;
Tags

Perbankan

( 2293 )

Tips Memanfaatkan Layanan Perbankan Digital

KT3 17 Feb 2024 Kompas

Perkembangan teknologi informasi berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan, yang juga memengaruhi preferensi, kebutuhan, dan cara konsumen untuk mengakses produk dan layanan jasa keuangan. Konsumen juga membutuhkan layanan yang cepat, tepat, dan aman ketika mengakses produk dan layanan jasa keuangan (layanan yang tidak dibatasi ruang dan waktu). Untuk menjawab berbagai kebutuhan dan tuntutan tersebut, lembaga jasa keuangan pun terus berinovasi. Salah satu lembaga jasa keuangan ini ialah industri perbankan. Perbankan gencar melakukan berbagai inovasi dengan mengembangkan layanan digital, dimana konsumen dapat mengakses layanan perbankan di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Transaksi dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor fisik bank. Melalui layanan digital, bank dapat melayani nasabah dalam melakukan transaksi keuangan, seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pengelolaan akun, dan investasi secara daring, yang menjadikan bank lebih efisien.

Untuk mengatur dan mengawasi perkembangan layanan perbankan digital di Indonesia, OJK mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) No 21 Tahun 2023 tentang Layanan Digital oleh Bank Umum. Regulasi ini dirancang untuk mengatur dan memastikan bank-bank yang memiliki layanan digital beroperasi sesuai standar yang ditetapkan untuk menjamin keamanan layanan dan melindungi hak-hak konsumen, serta memastikan bahwa inovasi dalam layanan perbankan digital tetap dalam koridor yang aman dan bertanggung jawab. Sebagai konsumen yang menggunakan bank dengan layanan digital, perlu diperhatikan, antara lain: 1. Cek legalitas bank yang akan digunakan Pastikan hanya menggunakan layanan digital dari bank yang telah mendapatkan izin dari OJK.

2. Utamakan keamanan data pribadi. Data pribadi yang bocor berpotensi digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk kejahatan yang akan merugikan korban, baik secara finansial, waktu, maupun emosional. Pastikan untuk tidak membagikan username, personal identification number (PIN), kata sandi, KTP, atau data pribadi lainnya kepada siapa pun. Pastikan juga alamat situs yang digunakan untuk layanan internet banking adalah situs resmi bank. Selalu unduh aplikasi perbankan dari sumber tepercaya, seperti Google Play Store untuk Android atau App Store untuk IOS. 3. Pahami produk dan layanan digital sebelum memanfaatkan layanan digital perbankan, antara lain, pelajarilah manfaat, biaya transaksi dan administrasi yang dibebankan, syarat dan ketentuan yang berlaku, serta potensi risiko keamanan. (Yoga) 

Bank Muamalat Targetkan Penyaluran KPR Rp 5,3 Triliun

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pembiayaan kepemilikan rumah  pada tahun ini menjadi Rp 5,3 triliun. Kesenjangan kebutuhan  hunian atau backlog juga masih cukup tinggi, hal ini menjadi faktor optimisme perseroan mencapai target. SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat mencapai mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. "Strategi bisnis kami tetap fokus pada segmen retail individual  dimana KPR akan menjadi  salah satu kontributor terbesar. Tahun ini kami targetkan bisnis KPR tambah dua digit dengan target booking naik tujuh kali lipat dibanding pencapaian tahun lalu," ujar Dedy dalam keterangannya. (Yetede)

