Investasi lainnya
( 1334 )KEGIATAN INVESTASI : TUAH ‘CANTIK’ TAHUN POLITIK
Pelaku usaha acapkali menahan diri untuk menanamkam modal di tengah berlangsungnya momentum Pemilihan Umum (Pemilu). Apalagi, pesta demokrasi pada tahun depan tidak hanya di level pusat, tetapi juga melibatkan pemilihan kepala daerah. Indonesia akan memasuki momentum pesta demokrasi pada 2024, saat pemilihan anggota DPR, DPRD, DPD, hingga Presiden dan Wakil Presiden akan digelar bersamaan pada 14 Februari 2024. Jika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung dua putaran, prosesnya masih akan berlangsung pada 26 Juni 2024. Setelah dinamika Pemilihan Legislatif dan Pilpres rampung, pesta demokrasi bergeser ke daerah dengan perhelatan Pilkada Serentak pada November 2024 atau 1 bulan setelah pemerintahan baru hasil Pemilu 2024 terbentuk. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa pihaknya akan menjaga daya tarik investasi yang masuk ke kota itu dengan penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang baik. Investasi yang sudah berjalan, perlu dilanjutkan. Demikian halnya kegiatan investasi baru. “Khususnya saat transisi pemerintahan, mungkin akan bergantung pada situasi politik. Tapi kami yakin pemerintah pusat akan bijaksana dalam mengelola investasi, karena mereka juga berkepentingan menarik investasi ke sini,” ujarnya. Dia mengatakan bahwa sekitar 95% pembangunan IKN bergantung pada jalur laut, sehingga dibutuhkan kolaborasi dalam logistik, perkapalan, dan penyediaan berbagai bahan pokok. Situasi ini menjadi kesempatan bagi pengusaha lokal, terutama generasi muda, untuk menjadi pengusaha di berbagai bidang, termasuk logistik, penyediaan bahan pokok, serta fasilitas angkutan laut. “Kami ingin pengusaha lokal bisa bersaing dengan pengusaha dari luar daerah maupun luar negeri. Kami ingin pengusaha lokal memberikan kontribusi positif bagi pembangunan IKN dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Keyakinan serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati. Sebagai salah satu pusat industri utama di Tanah Air, investasi di Jatim saat tahun politik bakal tetap terjaga. Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menyebut pemerintah daerah fokus menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang tahun politik. Menurutnya, strategi itu bakal menjamin stabilitas sosial dan politik yang secara tidak langsung bakal mendukung iklim investasi di periode transisi. Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono berharap progres pembangunan IKN tak terhambat di tengah tahun politik. Bambang mendorong para investor menyelesaikan proyek tepat waktu, mengingat situasi dan kondisi global yang penuh ketidakpastian. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira menilai sejauh ini langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah, selaras dengan tujuan awal pembangunan ekonomi lewat pengembangan infrastruktur dan reformasi perizinan. Saat ini, katanya pemerintah telah membuat kerangka awal, sehingga pemerintahan selanjutnya bisa menjabarkan lebih lanjut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyatakan secara historis risiko terbesar yang dihadapi selama masa pemilu berlangsung adalah perlambatan konsumsi pasar, perlambatan pertumbuhan kinerja usaha, perlambatan arus investasi dan realisasi karena peningkatan persepsi ketidakpastian di mata investor dan calon investor.
Investasi Reforestasi Bakal Diminati Investor
RI Anut Kebijakan Investasi Nonblok
EBUS Himpun Dana Publik Rp 105 Triliun
Ungkit Investasi Hilirisasi Yang Serap Tenaga Kerja
Komitmen Menuju Rantai Pasok Hijau
Dalam kunjungan beberapa media di Asia Tenggara ke fasilitas DHL Supply Chain Logistic Hub 4 Penang, Selasa (17/10) kesan kumuh sebuah gudang langsung sirna. Udara sejuk dengan sirkulasi terjaga membuat siapa pun yang masuk gudang tak merasa gerah dan pengap. Padahal, rak-rak besi dengan tinggi 15 meter memenuhi ruangan. Dalam rak yang bersekat-sekat itu, tersusun barang-barang dalam kemasan kayu dan plastik yang rapi. Di lorong antara rak-rak besi tersebut, sebuah forklif mondar-mandir beroperasi memindahkan barang. Untuk gudang ini, DHL sudah memiliki sistem semirobotik dalam menempatkan barang-barangnya. Teknologi canggih diterapkan dalam operasinya. Operator tinggal memindai kode batang atau kode respons cepat ke sensor robot untuk mengambil barang. Forklif akan bergerak ke area penyimpanan dan mengambil barang yang diinginkan.
