EKSPANSI SATELIT ELON MUSK : ASSI Ajak Operator Adaptasi
Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia memprediksi kehadiran satelit orbit rendah atau low-earth orbit seperti satelit Starlink milik Elon Musk bakal memaksa para operator telekomunikasi berbenah. Ketua Umum Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan bahwa masuknya satelit jenis itu bisa berdampak positif. “Sehingga ini menjadi tantangan bagi penyedia layanan dan seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi dan mengantisipasi secara menyeluruh,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (30/8). Menurutnya, operator telekomunikasi diharapkan terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan konektivitas yang makin baik dan efisien. Selain itu, teknologi telekomunikasi yang makin banyak akan berdampak baik bagi Indonesia. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 78,19% atau menembus 215,63 juta jiwa dari total populasi sebesar 275,77 juta jiwa. Angka itu mengalami peningkatan 1,17% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sisi lain, angka itu juga menegaskan adanya 21,81% wilayah Indonesia yang masih belum mendapatkan internet. Direktur PT XL Axiata (EXCL) Dian Siswarini sempat khawatir keberadaan satelit orbit bumi rendah, khususnya satelit Starlink milik Elon Musk. Menurutnya, pangsa pasar operator seluler di Indonesia bisa dengan sangat mudah dilibas oleh Starlink.
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023