Perbankan
( 2293 )BI Catat Kapital Inflow Rp 7,1 Triliun Dalam Sepekan
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat, terjadi aliran modal asing masuk atau capital inflow ke pasar keuangan Indonesia senilai Rp 7,1 pada Minggu kedua Juli 2023. Ini didasarkan pada data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI) periode 10 Juli 2023. Ini terdiri atas beli neto Rp6,54 triliun di pasar SBN (Surat Berharga Negara) dan beli neto Rp0,56 triliun di pasar saham," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Jumat (14/07/2023). Itu artinya terdapat aliran modal asing senilai Rp6,54 trilun masuk ke pasar SBN RI dan Rp0,56 triliun masuk ke pasar saham RI dalam sepekan. Dengan demikian, selama 2023, berdasarkan data setelmen sampai dengan 13 Juli, non residen tercatat beli neto Rp81,21 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp14,59 triliun di pasar seham. Sementara itu, premi resiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun turun dari level 88,11 bps per Juli 2023 menjadi 80,26 bps per 13 Juli 2023. Selain itu, BI juga melaporkan nilai tukar pada pembukaan perdagangan Jumat (14/07/2023) menguat ke level Rp14.950 per dolar AS pada penutupan Kamis. (Yetede)
Menata Ulang Asuransi Kredit
JAKARTA,ID-Bank beritikad mendukung langkah penyehatan lini bisnis asuransi kredit yang sedang digagas Otoritas Jasa Keuangan. Selain memperketat pengajuan klaim debitur, bank akan memilah jenis kredit yang bisa ditanggung asuransi kredit sebagai upaya meminimalisir risiko bagi asuransi. Sejatinya kemitraan bank dan asuransi simbolis mutualisme, kedia pihak bekerja sama karena saling membutuhkan untuk mengejar keuntungan. Ada banyak proyek kerja sama yang terjalin antara dua lembaga keuangan tersebut, salah satunya dalam bentuk penyaluran kredit. Bank berperan menggelontorkan kredit kepada debitur untuk mendapatkan pendapatan bunga. Sedangkan asuransi memberikan perlindungan kredit sekaligus menanggung resiko. Sebagai imbalan asuransi mengutip sejumlah premi ke debitur melalui bank. Bila terjadi gagal bayar kredit oleh debitur (default), bank akan mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi agar melunasi pinjaman debitur, sehingga bank terhindar dari potensi kerugian maupun torehan Non Performing Loan (NPL). Default bisa terjadi tatkala debitur atau penerima kredit meninggal dunia atau mengalami cacat tetap. (Yetede)
BI : Biaya QRIS Agar Ekosistem Digitalisasi Berkembang
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) memberikan klarifikasi seputar polemik pengenaan biaya sebesar 0,3% bagi pedagang katagori usaha mikro (UMi) yang bertransaksi menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS). BI menegaskan, kebijakan itu dimaksudkan agar ekosistem digital terus berkembang. Persentase biaya yang juga dikenal sebagai merchant discount (MDR) itu pun tak lebih dari persentase tarif keekonomian yang mencapai 0,7%. Menurut BI, tidak ada niatan dari bank sentral untuk membebani masyarakat, terutama pada pedagang UMi yang terdaftar sebagai merchant QRIS. "Ini bukannya kita tidak peka dengan kebutuhan UMi, tapi 0,3% itu sudah jauh dari keekonomian yang seharusnya 0,7%. BI enggak terima apa-apa," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono di Jakarta, Rabu. Dicky memaparkan, Setidaknya ada lima manfaat yang didapat dari penyesuaian MDR QRIS UMi tersebut. Pertama, percepatan disbursement dana ke merchant menjadi H0 dari sebelumnya H+1 hingga H+3. Kedua, keberlangsungan penyelenggaraan layananan QRIS lebih terjamin. (Yetede)
KEUANGAN BERKELANJUTAN Mandiri ESG Festival: Bukti Komitmen Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan dan mengembangkan praktik keuangan berkelanjutan (sustainable financing) di Indonesia. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan pihaknya menjadi salah satu bank yang membentuk inisiatif keuangan berkelanjutan sejak 2015. “Dengan menjadi salah satu first movers on sustainable banking, Bank Mandiri berkomitmen mendukung tercapainya ber ba gai target berkelanjutan secara nasional terkait Nationally Deter mined Contribution [NDC] dan Sustainable Development Goals [SDGs] melalui penerapan keuangan berkelanjutan,” ujarnya Senin (10/7).
Selain itu, Bank Mandiri berupaya melibatkan para pemangku kepentingan untuk menyukseskan pencapaian target netral karbon atau Net Zero Emission (NZE) 2060 nasional.
