;
Tags

Investasi lainnya

( 1334 )

BI: Net Inflow Capai Rp 4,42 Triliun

KT1 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Bank Indonesia (BI) menyatakan, aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik (net inflow) sebesar Rp 4,42 triliun pada periode 24-26 Januari 2023, dengan mayoritas investor masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN). Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, dalam periode tersebut modal asing masuk ke pasar SBN mencapai Rp 3,63 triliun dan Rp 790 miliar ke pasar saham. ”Dengan demikian sejak 1-26 Januari 2023, tercatat aliran modal asing masuk bersih Rp 48,08 triliun di pasar SBN, namun ada juga modal asing keluar bersih di pasar saham (net outflow) senilai Rp 6,83 triliun,” kata dia dalam keterangan resmi BI, Jumat (27/1/2023). Jika merujuk pada data BI, ada aliran modal asing yang masuk ke pasar saham dalam dua pekan terakhir ini. Pada pekan sebelumnya tercatat net inflow di pasar saham sebesar Rp 300 miliar dan berlanjut ke pekan berikutnya Rp 790 miliar. Padahal dalam beberapa pekan sebelumnya asing masih melakukan jual neto di pasar saham.(Yetede)

INVESTASI DANA HAJI : MUAMALAT BERI CUAN BPKH 12%

HR1 28 Jan 2023 Bisnis Indonesia

Dana investasi milik Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang ditempatkan di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. memiliki rasio profit mencapai 12,19% per tahun menandakan nilai manfaatnya cukup besar. Kepala BPKH Fadlul Imansyah mengatakan bahwa investasi BPKH di Bank Muamalat sudah dilaksanakan sesuai kaidah investasi. Selain memenuhi prinsip syariah, juga memenuhi aspek keamanan, kehati-hatian, nilai manfaat, dan likuiditas. Untuk nilai manfaat yang dilihat dari laba atas investasi (return of investment/ROI), BPKH memperoleh total return Rp121,9 miliar pada 2022 atas investasinya di Bank Muamalat senilai Rp1 triliun. Artinya, ROI BPKH di Bank Muamalat mencapai 12,19% per tahunnya. “Selain itu, investasi BPKH pada Bank Muamalat memberikan benefit non-keuangan, seperti perluasan jaringan layanan untuk jemaah haji dan optimalisasi infrastruktur Bank Muamalat untuk meningkatkan investasi serta penempatan BPKH,” kata Fadlul kepada Bisnis, Jumat (27/1). Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati mengatakan porsi kepemilikan saham BPKH saat ini terhitung besar apabila dilihat dari porsi kepemilikan. Namun, porsi kepemilikan besar itu karena BPKH mendapatkan hibah saham pengendali sebelumnya sebanyak 7,903 miliar saham atau setara dengan 77,42%.


Melesat 52% Investasi Saktor Manufaktur Capai Rp497 Triliun

KT1 27 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Minat investor untuk menanamkan modal di Indonesia masih meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama pada industri pengolahan. Investasi di industri manufaktur tercatat menembus Rp 497,7 triliun pada 2022, melesat 52% dibanding tahun sebelumnya. Investasi tersebut banyak masuk ke industri logam, makanan dan minuman, kimia, serta farmasi. "Sektor industri masih menjadi penyumbang penanaman modal terbesar dibandingkan sektor lainnya. Ini merupakan sinyal penting bahwa level kepercayaan terhadap Indonesia masih tinggi. Investor masih melihat Indonesia is good for business and investment,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/1/2023). Agus menyampaikan, pemerintah juga terus proaktif untuk menarik minat para investor nasional dan global agar menanamkan modalnya di Indonesia. Pemerintah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha dengan menjaga stabilitas ekonomi dan politik yang baik di dalam negeri. Kenaikan investasi ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah masih on the right track. (Yetede)

