;
Tags

Perdagangan

( 594 )

Perdagangan Dunia Tumbuh 0,8 Persen

KT3 07 Oct 2023 Kompas

Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO memperkirakan volume perdagangan barang dunia pada 2023 hanya tumbuh 0,8 %. Untuk meredam dampak rembetan perlambatan perdagangan dunia itu, Kemendag menggulirkan sejumlah strategi. Pada 5 Oktober 2023, WTO merevisi turun pertumbuhan volume perdagangan barang dunia menjadi 0,8 % dari proyeksi April 2023 yang sebesar 1,7 %.  Perlambatan perdagangan dunia itu merupakan imbas dari rentetan berbagai persoalan.

Persoalan itu mulai dari inflasi tinggi dan kebijakan moneter yang ketat di AS dan Uni Eropa serta sejumlah negara lain, hingga masih berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina. Faktor lainnya adalah terhambatnya pemulihan ekonomi China pascapandemi Covid-19 akibat tekanan pada pasar properti di negara tersebut. Kendati begitu, WTO melihat prospek perdagangan dunia pada 2024 relatif lebih positif. Volume perdagangan dunia tahun depan diperkirakan tumbuh 3,3 persen. Namun, prospek positif itu dapat terancam rantai pasok dunia yang mulai terfragmentasi akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik Rusia-Ukraina. (Yoga) 

Dugaan Maladministrasi Berulang Bappebti

KT1 07 Oct 2023 Tempo
BOLAK-balik Lampung-Jakarta dilakoni Sugiarto Hadi sejak pertama kali memperkarakan dugaan kecurangan dalam sistem perdagangan alternatif valuta asing yang dialaminya pada 2015. Harapan Sugiarto hanya satu: duit investasinya yang mencapai Rp 34 miliar bisa kembali. Pasalnya, meski telah berganti Menteri Perdagangan dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), ia belum juga puas atas tindak lanjut pemerintah.

Sanksi administratif berupa surat peringatan dari Bappebti kepada pialang dan pedagang yang diduga melakukan kecurangan dengan harapan mereka membuat aturan perdagangan yang mengacu ke aturan pemerintah dinilai tak cukup menyelesaikan masalah. "Itu sangat jauh dari rasa keadilan. Bappebti seperti tidak hadir," kata kuasa hukum Sugiarto, Rocky Nainggolan, saat ditemui di Gedung Ombudsman RI, kemarin, 6 Oktober 2023.

Kerugian Sugiarto dialami ketika dia berinvestasi jual-beli valuta asing melalui platform Metatrader pada 2014. Total dana yang hilang sebesar Rp 34 miliar berasal dari tiga kali suntikan dana ke platform tersebut. "Disuntik terus supaya akunnya tidak disuspensi atau ditutup," kata Rocky. Selama melakukan jual-beli di platform tersebut, Sugiarto sebenarnya pernah membukukan keuntungan besar, tapi tidak sempat diambil karena kemudian kembali merugi karena perkara sistem. (Yetede)

Inacraft Targetkan Transaksi Rp 50 Miliar

KT3 05 Oct 2023 Kompas

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia menargetkan, pameran International Handicraft Trade Fair atau Inacraft edisi Oktober 2023 meraup transaksiRp 50 miliar dalam 5 hari pameran. Pameran ini juga diharapkan bisa menggaet kontrak dagang ekspor senilai 1 juta USD. Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft (Asephi) Muchsin Ridjan, dalam pembukaan Inacraft edisi Oktober 2023, Rabu (4/10) di Balai Sidang Jakarta, mengatakan, semangat Inacraft masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu meningkatkan daya saing UMKM nasional.

Kategori barang yang ditampilkan pada 4-8 Oktober 2023, tetap mengusung material lokal, misalnya, serat alam, kayu, logam, dan keramik. ”Seusai pandemi Covid-19, tepatnya tahun 2022, kami menggelar Inacraf dua edisi dalam setahun. Edisi April dan Oktober. Ini karena permintaan menggelar pameran tinggi,” ujarnya. Inacraft edisi Oktober 2023 ini diikuti 772 gerai anggota Asephi, 21 binaan badan usaha milik negara, 18 binaan dinas, dan peserta internasional. Luas total area pameran mencapai 18.700 meter persegi. (Yoga) 

Bisnis Tanaman Hias Butuh Lokomotif Penggerak

KT3 29 Sep 2023 Kompas

Pengembangan bisnis florikultura atau tanaman hias membutuhkan lokomotif penggerak untuk memperluas pangsa pasar internasional. Sejauh ini, besarnya potensi keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia belum diimbangi dengan  kontribusi bisnis tanaman hias terhadap pasar global. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat memberikan sambutan dalam pembukaan Floriculture Indonesia International Expo (FLOII) 2023 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/9).