Masuk Semester II, Kredit Sindikasi Masih Tertahan
Memasuki paruh kedua tahun 2023, kesepakatan kredit sindikasi perbankan masih lesu. Ini akibat kondisi ekonomi yang belum menentu, ditambah ketidakpastian politik jelang Pemilu. Sehingga, korporasi masih memilih menahan ekspansi.
Mengacu pada Bloomberg League Table Reports, kesepakatan kredit sindikasi dari awal tahun hingga 11 Juli 2023 dari sisi mandated lead arranger (MLA) mencapai 26 proyek dengan nilai mencapai US$ 11,56 miliar. Ada 46 bank yang menjadi MLA atau pihak yang memimpin dalam pembentukan sindikasi tersebut.
Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menilai, penyaluran kredit sindikasi tersebut turun karena perlambatan ekonomi akibat pandemi yang belum sepenuhnya pulih.
Bank Mandiri (BMRI) menjadi bank yang paling banyak memimpin penyaluran kredit sindikasi di 2023 berjalan, dengan nilai US$ 1,36 miliar. Nilai ini turun dari US$ 2,23 miliar setahun sebelumnya.
Bank Mandiri menyalurkan kredit sindikasi kepada sejumlah perusahaan yang didominasi sektor energi, seperti ke Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), yakni PT Wika Realty.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) memimpin kredit sindikasi senilai US$ 1,06 miliar dengan total sembilan proyek. Nilai tersebut juga turun dari Rp 1,18 miliar pada periode sama tahun lalu. Bank ini terlibat dalam kredit sindikasi di sektor energi, seperti perusahaan pertambangan, untuk proyek hilirisasi.
Diakui Internasional, The Banker Kembali Nobatkan BRI Sebagai Bank Nomor Wahid di Indonesia
JAKARTA,ID-Kinerja cemerlang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, kembali mendapatkan apresiasi dari dunia internasional. Media keuangan dan ekonomi ternama dunia yang bermarkas di London, The banker menobatkan BRI sebagai bank terbaik di Indonesia dalam daftar Top 1000 World Banks 2023 yang dipublikasikan pada 5 Juli 2023. Secara global, The Banker yang telah menjadi sumber informasi perbankan yang kredibel sejak tahun 1926 tersebut menempatkan BRI pada peringkat ke-109 dunia pada Top 1000 World Banks 2023, dimana peringkat tersebut menjadi peringkat bank tertinggi di Indonesia. Dalam situs resminya The Banker melakukan pemeringkatan Top 1000 World Banks 2023 mengacu pada pencapaian kinerja keuangan pada 2022. Adapun aspek menilaian diantaranya terdiri dari sisi balance sheet, income statement, dan capital adequacy. Terkait pencapaian tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan BRI berhasil menjaga menjaga kinerja positif dan terus bertumbuh di tengah kondisi ekonomi yang menantang ditengah tantangan pandemi Covid-19. Hal tersebut, lanjut dia, menunjukkan bahwa BRI berhasil memberi makna kepada seluruh stakeholders-nya melalui penciptaan economic dan social value. (Yetede)
Menilik Praktik Asuransi Kredit di Perbankan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menerbitkan aturan baru yang mengatur terkait asuransi kredit. Ini buntut dari pembengkakan klaim asuransi kredit yang terjadi belakangan ini. Salah satu poinnya, perbankan akan diwajibkan menanggung sebagian dari risiko asuransi kredit.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, dalam aturan yang digodok, sekitar 20%-30% risiko akan ditanggung bank.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menambahkan, asuransi kredit merupakan bagian dari mitigasi risiko kredit. Pelaksanaannya harus dilakukan secara
prudent
oleh bank.
Dalam pembuatan beleid ini, Dian mengatakan OJK akan menekankan penerapan regulasi yang tepat bagi perbankan. Bank akan didorong memilih asuransi secara profesional, dengan memperhatikan kesehatan asuransi.
Direktur
Risk Management
BTN Setiyo Wibowo menyebut saat ini BTN telah membagi risiko kredit dalam pertanggungan risiko asuransi kredit untuk kredit kepemilikan rumah (KPR). "Asuransi sudah tak ada yang mau menanggung 100% risiko NPL, maksimal hanya 80%," ungkapnya.
Bank Mandiri juga telah menerapkan skema
risk sharing
sesuai perjanjian kerjasama dengan asuransi. Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menyebut, untuk kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit usaha mikro (KUM), perusahaan asuransi hanya menanggung 70%-80% risiko.
