Teknologi Informasi
( 857 )Judi Daring Picu Pinjaman Bermasalah
Judi daring diduga menjadi pemicu pinjaman daring bermasalah. Tren ini muncul di tengah mendominasinya akses keuangan digital oleh kalangan usia muda yang dibayangi rendahnya literasi keuangan. Peneliti Ekonomi Digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda, Senin (11/9) berpendapat, judi daring bisa menjadi katalisator pinjaman daring yang macet dan bermasalah. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan melaporkan, nominal transaksi mencurigakan atas dugaan judi daring pada 2022 sebesar Rp 69 triliun, meningkat daripada Rp 58 triliun tahun 2021. Tren ini bersamaan dengan peningkatan total outstanding atau utang pinjaman daring di platform peer to peer lending legal yang belum terlunasi pada Mei 2023 sekitar Rp 56 triliun secara nasional, menurut OJK.
Nilai itu meningkat dari Rp 40 triliun pada periode sama tahun 2022. Adapun kredit macet lebih dari 90 hari sampai Juli 2023 sebesar Rp 1,94 triliun atau naik 59,42 % secara tahunan dari Rp 1,22 triliun pada Juli 2022. ”Ini hati-hati. Bisa jadi judi online bisa jadi penyebab. Saya rasa banyak masyarakat kita yang kalah judi online, terus mereka pinjam di pinjaman online, dan uangnya untuk main lagi,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ”Bahaya Pinjaman Online bagi Penduduk Usia Muda” secara virtual. Pernyataan ini didukung laporan Google Trends 2023 yang menemukan kesamaan kenaikan tren pencarian kata kunci yang merujuk pada situs judi daring zeus slot dengan kata kunci ”pinjaman online”. (Yoga)
BSSN Siapkan Rp 110 Miliar Amankan Pemilu
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengalokasikan Rp 110 miliar untuk pengamanan Pemilihan Umum 2024, terutama sistem elektronik lembaga negara, khususnya Komisi Pemilihan Umum. Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan BSSN dan Badan Keamanan Laut, di Jakarta, Selasa (5/9/2023), Kepala BSSN Hinsa Siburian mengatakan, anggaran Rp 110 miliar tersebut akan dipakai untuk pembelian perangkat dan operasionalisasi anggota BSSN yang bertugas. (Yoga)
Indosat Dorong Inklusi Digital Indonesia Timur
JAKARTA,ID-Indosat Ooredoo Hutchinson (PT Indosat Tbk) mendorong inklusi digital di Indonesia Timur melalui peningkatan pengalaman pelanggan di wilayah Nusa Tenggara. Peningkatan terus menerus ini dilakukan untuk memberdayakan dan memaksimalkan potensi masyarakat lokal. Jaringan Indosat kini pun telah menjangkau lebih dari 80% populasi di wilayah Nusa Tenggara, dengan penambahan pemancar jaringan (sites) BTS dan kapasitas internet yang meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Khusus di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), jaringan Indosat, bahkan, sudah menjangkau 100% populasi untuk mendukung kemudahan akses informasi dan membuka peluang lebih banyak. Kami yakin pemanfaatan teknologi digital, memaksimalkan potensi yang ada, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ujar Danny, dalam pernyataan di Jakarta, dikutip Minggu (3/9/2023). Menurut dia, hal tersebut menjadi awal untuk mewujudkan tujuan Indosat yang lebih besar dalam menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. (Yetede)
Solusi Teknologi Bisnis Transportasi
Teknologi punya peran penting bagi berbagai bidang industri. Sehingga, banyak perusahaan yang berlomba-lomba berinovasi demi menghadirkan teknologi mutakhir. Salah satunya adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.
Emiten berkode saham TRON ini merupakan perusahaan ke-26 yang resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2023 ini. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi informasi. Direktur Utama Teknologi Karya Digital Nusa David Santoso mengatakan, awalnya TRON terjun di sektor transportasi. TRON menyediakan solusi manajemen transportasi yang fokus pada
safety and monitoring fleets.
David mengatakan, TRON memiliki lima pilar solusi dalam bidang teknologi informasi.
Pertama,
IoT smart fleet
yang menyediakan solusi sistem manajemen armada bus dan kereta api.
Kedua, layanan
business process outsourcing
(BPO). Di lini bisnis ini, TRON menyediakan jasa layanan sebagai operator dan
command center.
Ketiga,
bisnis
transport payment solutions
yang menyediakan sistem dan perangkat untuk fasilitas pembayaran non tunai.
Keempat, layanan
Software as a Service
(SaaS). Lalu
kelima, layanan
smart infrastructure technology.
