;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Berkualitas, Kakao Kalteng Dilirik Jerman

08 Jun 2023

Pemprov Kalteng melirik kakao menjadi komoditas unggulan mendampingi karet dan kelapa sawit. Kualitas kakao dari Kalteng disebut tidak kalah dengan Amerika Latin. Bahkan, kakao Kalteng telah dibawa ke Jerman. Kini, setidaknya ada 2.957 hektar lahan kakao di Kalteng dengan total produksi 530 ton dalam sekali panen. Tahun ini, pemerintah berencana menambah 600 hektar lahan kakao. Dalam Pelatihan Penanaman Kakao dalam Program Kalteng Kakao di Kota Palangkaraya, Rabu (7/6) terungkap sejumlah petani kakao telah merintis kakao dengan sistem tanam tumpang sari.Pelatihan itu adalah salah satu bentuk kerja sama Pemprov Kalteng dengan Fairventures Worldwide, yayasan asal Jerman yang bergerak di bidang pemulihan hutan dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan diikuti kelompok tani dari Kabupaten Barito Timur, Katingan, Barito Utara, dan Kabupaten Gunung Mas.

Marsono (43), petani kakao di Desa Tampa, Kecamatan Paku, Barito Timur, membudidayakan kakao sejak 2017. Ia memiliki kebun kakao 1,5 hektar. Ia menanam dengan teknik tumpeng sari di sela-sela pohon karet dan sawit yang berusia belasan tahun. Dari 800 pohon, Marsono menghasilkan 100-150 kg per panen dengan harga Rp 21.000-Rp 22.000 per kg. ”Harusnya bisa 400 kg sekali panen, tetapi memang harus belajar banyak. Ini baru bagi saya dan kelompok tani di sana,” ujar Marsono. Buah cokelat milik Marsono sudah dibawa ke Jerman. Direktur Fairventures Worldwide di Indonesia Rayanansi Siman mengatakan, kualitas kakao di Kalteng masuk kategori excellent. ”Artinya, dari sisi kualitas tidak kalah dengan negara penghasil kakao, seperti di Amerika Latin,” ucapnya. (Yoga)


Tambak Udang di Kebumen Masuki Masa Panen Parsial

07 Jun 2023

JAKARTA,ID-Budi daya udang berbasis kawasan (BUBK) yang dibangun Kementerian dan Perikanan (KKP) di Kebumen, Jawa Tengah  sudah memasuki masa panen parsial. Keberhasilan ini  diharapkan menjadi pemicu  tumbuhnya kegiatan  budi daya udang yang ramah lingkungan di Indonesia. "Ini panen parsial yang kedua, size 50. Panen parsial pertama beberapa waktu yang lalu, size 70. Bulan ini kita juga akan panen raya di size 40," ungkap Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono usai panen parsial yang kedua di BUBK Kebumen, Jateng. Hasil panen parsial kali ini ditaksir 14 ton dari 28 petak tambak. Sedangkan pada panen parsial  pertama beberapa waktu lalu, KKP berhasil memanen 14,4 ton udang. Menteri Trenggono, dalam keterangan yang dikutip pada hari yang sama, menjelaskan, udang yang dipanen seluruhnya sudah terjual. Dia bahkan sempat bertemu pembeli yang datang langsung ke kawasan tambak. "Pesan pentingnya, udanag ini salah satu komoditas strategi yang harus bisa jadi andalan Indonesia kedepannya. Bersama dengan lobster, tilapia, rumput laut dan kepiting," papar dia. (Yetede)