Kadin Siapkan Strategi Dukung Target Investasi Rp1.400 Triliun

KT1 27 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah mengumumkan rencana target investasi pemerintah sebesar Rp 1.400 triliun pada tahun ini. Berkaitan itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah mempersiapkan strategi untuk mendukung pencapaian target tersebut di tengah ancaman resesi ekonomi global. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Investasi Tony Wenas menjelaskan, pada awal Januari ini, rencana target investasi yang disampaikan Kementerian Investasi/BKPM tersebut mencerminkan optimisme yang didukung berbagai aspek, terutama konsistensi target angka pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,3% pada 2023. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,72% di triwulan III-2022, target inflasi tahun 2023 terkendali diperkirakan di bawah 4%, jumlah usia produktif yang tinggi, serta melimpahnya sumber daya alam yang belakangan ini menjadi primadona, akan sangat menarik bagi para calon investor, baik asing mau pun domestik,” jelas Tony Wenas dalam keterangan tertulis, Rabu (25/1/2023). (Yetede)

PEREKONOMIAN DAERAH : BELENGGU DIVERSIFIKASI INVESTASI KALTIM

HR1 27 Jan 2023 Bisnis Indonesia

Ambisi Kalimantan Timur untuk melepaskan perekonomiannya dari ketergantungan terhadap batu bara membutuhkan perubahan strategi yang signifikan. Akselerasi investasi hijau dikedepankan guna menopang transisi motor ekonomi mereka. Ikatan antara batu bara dan Provinsi Kalimantan Timur memang sulit untuk dipisahkan. Bertahun-tahun langgeng, pelan-pelan pemerintah mulai melirik green investment sebagai sebuah opsi di tengah pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Green investment atau investasi hijau adalah salah satu opsi yang dipilih dengan mempertimbangkan keberlanjutan dalam penawaran suatu proyek investasi.Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Timur (DPMPTSP Kaltim) menegaskan, wilayah ini mengarah kepada green investment pada 2023.Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim Riawati menyatakan bahwa para investor sangat concern terhadap hal tersebut, sehingga membuat para pemangku kepentingan di daerah berupaya mewujudkan hal tersebut. Selain itu, imbuhnya, ekonomi hijau dirasa mampu mendukung green investment sebagai aplikasi pembangunan berkelanjutan pada semua proses yang melibatkan atau berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan.Sepanjang 2022, sudah ada beberapa proyek yang ditawarkan dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kepada para investor yang tidak berhubungan dengan batu bara.

Pertama, proyek infrastruktur Balikpapan–PPU Toll Bridge yang akan menghubungkan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), serta memangkas waktu tempuh dari 2 jam menjadi 15 menit, dan jarak dari Bandara SAMS Sepinggan ke PPU. Proyek ini diperkirakan membutuhkan nilai investasi mencapai US$1,04 miliar dengan periode konsesi selama 45 tahun.Kedua, Waste ManagementBalikpapan dengan skema Kerja Sama Perjanjian Badan Usaha (KPBU), yaitu membangun pengelolaan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) di area seluas 43 hektare yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Proyek ini ditawarkan dengan nilai investasi mencapai US$56 juta dengan periode konsesi selama 20 tahun ditambah 2 tahun konstruksi.Ketiga, proyek pengembangan fasilitas bongkar muat pelabuhan penajam di Kawasan Industri Buluminung di Kabupaten Penajam Paser Utara yang dimiliki oleh Pemkab PPU dengan estimasi investasi mencapai US$14,8 miliar pada 2030 di atas lahan seluas 19 hektare.

Presiden: Semua Negara Berkompetisi Saling Rebut Investasi

KT1 26 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Presiden Jokowi menyatakan semua negara saat ini berkompetisi untuk memperebutkan investasi dan teknologi mutakhir. Sementara itu, dengan dukungan investasi, Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini mencapai 5,3%. Pemerintah Indonesia mengandalkan investasi untuk menjaga tren pemulihan ekonomi pada 2023. Presiden Jokowi telah mencanangkan target investasi pada 2023 mencapai Rp 1.400 triliun, atau meningkat dibanding 2022 yang sebesar Rp 1.207,2 triliun. “Kelihatannya ya, misalnya ada (negara- negara) G20 ketemu, kelihatannya salaman baik-baik, tapi semua saling berkompetisi,” kata Presiden Jokowi dalam Rakernas Strategi Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana serta Program Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (25/1/2023). (Yetede)

