;
Tags

Perdagangan

( 594 )

2027, Industri Gim RI Tembus US$ 3 Miliar

KT1 30 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Pendapatan dan nilai pasar gim elektronik (video games dan e-sports) di Indonesia (RI) diproyeksikan tumbuh tahunan secara konsolidasi (compounded annual growth rate/CAGR) 13,8% menjadi US$ 3,1 miliar pada 2027 dari tahun 2022  masih US$ 1,6  miliar. Pertumbuhannya ditopang terutama oleh akses internet  yang semakin membaik dan minat generasi muda, sehingga menjadikan perkembangan pasar gim di Tanah Air tercepat ketjuh di dunia. Indonesia punya potensi pasar gim yang sangat prospektif dilihat dari proyeksi pertumbuhannya. Namun, proyeksi nilai dasar gim Indonesia itu masih kecil karena hanya sekitar 1% dibandingkan total global  yang diproyeksikan US$ 312 miliar pada 2027 dibandingkan tahun 2023 sekitar US$ 277, atau dengan pertumbuhan CAGR 7,9%. "Konektivitas dan periklanan digital  tetap menjadi kontributor terbesar bagi hiburan dan media Indonesia. Meskipun demikian, pertumbuhan pesat sektor games menandakan prospek menarik," ungkap PwC Indonesia Telecomonications, Media and Technology Leader Triono Soedirdjo di Jakarta, pekan lalu. (Yetede)

Dunia Baru: Ekonomi Kawan atau Lawan

KT3 27 Oct 2023 Kompas

Mekanisme pasar sebagai rezim yang berlaku selama ini di bawah bayang-bayang menguatnya fragmentasi. Kini ”rezim kawan atau lawan” mulai mendikte perekonomian. Fragmentasi sebagai ”pandemi” mulai muncul ke permukaan sejak 2020. Ini, misalnya, terdokumentasikan eksplisit dalam pidato yang dikemukakan Presiden Sidang Majelis Umum PBB Ke-74 Tijjani Muhammad Bande di New York, AS, 10 Juni 2020. Dalam pidato berjudul ”Multilateralisme di Dunia yang Terfragmentasi”, Bande menyatakan, dunia semakin terpolarisasi. ”Ketegangan dan konflik geopolitik terus memengaruhi berbagai belahan dunia,” katanya. Perang Ukraina-Rusia yang meletup pada Februari 2022 dan terus berkepanjangan menjadi tangga eskalasi fragmentasi dunia. Demikian pula dengan perang hegemoni antara AS dan China.

”Dunia terfragmentasi. Dulu, kalau bicara misalnya perdagangan dan investasi, mekanisme pasar yang berlaku. Tapi, sekarang tidak lagi,” kata pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Agustinus Prasetyantoko, di ruang kerjanya, di Jakarta, Kamis (26/10). Dalam mekanisme pasar, investasi akan mencari lokasi aman dan paling menguntungkan. Perdagangan juga akan terjadi dalam kemitraan yang paling menguntungkan. Namun, dengan menguatnya fragmentasi, faktor geopolitik mendikte investasi dan perdagangan. Ini, misalnya, terjadi ketika sejumlah perusahaan hengkang dari suatu negara karena persoalan geopolitik. Semua negara juga cenderung protektif. (Yoga)

Transaksi Sementara TEI Sentuh Rp 401,5 Triliun

KT3 23 Oct 2023 Kompas

Trade Expo Indonesia atau TEI 2023 yang digelar secara luring pada 18-22 Oktober 2023 mampu membukukan transaksi sementara 25,3 miliar USD atau Rp 401,5 triliun. Transaksi diperkirakan akan terus bertambah mengingat pameran perdagangan internasional itu juga digelar secara daring hingga 18 Desember 2023. TEI 2023 digelar secara luring di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Adapun secara daring, TEI diselenggarakan dengan konsep laman interaktif berbasis katalog elektronik melalui www.tradex-poindonesia.com pada 18 Oktober-18 Desember 2023. Mendag Zulkifli Hasan, Minggu (22/10) mengatakan, dari transaksi sementaraTEI 2023 itu,transaksi perdagangan barang dan jasa mencapai 22,49 miliar USD dan investasi senilai 2,81 miliar USD.

