UMK Dominasi Investasi
Dua tahun terakhir ini, jumlah investasi di Indonesia naik
cukup signifikan. Sebagian besar, sampai 92 %, didominasi usaha skala mikro dan
kecil. Meski kalah dari segi nilai, investasi UMK ini dapat menyerap tenaga
kerja lebih banyak dari usaha menengah dan besar. Berdasarkan data Kementerian Investasi / BKPM, selama periode 4 Agustus
2021 sampai 27 November 2023, sejak diterapkan sistem perizinan usaha daring yang terintegrasi dan berbasis risiko
(online single submission risk based approach/OSS-RBA), total ada 12,71 juta
investasi yang terdaftar di Indonesia. Sebanyak 92 % merupakan investasi di UMK.
Jumlah itu terdiri dari 7,13 juta investasi UMK perseorangan (56,10 % dari
total investasi yang masuk) dan 4,54 juta investasi UMK berbadan usaha (35,78 %).
Adapun investasi oleh usaha skala menengah dan besar hanya 8,11 % dari total investasi
yang terdiri dari 50,18 juta usaha non-UMK perseorangan (0,39 %) dan 981.000
usaha non-UMK badan usaha (7,72 %).
Sejalan dengan itu, NIB yang diterbitkan pun didominasi UMK.
Dari total 6,59 juta NIB yang keluar pada periode yang sama, sebesar 98,96 %
adalah NIB untuk UMK. Mayoritas merupakan NIB usaha mikro (96,2 %) dan usaha kecil
(2,76 %). Mayoritas investasi UMK yang masuk bergerak di sector perdagangan
eceran yang risiko usahanya rendah, sector jasa lainnya, konstruksi, atau investasi
manufaktur kecil dan sederhana, seperti alas kaki dan tekstil rumahan. Direktur
Deregulasi Penanaman Modal Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal
BKPM Dendy Apriandi, Selasa (28/11) seusai diskusi bertema ”OSS-RBA Terkini:
Upaya Perbaikan dan Tantangan Implementasi di Daerah” yang diselenggarakan
Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). di Jakarta, mengatakan,
investasi UMK hanya banyak dari segi jumlah, tetapi nilainya tidak terlalu
besar. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023