;
Tags

Kredit

( 575 )

Bank dan Fintech Waspadai Kenaikan Kredit Macet

KT1 25 Oct 2023 Tempo
JAKARTA — Perbankan nasional mulai mewaspadai risiko kenaikan rasio kredit macet (non-performing loan/NPL) pasca-kenaikan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (7DRR) ke level 6 persen. Kenaikan suku bunga tersebut diyakini bakal berdampak pada sejumlah sektor, seperti properti dan bisnis konsumer. Kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah atau KPR, misalnya, bakal memberatkan nasabah dan dapat berujung pada meningkatnya rasio kredit macet.  Antisipasi pun dilakukan sejumlah bank. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, misalnya, memilih berhati-hati menyesuaikan suku bunga kreditnya. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Royke Tumilaar menyatakan kebijakan penyesuaian bunga tidak dilakukan secara merata kepada seluruh debitor, melainkan melalui proses peninjauan kembali terhadap kemampuan nasabah dalam menjalankan kewajibannya. “Kalau disamaratakan bisa menyebabkan jatuh ke NPL,” ujarnya. Selain itu, kualitas kredit perlu dijaga ketat. Terlebih, kata Royke, saat ini rasio NPL BNI tengah dalam tren membaik, yaitu turun ke level 2,5 persen pada Juni 2023 dari 3,2 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. (Yetede)

Kredit Kuartal IV Diproyeksi Lanjutkan Peningkatan

KT1 23 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID- Bank Indonesia (BI) Survei Perbankan memprediksi penyaluran kredit baru pada kuartal IV-2023 sedikit meningkat dibanding  triwulan sebelumnya. Prioritas utama responden dalam penyaluran  kredit baru pada kuartal IV adalah  kredit modal kerja, diikuti oleh kredit invetasi dan kredit konsumsi. Hal ini terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru triwulan IV-2023 sebesar 96,4%.  Angka ini, sedikit meningkat dibanding 95,4 pada triwulan sebelumnya. Pada jenis kredit kepemilikan rumah/apartemen masih menjadi prioritas utama, diikuti kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor. "Berdasarkan sektor, penyaluran kredit baru pada pada triwulan IV-2023 diprioritaskan  pada sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor perantara keuangan," jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, akhir pekan lalu. (Yetede)

Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Meningkat

KT3 21 Oct 2023 Kompas
Hasil Survei Perbankan yang dilakukan oleh BI menunjukkan bahwa penyaluran kredit baru pada triwulan III-2023 terindikasi meningkat. Hal tersebut tecermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 95,4 %, lebih tinggi dibandingkan 94,0 % pada triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi pada hampir seluruh jenis kredit. Pada triwulan IV-2023, penyaluran kredit baru diprakirakan melanjutkan tren peningkatan dengan SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 96,4 %. Standar penyaluran kredit pada triwulan IV-2023 diprakirakan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Demikian disampaikan Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, Jumat (20/10). (Yoga)

Ekspansi Kredit Menyasar Perusahaan Negara Asal

HR1 20 Oct 2023 Kontan
Bank-bank yang dikendalikan investor asing di Indonesia mengandalkan perusahaan-perusahaan asal negara investor tersebut untuk menggenjot kinerja keuangan. Salah satunya dalam hal penyaluran kredit. Bank-bank di Indonesia yang dimiliki investor asing cukup banyak menyalurkan kredit ke perusahaan-perusahaan dari negara asal investor asing. Salah satu alasannya, bank-bank tersebut dianggap memahami kebutuhan pendanaan perusahaan tersebut. Kondisi ini berdampak positif dalam meningkatkan pertumbuhan kinerja bank-bank milik asing tersebut, seperti dialami Bank KB Bukopin Tbk dan Bank JTrust Tbk. Dua bank ini gencar membidik perusahaan asal negaranya. Bank KB Bukopin masih merugi saat ini. Tetapi kerugiannya sudah mulai berkurang. Bank ini memang sedang fokus melakukan bersih-bersih aset bermasalah dan mendorong penyaluran kredit baru ke perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia, khususnya mereka yang memiliki hubungan bisnis dengan KB Kookmin Bank di Korea Selatan. Strategi tersebut dijalankan lewat program Korean Link. Bukopin tak hanya menyalurkan kredit secara langsung ke perusahaan-perusahaan tersebut, tetapi juga menyasar rantai pasoknya. Misalnya, setahun ini Bukopin banyak melayani kredit ke diler Hyundai. Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Jtrust Widjaja Hendra mengatakan, penyaluran kredit ke perusahaan Jepang masih cukup kecil, baru sekitar 400 miliar hingga Rp 500 miliar. Sedangkan total kreditnya Rp 22,99 triliun per Agustus. "Pinjaman kami lebih banyak dalam rupiah, ke lapis kedua dari perusahaan Jepang," ujarnya. Namun, ia yakin potensi masih besar. Berbeda, Direktur Danamon Dadi Budiana bilang, kredit ke perusahaan Jepang yang merupakan negara asal pemegang sahamnya bukan prioritas, sehingga nilai portofolionya kecil."Kredit langsung ke perusahaan Jepang tak sampai 5%,"  papar dia.