MENEBAS ARAL EKONOMI HIJAU

07 Jun 2023

Indonesia sebagai negara dengan sumber energi terbarukan yang sangat berlimpah ternyata masih menghadapi aral yang tidak mudah dalam mewujudkan gagasan green economy atau ekonomi hijau. Program transisi energi yang menjadi pilar penting dalam ekonomi hijau belum juga menghasilkan kemajuan berarti. Persoalan lain seperti jenis proyek energi hijau yang bakal dikerjakan, termasuk upaya menjaring investasi yang lebih besar, turut menjadi perhatian. Kendati masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah banyak membuat gebrakan untuk mengejawantahkan cita-cita ekonomi hijau. Menurutnya, dari sisi pembiayaan, proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 telah diselaraskan dengan tujuan pencapaian target net zero emission atau nol emisi karbon pada 2060. “Untuk melakukan transformasi energi ke hijau itu tidak semudah membalikkan tangan. Meskipun tujuannya baik untuk meningkatkan ekonomi agar konsisten dengan komitmen penurunan CO2, harus tetap dilakukan hati-hati,” tuturnya dalam Bisnis Indonesia Green Economy Forum 2023, Selasa, (6/6). HSE-CSR Manager Bayan Resources Dian Fiana Ratna Dewi mengatakan bahwa begitu gencarnya tuntutan masyarakat global tentang energi bersih menciptakan perubahan permintaan. “Produk tinggi emisi ini akan mengalami penurunan permintaan. Ke depan, kami akan menuju diversifikasi untuk energi yang ramah lingkungan. Kendati, masih perlu waktu yang agak panjang,” jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, untuk mencapai target nol emisi karbon tersebut, pemerintah menetapkan permintaan listrik di Indonesia dapat dipasok dari pembangkit listrik berbasis EBT dengan total kapasitas mencapai 700 gigawatt (GW). Adapun, pemanfaatan EBT hingga saat ini baru sekitar 12,5 GW dari potensi yang mencapai 3.000 GW. Terpisah, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan bahwa Indonesia masih memerlukan investasi global untuk mempercepat transisi energi. Dia menilai, upaya menjaring investasi masih belum optimal karena masih banyak yang belum akrab dengan proyek energi hijau. Sementara itu, Institute for Essential Services Reform (IESR) mengevaluasi proses transisi energi yang telah dilakukan oleh pemerintah melalui sejumlah kebijakan. Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa menilai pelaksanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN hingga 2023 belum sesuai dengan target. Semestinya, kata dia, setiap tahun ada penambahan pembangkit energi terbarukan di sistem PLN.

BANTUAN PANGAN : Performa Apik Penyaluran Cadangan Beras Jabar

07 Jun 2023

Penyaluran bantuan cadangan pangan beras bagi 4,42 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang terbagi atas dua tahapan di Jawa Barat telah mencapai 100%. Kini, tahap ketiga penyaluran cadangan beras itu ditargetkan tuntas pada 20 Juni. Penyaluran bantuan pangan yang dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat bersama Perum Bulog Wilayah Jawa Barat dan PT Pos Indonesia Regional 2 dan 3 Wilayah Jawa Barat ini merupakan bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah .Kepala DKPP Jabar Moh. Arifin Soedjayana mengatakan bahwa Badan Pangan Nasional memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk penyaluran pangan dan PT Pos Indonesia sebagai transporter sampai ke titik bagi penerima manfaat. Sementara itu, Executive Vice President PT Pos Indonesia Regional III Bandung Fahdian Yunardi Hasibuan menargetkan proses salur bantuan pangan beras pada seluruh KPM di Jabar tuntas pada 20 Juni.“100% insyaallah. Sekarang rata-rata per hari kami menyalurkan 450 ton ke 22 kabupaten/kota yang menjadi kewenangan kami,” katanya. Pihaknya juga telah menetapkan tempat terdekat untuk memudahkan KPM. Bahkan, titik itu tak hanya di kelurahan atau desa, melainkan juga pada beberapa lokasi titik bagi dilakukan sampai ke tingkat RW. Kepala Kantor Wilayah Bulog Jawa Barat Muhammad Attar Rizal menambahkan pihaknya telah menyiapkan 65.000 ton beras untuk percepatan program ini. Pihaknya juga menjamin bahwa ketersediaan beras cadangan cukup untuk dua bulan ke depan jika terjadi perpanjangan program.

Eksplorasi Sumur Baru Perlu Jadi Prioritas

07 Jun 2023

Target lifting minyak bumi tahun 2024 diproyeksikan berkisar 615.000-640.000 barel per hari. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan target tahun 2023 yang sebesar 660.000 barel per hari. Direktur Eksekutif Energy Watch Daymas Arangga, Selasa (6/6/2023), di Jakarta mengatakan, target lifting minyak bumi hingga 1 juta barel per hari pada 2030 tak akan pernah tercapai kalau Indonesia tidak serius dalam menemukan sumur-sumur baru melalui eksplorasi secara signifikan. (Yoga)

Pertamina Catat Laba 3,81 Miliar Dollar AS

07 Jun 2023

PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar 3,81 miliar dollar AS pada 2022 atau terbesar sepanjang sejarah  perusahaan. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Selasa (6/6/2023), di Jakarta, mengatakan, optimalisasi biaya dan digitalisasi menjadi kunci peningkatan kinerja Pertamina. Di sektor hulu, Pertamina mengoptimalisasi 65 blok berisi total 27.000 sumur migas, dengan optimalisasi biaya mencapai 3,27 juta dollar AS pada 2021-2022. ((Yoga)

