Investasi lainnya
( 1334 )Realisasi Investasi 2022 Capai Rp 1.207, ,5Triliun
JAKARTA, ID – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, realisasi investasi sepanjang 2022 mencapai Rp 1.207,2 triliun, atau melampaui target Rp 1.200 triliun yang ditetapkan Presiden Jokowi dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.305.001 juta orang. "Target Presiden sebesar Rp 1.200 triliun, pada awalnya banyak orang yang pesimistis terhadap targetnya, apakah tercapai atau tidak. Alhamdulillah kita mampu mencapai sebesar Rp 1.207,2 triliun,” kata Menteri Investasi/ BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (24/1/2023). Secara rinci, capaian realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2022 mencapai 100,6% dari target, serta tumbuh 34% dibandingkan capaian di 2021 sebesar Rp 901,02 triliun. “Ini salah satu pertumbuhan investasi yang terbesar dan ini sepanjang sejarah republik, yang ada ini paling besar, (tumbuh) 34%,” tegas dia. (Yetede)
Regulasi Investasi EBT : Sikut-Sikutan Kepentingan
Sejak kehadiran Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, investor terus melirik potensi pengembangan energi hijau di Tanah Air. Satu sisi, regulasi itu belum cukup kuat menjamin masa depan transisi energi di Indonesia. Keberadaan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Energi Baru Terbarukan (EBT), perlu didorong untuk menjamin kepastian investasi dan sasaran ke depan. Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Bobby Gafur Umar mengatakan bahwa pemerintah dan DPR perlu memberi perhatian pada pembahasan RUU EBT sebagai payung hukum terhadap masa depan investasi EBT di Indonesia. Bobby yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) menyatakan insentif dari pemerintah merupakan aspek yang dapat mendorong investasi EBT. Selain itu, sektor EBT juga butuh diberikan fleksibilitas dari sisi perolehan tarif awal. Selain itu, menurut Bobby, saat ini pelaku industri EBT juga masih mengharapkan skema power wheeling alias pemanfaatan bersama jaringan tenaga listrik PLN oleh produsen listrik swasta atau independent power producer (IPP) terkait dengan EBT.
KEUANGAN, Sepak Terjang Raja Ponzi Dunia
Pada 2008 lalu, di tengah krisis finansial global, terungkap skandal penipuan skema ponzi terbesar yang pernah tercatat dunia. Adalah Bernard Lawrance Madoff, otak kejahatan penipuan yang dilakukannya lebih dari 20 tahun dengan nilai kerugian 65 miliar USD. Bahkan, Madoff pernah menjadi Direktur Nasdaq, bursa efek di New York. Madoff mendirikan perusahaan sekuritas. Namun, sebagian besar dana investor dikelola secara ilegal dan tidak pernah dilaporkan ke Security Exchange Commission (SEC) yang merupakan pengawas pasar modal di AS. Karena sifatnya yang ilegal, Madoff menciptakan akses pengelolaan dana investasi inieksklusif hanya untuk kalangan elite tertentu. Prestasi Madoff membawakan para investor imbal hasil yang stabil tanpa pernah mengalami kerugian sedikit pun itu jadi pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) di lingkungan investor kakap. Menurut mereka, rahasianya cukup berinvestasi di Madoff. Dengan cepat, bisnis ilegal Madoff itu pun langsung menggurita. Cara yang dilakukan Madoff adalah menjalankan penipuan skema ponzi atau money game. Madoff menjanjikan imbal hasil kepada investor dengan membelanjakan uang pada asset atau instrumen investasi. Namun, sebetulnya Madoff tidak pernah benar-benar membelanjakan uangnya atau berinvestasi.