Perbankan Optimistis Kredit Terus Tumbuh

KT3 18 Oct 2023 Kompas

Industri perbankan optimistis dapat membukukan pertumbuhan penyaluran kredit yang positif sampai akhir 2023. Penyaluran kredit selama dua bulan terakhir diharapkan menjadi tren positif bagi industri perbankan sehingga target pertumbuhan kredit hingga dua digit pada tahun ini akan tercapai. Menjawab pertanyaan harian Kompas, Sekretaris Perusahaan PT BNI (Persero) Tbk, Okki Rushartomo, secara tertulis, Selasa (17/10) mengatakan,BNI optimistis penyaluran kredit pada 2023 tumbuh. Strategi untuk mengoptimalkannya dengan menyasar korporasi yang memiliki kapitalisasi pasar besar (blue chip) dan unggulan domestik (regional champion). Strategi lainnya adalah mengoptimalkan produk melalui rantai pasok dan rantai nilai serta mengekspansi sektor yang prospektif.

Hal ini mengingat adanya tren positif pada semester II-2023, seperti peningkatan belanja masyarakat dan pemerintah. Kedua tren positif tersebut akan memberi efek berganda positif bagi perekonomian nasional, termasuk segmen korporasi dan komersial. ”Per Agustus 2023, kami mencatatkan pertumbuhan kredit 8,8 % secara tahunan. Kami juga optimistis kredit dapat bertumbuh sesuai dengan target pertumbuhan kredit perseroan sebesar 7 % hingga 9 % pada akhir 2023,” katanya. Okki menambahkan, pihaknya tetap disiplin menumbuhkan current account saving account (CASA) sebagai basis likuiditas utama sehingga total biaya bunga yang dikeluarkan oleh bank dapat terjaga efisien. (Yoga)

PENYALURAN KREDIT : KEBIJAKAN LONGGAR UNGKIT PERMINTAAN

HR1 18 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Perubahan kebijakan penyaluran kredit yang relatif masih cukup longgar sampai dengan kuartal III/2023 memberi keyakinan bagi dunia usaha untuk menarik pinjaman sampai dengan akhir tahun ini.  Berdasarkan Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang dirilis Bank Indonesia pada Selasa (17/10), perubahan kebijakan penyaluran kredit atau lending standar sampai dengan September 2023 tercatat 0,01%.Jika dibandingkan dengan posisi pada kuartal II/2023, posisi lending standar sebesar 0,6%. Sementara itu, pada kuartal I/2023 sebesar 0,9%.Lending standar dengan nilai positif menggambarkan bank masih ketat dalam kebijakan penyaluran kredit. Adapun, lending standarnegatif mencerminkan bank longgar dalam penyaluran kredit.Selama tiga kuartal terakhir, lending standar bank di angka positif, tetapi cenderung turun. Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan bank dalam menyalurkan kreditnya masih cukup longgar.Survei Bank Indonesia itu juga menggambarkan prospek penyaluran pembiayaan oleh bank. Angka SBT tercatat sebesar 28,1% dengan sektor penopang permintaan kredit yakni konstruksi yang naik 3,9% dan sektor perdagangan sebesar 2,6%. Sektor usaha lain yang juga mencatat kenaikan permintaan yakni transportasi pergudangan dan real estat. Peneliti lembaga ESED dan praktisi perbankan BUMN Chandra Bagus Sulistyo mengatakan bahwa iklim usaha yang kondusif dengan serangkaian acara internasional telah berlangsung di Indonesia telah menjadi salah satu katalis penawaran kredit. Di sisi lain, Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengatakan penyebab penawaran penyaluran kredit lebih tinggi karena faktor siklus. Menurutnya, terdapat dua perilaku utama yang memengaruhi peningkatan tersebut. Pertama, dari segi perilaku konsumen, masyarakat cenderung meningkatkan pengeluaran mereka pada kuartal IV/2023. Kedua, dari sisi belanja pemerintah yang cenderung naik karena penerapan APBN dan APBD. Dari sisi perbankan, Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Okki Rushartomo menyebut pihaknya optimistis kredit dapat tumbuh sesuai target pertumbuhan kredit perseroan sebesar 7% hingga 9% pada akhir 2023.