”Transaksi itu melebihi target tahun ini yang sebesar 11 miliar USD. Transaksi tersebut juga tidak sekadar transaksi barang, tetapi juga jasa dan investasi di bidang alat kesehatan dan kerja sama pendidikan dengan China senilai 2,81 miliar USD,” kata Zulkifli dalam konferensi pers yang digelar di ICE BSD. Berdasarkan data Kemendag, lima negara yang membukukan transaksi terbesar dalam TEI 2023 adalah China senilai 8,391 miliar USD, Malaysia 6,288 miliar USD, India 6,227 miliar USD, Vietnam 811,28 juta USD, dan Belanda 696,28 juta USD. Adapun produk-produk Indonesia yang paling diminati adalah batubara, kimia dan kimia organik, industri strategis, elektronik, dan makanan olahan. (Yoga)

PAMERAN PERDAGANGAN, TEI Jadi Upaya Redam Penurunan Ekspor

KT3 20 Oct 2023 Kompas

Trade Expo Indonesia (TEI) 2023 merupakan salah satu upaya pemerintah meredam penurunan kinerja ekspor nasional setelah tren kenaikan harga komoditas berakhir. Melalui pameran perdagangan internasional itu, pembeli dari negara lain didatangkan baik langsung maupun tidak langsung atau secara daring. TEI 2023 juga menjadi ajang bagi pemerintah memperkuat ekosistem perdagangan dan industri nasional dengan mendorong pengembangan pendidikan vokasi di kedua sector tersebut. Kemendag menggelar ajang itu secara luring pada 18-22 Oktober 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Adapun secara daring, TEI akan diselenggarakan dengan konsep laman interaktif berbasis katalog elektronik melalui www.tradexpoindonesia.com.

Kemendag menargetkan TEI 2023 dapat menjaring 25.000 pengunjung secara luring dan 33.000 pengunjung secara daring. Transaksinya diharapkan dapat mencapai 11 miliar USD atau Rp 173,4 triliun (kurs Rp 15.731 per USD). Pada hari pertama pameran tersebut, 99 kontrak dagang senilai 4,9 miliar USD telah diraih dari misi pembelian pelaku usaha dari 18 negara. Lima transaksi terbesar berasal dari India dengan nilai kontrak 3,3 miliar USD, Belanda 630,71 juta USD, Jepang 326,90 juta USD, Malaysia 232,69 juta USD, dan AS 220 juta USD. Terdapat juga kontrak dagang dengan pembeli dari negara ekspor nontradisional, seperti Brasil senilai 11,2 juta USD, Afsel 4,37 juta USD, Mesir 553.440 USD, dan Hongaria 80.000 USD. Komoditas Indonesia yang termasuk dalam kontrak dagang itu, antara lain, minyak sawit, makanan dan minuman, kertas, furnitur, panel surya, produk perikanan, batubara, produk kelapa, produk perawatan pribadi, dan kopi. (Yoga)

Transaksi Berjalan Terancam Defisit Lagi

HR1 19 Oct 2023 Kontan
Surplus neraca perdagangan tak berarti neraca transaksi berjalan mencetak surplus juga. Transaksi berjalan per kuartal ketiga terancam kembali membukukan defisit. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), akumulasi surplus neraca perdagangan barang pada kuartal III-2023 mencapai US$ 7,85 miliar, sedikit di atas surplus pada kuartal II-2023 yang mencapai US$ 7,82 miliar. Namun, itu jauh lebih rendah dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 17,08 miliar. Ekonom Bank Danamon Irman Faiz tak melihat ada potensi neraca transaksi berjalan surplus pada kuartal III-2023. Dari hitungannya, neraca transaksi berjalan akan defisit sebesar 0,8% dari produk domestik bruto (PDB), atau melebar dari defisit di kuartal sebelumnya, yaitu 0,55% dari PDB. Bahkan, defisit transaksi berjalan kemungkinan berlanjut pada kuartal IV-2023. Dari perhitungan Faiz, defisit transaksi berjalan pada kuartal depan sebesar 0,3% PDB. Penyebabnya, defisit di neraca jasa yang kemungkinan naik. Jika itu terjadi, defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) 2023 bakal mencapai 0,4% PDB. Berbeda, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual masih optimistis, surplus neraca perdagangan barang akan membuka jalan bagi transaksi berjalan untuk mencetak surplus. Dari perhitungan David, surplus neraca transaksi berjalan di kuartal III sebesar 0,3% dari PDB. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro juga memperkirakan, defisit transaksi berjalan untuk tahun 2023 sebesar 0,65% PDB. Alasan dia, kinerja ekspor di sisa tahun ini akan sangat dipengaruhi performa ekonomi negara-negara yang menjadi mitra dagang utama Indonesia.