”Butuh lokomotif untuk menggerakkan bisnis tanaman hias ini agar produk kita dilirik oleh dunia. Kita harus mulai membangun ekosistemnya, termasuk dengan transformasi digital, agar terhubung dalam akses pembiayaan dan mempermudah pemasaran. Selama ini, kita kalah dalam hal promosi sehingga ini bisa jadi strategi baru,” kata Teten. MenurutTeten, gelaran acara FLOII dapat menjadi salah satu lokomotif untuk mendorong pengembangan industri tanaman hias di Tanah Air. Sebab, pameran yang telah berlangsung dua kali ini turut menarik minat pelaku pasar tanaman hias dari mancanegara. (Yoga) 

Transaksi Dagang Terlarang

KT1 28 Sep 2023 Tempo
DALAM sepekan ke depan, perusahaan media sosial TikTok harus mulai menghentikan kegiatan jual-beli melalui platformnya di Indonesia. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan bakal menyurati perseroan agar operasi TikTok Shop—layanan jual-beli di aplikasi tersebut atau social commerce--disetop. "Sudah enggak boleh lagi jualan mulai kemarin (Selasa, 26 September 2023), tapi kami kasih waktu seminggu. Ini kan sosialisasi namanya. Besok saya suratin," kata dia di kantornya, kemarin. 

Tak hanya kepada TikTok, surat serupa juga akan dilayangkan kepada para pelaku niaga elektronik dan social commerce lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah Zulkifli meneken Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023  tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Aturan anyar yang diundangkan pada 26 September lalu tersebut merupakan hasil revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020. Aturan baru tersebut mendefinisikan model bisnis penyelenggaraan perdagangan melalui sistem elektronik, antara lain lokapasar atau marketplace dan social commerce. Masing-masing model bisnis ini memiliki aturan main yang berbeda. (Yetede)

Bursa Karbon Dorong Pendanaan Hijau

KT3 26 Sep 2023 Kompas

Indonesia telah menyiapkan strategi pendanaan pengurangan emisi karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan secara umum melalui bursa karbon. Mekanisme ini dinilai menjanjikan karena investasi global juga mulai mengarah ke sana. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan, Presiden Jokowi akan meluncurkan Bursa Karbon Indonesia, Selasa (26/9). Bursa ini memperdagangkan unit karbon yang dihasilkan perusahaan penghasil emisi karbon dengan proyek pengurangan emisi dari perusahaan berbasis inovasi. ”Ini bertujuan untuk menyediakan mekanisme pasar yang akan mendukung target NDC (Nationally Determined Contribution) pemerintah sekaligus menyeimbangkan transisi ke ekonomi berkelanjutan,” katanya saat membuka acara Forum Penelitian Internasional OJK 2023, Senin (25/9), di Jakarta.

 NDC adalah dokumen kontribusi nasional yang menjadi pijakan Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dalam rangka mengendalikan perubahan iklim. Dari hasil pembaruan pada 2022, target itu ditingkatkan sebesar 31,89-43,2 % sampai 2030 dengan total pengurangan 3.000 juta ton lebih CO2 dari estimasi emisi pada 2010 (Kompas, 26/7). Dalam skenario itu, lima sektor penghasil emisi yang menjadi target adalah energi, limbah, pertanian, kehutanan, dan penggunaan produk dan pemrosesan industrial. Bursa karbon yang akan dijalankan Indonesia menyasar sektor energi, kehutanan, dan industri. Mahendra meyakini, Indonesia berada di jalan yang tepat. ”Perdagangan karbon ini bisa menjadi yang paling unik di dunia karena menawarkan begitu banyak variasi unit karbon dari modal alam (60 %) ataupun energi berdasarkan kepatuhan atau offset market,” ujarnya. (Yoga) 

Perdagangan Intra-Asia Perluas Kesempatan Bisnis

KT3 24 Sep 2023 Kompas

Nilai perdagangan dunia  pada 2022 mencapai 32 triliun USD. Nilai perdagangan barang global, tak termasuk jasa, sebesar 25 triliun USD. Kontribusi Asia sebesar 39,4 % terhadap total ekspor barang global dan 35,8 % terhadap impor global. Dari sisi tujuan ekspor dan asal impor, perdagangan Asia mengarah ke sesama Asia. Faktor geopolitik turut meningkatkan pola perdagangan intra-Asia. Sebanyak 59 % ekspor-impor Asia tertuju ke Asia dibandingkan dengan total ekspor-impor Asia ke seluruh dunia berdasarkan data tahun 2021. Fenomena ini melanjutkan prospek abad Asia. Mesin pertumbuhan global juga berpusat di Asia. Kontribusi Asia terhadap pertumbuhan global sebesar 67,4 % pada 2023, dengan kontribusi China 34,9 %.