Pada segmen ini, TRON memberikan sistem dan perangkat yang terintegrasi pada infrastruktur jalan.
TRON juga mengincar ekspansi di luar negeri. David ingin memperkenalkan solusi teknologi terkini miliki TRON ke pasar Asia Tenggara dan Afrika Timur.
Kinerja TRON sepanjang tahun ini masih positif. Per 31 Juni 2023, TRON mengantongi pendapatan sebesar Rp 114,1 miliar. Raihan itu melesat 291,45% secara tahunan atau
year on year
(yoy) dari Rp 29,14 miliar.
EKSPANSI SATELIT ELON MUSK : ASSI Ajak Operator Adaptasi
Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia memprediksi kehadiran satelit orbit rendah atau low-earth orbit seperti satelit Starlink milik Elon Musk bakal memaksa para operator telekomunikasi berbenah. Ketua Umum Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan bahwa masuknya satelit jenis itu bisa berdampak positif. “Sehingga ini menjadi tantangan bagi penyedia layanan dan seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi dan mengantisipasi secara menyeluruh,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (30/8). Menurutnya, operator telekomunikasi diharapkan terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan konektivitas yang makin baik dan efisien. Selain itu, teknologi telekomunikasi yang makin banyak akan berdampak baik bagi Indonesia. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 78,19% atau menembus 215,63 juta jiwa dari total populasi sebesar 275,77 juta jiwa. Angka itu mengalami peningkatan 1,17% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sisi lain, angka itu juga menegaskan adanya 21,81% wilayah Indonesia yang masih belum mendapatkan internet. Direktur PT XL Axiata (EXCL) Dian Siswarini sempat khawatir keberadaan satelit orbit bumi rendah, khususnya satelit Starlink milik Elon Musk. Menurutnya, pangsa pasar operator seluler di Indonesia bisa dengan sangat mudah dilibas oleh Starlink.
Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Bisnis Iklan
Meta terus berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Salah satu tujuannya, meningkatkan bisnis iklan. ”Kami membuat komputer super dengan triliunan data poin. Ketika inovasi kecerdasan buatan kami terapkan di produk iklan, kami yakin itu makin meningkatkan keakuratan target penerima iklan,” ujar Country Director Meta Indonesia Pieter Lydian, Kamis (24/8/2023), di Jakarta. (Yoga)
Presiden: Kuasai Kemajuan Iptek
Presiden Jokowi menyebut anak muda generasi Y dan Z di Indonesia adalah generasi unggul karena lahir di era digital. Maka, generasi muda harus terus menyiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat, sekaligus tetap memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu(19/8). ”Saya harap pelajar Muhammadiyah menjadi teladan, generasi muda Muslim yang berkemajuan, penguasaan ipteknya hebat, sekaligus memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat,” kata Presiden.
Presiden mengatakan, dunia sedang dilanda disrupsi teknologi, terutama digital. Oleh karena itu, sekarang adalah zamannya generasi Y (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (kelahiran 1997-2012). ”Apa-apa serba digital. Mau lihat menu di restoran, (pakai) digital lewat QR code. Mau belanja juga digital, lewat market place. Mau pesan kendaraan juga lewat digital, lewat aplikasi,” katanya. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga berkembang pesat dan diperkaya generative AI. Ia mencontohkan aplikasi ChatGPT, yang akrab digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah, jurnal, serta membantu menyusun tugas akhir dan skripsi di peguruan tinggi. Presiden berpesan agar generasi muda tetap memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat. ”Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya. (Yoga)
Belanja Iklan Televisi Belum Pulih
Tingkat kepemirsaan siaran televisi digital secara nasional sesuai pengukuran Nielsen Indonesia berangsur-angsur pulih seperti sebelum terjadi migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial. Kendati demikian, belanja iklan televisi belum pulih. Migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial (analog switch off/ASO) merupakan program pemerintah yang berlangsung secara bertahap dari 11 kota besar yang biasa menjadi pengukuran Nielsen Indonesia per 2 November 2022 di sekitar Jakarta. Adapun 1 Agustus 2023 merupakan jadwal penerapan ASO mandiri secara nasional. Direktur Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani mengatakan, populasi pemirsa televisi terestrial secara nasional diperkirakan mencapai 129,85 juta sebelum ASO atau tanggal 1 November 2022. Dari hasil pengukuran Nielsen Indonesia, per 31 Juli 2023, tingkat kepemirsaan siaran televisi digital mencapai 80 % dari total populasi, ujarnya saat menghadiri diskusi ”Kaleidoskop Digitalisasi Penyiaran: Tren Penyiaran Pasca Analog Switch Off”, Jumat (11/8) di Jakarta.
