, perlu penguatan bersama sehingga target serapan dapat tercapai. Karena sesuai arahan Presiden Joko Wiodo, kita diminta untuk menyalurkan bantuan pangan beras, ini intrusmen stabilitas harga pangan hulu-hilir," jelas ARief saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi DPR Senin (05/06/2023). (Yetede)

CARI-CARI DUIT TRANSISI ENERGI

05 Jun 2023

Pemerintah Indonesia berkomitmen melakukan transisi energi secara bertahap dengan mengurangi porsi energi berbahan bakar fosil, ke energi baru terbarukan. Cadangan energi hijau yang begitu melimpah di negeri ini menjadi modal luar biasa. Sayangnya, pemanfaatan potensinya masih kecil, kurang dari 1% kapasitas terpasang. Faktor investasi menjadi tantangan. Indonesia perlu dana kurang lebih US$87 miliar untuk transformasi energi bersih mulai dari pengembangan infrastruktur, hingga teknologi. Strategi inovatif pemerintah, korporasi, dan pelaku di sektor energi menjadi kunci untuk menjaring investasi baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Harapannya, program Indonesia mencapai target net zero emission 2060 tercapai, tak sekadar jauh panggang dari api.

ANGGARAN TRANSISI ENERGI : MENJANGKAU PEMODAL ENERGI HIJAU

05 Jun 2023

Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan keterangan usai mengikuti rapat dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Selasa (31/5). Dia bercerita banyak soal rencana investasi di kawasan industri hijau Bantaeng, Sulawesi Selatan dan Papau Barat. Rencana investasi di kawasan industri hijau itu terkait dengan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. “Investasinya kurang lebih US$9 miliar,” kata Bahlil.Investor asal Inggris dan beberapa negara Eropa lain, disebut Bahlil terlibat dalam rencana pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik tersebut. Nama-nama korporasi yang disebut di antaranya Glencore dari Swiss, Envision dari Inggris, dan Umicore asal Belgia.Dengan pengembangan proyek itu, produksi baterai kendaraan listrik nantinya untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun pasar luar negeri. “Ekspor untuk Eropa. Karena Inggris ikut, dia akan menjadikan hub untuk Eropa,” kata Bahlil.Presiden Jokowi mendukung rencana investasi itu. Bahkan, Kepala Negara memberi arahan agar investasi dipercepat dengan melibatkan korporasi pelat merah serta memperhatikan ketentuan perundangan.“Tadi arahannya, kami akan melakukan percepatan karena investasi ini akan dibangun dalam kawasan industri yang green energy, akan memakai tenaga angin di Sulawesi, di Bantaeng, dan segera dilakukan. Kemudian juga tambang nikelnya itu dari Papua dan prosesnya sekarang lagi berjalan,” katanya. 

Kebutuhan Indonesia untuk transformasi energi baru terbarukan (EBT) diperkirakan mencapai US$50 miliar dan US$37 miliar untuk pengembangan di sektor kehutanan, guna lahan, dan karbon laut. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menyatakan transisi energi menjadi agenda global dalam mengatasi dampak krisis iklim. Indonesia turut mengambil peran dalam upaya transisi agar emisi karbon dari negara ini berkurang. “Transisi untuk negara berkembang, seperti Indonesia, haruslah adil dan terjangkau. Dalam hal ini kami akan selalu bekerja sama dengan global menawarkan proyek bersama untuk transisi energi. Karena transisi itu mahal, dan kami ingin katakan ini harus adil dan terjangkau,” ujar Febrio pada Rabu (31/5). Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Rachmat Kaimuddin menyatakan pemerintah terus berupaya menarik investor global untuk berinvestasi di Indonesia, terutama dalam pengembangan teknologi hijau.

Harga Ayam Potong Tembus Rp 60.000 Per Kg

05 Jun 2023

Harga ayam potong di Kalimantan Tengah naik hingga rata-rata Rp 60.000 per kilogram. Hal itu dipicu kurangnya stok ayam potong yang beredar di provinsi tersebut. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang tiba di Kota Palangkaraya, Jumat (2/6/2023) malam, untuk membuka  bazar murah di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, menyatakan akan mengatasi persoalan tersebut. Ia juga mendatangi Pasar Besar Palangkaraya, Sabtu (3/6). (Yoga)