Kenaikan jumlah kelas menengah Asia akan menopang prospek Asia dari sisi permintaan. Seperti dilansir World Economic Forum, diperkirakan jumlah warga kelas menengah Asia menjadi 3,5 miliar jiwa pada 2030, naik dari 2 miliar jiwa pada 2020. Pertumbuhan Asia juga didorong reformasi yang dilakukan pemerintahan, kemajuan teknologi digital, serta kolaborasi ekonomi di kawasan dalam kerja sama ekonomi. Perdagangan intra-Asia akan melejit dari 6 triliun USD pada 2020 menjadi 13 triliun USD pada 2030, melebihi nilai perdagangan intrakawasan mana pun di dunia. Para pebisnis hingga perusahaan kaliber raksasa multinasional semakin menancapkan kuku bisnis di Asia. ”Perusahaan perkapalan dan logistik melihat perdagangan intra-Asia yang meningkat sebagai kesempatan besar,” tulis situs TAPA, forum perusahaan manufaktur, penyedia jasa logistik, jasa angkutan barang global, dan jasa terkait, pada 27 April 2023. (Yoga) 

Industri Pertahanan Bersaing secara Global

KT3 20 Sep 2023 Kompas

Industri pertahanan Indonesia berpeluang besar bersaing secara global. Sebagai industri strategis untuk bangsa, peluang itu harus diiringi inovasi hingga meningkatkan kemandirian dalam negeri. Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo di PT Pindad, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/9/2023). Presiden optimistis industri strategis bahkan jadi 50 besar di tingkat global. Hal itu dibuktikan dengan pendapatan PT Pindad yang naik dua tahun terakhir. (Yoga)

Ke China, Wapres Pacu Perdagangan

KT3 16 Sep 2023 Kompas

Berkunjung ke Provinsi Fujian di China, Wapres Ma’ruf Amin bertemu dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Provinsi Fujian, Zhou Zuyi. Pertemuan itu, antara lain, untuk meningkatkan perdagangan bilateral Indonesia-China. Wapres bertemu Zhou di Grand Ballroom C Lantai 3, Crowne Plaza Fuzhou Riverside, Republik Rakyat China, Jumat (15/9). Pertemuan itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya keduanya bertemu di Jakarta, Selasa (9/5). Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wapres menginformasikan, hadir bersama Zhou Zuyi pada pertemuan ini beberapa pejabat daerah setempat. Terkait dorongan penguatan kerja sama perdagangan, khususnya dalam sektor produk halal, Wapres menuturkan, Provinsi Fujian adalah pintu masuk bagi produk Indonesia ke China.

”(Hal ini) Termasuk  melalui kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP),” ujar Wapres. Wapres mencontohkan, kawasan Fuqing Yuanhong International Food Industrial Park dapat menjadi pintu masuk dan lokasi pengembangan perdagangan produk makanan dan minuman. Hal ini termasuk juga kerja sama perdagangan produk halal, khususnya makanan dan minuman, farmasi, serta kosmetik halal. ”Terdapat potensi pasar yang besar di Indonesia dengan 230 juta penduduk Muslim. Bahkan, di sektor fashion muslim, Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia,” tutur Wapres. Penguatan kerja sama perdagangan, ujar Wapres, adalah satu dari tiga kunci untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Provinsi Fujian. Dua hal lainnya adalah investasi dan penguatan hubungan antar warga. (Yoga)


KINERJA PERDAGANGAN : WASPADA STAGNASI EKSPOR

HR1 16 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Kinerja perdagangan Indonesia masih mampu menunjukkan taji meski sejumlah kalangan mengkhawatirkan adanya stagnansi perdagangan hingga akhir tahun. Badan Pusat Statistik mencatat ekspor RI menyentuh US$22,00 miliar pada Agustus 2023 atau naik 5,47% dari bulan sebelumnya dengan perolehan US$20,86 miliar. Sedangkan nilai impor Agustus sebesar US$18,88 miliar, turun 3,53% dibandingkan dengan raihan Juli 2023 sekitar US$19,57 miliar.Kinerja ekspor impor tersebut menghasilkan surplus neraca perdagangan sebesar US$3,12 miliar. Jumlah ini meroket tajam bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni US$1,29 miliar. Capaian surplus bulan lalu menandai kinerja positif perdagangan selama 40 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.“Namun, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu [year-on-year/yoy], memang lebih rendah [surplus US$27,92 miliar],” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar dalam konferensi pers, Jumat (15/9).Nilai ekspor maupun impor Januari-Agustus serentak mengalami penurunan bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani membeberkan sejumlah faktor yang mempengaruhi nilai ekspor yang dikhawatirkan bakal jalan di tempat hingga akhir tahun. Menurutnya, permintaan dan harga komoditas ekspor andalan Indonesia kemungkinan besar hanya akan naik tipis. Di sisi lain, pertumbuhan kinerja industri dalam negeri, kata Shinta, juga diperkirakan bakal relatif moderat atau tidak terlalu agresif. Salah satu penyebab adalah lesunya pertumbuhan industri karena adanya momen transisi kepemimpinan yang semakin mendekati puncaknya jelang Pemilu 2024. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan bahwa kenaikan surplus perdagangan pada Agustus 2023 dibayangi oleh pelemahan impor barang modal dan produksi.“Yang perlu diperhatikan adalah impor barang konsumsinya naik, sedangkan impor bahan baku mengalami penurunan,” jelasnya.