2023, Pertamina Berharap Lebih Baik

07 Jun 2023

JAKARTA,ID-Pendapatan PT Pertamina (Persero) pada tahun 2022 tercatat US$ 84,89 miliar, merupakan pencapaian tertinggi dalam  sejarah perusahaan. Adapun laba bersih pada periode yang sama sebesar US$ 3,81 miliar, naik 85,9% dibanding 2021 yang senilai US$ 2,05 miliar. Unlock value lini bisnis Pertamina menjadi langkah stratgeis dalam  mencapai target laba pada tahun ini. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berharap, dengan realisasi kinerja hingga April 2023 lalu, kinerja perseroan hingga akhir 2023 (yoy) naik 10% growth, tentu kita berharap kinerja 2023 lebih baik dari yang 2022. ujar Nicke dalam konperensi persnya pencapaian kinerja Pertamina Tahun Buku 2022 di Jakarta, Selasa (06-05-2023). "Kalau dikatakan bahwa kurs tinggi, kita pernah melalui, kita pernah melalui kurs tinggi juga di beberapa tahun tapi tidak. Kita ICP juga pernah diatas US$ 100 tapi pencapaiannya tidak demikian," ujarnya. Dia mengatakan, optimaslisasi biaaya yang dilakukan Pertamina  memberikan kontribusi yang besar pada kinerja perusahaan. "Dulu PIS pasar dalam negeri, sekarang 15% revenue pasar luar negeri. April 2023 year on year ada peningkatan kerja 10%, ini unaudited. (Yetede). 

Saudi Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Barel

06 Jun 2023

Arab Saudi memutuskan mengurangi produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari. Targetnya, harga minyak naik. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Energi Arab Saudi Abdulaziz bin Salman al-Saud pada rapat Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) di Vienna, Austria, Minggu (4/6/2023) malam waktu setempat atau Senin (5/6) pagi WIB. Artinya, negara-negara importir minyak mesti antisipasi tekanan inflasi. (Yoga)

Inflasi Mei Melandai, Harga Bahan Pangan Jadi Sorotan

06 Jun 2023

BPS mencatat inflasi Mei 2023 cenderung melandai jika dibandingkan bulan sebelumnya ataupun Mei 2022. Namun, kenaikan sejumlah harga komoditas pangan dinilai perlu menjadi perhatian. Ketersendatan pasokan serta kenaikan ongkos produksi mendongkrak harga beberapa komoditas pangan penyumbang inflasi. Secara bulanan (mtm), inflasi Mei 2023 tercatat 0,09 %, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,33 %. Sementara secara tahunan (yoy), inflasi bulan lalu tercatat 4 %, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, di 4,33 %.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers di Jakarta, Senin (5/6) merinci, kelompok pengeluaran makanan dan minuman memberi andil terbesar pada inflasi bulanan di Mei 2023, yakni 0,13 %. Namun, kelompok pengeluaran lain mengalami deflasi, yakni transportasi serta pakaian dan alas kaki. Khusus di kelompok makanan, minuman, dan tembakau, komoditas penyumbang inflasi bulan lalu adalah bawang merah dan daging ayam ras dengan andil masing-masing 0,03 %, lalu ikan segar, telur ayam ras, rokok kretek filter, dan bawang putih dengan andil masing-masing 0,02. ”Harga bawang merah naik karena belum banyak produksi dari petani sehingga pasokan yang masuk belum mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Selain bawang merah, pasokan ikan segar juga tersendat sehingga turut menyumbang inflasi. (Yoga)


Kilau Emiten Emas Belum Memudar

06 Jun 2023

Harga emas cenderung menurun dalam dua hari terakhir, terutama setelah pengesahan plafon utang Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, harga emas kontrak Agustus 2023 di Commodity Exchange turun 0,73% ke US$ 1.955,30 per ons troi, Senin (5/6) pukul 19.00 WIB. Meski begitu, analis memperkirakan, harga emas masih cukup tinggi tahun ini. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan, pelemahan ekonomi global dan stabilitas keuangan global yang fluktuatif akan menopang harga emas. The Federal Reserve dinilai masih berpotensi menaikkan bunga, meski dengan ritme lebih lambat. Sementara itu, pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral di berbagai negara masih tinggi meski sudah mulai melambat. Dari dalam negeri, Felix bilang, daya beli masyarakat terhadap emas meningkat setelah sempat turun akibat pandemi Covid-19. Sementara Kepala Riset Sucor Sekuritas Edward Lowis memperkirakan, harga emas akan mencapai US$ 2.100 per ons troi di tahun ini. Hal tersebut menimbang resesi pasar dan potensi quantitative easing dari bank sentral utama. Prospek harga emas yang masih akan tinggi membuat Panin Sekuritas masih merekomendasikan overweight untuk saham sektor emas. Saham pilihan utama atau top pick di sektor ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Selain didorong solidnya harga komoditas, prospek ANTM juga ditopang tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia.