;
Tags

Investasi lainnya

( 1343 )

Genjot Investasi untuk Mengerek Ekonomi

HR1 01 Dec 2023 Kontan

Upaya Indonesia lepas dari jebakan pertumbuhan ekonomi tahunan 5% masih akan menemui hambatan. Sebab, pemerintah harus mendongkrak kinerja investasi agar berkontribusi lebih besar lagi terhadap produk domestik bruto (PDB). Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Rabu (29/11), Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2028 mendatang bisa bergerak di kisaran 5,3% hingga 6,1%. Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan tersebut seiring stabilitas ekonomi yang terjaga. Namun menurut Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus level 6% dan lepas dari jebakan pertumbuhan 5%, Indonesia harus menaikkan porsi investasi pada angka PDB. Saat ini, kontribusi pertumbuhan investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023 sekitar 29,68%. "Kalau mau pertumbuhan ekonomi lebih kencang, maka kontribusi investasi harus dinaikkan menjadi sekitar 40%," ungkap David kepada KONTAN, Kamis (30/11). Sementara kontributor utama PDB Indonesia masih berasal dari konsumsi rumah tangga dengan persentase lebih dari 50%. Menurut dia, apabila pertumbuhan ekonomi terus bertumpu pada kinerja konsumsi dalam negeri, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan maksimal. Dia menilai, untuk menggenjot pertumbuhan investasi, pemerintah sebenarnya sudah punya bekal. Salah satunya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Menurut David, pemerintah perlu memaksimalkan implementasi UU sapu jagat tersebut dan juga mengebut aturan turunan yang belum ada. Dengan ini, para investor akan berbondong-bondong masuk Indonesia. Meski demikian, David mengingatkan pemerintah tetap perlu waspada dengan beberapa peristiwa yang mampu menjegal kinerja pertumbuhan ekonomi ke depan.Seperti fluktuasi harga komoditas dan konflik global yang belum tahu kapan akan berakhir. Ramalan David, pertumbuhan ekonomi Indonesiaa akan berada di kisaran 5% hingga 5,2% pada tahun 2024.

UMK Dominasi Investasi

KT3 29 Nov 2023 Kompas

Dua tahun terakhir ini, jumlah investasi di Indonesia naik cukup signifikan. Sebagian besar, sampai 92 %, didominasi usaha skala mikro dan kecil. Meski kalah dari segi nilai, investasi UMK ini dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak dari usaha menengah dan besar. Berdasarkan data Kementerian  Investasi / BKPM, selama periode 4 Agustus 2021 sampai 27 November 2023, sejak diterapkan sistem perizinan  usaha daring yang terintegrasi dan berbasis risiko (online single submission risk based approach/OSS-RBA), total ada 12,71 juta investasi yang terdaftar di Indonesia. Sebanyak 92 % merupakan investasi di UMK. Jumlah itu terdiri dari 7,13 juta investasi UMK perseorangan (56,10 % dari total investasi yang masuk) dan 4,54 juta investasi UMK berbadan usaha (35,78 %). Adapun investasi oleh usaha skala menengah dan besar hanya 8,11 % dari total investasi yang terdiri dari 50,18 juta usaha non-UMK perseorangan (0,39 %) dan 981.000 usaha non-UMK badan usaha (7,72 %).

Sejalan dengan itu, NIB yang diterbitkan pun didominasi UMK. Dari total 6,59 juta NIB yang keluar pada periode yang sama, sebesar 98,96 % adalah NIB untuk UMK. Mayoritas merupakan NIB usaha mikro (96,2 %) dan usaha kecil (2,76 %). Mayoritas investasi UMK yang masuk bergerak di sector perdagangan eceran yang risiko usahanya rendah, sector jasa lainnya, konstruksi, atau investasi manufaktur kecil dan sederhana, seperti alas kaki dan tekstil rumahan. Direktur Deregulasi Penanaman Modal Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Dendy Apriandi, Selasa (28/11) seusai diskusi bertema ”OSS-RBA Terkini: Upaya Perbaikan dan Tantangan Implementasi di Daerah” yang diselenggarakan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). di Jakarta, mengatakan, investasi UMK hanya banyak dari segi jumlah, tetapi nilainya tidak terlalu besar. (Yoga)

Puluhan Pensiunan Guru di Jakarta Teperdaya Investasi Bodong

KT3 27 Nov 2023 Kompas
Sebanyak 76 pensiunan guru melaporkan dugaan penipuan berkedok investasi oleh PT FIM ke Polda Metro Jaya. Kuasa hukum para korban, Mohammad Muchsin, mewakili pelaporan tersebut ke Polda Metro Jaya, Sabtu (25/11/2023). Dugaan tindak pidana penipuan itu dilakukan pada 2020-2021. Muchsin pada Minggu (26/11) menyebutkan, pensiunan guru itu diimingi imbal hasil 4-5 persen dari uang yang diinvestasikan. Total nilai investasinya Rp 14 miliar. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ade Safri Simanjuntak mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar. (Yoga)

Lindungi Bumi dengan Investasi Hijau

KT3 25 Nov 2023 Kompas

Minat masyarakat berinvestasi di investasi hijau meningkat dari waktu ke waktu. Laporan dari Global Sustainable Investment Alliance (2021) mencatat, terdapat kenaikan 15 % pada investasi berkelanjutan dengan total dana kelola 35,3 triliun USD selama empat tahun terakhir di seluruh dunia. Masyarakat semakin sadar akan dampak permasalahan lingkungan ke kehidupan manusia, baik dari aspek sosial, politik, maupun ekonomi. Laporan Bank Dunia (2009) memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat memberikan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, yaitu 2,5 % - 7 % dari PDB pada tahun 2100 seiring meningkatnya biaya kesehatan dan lingkungan.

Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung proyek-proyek ramah lingkungan yang mengedepankan prinsip environmental, social, and governance (ESG), seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan efisiensi energi. Salah satu sumber pendanaan untuk menyukseskan proyek ramah lingkungan berasal dari investasi masyarakat yang berinvestasi di investasi hijau, yang tidak hanya berpotensi mendapat keuntungan, tetapi juga mengambil bagian untuk melestarikan bumi. Investasi hijau mengedepankan aspek 3P(people, planet, and profit) dalam pengelolaannya. (Yoga)

Investasi Hotel di RI Tetap Tumbuh di Tengah Penurunan Asia-Pasifik

KT3 25 Nov 2023 Kompas

Investasi hotel di wilayah Asia-Pasifik pada 2023 diprediksi menurun. Di tengah tren penurunan regional itu, investasi hotel di Indonesia tetap mengalami pertumbuhan yang ditopang, antara lain, pengembangan hotel-hotel baru di destinasi wisata hingga kota kecil. Laporan bertajuk ”Hotel Investment Highlights Asia-Pacific” yang dirilis Hotel & Hospitality Group JLL, yang dikutip pada Jumat (24/11) memprediksi nilai investasi hotel di Asia-Pasifik pada 2023 sekitar 10,1 miliar USD atau menurun 14 % dibanding tahun sebelumnya, dipengaruhi berbagai faktor eksternal, seperti tekanan ke naikan suku bunga, inflasi, dan ketidakpastian ekonomi global. Perusahaan manajemen investasi dan real estat global itu mencatat penurunan pada sebagian besar metrik pengukuran. Hingga Oktober 2023, tercatat 130 transaksi hotel di 13 pasar di Asia-Pasifik, turun dari 168 kesepakatan selama periode yang sama pada 2022. Total volume investasi 5,9 miliar USD, turun 39,79 % secara tahunan dari 9,8 miliar USD.

Sementara itu, tarif rata-rata per kamar selama Januari-Oktober 2023 tercatat 291,6 USD atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar 368,9 USD. Jumlah kunci hotel yang ditransaksikan menjadi 24.800 atau turun secara tahunan dari sebelumnya 27.990. Investasi hotel yang lebih rendah, di Australia dan Selandia Baru meskipun ada pertumbuhan tingkat harga harian rata-rata (ADR) yang kuat dan pemulihan okupansi yang stabil di kota-kota besar. Hingga akhir tahun ini, JLL memperkirakan volume investasi di negara itu 960 juta USD. Investasi hotel di Indonesia diprediksi terus mengalami pertumbuhan. Tingkat hunian hotel di kota-kota besar di Indonesia terus meningkat dengan pendapatan per kamar tersedia (RevPAR) melebihi RevPar hotel dari sebelum masa pandemi.

Jacintha Tabalujan Herzog, Kepala Divisi Capital Markets JLL Indonesia, berpendapat, dua transaksi penjualan hotel berbintang di Jakarta pada 2023 memberikan indikasi pemulihan industri perhotelan di Indonesia. Kinerja hotel di Bali juga dilaporkan membaik walaupun kedatangan kembali grup wisatawan dari China belum terjadi ”Diharapkan tahun 2024 tren investasi hotel di Indonesia tetap stabil dan meningkat dengan melihat industri hotel yang membaik di kota-kota bisnis, termasuk Bali, dengan kedatangan turis yang dirasa tetap akan meningkat pada 2024,” kata Jachinta dalam keterangan pers, Jumat (24/11). Dalam laporan JLL ”Jakarta Property Market Update Triwulan III-2023”, volume investasi hotel di Indonesia diperkirakan 220 juta USD atau Rp 3,46 triliun (kurs Rp 15.731). Investasi perhotelan terus tumbuh seiring dengan fundamental sektor hotel yang kuat. Investasi senilai 220 juta USD pada tahun ini  lebih tinggi dibanding tahun 2022, yakni 174 juta USD atau Rp 2,73 triliun. (Yoga)

Upaya Tarik Investasi Rp 23 Triliun dari China

KT1 22 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Wanxinda Group mengucapkan investasi  Rp 1 triliun untuk pengembangan  bahan seluas 98 hektare (ha) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City, Jawa Tengah. Proyek ini diharapkan  bisa menarik perusahaan-perusahaan China masuk KITB dengan estimasi investasi US$ 1,5 miliar atau Rp 23 triliun. Direktur Utama PT Danareksa (Persero), holding BUMN kawasan industri, Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, dalam mengerjakan proyek itu, Wanxinda akan bekerja sama dengan anggota holding Danareksa, mulai dari permatangan lahan, persiapan infrastruktur, hingga berjalan operasionalnya. Potensi penyerapan tenaga kerja di proyek ini sekitar 200 ribu orang. (Yetede)

Upaya Tarik Investasi Rp 23 Triliun dari China

KT1 22 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Wanxinda Group mengucapkan investasi  Rp 1 triliun untuk pengembangan  bahan seluas 98 hektare (ha) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City, Jawa Tengah. Proyek ini diharapkan  bisa menarik perusahaan-perusahaan China masuk KITB dengan estimasi investasi US$ 1,5 miliar atau Rp 23 triliun. Direktur Utama PT Danareksa (Persero), holding BUMN kawasan industri, Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, dalam mengerjakan proyek itu, Wanxinda akan bekerja sama dengan anggota holding Danareksa, mulai dari permatangan lahan, persiapan infrastruktur, hingga berjalan operasionalnya. Potensi penyerapan tenaga kerja di proyek ini sekitar 200 ribu orang. (Yetede)

PR PENTING GAET ASING

HR1 21 Nov 2023 Bisnis Indonesia (H)

Gegap gempita pembangunan megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus dikumandangkan pemerintah hingga ke penjuru dunia. Tujuannya, menarik pemodal yang amat dibutuhkan untuk memenuhi pembangunan pusat pemerintahan baru. Namun, pemerintah rupanya masih harus bekerja keras untuk menggaet lebih banyak investor, termasuk asing. Apalagi hingga kini, investasi asing murni yang masuk ke Nusantara masih nihil. Padahal masuknya investor asing dianggap penting lantaran digadang-gadang membawa dana jumbo. Kehadiran investor asing yang lebih banyak juga dapat mencerminkan kuatnya daya tarik investasi dalam negeri. Tak ayal, realisasi investasi di IKN pun tergolong mini, yakni Rp35 triliun per November 2023, dan ditargetkan Rp45 triliun pada pengujung tahun. Padahal, total kebutuhan dana pembangunan IKN mencapai Rp466 triliun. Faktanya, dari jumlah tersebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya berkontribusi 20% atau Rp93,2 triliun. Artinya, dengan asumsi realisasi senilai Rp45 triliun, Otorita IKN (OIKN) masih harus berburu modal Rp327 triliun. Sumber Bisnis di institusi yang bertugas menarik modal mengatakan, ada dua kendala yang melandasi ragunya pemodal asing di Nusantara. Pertama, tidak adanya garansi imbal hasil dari modal yang ditanamkan. Kedua, pembagian porsi modal yang kurang imbang antara investor asing dan mitra domestik. "Mereka selalu minta jaminan," kata sumber Bisnis, Senin (20/11). Kisah sedih di Nusantara ini mengulang cerita serupa tahun lalu, ketika ada dua konsorsium asing yang batal investasi di Nusantara. Salah satunya SoftBank Group Corp. yang menunda penanaman modal senilai US$40 miliar, lantaran adanya ketidakse­pakatan soal kompensasi berupa konsesi lahan di kawasan tersebut. Sementara itu, Presiden Joko Widodo, saat memberikan keterangan pers kemarin, Senin (20/11), menyadari betul tingginya urgensi pemodal asing dalam pembangunan megaproyek itu. Kepala Negara menambahkan, saat ini pemerintah memang memprioritaskan investor domestik untuk membantu meringankan beban fiskal negara dalam membangun megaproyek itu. Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono mengatakan investasi asing yang masuk menghadapi kendala ketika proses pengajuan berada pada tahap evaluasi. Tenaga Ahli Menteri Investasi Rizal Calvary Marimbo mengatakan proses pembangunan IKN memang membutuhkan waktu cukup lama, sehingga masuknya investasi asing pun tak bisa cepat. Sementara itu, kalangan ekonom memandang mundurnya investor asing dari proyek Nusantara merupakan hal yang cukup wajar, karena infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya tuntas. Direktur Eksekutif Center of Reform of Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal menyampaikan investasi di sebuah kota baru bersifat jangka panjang, sehingga keuntungan baru dikantongi investor pada beberapa tahun setelah beroperasinya pusat pemerintahan baru.