Mitigasi Dampak Global dengan Hilirisasi dan Diversifikasi Mitra Dagang

KT1 18 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Pemerintah menjalankan kebijakan hilirisasi komoditas sumber daya alam (SDA) dan diversifikasi  mitra dagang sebagai langkah antisipasi terhadap dampak dari perlambatan ekonomi global. Di sisi lain, perkembangan neraca dagang pada September 2023 akan berdampak  positif terhadap ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut. Kepala Bidang kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan, pemerintah terus memantau secara cermat dampak perlambatan global terhadap ekspor nasional. "Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi melalui dorongan terhadap keberlanjutan  hilirisasi SDA, peningkatan daya saing produk ekspor nasional, serta diversifikasi  mitra dagang utama," jelas dia melalui pernyataan resmi, Selasa (17/10/2023). (Yetede)

Berharap dari Kebijakan DHE

HR1 17 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Indonesia kembali membukukan surplus neraca dagang untuk yang ke 41 kalinya secara berturut-turut sejak Mei 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$3,42 miliar pada September 2023. Pada periode Mei 2020 hingga September 2023, surplus dagang sempat mencatatkan rekor sebesar US$7,6 miliar pada April 2022 dan titik terendah sebesar US$427,2 juta pada Mei 2023. Adapun, surplus ditopang oleh ekspor September sebesar US$20,76 miliar, yang turun 5,63% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada September 2023 ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas sebesar US$5,34 miliar. Komoditas bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) dan besi baja (HS 72) menjadi penyumbang utama. Sementara itu, nilai impor September tercatat US$17,34 miliar, turun 8,15% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar September adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya senilai US$401,7 juta (17,95%). Sementara, peningkatan terbesar adalah garam, belerang, batu, dan semen US$33,3 juta (43,27%). Secara kumulatif, dari Januari hingga September 2023, total surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$27,75 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan realisasi Januari—September 2022 yang mencapai US$39,85 miliar. Jika ekspor lebih besar dari impor dikatakan bahwa neraca perdagangan kita surplus, dan sebaliknya apabila impor lebih besar daripada ekspor maka dikatakan neraca perdagangan adalah defisit. Secara sederhana, surplus perdagangan selama 41 bulan terakhir bisa diartikan bahwa Indonesia mampu menumpuk dolar AS sejak Mei 2020. Penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi, antara lain oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

ARAL MELINTANG KINERJA DAGANG

HR1 17 Oct 2023 Bisnis Indonesia (H)

