BI Masih Kaji Penerbitan Uang Digital
Bank Indonesia (BI) masih mengkaji terkait penerapan Central Bank Digital Currency (CBDC), pembahasan mengenai CBDC juga menjadi topik diskusi antarnegara dalam G20, yakni terkait landasan penerapan dan dampaknya. Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung menuturkan, saat ini BI juga sudah mulai penelitian terkait CBDC dan mencari tahu dampak dan implikasi dari implementasi CBDC terhadap kebijakan moneter, seperti apakah CBDC adalah jenis aset berbunga atau tanpa bunga.
"Hal ini (CBDC) tentunya akan mempengeruhi cara kita melakukan kebijakan moneter dan implikasinya terhadap stabilitas keuangan tentunya. Diskusi ini masih berlangsung dan BI juga diskusi juga dengan para kandidat yang (mengembangkan CBDC) atau pilot project seperti Tiongkok, Swedia, Bahama," Kata dia dalam rangkaian diskusi G20 Finance Track, akhir pekan lalu. "Karena itulah CBDC menjadi sesuatu yang harus kita persiapkan, dan jika kita melihat survei yang dilakukan The Bank of Internasional Settlement (BIS), sebanyak 80% bank sentral di seluruh negara telah melakukan penelitian dan mempersiapakan CBDC," ungkapnya. (Yetede)
Tags :
#Crypto CurrencyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023