PENANAMAN MODAL : GERAK OPTIMISTIS INVESTASI KALTIM

HR1 21 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Sejumlah proyek, termasuk Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, telah mampu memompa realisasi investasi di wilayah ini sepanjang periode Januari—September 2023. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pun masih optimistis dapat mencapai target penanaman modal yang telah ditetapkan pada tahun ini. Hal tersebut tergambar dari pencapaian penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang bertumbuh cukup signifi kan dari sisi jumlah proyek pada periode Januari-September 2023, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun secara nilai, pertumbuhannya hanya naik tipis. Pun demikian dengan penanaman modal asing (PMA). (Lihat infografi k)Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa realisasi investasi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga September baru mencapai Rp49,74 triliun, atau 77,13% dari target sebesar Rp64,5 triliun sepanjang tahun ini.“Insyaallah, tinggal 22,87%, mudah-mudahan tercapai dari target Rp64,5 triliun,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pelaksanaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Surya Saputra saat dihubungi Bisnis, Senin (20/11). Realisasi investasi PMDN menempatkan Kaltim di urutan ke-5 di level nasional, setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Riau. Sementara untuk PMA, Kaltim berada di posisi ke-11 setelah Jawa Barat, Sulawesi tengah, DKI Jakarta, Maluku Utara, Banten, Jawa Timur, Riau, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Puguh Harjanto mengatakan bahwa realisasi investasi wilayah ini pada kuartal III/2023 mencapai Rp18,78 triliun. Selain itu, sektor pertambangan juga masih mampu memikat para investor dengan realisasi PMDN sebesar Rp4,54 triliun. Adapun, sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan menyerap investasi dari pebisnis nasional sebanyak Rp1,66 triliun. “Dari sisi asal negara, realisasi investasi PMA melibatkan 31 negara, di mana Singapura, China, dan Korea Selatan sebagai tiga negara terbesar,” katanya.Data DPMPTSP Kaltim menunjukkan bahwa investor asal Singapura telah merealisasikan investasinya senilai US$ 126,97 juta atau 37,71% dari total nilai investasi PMA pada kuartal III/2023. Sementara, investor China merealisasikan investasinya senilai US$64,55 juta atau 19,17% pada periode itu. Kinerja positif investasi ini pun menjadi bekal performa produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim yang dipandang masih cukup menjanjikan pada kuartal IV/2023.Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah ini pada kuartal IV/2023 diperkirakan masih akan tumbuh positif, meskipun menghadapi tantangan dari sektor pertambangan. “Sektor industri pengolahan dan konstruksi menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Kaltim [pada periode ini],” ujarnya. Di sisi lain, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintah terkait dengan penghiliran dan transisi energi pada 2024.Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek mengatakan bahwa program-program yang akan dilaksanakan tahun depan merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang telah dirumuskan dalam buku Peta Jalan Indonesia Emas 2045.

Adaro Energy Ekspansi Bisnis Non-Batu Bara di IKN

KT1 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-PT Adaro Energy Indonesia tbk (ADRO) melalui salah satu pilar bisnisnya, Adaro Land berencana memperluas bisnis untuk menggarap sektor non-batu bara di ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Febriati Nadira menyampaikan bahwa perseroan membuka kemungkinan untuk berpatisipasi di IKN. Pasalnya, Grup Adaro memiliki lini-lini  usaha yang bergerak di non-batu bara, salah satunya Adaro Land. "Adaro Land antara lain bergerak di bidang konstruksi sarana pendukung kegiatan operasional dan non-operasional, penyewaan, dan pengelolaan gedung perkantoran," kata Nadira. Deputi Bidang pembiayaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menerangkan bahwa 10 perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium Nusantara tersebut akan membangun mall, hotel,perkantoran, serta berkontribusi pada ruang terbuka hijau dan taman. (Yetede)