;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Indonesia Miliki Bursa CPO

14 Oct 2023

Pemerintah telah meluncurkan Bursa Berjangka Penyelenggara Pasar Fisik Minyak Sawit Mentah atau Bursa CPO secara hibrida, Jumat(13/10) di Jakarta. Bursa yang akan mulai efektif beroperasi pada 23 Oktober 2023 itu ditargetkan mampu membentuk harga acuan CPO pada triwulan I-2024. Bursa CPO diluncurkan Mendag Zulkifli Hasan. Penyelenggara bursa adalah Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (ICDX) di bawah pengawasan Bappebti.

Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko mengatakan, Bursa CPO dibentuk agar Indonesia memiliki harga acuan sendiri. Selama ini, referensi harga CPO Indonesia mengacu pada bursa komoditas berjangka Malaysia dan Rotterdam, Belanda. Perdagangan secara fisik melalui Bursa CPO akan dimulai pada 23 Oktober 2023. Perdagangan bersifat voluntary atau sukarela dan sudah ada 18 pelaku usaha CPO yang terdaftar di ICDX untuk bertransaksi di bursa tersebut. ”Hingga sisa akhir tahun ini, Bappebti berharap proses price discovery (penemuan harga) dapat terjadi. Kemudian pada triwulan I-2024, reference price (harga acuan) CPO Indonesia ditargetkan terbentuk,” kata Didid. (Yoga)

Optimalisasi Lahan untuk Tingkatkan Produksi

13 Oct 2023

Lahan memiliki peran penting dalam produksi pertanian sehingga perlu dilindungi agar tak mudah beralih fungsi. Kajian Direktorat Pengendalian dan Pemantauan Pertanahan Kementerian ATR / BPN menemukan, dengan lahan sawah seluas 8,1 juta hektar, Indonesia sebenarnya mampu menghasilkan 35,5 juta ton beras. Produksi itu mampu mencukupi kebutuhan 34,2 juta ton beras untuk 300 juta jiwa pada tahun 2030. Sayangnya, alih fungsi lahan sawah di Indonesia terus berlangsung. Rata-rata konversi lahan sawah menjadi nonsawah mencapai 100.000 hektar pertahun. Sementara kemampuan mencetak sawah hanya 60.000 hektar setahun. Kondisi ini membuat Kementan memperkirakan ketersediaan lahan sawah Indonesia hanya tersisa 6,5 juta hektar pada tahun 2030. Kondisi ini menuntut langkah tegas dari pemerintah untuk menginstruksikan kepada daerah agar segera mengadopsi UU Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang sudah diundangkan sejak 2009. Hingga 2019, baru 44,29 % dari total kabupaten/kota di Indonesia yang sudah menetapkan LP2B dalam perda rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu Sugeng Heryanto mengatakan, ”Di Indramayu terdapat lahan dengan status LSD dan LP2B. Tapi, yang benar-benar terproteksi yaitu LP2B,” ujarnya saat ditemui, Selasa (3/10). Kendati demikian, upaya perlindungan lahan seyogianya tak hanya berhenti pada penetapan aturan. Pasalnya, praktik alih fungsi lahan di area terlindung masih kerap ditemukan. Salah satunya, penggunaan LP2B untuk proyek eksplorasi sumur minyak PT Pertamina di Desa Tenajar, kabupaten Indramayu. Namun, langkah tegas Pemkab Indramayu mampu menahan upaya penyimpangan tersebut. ”Sekarang ada dua lokasi Pertamina yang ditutup karena berada di lahan LP2B,” ungkap Sugeng. Peristiwa ini menjadi salah satu contoh keseriusan pemda melindungi lahan pertanian di wilayahnya. (Yoga)