Bank Danamon Incar Kredit Konsumer Tumbuh 15%

KT1 16 Feb 2024 Investor Daily
PT Bank Danamon Indonesia Tbk tahun ini mengincar pertumbuhan kredit konsumer sekitar 10-15% secara tahunan (year on year/yoy). Salah satu strategi menggenjot penyaluran kreditnya dengan penyaluran kredit dan pembiayaan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. "Kalau konsumer kami low double digit ya sekitar 10-15% untuk target pertumbuhan kredit tahun ini. Kalau KPR kami bergabung bersama developer untuk meluncurkan produk KPR primary, kemudian ada juga KPR yang secondary, itu andalan kami," ucap Konsumer Funding Business Head Bank Danamon Ivan Jaya. Sementara itu Ivan juga mengungkapkan 50% dari pembiayaan di IIMS digarapkan berasal dari Bank Danamon dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Dari 50% tersebut, pembiayaan akan berasal dari Bank Danamon sekitar 30-40%. Adapun, pada kuartal III-2023 kredit pemilikan mobil di Bank Danamon tumbuh 18% secara yoy. Sementara itu, secara total kredit konsumer tumbuh 33% (yoy) ditopang dari kredit pemilikan rumah (KPR. (Yetede)

Cuan Bank Masih Terbang

HR1 16 Feb 2024 Kontan
Penetrasi investor asing di industri perbankan Indonesia semakin kencang. Ini bisa dilihat dari geliat investor asal Jepang dan Korea Selatan yang terus masuk ke bisnis perbankan Indonesia. Bahkan, di tahun ini, investor asal Jepang sudah siap menggenjot investasinya. Contohnya Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). Beberapa tahun terakhir, bank asal negeri Sakura ini banyak berinvestasi di industri keuangan tanah air. Antara lain di PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Executive Officer Country Head of Indonesia MUFG Bank Ltd Kazushige Nakajima berujar, potensi bisnis jasa keuangan di Indonesia masih cerah. Terlebih, net interest margin (NIM) perbankan di Tanah Air cukup tinggi. Nakajima mengakui, sebagai pemegang saham, pihaknya telah merasakan keuntungannya. Nakajima menambahkan, bisnis di sektor perbankan Indonesia memiliki pasar yang lebih menggiurkan dibandingkan investasi MUFG di Thailand. Tapi di sisi lain, MUFG sudah melakukan investasi besar-besaran di Thailand sejak 10 tahun lalu. Direktur Bisnis PT Bank JTrust Indonesia Tbk Widjaja Hendra sepakat, saat ini pihaknya masih wait and see hingga hasil resmi Pemilu diumumkan. Yang pasti, komitmen penambahan modal dari pemegang saham tetap ada. Sebelumnya, Bank JTrust menyebut akan mendapat tambahan modal dari pemegang sahamnya, yakni JTrust Co. Ltd di 2024. Tambahan modal tersebut akan berasal dari penerbitan saham baru. "Ini untuk memperkuat posisi Bank Jtrust di tahun ini," ujar Widjaja. Tahun ini, Bank Jtrust menargetkan pertumbuhan kredit 20% atau sebesar Rp 5 triliun. Adapun, fokus bisnis tetap di segmen korporasi, kredit konsumer dan multifinance. Pengamat sekaligus Direktur Segara Research Institute Piter Abdullah menilai, sektor keuangan indonesia yang menawarkan suku bunga tinggi menjadi daya tarik bagi investor asing. Menurut dia, kondisi ini akan terus berlangsung selama sektor keuangan tanah air masih stabil dan terus menawarkan return tinggi.

Penggunaan Rekening Pihak Lain untuk Kepentingan Perpajakan

zainudin 15 Feb 2024 Labirin

Penggunaan rekening pihak lain untuk menampung hasil tindak pidana merupakan hal yang cukup sering terdengar di Indonesia. Sebagaimana dilansir oleh detik.com, salah satu kasus yang terbaru adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang menggunakan rekening orang lain dalam kasus korupsi yang dilakukannya. Jaksa kasus Lukas Enembe mengatakan Lukas Enembe menerima uang Rp 10,4 miliar dari Piton Enumbi selaku pemilik PT Melonesia Mulia. Kemudian, Lukas Enembe juga menerima Rp 35,4 miliar dari Rijatono Lakka selaku Direktur PT Tabi Anugerah Pharmindo. Sebagian uang sebesar Rp 3 miliar dari Piton Enumbi untuk Lukas Enembe itu dikirimkan ke rekening bank atas nama Rifky Agereno. Selanjutnya, Piton mengirim uang kepada Lukas Enembe senilai Rp 2,5 miliar. Pada kasus lainnya, sebagaimana dilansir oleh Lampung Post, eks Kasatnarkoba Polres Lampung Selatan, AKP Andri Gustami, juga menggunakan rekening orang lain untuk menampung upah meloloskan narkotika.

Tidak hanya pada kasus korupsi dan narkoba, penggunaan rekening orang atau pihak lain sebagai usaha untuk melakukan penggelapan pajak (tax evasion) juga dilakukan oleh wajib pajak di Indonesia. Salah satu teknik yang sering dilakukan oleh wajib pajak adalah dengan menggunakan rekening pemegang saham/pengurus/karyawan perusahaan sebagai rekening operasional perusahaan. Hal ini juga disampaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2021 tentang Indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan Terkait Tindak Pidana Perpajakan. Selain itu, Alves dan Moreira dalam artikelnya yang berjudul "Shareholders Loans: A Simple Method of Money Laundering" juga menyatakan bahwa rekening direksi dan/atau pemegang saham sering digunakan untuk menampung invoiceless sales yang dilakukan oleh wajib pajak.

Setidaknya terdapat dua penyebab adanya modus penggunaan rekening pihak lain sebagai rekening operasional perusahaan: pertama, tidak adanya peraturan yang melarang wajib pajak untuk menggunakan rekening pihak lain sebagai rekening operasional usaha. Selain itu, masih sempitnya kewenangan permintaan informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan khususnya pada proses pemeriksaan pajak dimana pemeriksa pajak tidak dapat meminta informasi keuangan pihak lain yang terkait dengan wajib pajak juga menyebabkan modus ini dapat terjadi. Oleh karena itu, adanya peraturan yang melarang wajib pajak untuk menggunakan rekening pihak lain sebagai rekening operasional usaha serta perluasan kewenangan permintaan informasi keuangan pada proses pemeriksaan pajak seharusnya dapat mengatasi masalah ini.


Kinerja BPD Tahun 2023 Kurang Menggembirakan

HR1 14 Feb 2024 Kontan

Kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) tampak tidak terlalu menggembirakan sepanjang 2023. Sebagian BPD memang masih mencetak kinerja positif, tetapi hanya tumbuh tipis. Adapun BPD besar justru mengalami penurunan laba bersih. Kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) tampak tidak terlalu menggembirakan sepanjang 2023. Sebagian BPD memang masih mencetak kinerja positif, tetapi hanya tumbuh tipis. Adapun BPD besar justru mengalami penurunan laba bersih. Salah satu BPD yang masih sukses mencetak kinerja positif yakni Bank Sumsel Babel. Bank ini meraup laba bersih Rp 781 miliar tahun lalu, tumbuh 11% secara tahunan. Capaian ini sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga bersih 2,67%. Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo mengatakan, capaian kinerja positif ini didorong pertumbuhan kredit sebesar 13,35% dan peningkatan dana murah."Dana pihak ketiga (DPK) hampir tidak tumbuh secara tahunan, sedangkan dana murah tumbuh 10,89%," kata dia, Selasa (13/2). Bank Sumut juga masih tumbuh positif dengan mengantongi laba bersih Rp 740 miliar, meningkat 5,71% secara tahunan. Ini didorong oleh penurunan beban operasional 0,72% menjadi Rp 1,52 triliun.

Sedangkan pendapatan bunga bersihnya susut 0,4% menjadi Rp 2,48 triliun. BPD besar justru mengalami penurunan laba. Bank Jatim Tbk (BJTM) hanya mencetak laba bersih Rp 1,47 triliun, turun 4,66% secara tahunan. Penurunan ini akibat kenaikan biaya provisi. Kerugian penurunan nilai aset keuangan bank ini meningkat 73,8% jadi Rp 671 miliar. Pendapatan bunga bersihnya masih naik 2,1% secara tahunan. Bank BJB Tbk (BJBR) juga mengalami penurunan kinerja. Laba bersihnya secara bank only hanya mencapai Rp 1,8 triliun, turun 18,6% dari tahun 2022. Hal ini seiring penurunan pendapatan bunga bersih sebesar 11,1% secara tahunan dan kenaikan kerugian penurunan nilai aset keuangan jadi Rp 507 miliar dari Rp 141 miliar pada 2022. Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi meyakini BPD akan tetap dapat melanjutkan kinerja yang positif tahun 2024, meski tantangannya besar karena beberapa sektor akan wait and see dalam melakukan transaksi kredit. Ini terutama segmen kredit investasi dan modal kerja korporasi. Adapun Bank DKI juga optimis untuk menyongsong tahun 2024, Sektretaris Bank DKI Arie Rinaldi menyebut pihaknya optimis bisnis akan terus tumbuh dan berkembang serta memiliki daya saing, hal ini seiring dengan dengan pengimplementasian strategi transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan. 

Laba Himbara Nyaris Tembus Rp140 Triliun

KT1 14 Feb 2024 Investor Daily (H)
Kuartet bank pelat merah terus mencetak kinerja positif sepanjang 2023. Tercermin dari laba bersih yang dapat didistribusi ke pemilik hampir tembus Rp 140 triliun berhasil dikantongi. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Investor Daily, pertumbuhan bersih empat bank BUMN  ini cukup tinggi berkisar 14-34% secara tahunan (year on year/yoy) jika dirinci, laba bersih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara konsolidasi mencapai Rp60,1 triliun, tumbuh 17,45% (yoy) diakhir Desember 2023. Berikutnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni melesat 33,74% (yoy) untuk laba bersih konsolidasi yang senilai Rp55,06 triliun sepanjang 2023.  Lalu ada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang membukukan laba bersih Rp20,91 triliun atau meningkat 14,2% (yoy) di akhir Desember 2023. Terakhir PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang baru mempublikasikan laporan keuangan dimana laba bersih  mengalami peningkatan 15,13% (yoy) menjadi Rp3,5 triliun sepanjang Januari-Desember 2023. (Yetede)

BI CORPORATE RESPONSIBILITY AWARD 2024 : Program CSR Bakal Memacu Kinerja Perusahaan

HR1 13 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Kinerja bisnis perusahaan diyakini terdongkrak jika mengimplementasikan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility. National Director Habitat For Humanity Indonesia Susanto menuturkan bahwa penerapan corporate social responsibility (CSR) bukan sekadar sebagai penggugur kewajiban perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Setidaknya, menurutnya, program CSR membawa enam dampak positif bagi perusahaan yang akan mendongkrak kinerja bisnis perseroan. “CSR mampu menjadi positive image bagi perusahaan, tidak ada CSR yang mencetak negative image pada bisnisnya,” jelasnya dalam Webinar Road To BISRA 2024 bertema Paving The Way Sustainable Business: Innovation In CSR, Senin (12/2). Di samping itu, implementasi program CSR juga dipercaya mampu mendorong daya jual dari produk suatu perusahaan, mengurangi biaya operasional, hingga mampu menarik minat investasi baru perusahaan. Sejumlah program CSR yang diprediksi menjadi tren pada 2024, yakni program yang bergerak pada sektor kebutuhan primer papan berupa sustainable housing. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati yang juga pemateri webinar menjelaskan program CSR berperan menjadi pelengkap skema pendanaan ekonomi hijau sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025—2045. Kepala Riset Bisnis Indonesia Intelligence Unit Dias R Sutino menambahkan webinar itu sekaligus pembukaan pendaftaran Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 hingga ditutup pada 1 Maret 2024.