Bank Harus Turunkan Bunga Kredit
Perbankan perlu didorong untuk menurunkan suku bunga kredit. Ini seiring dengan laju inflasi dalam negeri yang sudah turun ke level 3,52% pada Juni 2023, laju terendah sejak April 2022.
Penurunan bunga kredit penting untuk mendorong ekonomi bisa bergerak lebih lincah. Apalagi, saat ini kondisi likuiditas perbankan juga masih longgar.
Memadainya likuiditas tersebut tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Loan to deposit rasio (LDR) bank per Mei 2023 masih di level 82,12%. Rasio alat likuid terhadap DPK juga masih di level 27,52%, jauh dari ambang batas ketentuan di 50%.
Di saat bunga dana masih belum bergerak signifikan, bunga kredit perbankan justru tercatat masih terus meningkat. Berdasarkan data olahan Bank Indonesia (BI), rata-rata bunga kredit perbankan pada Mei 2023 mencapai 9,37%, naik dari 9,15% pada Desember 2022.
Di sisi lain, margin bunga bersih alias
net interest margin
(NIM) perbankan di Indonesia juga masih tinggi, jauh di atas negara-negara di Asia. NIM ini masih berlanjut naik. Jika per Desember 2022 ada di level 4,71%, di Mei 2023 NIM sudah di level 4,79%.
Pengamat dan Guru Besar Universitas Indonesia Budi Frensidy juga menilai perlu ada penurunan suku bunga kredit perbankan. Namun, dia melihat perbankan tidak akan mudah melakukan penurunan tersebut.
Menurut dia, bunga kredit bersifat tricky untuk penyesuaian ke bawah.
Sementara pengamat perbankan Universitas Bina Nusantara Doddy Ariefianto menilai, penurunan inflasi tidak serta merta akan membuat bunga kredit turun. Alasannya, perbankan Tanah Air saat ini cenderung kurang efisien.
Prancis Ingatkan ECB Tidak Menaikkan Target Inflasi
AIX-EN-PROVENCE,ID-Gubernur Banque de France atau bank sentral Prancis, Francois Villeroy de Galhau menyampaikan penolakan atas saran dari beberapa ekonom Prancis untuk menaikkan target inflasi 2% dari bank Central Eropa (ECB) Menurut Villeroy- yang juga duduk di dewan ECB- kenaikan suku bunga sudah hampir mencapai puncaknya dan bahwa suku bunga akan dipertahankan pada tingkat yang cukup tinggi untuk memberikan dampak yang cukup lama pada perekonomian. "Tujuannya adalah untuk menurunkan inflasi ke target 2% pada 2025," ujar Villeroy dalan konferensi ekonomi di kota Aix-en-Province, Prancis Selatan pada Minggu (09/07/2023). Sementara itu, mantan kepala ekonom Dana Moneter Internesional (IMF) Olivier Blanchard dari Prancis, telah lama menyerukan target inflasi yang lebih tinggi dari pada 2% yang dianut oleh sebagian besar bank sentral utama. Ia beralasan, fleksibilitas yang lebih tinggi akan memberikan keuntungan yang lebih besar dari ada biayanya. Ekonom veteran Prancis Patrick Artus juga menyerukan target lebih tinggi pada konferensi pers Sabtu (08/07/2023). Bahkan Menteri keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan, jika para ekonom membuka perdebatan maka tidak perlu ada hal tabu tentang pelanggaran. (Yetede)
BSI Catat Lonjakan Transaksi Forex Selama Musim Haji 2023
JAKARTA,ID-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan transaksi penukaran valuta asing (forex) dari rupiah ke riyal selama periode musim haji 2023, dibandingkan dengan 2022. Direktur Treasure& International Banking BSI Moh Adib menyebutkan bahwa BSI mendapatkan kepercayaan besar dari pemerintah serta masyarakat yang melaksanakan ibadah haji pada tahun ini. BSI tidak hanya menjadii bank yang dipercaya sebagai bank pendukung untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan haji oleh nasabah, tetapi juga bank yang dipercaya Kementerian Agama sebagai penyalur living cost bagi jamaah haji. BSI senantiasa memberikan pelayanan yang optimal bagi para nasabah haji yang membutuhkan transaksi keuangan. Tercatat selama periode musim haji 2023 transaksi penukaran uang rupiah (IDR) ke real (SAR) mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. BSI bahkan menyiapkan ekspedisi khusus dari Arab Saudi guna memenuhi kebutuhan uang tunai jamaah haji Indonesia selama di Tanah Suci dalam bentuk riyal. "BSI siap melayani kebutuhan transaksi forex masyarakat termasuk penyediaan layanan lindungi layanan nilai syariah," ujar Abid. (Yetede)