Kilau Emiten Emas Saat Konflik Global

13 Oct 2023

Saat ketidakpastian muncul, harga komoditas cenderung meningkat. Tengok saja saat konflik di Jalur Gaza kembali memanas, harga emas terlihat melonjak. Sebelum konflik, Jumat pekan lalu (6/10) kontrak pengiriman emas untuk Desember 2023 senilai US$ 1.845,20 per ons troi. Begitu konflik pecah, kontrak tersebut naik hingga US$ 1.864,30 per ons troi pada Senin pekan ini (9/10). Harga merangkak hingga 1.893,6 per ons troi, Kamis (12/10).Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan menilai konflik di Timur Tengah dalam jangka pendek akan memicu kenaikan aliran dana ke safe haven, termasuk emas. Senior Equity Research Analyst Jasa Utama Capital Sekuritas, Samuel Glenn Tanuwidjaja memperkirakan, harga emas untuk tahun ini berada di kisaran US$ 1.850 - US$ 1.910 per  ons troi. “Di tahun 2024 saya menilai, sentimennya masih didominasi Amerika Serikat (AS) dan China,” ujar dia. Rizkia menilai, kenaikan harga emas dapat mendongkrak harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) emiten emas seperti  PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Sentimen ini dapat berdampak positif terhadap penjualan segmen emas dan berdampak positif kepada perusahaan. Ia memperkirakan, pendapatan segmen emas ANTM bersama dengan logam mulia lain dan segmen refinery akan relatif datar sekitar Rp 25,8 triliun dan Rp 26,2 triliun pada 2023 serta 2024. Pada  kuartal kedua 2023, kontribusi  segmen logam mulia dan refinery sekitar 26% terhadap laba bersih ANTM. Namun kontribusi lini tersebut terhadap total pendapatan ANTM lebih tinggi lagi,  sekitar 62,0%. Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario memasang rekomendasikan beli untuk saham HRTA dengan target harga  Rp 560 per saham. Pendorongnya, potensi pasar perhiasan di luar negeri dan perluasan domestik.

Impor Gula Cadangan Pemerintah Rendah

13 Oct 2023

Realisasi impor gula kristal putih dan mentah untuk cadangan gula pemerintah masih rendah, hanya 24,69 % dari 1,01 juta ton kuota tahun ini. Jika sisa kuota impor tidak segera direalisasikan, stok gula konsumsi akan menipis dan harganya akan semakin melonjak tinggi. Kepala Bapanas (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, produksi gula nasional pada tahun ini diperkirakan turun akibat dampak El Nino. Pemerintah sebenarnya sudah mengantisipasinya dengan penugasan impor gula konsumsi dan mentah sebanyak 1,01 juta ton tahun ini kepada 16 perusahaan milik negara dan swasta. ”Namun, realisasinya masih rendah. Per 5 Oktober 2023, gula konsumsi yang didatangkan dari luar negeri baru 249.781 ton atau 24,69 % dari total kuota,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (12/10).

NFA mencatat, terdapat 16 perusahaan yang mendapatkan persetujuan impor gula konsumsi dan gula mentah yang akan diolah menjadi gula konsumsi. Dua perusahaan mendapatkan kuota impor gula konsumsi sebanyak 215.800 ton dan 14 perusahaan memperoleh kuota impor gula mentah 796.000 ton. Dari 16 perusahaan itu, 10 perusahaan sama sekali belum mengimpor gula. Salah satu perusahaan yang mendapatkan penugasan tersebut, yakni ID Food, telah menyiapkan dana Rp 1,5 triliun untuk mendatangkan gula sisa kuota impor sebanyak 125.675 ton paling lambat Desember 2023. Sejak awal tahun hingga 5 Oktober 2023, ID Food sudah merealisasikan impor gula konsumsi sebanyak 107.900 ton. Arief menjelaskan, total realisasi impor 16 perusahaan itu masih rendah karena banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor harga gula dunia yang tinggi dan pelemahan rupiah. Ditengah kondisi itu, NFA tetap meminta perusahaan-perusahaan itu segera merealisasikan impor agar pemerintah memiliki cadangan gula cukup hingga tahun depan. (Yoga)

Jaringan Gas Rumah Tangga untuk Kurangi Beban Subsidi Elpiji

13 Oct 2023

Beban subsidi elpiji 3 kg terus membengkak. Beberapa usaha dilakukan pemerintah, seperti mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas rumah tangga dan subsidi elpiji berbasis penerima. Sementara itu, konsumsi elpiji nonsubsidi menunjukkan tren menurun. Hal itu terungkap dalam rapat tertutup tentang jaringan gas rumah tangga dan pendistribusian elpiji 3 kg yang dipimpin Presiden Jokowi, Kamis (12/10) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam rapat tersebut juga dibahas soal beban fiskal subsidi elpiji 3 kg yang terus meningkat. Tahun ini kuota elpiji bersubsidi 8 juta ton dengan nilai subsidi Rp 117,85 triliun. Kuota elpiji bersubsidi terus naik.Tahun 2021 sebanyak 7,46 juta ton dan pada 2022 sebanyak 7,8 juta ton. Kenaikan konsumsi elpiji bersubsidi tersebut berbanding terbalik dengan konsumsi elpiji nonsubsidi. Pada 2021 dan 2022, misalnya, alokasi elpiji nonsubsidi masing-masing 0,6 juta ton dan 0,46 juta ton.

Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, untuk mengurangi beban fiskal subsidi elpiji yang terus membengkak, solusi pertama yang dilakukan pemerintah adalah memperluas jaringan gas rumah tangga. Sayangnya, kemajuan jaringan gas rumah tangga di Indonesia masih terbilang lamban. Target pemasangan 4 juta sambungan gas rumah tangga pada 2024 diperkirakan bakal gagal. Hingga saat ini, baru 835.000 rumah tangga di Indonesia yang sudah menikmati jaringan gas. Dari jumlah tersebut, 241.000 sambungan didanai oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan sisanya digarap pemerintah. ”Jadi, dari 835.000 sambungan, sekarang diharapkan bisa ditingkatkan menjadi 2,5 juta  sambungan jaringan gas), tetapi yang mengerjakan nanti pihak swasta atau pihak ketiga,” kata Airlangga. (Yoga)

Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Diperhitungkan Dunia Usaha

13 Oct 2023

Para pelaku usaha mulai mengalkulasi dampak dari meletusnya konflik antara kelompok Hamas dan Israel di Timur Tengah terhadap aktivitas industri. Konflik tersebut diprediksi berdampak pada harga energi di Tanah Air yang berpotensi mengganggu produksi industri manufaktur. Ketua Bidang Industri dan Manufaktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bobby Gafur Umar mengatakan, konflik yang terjadi di Timur Tengah dapat memicu kenaikan harga energi, khususnya minyak mentah dan gas bumi. Pasalnya, meski Israel dan Palestina bukan produsen minyak, konflik terjadi di tengah kawasan penghasil minyak dan gas di Timur Tengah yang menyumbang hampir sepertiga pasokan minyak dunia.

”Persediaan energi di dalam  negeri terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan bahan baku energi, seperti minyak bumi dan gas, untuk keperluan industri masih dipenuhi melalui impor,” ujar Bobby saat dihubungi pada Kamis (12/10). Dia mencontohkan, Indonesia hanya memproduksi 600.000 barel minyak bumi per hari, sedangkan kebutuhan minyak dalam negeri di atas 1,5 juta barel per hari. Sama halnya dengan minyak bumi, kapasitas produksi gas bumi (untuk elpiji) dalam negeri juga belum mampu menutupi kebutuhan nasional. ”Jika pasokan minyak dan gas terganggu, imbasnya harga keduanya akan naik. Kondisi ini akan mengganggu aktivitas produksi dan pertumbuhan industri dalam negeri,” katanya. (Yoga)

Diverifikasi Pangan Lokal Harus Digalakkan

13 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pola konsumsi masyarakat Indonesia secara umum sudah cukup beragam, namun masih didominasi oleh kelompok padi-padian terutama beras dan gandum (terigu) yang notabene sebagain besar berasal dari impor. Karenanya, diperlukan gerakan untuk kembali menggalakkan diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat pengganti beras, seperti ubi kayu, jagung, sagu, dan kentang.  Pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia tercermnin dari capaian skor Pola Pangan Harapan (PPH) dimana semakin tinggi skor PPH, konsumsi pangan semakin beragam dan bergizi seimbang, dengan skor PPH ideal 100. Mengutip data Roadmap Diversifikasi pangan Lokal Sumber Karbohidrat Nonberas 2020-2024 yang dikeluarkan Bapanas, pada 2019 indeks PPH sebesar 90,8, pada 2023 ditargetkan sebesar 94,0 dan pada 2024 sebesar 95,2. (Yetede)