Penjualan Aset Buruk Bank Lapis Manis Tahun Lalu

HR1 13 Feb 2024 Kontan
Pendapatan perbankan dari hasil penjualan aset-aset bermasalah atau recovery income sepanjang 2023 meningkat pesat. Ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan pendapatan non bunga tahun lalu. Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil membukukan pendapatan recovery sebesar Rp 16,8 triliun, meningkat 35% dari tahun 2022 (year on year/yoy). Hingga akhir tahun lalu, bank ini memiliki kredit yang sudah dihapusbukukan sebesar Rp 34 triliun, bertambah Rp 11,6 triliun dari tahun sebelumnya. Adapun total kredit bermasalah (NPL) BRI pada tahun 2023 mencapai Rp 37,3 triliun atau 2,94% dari total kreditnya. Jumlah tersebut naik dari Rp 30,4 triliun pada 2022 dengan rasio 2,67%. Bank Mandiri juga mencatat kenaikan signifikan. Tahun lalu, bank ini mengantongi pendapatan recovery Rp 10,15 triliun, meningkat 59,9% secara tahunan. Total kredit hapus buku bank ini mencapai Rp 17,9 triliun di akhir tahun lalu dan NPL mencapai Rp 11 triliun atak 1,02% dari total kreditnya, turun dari Rp 17,4 triliun tahun 2022. Sementara itu, BNI membukukan pendapatan recovery sebesar Rp 5,03 triliun, meningkat 33,2% secara tahunan. Bank ini masih memiliki kredit hapus buku sebesar Rp 14,39 triliun, nauk 43% dari tahun sebelumnya. Jumlah NPL BNI pada akhir tahun lalu mencapai Rp 14,7 triliun atau dengan rasio 2,1%. Direktur Manajemen Risiko  BNI David Pirzada, kontribusi terbesar dari pendapatan recovery itu berasal dari penjualan secara sukarela maupun secara lelang. Namun, penjualan secara masif atau bulk sales tetap ada. “Segmen yang memungkinan untuk dilakukan penjualan secara bulk adalah kredit konsumer, khususnya untuk jenis agunan berupa rumah tinggal," kata David kepada KONTAN, Senin (12/2). Adapun BTN berhasil mengantongi pendapatan recovery sebesar Rp 882 miliar tahun lalu, meningkat 137,7% dari tahun sebelumnya.  Direktur Risk Management Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan, pendapatan itu diperoleh melalui berbagai skema penjualan. Sebagian besar didapat dari aset di segmen konsumer dan pembayaran klaim dari asuransi jiwasraya. Di sisi lain,bank swasta nasional yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BCA) gencar menjual aset bermasalah melalui berbagai skema seperti lelang, ataupun bekerjasama dengan pemangku kepentingan, dan masih banyak lagi. EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengungkapkan bahwa penyelesaian kredit bermasalah sudah sesuai dengan target dan timeline yang ditetapkan, dan dilaksanakan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

BTN Bidik Laba Naik 11%

KT1 13 Feb 2024 Investor Daily (H)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sepanjang 2023 berhasil membukukan  laba bersih Rp.3,5 triliun, tumbuh 15,13% dibandingkan  periode 2022 sebesar Rp3,04 triliun. Tahun ini, perseroan mengincar pertumbuhan laba bersih 10-11% secara tahunan (year on year/yoy). BTN sebelumnya memasang (yoy). Direktur Utama BTN Nixon LP Napitapulu mengatakan, juga akan didorong oleh penyaluran kredit yang dibidik tumbuh 10-11% (yoy). "Jadi kami tidak bisa  menargetkan lebih, itu juga DPK BTN naik 8,4-8,5%. target kredit itu karena kami mempertimbangkan DPK masih ketat persaingannya, kalau fundingnya naik kami nanti dorong  revisi naik juga, tapi sekarang belum berani targetkan kredit 12%," urai Nixon. Di sisi margin bunga bersih (net interest margin.NIM) BTN diharapkan bisa berada di kisaran 4% ini untuk mendukung profitabilitas perseroan. terkait hal itu, Direktur keuangan BTN Nofry Rpny Poetra mengungkapkan, bahwa menjadi motor pengggerak NIM ada dua, yakni peningkatan bunga dan menurunkan beban bunga. (Yetede)

Pilihan Editor