Investasi Hijau, Kesadaran Pelaku Usaha Makin Tinggi

KT3 26 Jan 2023 Kompas

Dorongan untuk beralih dari investasi bersifat ekstraktif menuju investasi berkelanjutan semakin kuat, terutama pasca-berlakunya UU Produk Bebas Deforestasi oleh Uni Eropa (UE). Agar tidak tersingkir dari rantai pasok global, pengusaha sektor komoditas mulai membersihkan portofolionya dari investasi yang berkaitan dengan deforestasi dan perusakan lingkungan. Kajian Trase Insights pada September 2022 menunjukkan, deforestasi yang didorong investasi dan ekspansi usaha di sektor komoditas, seperti kelapa sawit, sudah menurun selama hampir satu dekade terakhir. Laporan itu mencatat, pada periode 2018-2020, sebanyak 87 % ekspor minyak kelapa sawit murni dari Indonesia dipasok dari kilang yang secara terbuka melaporkan pabrik pengolahan tempat mereka membeli CPO.

Sebanyak 97 % dari minyak kelapa sawit yang diekspor ke AS, UE, dan Inggris dilakukan oleh pengusaha dengan komitmen antideforestasi. Pasar tersebut sebenarnya hanya membeli 9 % total produksi minyak kelapa sawit Indonesia pada 2020. Sementara pasokan ke pasar terbesar minyak kelapa sawit Indonesia, seperti China, India, dan pasar domestik, masih memiliki risiko deforestasi yang tinggi. Menurut Direktur Regional Tropical Forest Alliance (TFA) untuk Asia Tenggara Rizal Algamar, Rabu (25/1) seiring dengan tren investasi berkelanjutan yang menguat di komunitas global, kesadaran pelaku usaha untuk memutus rantai pasoknya dari deforestasi dan risiko perusakan lingkungan kini semakin tinggi. (Yoga)


Hilirisasi Memacu Investasi Sektor Manufaktur

HR1 25 Jan 2023 Kontan

Janji Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk bisa mencapai target investasi tahun 2022 sebesar Rp 1.200 triliun tercapai. Kementerian Investasi/BKPM mencatat, realisasi investasi sepanjang 2022 mencapai Rp 1.207,2 triliun, atau 100,61% dari yang ditargetkan pemerintah. Realisasi investasi tersebut, menurut Bahlil, tumbuh 34% dibandingkan tahun 2021. "Ini salah satu pertumbuhan investasi yang terbesar," ujar Bahlil dalam konferensi pers BKPM, Selasa (24/1). Namun, jika dilihat secara sektor, industri jasa dalam beberapa tahun terakhir masih mendominasi realisasi investasi di dalam negeri. Untuk tahun ini jumlahnya mencapai Rp 494,9 triliun atau 41% dari realisasi investasi. Yang termasuk investasi di sektor jasa adalah transporasi, gudang, telekomunikasi, perumahan, perkantoran hingga kawasan industri. Sedangkan investasi untuk sektor industri pengolahan pada tahun lalu jumlahnya paling besar, yakni mencapai Rp 497,7 triliun (41,2%).Menurut Bahlil, salah satu faktor penyebab dominannya investasi di industri pengolahan karena pemerintah mulai tahun lalu memberikan perhatian penuh terhadap program hilirisasi yang  bersifat padat modal.

MENGAMANKAN ALIRAN MODAL

HR1 25 Jan 2023 Bisnis Indonesia (H)