Perang Memperlemah Prospek Ekonomi Global

13 Oct 2023
MARRAKECH,ID-Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengatakan bahwa perang antara Israel dan Hamas di jalur Gaza telah menimbulkan resiko-resiko tambahan terhadap prospek  ekonomi global yang sudah lemah. Yellen bersama para pemimpin keuangan  lainnya mengecam seranga besar-besaran Hamas di gaza ke Israel ada Sabtu (07/10/2023), dan menjanjikan dukungan kuat AS untuk Israel dengan segala cara yang diperlukan. Deklarasi perang Israel terhadap Hamas, dan gempurannya ke Gaza menyusul serangan dahsyat pada Sabtu membayangi  pertemuan IMF dan Bank Dunia di Marrakesh, Maroko. Meskipun para ahli keuangan terkemuka di dunia mengatakan, masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan yang jelas. (Yetede)

Faktor Iklim Tekan Produksi Padi

12 Oct 2023

Hingga dasarian III September 2023, level El Nino di Indonesia berada di level moderat dengan nilai indeks 1,68. Level El Nino akan mencapai level kuat jika indeksnya mencapai 2,0. BMKG memprediksi kondisi kering ini bertahan hingga Februari 2024 dan melemah pada bulan-bulan berikutnya. Kondisi El Nino saat ini bersamaan dengan puncak musim kemarau sehingga berpotensi memicu kekeringan areal tanam padi yang menyebabkan penurunan produktivitas. Plt Mentan yang juga Kepala Bapanas Arief Prasetyo mengatakan, El Nino berdampak besar pada produksi padi sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan beras nasional.

”El Nino ada pengaruhnya (produksi beras). Daerah sentra produksi beras, seperti Lampung dan Jawa, semuanya berwarna hitam di peta BMKG yang berarti bercurah hujan rendah. Ada pula Sulsel dan NTB. Ini semua pusat beras,” kata Arief pada wawancara daring bersama Litbang Kompas, Senin (2/10). Hal tersebut sejalan dengan temuan Litbang Kompas melalui pemodelan regresi data panel untuk melihat sejumlah variabel yang berpengaruh pada produksi padi di Indonesia. Hasil analisis menemukan variabel terkait iklim, seperti suhu udara dan curah hujan, berdampak signifikan terhadap produksi padi. Bahkan, variabel iklim menjadi ancaman serius terhadap produksi tanaman pangan. Hasil regresi data panel menunjukkan variabel suhu udara memiliki koefisien sebesar negatif 4,572829. Artinya, kenaikan suhu udara sebesar 1 derajat celsius setahun akan menurunkan produksi padi 4.500 ton di Indonesia. (Yoga)

Harga Gula Melambung

12 Oct 2023

Asosiasi Gula Indonesia memperkirakan produksi gula kristal putih nasional pada tahun ini turun 8-9 % akibat dampak El Nino. Hal itu menyebabkan harga gula konsumsi di tingkat konsumen melambung di atas HET yang ditetapkan pemerintah Rp 14.500 per kg. Tanpa upaya menstabilkan stok dan harga, harga gula bisa tembus Rp 16.000 per kg. Tenaga Ahli Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Yadi Yusriyadi mengatakan, kekeringan panjang akibat dampak El Nino menyebabkan produksi tebu turun. Per 15 September 2023, tebu yang digiling pabrik-pabrik gula di Indonesia hanya 28,5 juta ton. Hingga akhir musim giling, yakni pada pekan ketiga Oktober 2023, tebu yang digiling diperkirakan hanya 33-34 juta ton.

Produksi tebu tersebut lebih rendah daripada produksi 2022 yang mencapai 36,5 juta ton. ”Hal itu otomatis akan mengurangi produksi gula kristal putih pada tahun ini. Kami memperkirakan produksi gula berkurang 8-9 % dibandingkan produksi tahun lalu, yakni sebanyak 2,386 juta ton,” ujarnya di Jakarta, Rabu (11/10). AGI mencatat, per 15 September 2023, produksi gula kristal putih yang dilaporkan pabrik-pabrik gula di seluruh Indonesia sebanyak 2,046 juta ton. Hingga akhir musim giling, produksinya diperkirakan hanya bertambah sedikit menjadi 2,25 juta ton. Padahal, pemerintah menargetkan produksi gula tahun ini dapat mencapai 2,7 juta ton dengan rata-rata rendemen nasional sebesar 8 %. (Yoga)