Imbal hasil investor A sebetulnya merupakan uang yang berhasil dihimpun Madoff dari investor B sehingga seakan-akan investor A mendapatkan imbal hasil, begitu seterusnya. Madoff hanya memutar uang antar-investor saja, maka disebut money game. Lantas sebagian uang itu pula yang digelapkan dan dinikmati oleh Madoff. Skema penipuan ini diciptakan oleh Charles Ponzi pada periode 1920-an. Karena aksi penipuannya itu sangat terkenal, namanya pun diabadikan menjadi skema penipuan ini. Semuanya runtuh pada 2008. Krisis finansial global memicu para investor menarik dananya secara besar-besaran, termasuk dana yang dikelola Madoff secara ilegal. Madoff pun mengalami gagal bayar. Menurut penyelidikan, total dana kelolaan bisnis ilegal Madoff mencapai 65 miliar USD, skandal penipuan ponzi dengan nilai terbesar yang pernah terjadi di dunia. Madoff pun mengaku bersalah. Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara 150 tahun kepadanya. Pada April 2021, Madoff meninggal dalam usia 84 tahun. Praktik penipuan miliaran USD ini terjadi karena keserakahan. Para investor kakap, yang sejatinya sudah kaya dan sangat paham literasi keuangan, dibutakan keuntungan yang berlipat tetapi tidak kritis atau mempertanyakan metode apa yang dilaksanakan Madoff. (Yoga)
Incar Investasi Rp 8.200 Triliun dari Perluasan Hilirisasi
Maju pantang mundur! Bertekad melakukan hilirisasi, pemerintah menambah deretan komoditas yang akan diolah di dalam negeri. Lewat delapan sektor prioritas, ada 21 komoditas yang akan dihilirisasi.
Kekalahan gugatan di WTO atas larangan ekspor nikel tak menyurutkan rencana pemerintah untuk memperluas hilirisasi. Meski belum melakukan penyetopan ekspor secara rinci, pemerintah menyebut berdasarkan peta jalan alias
roadmap
kebijakan hilirisasi delapan sektor prioritas akan menciptakan peluang investasi US$ 545,3 miliar atau Rp 8.200 triliun (kurs Rp 15.200 per US$) hingga 2035.
Perinciannya: dari sektor mineral dan batubara atau minerba akan mendatang dengan peluang investasi US$ 427,1 miliar. Adapun dari minyak dan gas bumi US$ 67,6 miliar, perkebunan, kelautan, perikanan, dan perhutanan US$ 50,6 miliar.
"Bila komoditas ini dihilirisasi, ini berdampak pada penerimaan negara dan peningkatan neraca perdagangan," kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam jumpa pers secara online di Davos, Swiss, Selasa (17/1).
MEMOLES INDUSTRI HULU MIGAS
Pandemi Covid-19 dan gonjang-ganjing perekonomian global rupanya tidak menutup geliat industri hulu minyak dan gas bumi Indonesia. Salah satu buktinya adalah penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sepanjang tahun lalu yang mencapai US$18,19 miliar atau 183% dari target US$ 9,95 miliar.Pada tahun ini pun setoran sektor hulu migas diharapkan mencapai US$ 15,88 miliar. Kendati demikian, sejumlah kalangan mewanti-wanti agar Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan antisipasi seiring kian masifnya transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT). Apalagi, kontribusi sektor hulu migas ke penerimaan negara dinilai masih penting.Lembaga tersebut juga diharapkan terus mengawal progres dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), lantaran selama ini realisasi investasi yang dilakukan oleh pelaku usaha kerap lebih rendah ketimbang komitmen yang disampaikan.Galagat itu dapat dilihat dari realisasi investasi hulu migas yang tak tembus taget. Sepanjang 2022, realisasi investasi hulu migas hanya US$12,3 miliar, lebih rendah dari target US$ 13,2 miliar.
SKK Migas mematok target investasi hulu migas tahun ini mencapai US$15,5 miliar. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, target realisasi investasi hulu migas pada tahun ini naik sekitar 26%, di atas rata-rata komitmen investasi di sektor tersebut pada tingkat global yang sebesar 6,5%.
Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara menyampaikan, aktivitas eksplorasi kini terus meningkat setelah sempat jeblok pada 2020 karena imbas pandemi Covid-19.Optimisme realisasi investasi juga berimplikasi pada kenaikan target lifting migas yang dipatok 660.000 barel per hari untuk minyak, dan 6.160 MMSCFD untuk gas bumi. Kesemuanya pun lebih tinggi dari raihan pada tahun lalu.
Realisasi Investasi 2022 Capai Rp 1.207 Triliun
JAKARTA, ID – Presiden Joko Widodo mengatakan, realisasi investasi nasional selama 2022 mencapai Rp 1.207 triliun atau lebih tinggi dari target realisasi investasi yang sebesar Rp 1.200 triliun. Menurut dia, investasi yang tumbuh tinggi menjadi kunci dalam upaya pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. “Dari target realisasi Rp 1.200 triliun tercapai yaitu Rp 1.207 triliun pada 2022. Ini sangat bagus, karena bisa menciptakan lapangan kerja 1,3 juta. Investasi jadi kunci pertumbuhan ekonomi,” ucap Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forkompinda 2023, Selasa (17/1/2023). Menurut Jokowi, komponen investasi dan ekspor menjadi dua penopang pertumbuhan ekonomi domestik. Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong realisasi investasi. “Hati-hati yang namanya investasi sekarang menjadi rebutan bagi semua negara. Jangan sampai mengurus izin (investasi) berbulan-bulan. Dalam situasi yang sangat sulit, investasi dan ekspor menjadi kunci,” kata Jokowi. Ia mengatakan, saat ini masih ada dua permasalahan besar yang menghambat laju investasi. Dalam hal ini perlu kerja sama antar pemangku kepentingan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pertama, kesulitan investor dalam mengurus Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). “Separuh daerah masih belum menyelesaikan KKPR-nya. Saya minta, ketua DPRD agar dengan pemerintah daerah segera menyelesaikan urusan ini,” kata dia. (Yetede)
SIASAT RI PUPUK INVESTASI
Satu lagi lampu indikator ekonomi nasional menyala terang. Kemarin, Selasa (17/1), Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa realisasi investasi sepanjang 2022 mencapai Rp1.207 triliun, alias melewati target yang ditetapkan Rp1.200 triliun. Data itu juga melengkapi keberhasilan kinerja sektor lain sepanjang 2022. Mulai dari inflasi yang berhasil dijangkar di level 5,51%, surplus neraca perdagangan terbesar sepanjang sejarah, hingga performa fiskal yang makin prima. Sederet capaian itu pun menjadi bekal bagi Indonesia untuk melintasi rute ketidakpastian ekonomi tahun ini. Sejumlah strategi pun sudah dirancang pemerintah pusat dan daerah agar aliran investasi tak surut terhalang sentimen geopolitik dan geoekonomi. Apalagi, dalam survei terhadap Chief Communications Officers (CCO) pada World Economic Forum (WEF) 2023, sebanyak 41% dari responden memandang ketidakpastian ekonomi yang mencakup inflasi dan resesi menjadi kendala ekspansi bisnis. Survei yang dirilis jelang WEF 2023 yang digelar di Davos, Swiss, pada 16—20 Januari itu menggambarkan adanya sinyal wait and see pebisnis. Presiden Joko Widodo pun mengamini bahwa kondisi ekonomi pada tahun ini sangat tidak mudah karena adanya risiko perlambatan ekonomi, resesi, hingga lesatan inflasi yang akan menyumbat aliran modal. Sementara itu, kalangan pelaku usaha menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan langkah taktis dua arah. Pertama, membenahi persoalan di dalam negeri terutama dari aspek perizinan. Kedua, terus melakukan promosi di negara lain baik secara bilateral maupun dengan memanfaatkan berbagai forum internasional sehingga mampu mengakselerasi investasi. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Juan Permata Adoe, keterlibatan Indonesia dalam aneka forum kerja sama multilateral akan berdampak besar terhadap kepercayaan investor asing.