Keberhasilan mencapai target investasi pada 2022 di tengah tekanan global, menguatkan optimisme Pemerintah Indonesia untuk mengulang prestasi serupa pada tahun ini. Apalagi, optimisme sejumlah lembaga perihal proyeksi ekonomi dunia belakangan justru meninggi, dari sebelumnya cenderung pesimistis. Contohnya ramalan positif International Monetary Fund (IMF) dan World Trade Organization (WTO) yang memandang tingkat resesi ekonomi pada tahun ini relatif lebih kendur ketimbang ekspektasi pada tahun lalu. Komitmen kuat seluruh negara di dunia dalam World Economic Forum (WEF) 2023 pekan lalu, untuk mempererat kemitraan dagang dan investasi menjadi katalis positif yang sedikit memberikan cahaya di lorong gelap ekonomi 2023. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bahkan menyebut 2023 merupakan tahun yang penuh dengan ketidakpastian. Dia menjelaskan outlook penanaman modal pada tahun ini berangkat dari dua pemikiran besar. Pertama, terkait dengan kondisi global yang saat ini masih penuh dengan teka-teki kendati IMF, WTO, dan banyak negara mulai menanamkan optimisme dengan kuat. Kedua, kondisi ekonomi domestik yang cukup menantang karena dihadapkan pada tingginya kompetisi antarnegara dalam menarik investasi asing (foreign direct investment/FDI).

Dalam sepekan terakhir, pemerintah memang mendapatkan potensi investasi yang akan memompa realisasi penanaman modal sepanjang tahun ini. Di antaranya PT Freeport Indonesia yang akan menambah investasi untuk menyelesaikan proyek konstruksi smelter di Gresik Jawa Timur, dan Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terus mengawal komitmen investasi ekosistem baterai kendaraan listrik CATL senilai US$6 miliar. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas, berkomitmen untuk merampungkan konstruksi fisik smelter di Gresik pada akhir 2023 yang diestimasi menyerap investasi US$1,4 miliar. Sementara itu, kalangan ekonom menyarankan kepada pemerintah untuk memanfaatkan dengan betul segala celah potensi masuknya aliran modal asing. Salah satunya dengan memanfaatkan momentum dibukanya kembali ekonomi China.

Terus Dorong Mutu Investasi

KT3 25 Jan 2023 Kompas

Di tengah melambatnya perekonomian global, kinerja investasi nasional cukup positif. Meski demikian, tak jauh beda dari sebelumnya, capaian itu didominasi investasi padat modal. Minimnya investasi padat karya membuat target penciptaan lapangan kerja belum tumbuh sesuai harapan.Berdasarkan data Kementerian Investasi, realisasi investasi pada Januari-Desember 2022 mencapai Rp 1.207,2 triliun atau tumbuh 34 % secara tahunan. Angka itu 106 % dari target yang ditetapkan Presiden Jokowi, yakni Rp 1.200 triliun. Akan tetapi, penanaman modal sepanjang tahun lalu didominasi investasi asing (PMA), yakni Rp 654,4 triliun atau 54,2 % dari total investasi, sedangkan investasi dari pemodal dalam negeri (PMDN) Rp 552,8 triliun. Kendati demikian, investasi masih didominasi sektor padat modal, yaitu sektor kimia dan farmasi (Rp 93,6 triliun); industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya (Rp 171,2 triliun); industri pertambangan (Rp 136,4 triliun); transportasi, gedung, dan telekomunikasi (Rp 134,3 triliun); serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran (Rp 109,4 triliun).

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Selasa (24/1) mengatakan, pertumbuhan investasi hingga 34 % secara tahunan pada 2022 itu adalah yang tertinggi dalam sejarah. ”Kita patut bersyukur bahwa di tengah gelapnya ekonomi global, PMA masih tetap tumbuh, demikian juga PMDN. Ini menunjukkan trust dari investor, baik asing maupun lokal,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta. Ia membenarkan, dengan strategi hilirisasi yang sedang gencar didorong pemerintah, investasi yang masuk pasti lebih banyak bersifat padat teknologi. Konsekuensinya, investasi tak akan maksimal menyerap karyawan. ”Ini pilihan, apakah kita mau padat karya, tapi lambat majunya, atau pakai teknologi untuk maju lebih cepat?” ujarnya. Akan tetapi, pemerintah tetap berupaya menyeimbangkan investasi padat teknologi dengan penciptaan lapangan kerja. Ia mencontohkan investasi smelter PT Freeport di Gresik, Jatim. Pemerintah mensyaratkan, bagian pekerjaan konstruksi yang dapat menggunakan tenaga manusia tidak boleh digantikan dengan mesin. (Yoga)