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Janoe Arijanto menyampaikan, televisi terestrial masih menguasai alokasi belanja iklan, 60 % total belanja iklan nasional diarahkan ke televisi terestrial. Dengan demikian, kebijakan pemerintah terkait ASO menjadi sangat strategis meskipun pada saat bersamaan penetrasi internet berada dalam fase pertumbuhan tinggi dan merata. Pada semester I-2023 terjadi penurunan belanja iklan ke televisi terestrial. Akan tetapi, Janoe meyakini, penyebabnya bukan hanya kebijakan ASO dari pemerintah. Tuntasnya migrasi penyiaran akan memancing pertumbuhan kanal-kanal siaran baru sehingga memberikan kesempatan munculnya segmen pemirsa baru. Jadi, pemasang iklan yang biasanya memasang iklan di televisi terestrial akan kembali. (Yoga)
Hoki Baru Korporasi Teknologi Dunia
Industri teknologi menjadi salah satu sektor yang mencetak kinerja paling baik di periode April-Juni 2023. Sebagian besar mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit.
Yang terbaru, Kamis (10/8), raksasa e-commerce China, Alibaba, mengumumkan pendapatan sebesar 234,16 miliar yuan, naik 13,91% secara tahunan. Ini merupakan pertumbuhan pendapatan tahunan terbesar sejak kuartal yang berakhir di September 2021.
Alibaba juga mencetak laba bersih 34,33 miliar yuan, naik 50,98% secara tahunan. "Rata-rata investor sudah memprediksi kinerja yang baik, tapi perusahaan ini mencetak kinerja lebih baik, terutama di laba yang melebihi ekspektasi," kata Alicia Yap, analis Citi Bank, seperti ditulis Reuters, Jumat (11/8).
Menurut CEO Amazon Andy Jassy, kinerja perusahaan ini naik antara lain karena belanja konsumen secara ritel meningkat.
Meta juga sukses mencetak pertumbuhan kinerja di atas ekspektasi. Perusahaan induk Facebook ini mencatatkan peningkatan laba sebesar 16,46% menjadi US$ 7,79 miliar. Laba per saham meningkat dari US$ 2,46 jadi US$ 2,98.
Amazon Web Services (AWS), bisnis cloud Amazon, mencetak pertumbuhan 12% di kuartal dua lalu. Pertumbuhan segmen ini merupakan yang tertinggi. " Pelanggan mulai beralih dari optimalisasi biaya ke penerapan beban kerja baru," kata Jassy dalam rilis resmi.
Microsoft yang terkenal sebagai produsen perangkat lunak merek Windows itu kini juga mengandalkan bisnis cloud. CEO Microsoft Satya Nadella menyebut, pendapatan dari segmen Cloud berkontribusi sebesar US$ 30,3 miliar, naik 21% secara tahunan.
KELEMBAGAAN OJK, Struktur Baru, Tantangan Keuangan Digital Menanti
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK memperluas strukturnya dengan melantik dua anggota dewan komisioner baru oleh Ketua MA, M Syarifuddin, Rabu (9/8) di Gedung MA, Jakarta., yaitu Agusman dan Hasan Fawzi. Kehadiran mereka disambut positif berbagai pihak, tetapi pekerjaan rumah menanti guna menjaga iklim industri keuangan. Selain sebagai anggota, Agusman merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. Hasan juga merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto.
Menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, pengalaman Hasan dan Agusman menjadi modal kuat dalam menjalankan peran barunya. Hasan yang pernah berkecimpung di BEI bisa menjadi pembuka pendirian bursa kripto yang nantinya di bawah OJK. Ia berharap Hasan dapat mempercepat dan meregulasi aset kripto secara lebih baik. CEO Tokocrypto Yudhono Rawis menyambut baik penunjukan Hasan dan Agusman. Ia mengingatkan inovasi dan perkembangan teknologi pada sektor keuangan berjalan cepat. Alhasil, respons dan adaptasi regulasi perlu dilakukan cepat. ”Keseimbangan antara mendorong inovasi dan melindungi kepentingan publik menjadi tantangan yang perlu diatasi,” ucapnya. (Yoga)
Pilihan Editor
-
KKP Dorong Pengusaha Ekspor Perikanan ke Timteng
02 Aug 2021 -
Indef: APBN Memiliki Masalah Berat
02 Aug 2021 -
Transaksi E-Commerce Diprediksi Rp 395 Triliun
30 Jul 2021









