Cuan Bank Masih Terbang
Penetrasi investor asing di industri perbankan Indonesia semakin kencang. Ini bisa dilihat dari geliat investor asal Jepang dan Korea Selatan yang terus masuk ke bisnis perbankan Indonesia. Bahkan, di tahun ini, investor asal Jepang sudah siap menggenjot investasinya. Contohnya Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). Beberapa tahun terakhir, bank asal negeri Sakura ini banyak berinvestasi di industri keuangan tanah air. Antara lain di PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Executive Officer Country Head of Indonesia MUFG Bank Ltd Kazushige Nakajima berujar, potensi bisnis jasa keuangan di Indonesia masih cerah. Terlebih, net interest margin (NIM) perbankan di Tanah Air cukup tinggi. Nakajima mengakui, sebagai pemegang saham, pihaknya telah merasakan keuntungannya. Nakajima menambahkan, bisnis di sektor perbankan Indonesia memiliki pasar yang lebih menggiurkan dibandingkan investasi MUFG di Thailand. Tapi di sisi lain, MUFG sudah melakukan investasi besar-besaran di Thailand sejak 10 tahun lalu. Direktur Bisnis PT Bank JTrust Indonesia Tbk Widjaja Hendra sepakat, saat ini pihaknya masih wait and see hingga hasil resmi Pemilu diumumkan. Yang pasti, komitmen penambahan modal dari pemegang saham tetap ada. Sebelumnya, Bank JTrust menyebut akan mendapat tambahan modal dari pemegang sahamnya, yakni JTrust Co. Ltd di 2024. Tambahan modal tersebut akan berasal dari penerbitan saham baru. "Ini untuk memperkuat posisi Bank Jtrust di tahun ini," ujar Widjaja. Tahun ini, Bank Jtrust menargetkan pertumbuhan kredit 20% atau sebesar Rp 5 triliun. Adapun, fokus bisnis tetap di segmen korporasi, kredit konsumer dan multifinance. Pengamat sekaligus Direktur Segara Research Institute Piter Abdullah menilai, sektor keuangan indonesia yang menawarkan suku bunga tinggi menjadi daya tarik bagi investor asing. Menurut dia, kondisi ini akan terus berlangsung selama sektor keuangan tanah air masih stabil dan terus menawarkan return tinggi.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
30 Jun 2025
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
28 Jun 2025
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
26 Jun 2025
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023