Gambaran gudang modern penuh teknologi seperti ini menjadi hal yang kini lazim ditemui di fasilitas pergudang- an milik DHL. GM Operation DHL Supply Chain Malaysia Viknesvaran Katherason mengatakan bahwa gudang itu sangat efisien karena hanya mempekerjakan 50 orang. Gudang sudah menggunakan teknologi semirobotik dan mengutamakan kendaraan listrik untuk alat berat. Saat ini ada empat gudang DHL Supplay Chain di Penang. ”Biaya operasional gudang kami tergantung permintaan pelanggan. Semakin kompleks pekerjaan di gudang dan semakin canggih teknologinya, maka semakin besar biayanya. Apa pun yang diinginkan pelanggan, kami akan memfasilitasi dengan teknologi,” ucap Viknesvaran. Inovasi dengan teknologi canggih itu adalah bagian dari investasi DHL Supply Chain untuk memperkuat rantai pasok di Asia Tenggara.
Dalam lima tahun ke depan, investasi 350 juta euro akan digelontorkan ke beberapa negara di kawasan ini. Di Indonesia, DHL akan menambah 40.000 meter persegi luas gudang untuk fasilitas DHL Maheswara Green Logistics di Jabar yang akan rampung akhir 2023. Investasi sebesar 25 juta euro itu menitikberatkan keberlanjutan lingkungan dengan penggunaan fitur-fitur seperti panel surya, lampu LED dengan sensor gerak, dan pengumpulan air hujan. Sejalan dengan langkah global DHL Group untuk melakukan praktik logistik yang ramah lingkungan, di Indonesia akan diperluas penggunaan armada kendaraan listrik (EV) dengan target 11 kendaraan pada tahun 2025. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan berbagai upaya tersebut, ambisi untuk menjadi perusahaan logistik netral karbon pada tahun 2030 merupakan keniscayaan. (Yoga)
Menjaga Laju Investasi di Tengah Momen Pesta Demokrasi
Heboh Capres Tak Kendurkan Laju Investasi
Investor biasanya wait and see alias menahan diri untuk berinvestasi dan berekspansi di tahun politik yang lazim diwarnai ingar-bingar soal calon presiden dan calon wakil presiden. Namun, empat bulan menjelang perhelatan Pemilihan Umum 2024, meski iklim politik mulai memanas, laju realisasi penanaman modal baik dari asing maupun domestik justru masih kencang. Data Kementerian Investasi menunjukkan, pada triwulan III tahun 2023, laju penanaman modal asing (PMA) dan dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 374,4 triliun, masih tumbuh positif dan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sepanjang Juli -September tahun ini, realisasi investasi PMA mencatat pertumbuhan 16,2 persen secara tahunan dan 5,3 % secara triwulanan. Sementara sesuai pola yang muncul pada pemilu-pemilu sebelumnya, investasi PMDN tumbuh lebih kencang dibandingkan dengan PMA. Pada triwulan III-2023, realisasi PMDN tercatat tumbuh 28,2 % secara tahunan dan 9 % secara triwulanan. Secara total, investasi pada triwulan III-2023 tumbuh 21,6 % secara tahunan dan 7 % secara triwulanan.