Lokomotif ekonomi Indonesia belum beranjak menuju jalur cepat setelah masuk lintasan lambat sejak awal tahun ini. Hal tersebut merujuk pada penyusutan surplus neraca perdagangan yang masih terjadi. Teranyar, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja dagang pada September 2023 surplus US$3,42 miliar, atau surplus ke-41 bulan secara berturut-turut sejak Mei 2020. Namun jika dicermati lebih jauh, surplus neraca dagang itu lebih rendah ketimbang September 2022 yang mencapai US$4,99 miliar, kendati lebih tinggi US$300 juta dibandingkan dengan Agustus 2023. Malah jika dihitung secara kumulatif, surplus neraca dagang juga makin menciut, dari US$39,85 miliar pada Januari-September 2022 menjadi US$27,75 miliar pada Januari-September 2023. “Surplus neraca perdagangan secara kumulatif hingga September 2023 lebih rendah US$12,01 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Senin (16/10). Faktor eksternal geopolitik global yang memicu depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya belum berhasil dimanfaatkan guna mendongkrak nilai ekspor. Buktinya, nilai ekspor Indonesia periode Januari–September 2023 mencapai US$192,27 miliar atau turun 12,34% dibandingkan dengan periode yang sama 2022. Sebaliknya, ekspor nonmigas pada periode 9 bulan pertama 2023 juga turun 12,89% secara year-on-year (YoY) menjadi US$180,48 miliar. Amalia mengatakan, sejak India melakukan restriksi ekspor pada komoditas beras, proporsi beras impor dari Negeri Bollywood terus menurun bahkan sangat kecil. Pada September 2023, proporsi beras asal India hanya mencakup 0,39% dari total impor beras. Selain India, Bangladesh dan Rusia turut menerapkan kebijakan yang sama, tetapi tidak memiliki dampak terhadap kinerja impor Indonesia. Negara seperti India dan Thailand pun tercatat dalam BPS yang berpengaruh besar terhadap surplus neraca dagang Indonesia yang pada September 2023 mencapai US$3,42 miliar. India terpantau menjadi negara kedua dengan kontribusi surplus terbesar yakni senilai US$1,14 miliar pada September 2023. Menanggapi data tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyatakan penyusutan surplus neraca dagang dipicu pelemahan permintaan seiring dengan perlambatan konsumsi dan daya beli yang cukup signifikan. Shinta juga menyoroti kinerja impor pada September 2023 yang mengalami kontraksi 8,15% MtM menjadi US$17,34 miliar. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kebijakan Fiskal Suryadi Sasmita berharap pelaku usaha dan pemerintah menjaga akses pasar utama dan membuka pasar baru seiring dengan penguatan industri manufaktur. Faktanya, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia memang tercatat berada pada periode ekspansif selama 24 bulan secara berturut-turut. Terakhir, pada September 2023, PMI tercatat 52,3. Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede berpendapat surplus neraca perdagangan pada September 2023 terutama didorong penurunan pada semua kelompok impor.

INTP Membidik Pasar Semen di IKN

HR1 12 Oct 2023 Kontan

Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur mendatangkan banyak peluang di berbagai sektor usaha. Peluang inilah yang ditangkap oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). INTP siap memasok kebutuhan semen untuk mendukung pembangunan proyek IKN. Corporate Secretary INTP, Dani Handajani mengatakan, untuk mendukung pembangunan IKN, Indocement telah memiliki fasilitas terminal semen  di Samarinda, Kalimantan Timur. Fasilitas silo semen yang baru dibangun itu memiliki kapasitas 4 silo x 2.500 ton berikut packer-nya. Selain dipenuhi dari pabrik semen di pulau lain,  Indocement juga bisa mengirimkan semen langsung dari pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sementara untuk proyek di sekitar Sulawesi, perseroan  ini memasok kebutuhan semen dari pabrik yang disewa di Maros, Sulawesi Selatan. Sejauh ini, sejumlah proyek infrastruktur dan hunian di IKN sudah mulai bergulir. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan lagi groundbreaking sejumlah proyek di IKN. Secara umum,  penjualan INTP hingga Agustus 2023 mencatat pertumbuhan 8,4%. Volumen penjualan tercatat sebanyak 10,8 juta ton semen sepanjang delapan bulan pertama tahun ini.

Valuasi Premium Barito Renewables

KT1 09 Oct 2023 Tempo

JAKARTA – Langkah pemerintah memperketat perdagangan lintas barang dinilai belum cukup membendung barang-barang impor masuk ke Tanah Air. Pemerintah diminta mencari jalan keluar atas kelesuan di industri tekstil dan produk tekstil akibat tekanan banjirnya barang impor, yang menyebabkan maraknya perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun merumahkan pekerjanya. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara Ristadi mencatat setidaknya ada 5.044 pekerja dari enam perusahaan tekstil dan produk tekstil yang dikenai PHK pada semester I 2023. "Ada ratusan anggota kami yang masuk dalam PHK tersebut," katanya kepada Tempo kemarin.

Turunnya jumlah pesanan menjadi alasan utama perusahaan-perusahaan tekstil akhirnya tutup dan memberhentikan karyawannya. Kebanyakan perusahaan tekstil dan produk tekstil selama ini memasarkan produknya untuk pasar ekspor. Namun belakangan pesanan tersebut merosot karena pelemahan ekonomi yang terjadi di negara tujuan ekspor, seperti Eropa dan Amerika Serikat. Di sisi lain, produk-produk dari pabrik tersebut sulit bersaing di dalam negeri karena pembeli lebih memilih barang-barang dengan harga murah, yang kebanyakan berasal dari impor. "Akibatnya, produksi berhenti dan pekerja di-PHK ataupun dirumahkan," ujarnya. (Yetede)