Investor Makin Rasional, Bursa Lebih Stabil
JAKARTA, ID— Kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah selama masa pandemi, 2020 hingga 2021, ikut mendongkrak jumlah investor di pasar modal. Namun, jumlah pemodal yang didominasi investor ritel membuat pasar pasar saham kurang stabil, diwarnai volatilitas yang cukup tinggi. Mulai tahun ini, pasar saham akan lebih stabil karena investor institusi akan lebih berperan. Lonjakan pemodal selama pandemi dipicu oleh penurunan suku bunga di berbagai negara. Untuk mengangkat daya beli masyarakat, bank sentral memangkas suku bunga dan pemerintah memberikan dana perlindungan sosial. Suku bunga rendah dan pembatasan kegiatan masyarakat selama pandemi mendorong investor individu ke pasar saham dan kripto. Namun, ketika suku bunga sudah menanjak tinggi, pemodal besar mengalihkan investasi portofolio ke obligasi, termasuk obligasi negara. (Yetede)
BKPM Klaim Realisasi Investasi 2022 Lebihi Target
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, realisasi investasi 2022 melampaui angka Rp 1.200 triliun. Artinya, capaian investasi tahun lalu telah melampaui target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kabar baiknya lagi, capaian realisasi investasi kita di tahun 2022 ini kembali melebihi target dari Bapak Presiden, yakni Rp 1.200 triliun lebih sedikit. Berapa lebihnya nanti akan kita umumkan di akhir bulan ini," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (15/1).
Dari data Kementerian Investasi, realisasi investasi pada kuartal III-2022 mencapai Rp 307,8 triliun, tumbuh 1,9% dibanding kuartal sebelumnya. Dengan demikian, secara kumulatif, total realisasi investasi Januari hingga September 2022 mencapai Rp 892,4 triliun atau 74,4% dari target.
INVESTASI, Imbal Hasil Paling Tinggi
Jenis investasi yang paling memberikan imbal hasil tinggi adalah investasi pengetahuan dan keterampilan dalam berinvestasi. Banyak investor yang lupa bahwa berbagai pengetahuan merupakan salah satu jenis investasi juga. Tidak sedikit investor yang beranggapan bahwa berinvestasi hanya memerlukan modal berbentuk uang, tidak perlu berinvestasi berupa pengetahuan. Padahal, investasi uang tanpa investasi pengetahuan sangat berisiko tinggi. Contohnya, membeli saham hanya karena ikut teman saja. Tanpa paham apakah saham itu memiliki fundamental yang baik, seperti bisnis yang berkembang, atau tanpa paham apakah saham tersebut sedang berada pada tren naik. Akibatnya, salah membeli saham dapat berakibat kehilangan modal. Pengetahuan ini didapatkan dari berbagai macam sumber, seperti kelas-kelas investasi berbayar atau komunitas.
Pengetahuan dapat pula dari sumber lain yang tidak berbayar, seperti media sosial, tetapi biasanya materi yang disampaikan tidak rinci seperti pada kelas berbayar. Memilih kelas investasi pun harus berhati-hati dengan mempertimbangkan banyak hal, seperti jumlah peserta yang sudah pernah mengikuti dan isi materinya. Untuk awal, investor ini dapat memulai dengan mengikuti kelas daring yang biasanya lebih murah. Beberapa komunitas menawarkan berbagai kelas on demand dengan biaya hanya Rp 100.000-an. Seiring pertambahan alokasi dana modal dan pertambahan strategi, tentu keterampilan yang diperlukan juga bertambah. Barulah investor tersebut merambah ke kelas lainnya. Investasi pengetahuan tidak hanya bermanfaat dalam hal berinvestasi saja, tetapi juga membentuk disiplin dan kemauan keras. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Mengobral Insentif Pajak bagi Para Pemodal
07 Feb 2020 -
Tahun Ini, Batik Air Datangkan 5 Pesawat A320
07 Feb 2020 -
Pemungutan Pajak Digital Masuk Prioritas
04 Feb 2020