”Kalau ada orang yang menyebut investasi di tahun politik wait and see, itu biasa. Tetapi, ini yang terjadi bukan wait and see lagi, mereka (investor) malah agresif untuk merealisasikan investasi yang telah mereka komitmenkan,” kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di gedung Kementerian Investasi, Jakarta, Jumat (20/10). Dengan demikian, sepanjang periode Januari-September 2023, total realisasi investasi yang dicapai senilai Rp 1.053,1 triliun atau 75,2 % dari target Rp 1.400 triliun yang dipasang Presiden Jokowi dan 95,7 % dari target dalam Rencana Strategis (Renstra) Rp 1.099,8 triliun. Investasi PMA masih mendominasi, yakni 53,1 % dari total investasi. ”Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah bangsa kita bahwa sekalipun kita sudah mulai masuk tahun politik dan sekarang ini politik sudah mulai hangat-hangat panas, tetapi investor global itu masih menaruh kepercayaan luar biasa ke ekonomi kita,” katanya. (Yoga)
ARAL MELINTANG TARGET INVESTASI
Pemerintah berhadapan dengan sejumlah tantangan untuk mewujudkan target investasi tahun ini sebesar Rp1.400 triliun. Selain gegap gempita tahun politik di Tanah Air, konflik geopolitik juga menjadi ancaman tersendiri bagi arus investasi.Kemarin, Jumat (20/10), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data perkembangan investasi sepanjang Januari—September 2023 yang mencapai Rp1.053,1 triliun atau 75,2% dari target. Dengan demikian, hanya tersisa waktu 3 bulan untuk mencapai target tersebut. Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai angka realisasi sepanjang 9 bulan pertama tahun ini masih terpaut cukup jauh dengan target yang dibidik.
Hal senada juga disampaikan oleh Di rektur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira. Dia menilai secara keseluruhan potensi pertumbuhan investasi di sisa tahun ini masih tetap ada, kendati agak sulit. Faktor geopolitik dunia, sambungnya, turut menahan upaya pemerintah untuk mencapai angka yang ditetapkan. Di sisi lain, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia tetap optimistis target pemerintah bakal tercapai. Kendati memasuki tahun politik, Indonesia tetap mendapatkan kepercayaan investor baik asing maupun lokal, yang tecermin dari pertumbuhan investasi hingga kuartal III/2023. Khusus untuk periode Juli—September tahun ini, realisasi investasi tercatat sebesar Rp374,4 triliun. Dia menilai investor tidak lagi wait and see.
Beberapa investasi yang masuk pada kuartal ini antara lain Lotte Petrochemical dengan investasi Rp60 triliun untuk pembangunan pabrik hingga bahan baku baterai di Morowali dan Weda Bay. Selain itu, investasi Freeport untuk tembaga di Gresik tahun ini sekitar US$3,3 miliar.
Untuk mencapai target investasi Rp1.400 triliun tahun ini, Bahlil memastikan pihaknya akan mengejar sejumlah investor dan melakukan pendampingan secara langsung. “Kita tanyakan pengusaha apa masalah kalian, saya saja malam-malam datangi pengusaha karena kalau tidak begitu mereka tidak kita bantu, terlambat realisasi, target negara tidak tercapai,” tuturnya. Salah satu yang dikejar pada tahun ini adalah komitmen investasi perusahaan swasta asal China Xinyi Group pada proyek Rempang Eco City.
Tingkatkan Hilirisasi untuk Maksimalkan Potensi FDI
JAKARTA,ID- Indonesia perlu terus fokus meningkatkan hilirisasi sektor industri. Hal ini untuk memaksimalkan potensi foreign direct investment (investasi asing langsung/FDI) yang dimiliki berupa keragaman dan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini berkaitan dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke China untuk menghadiri Belt and Road International Cooperation ke-3, serta ke Riyadh, Arab Saudi, untuk melakukan pertemuan dengan Putera Mahkota Arab Saudi dan memimpin KTT pertama Asean-Gulf Cooperation Organization (GCC) mampu menggali potensi FDI. Selain itu, Presiden Jokowi juga memimpin KTT ke-1 Asean-GCC (Gulf Cooperation Council) terlebih dahulu sebelum kembali ke Indonesia pada 21 Oktober 2023. "Pemerintah Indonesia harus terus berfokus pada hilirisasi sektor industri untuk komoditas-komoditas seperti nikel, tembaga, dan timah, sektor kesehatan, sektor ketahanan pangan, dan pembangunan IKN," jelas Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional Ariawan Gunadi. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Ekspor Pertanian Rp 451 T
09 Feb 2021 -
Warga Asing Bisa Punya Hak Milik Apartemen
08 Oct 2020