September, Penyaluran Kredit Baru Diprediksi Meningkat

KT1 18 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) menyatat penyaluran kredit  baru pada September 2023 terindikasi meningkat dibandingkan Agustus 2023. Terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 92,6% pada September 2023, lebih tinggi dari bulan sebelumnya 86,2%. Berdasarkan katagori bank, peningkatan penyaluran kredit baru pada September 2023 diperkirakan terjadi pada seluruh katagori bank. Sementara, dari jenis penggunaannya, penyaluran kredit baru pada September juga terindikasi meningkat. Tercermin dari SBT sebesar 16,1%, naik dari 14,7% pada Agustus 2023. peningkatan kebutuhan pembiayaan korporasi terutama didorong oleh sektor konstruksi, perdagangan, dan jasa pendidikan. Peningkatan kebutuhan pembiayaan yang terjadi terutama digunakan untuk aktivitas operasional, membayar kewajiban jatuh tempo, serta mendukung aktivitas investasi. (Yetede)

Resrukturisasi terus Turun, LAR Dekati Prapandemi

KT1 10 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Otorirats jasa Keuangan (OJK) mencatatkan kredit restrukturisasi dampak Covid-19 terus mengalami penurunan sebesar Rp 12,97 triliun menjadi tersisa Rp326,15 triliun per Agustus 2023. Kredit restrukturisasi tersebut diberikan kepada 1,46 juta nasabah terdampak Covid-19. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Erdiana Rae mengatakan, pemulihan ekonomi yang berlanjut di sektor rill membuat restrukturisasi juga telah menurun 10 ribu nasabah dibandingkan dengan posisi Juli 2023. "Menurunnya jumlah kredit restrukturisasi berdampak positif bagi penurunan rasio loan at risk (LAR) menjadi 12,55% per Agustus 2023 dibandingkan bulan sebelumnya 12,59%. Ini menggembirakan karena mendekati LAR sebelum pandemi sekitar 10%," ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Senin (9/10/2023). Seiring dengan resiko kredit yang menurun, jumlah cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang telah dibentuk perbankan juga relatif stabil, dengan nilai CKPN per Agustus sebesar Rp346,7 triliun, meningkat Rp800 miliar secara bulanan dengan coverage CKPN restrukturisasi Covid-19 di estimasikan naik ke level 30%. (Yetede)

Krungsri dan Adira Finance Tuntas Akuisisi Home Kredit

KT1 04 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Anak perusahaan MUFG Bank, Bank of Ayudhya Publik Company Limited (Krungsri) dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengumumkan penyelesaian akuisisi PT Home Credit Indonesia. Nilai transaksi tersebut mencapai 209 juta euro atau setara Rp3,41 triliun (kurs Rp16.329). Krungsri mengambil alih 75% saham Home Credit Indonesia dan Adira Finance secara bersamaan menyelesaikan akuisisi saham sekitar 9,83% yang dituntaskan pada Senin (2/10/2023). Pencapaian signifikan ini mendorong Krungsri ke posisi terkemuka sebagai bank regional, dengan kini beroperasi di lima negara Asean, sesuai dengan arah strategisnya dan memperkuat operasinya guna menghubungkan kebutuhan pelanggan di seluruh Asean. Presiden dan Chief Executive Officer Krungsri Kenichi Yamato dalam keterangan tertulis mengatakan, Krungsri terus mempeluas jangkauan untuk menghubungkan kebutuhan pelanggan di seluruh wilayah Asean. "Dengan suksesnya akuisisi Home Credit di Indonesia, kini kami memiliki kehadiran yang kuat di lima negara Asean, termasuk Lao PDR, Kamboja, Filipina, Vietnam, Indonesia, dan kantor perwakilan di Myanmar. (Yetede)

KREDIT USAHA RAKYAT Pemerintah Siapkan Pemutihan

KT3 03 Oct 2023 Kompas

Pemerintah sedang menyiapkan peraturan yang memungkinkan pemutihan bagi pelaku usaha pemohon kredit usaha rakyat atau KUR tetapi tertolak oleh sistem. Wacana kebijakan ini, jika jadi direalisasikan, membutuhkan komitmen dan kesungguhan penerima KUR. ”Terkait munculnya keluhan UMKM pemohon KUR yang ditolak oleh Sistem Informasi Layanan Keuangan (SLIK), kami, pemerintah, akan memberlakukan kebijakan hapus tagih kepada peminjam sampai Rp 500 juta. Sebentar lagi akan keluar aturannya,” ujar Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Yulius, saat menghadiri konferensi pers bertemakan persoalan akses KUR yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI secara hibrida, Senin (2/10) di Jakarta.

Penolakan KUR terjadi karena SLIK melaporkan pelunasan pinjaman lain tidak rapi. Namun, Yulius menyatakan, pemerintah akan membantu pencairan KUR itu. Menurut dia, dalam pembuatan aturan pemutihan tersebut, pemerintah berharap pelaku UMKM harus berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan bisnis. Sesuai Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM per 13 Juli 2023, pagu KUR menjadi Rp 297 triliun. Rapat juga menargetkan penambahan debitor baru dan debitor graduasi. Suku bunga KUR skema super-mikro sebesar 3 %. Bunga KUR mikro dan kecil sebesar 6 % bagi debitor baru. Sementara debitor berulang akan memperoleh peningkatan bunga berjenjang, yakni 7 %, 8 %, dan 9 %. Penyalur KUR yang meminta Agunan tambahan dengan plafon sampai dengan Rp 100 juta dikenai sanksi berupa subsidi bunga/margin tidak dibayarkan atau pengembalian subsidi bunga/margin yang telah dibayarkan. (Yoga)