Industri lainnya
( 1858 )Rajawali Nusindo Pasok 7,2 Juta Liter Minyak Goreng
PT Rajawali Nusindo, anak usaha Holding BUMN Pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), telah mendistribusikan lebih dari 7,2 liter minyak goreng di Indonesia. Sejak 6 Februari 2022 hingga kemarin, Rajawali Nusindo sudah mendistribusikan lebih dari 7,2 liter minyak goreng, yang terdiri dari 1,6 juta liter minyak goreng kemasan dan 5,6 juta liter minyak goreng curah.
Utilitas Industri : Produksi Sepeda Masih Lesu
Produksi dan pasar sepeda awal tahun ini dilaporkan lebih rendah dibandingkan dengan akhir tahun lalu. Jika pada akhir 2021 utilitas kapasitas produksi berada di kisaran 50%, maka saat ini tinggal 20% saja. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Sepeda dan Mainan Indonesia (APSMI) Eko Wibowo mengatakan, serapan pasar semakin melambat, sehingga industriawan belum menggenjot lagi roda produksi. Pada 2020, pasar sepeda dalam negeri sempat mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat di awal pandemi Covid-19. Menurut catatan Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI), total permintaan sepeda di pasar domestik mencapai sekitar 8 juta unit pada 2020, yang 3 juta–3,5 juta unit di antaranya merupakan hasil produksi dalam negeri.
SKK Migas Targetkan TKDN Rp 45 Triliun
Deputi Dukungan Bisnis pada Satker Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Satwiko (13/3) mengatakan, pihaknya mendorong kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hulu migas meningkatkan capaian tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tahun ini menjadi Rp 45 triliun. ”Target TKDN ini mendukung tumbuhnya kemampuan nasional untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat regional dan internasional,” katanya. (Yoga)
Perindustrian, Habis Wabah, Terbit Perang
Dunia semakin diwarnai ketidakpastian. Baru menavigasi ketidakpastian pandemi, disrupsi lain muncul, yaitu ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina. Dunia industri harus menghadapi ujian baru di tengah rantai pasok yang semakin rentan. Dalam 2 minggu, risiko terbesar rantai pasok global bergeser dari dampak wabah Covid-19 menjadi perang Rusia-Ukraina, yang berimbas melonjaknya harga sejumlah komoditas, yang ikut meningkatkan harga bahan baku dan biaya produksi di beberapa sektor andalan, seperti makanan dan minuman (mamin), tekstil, besi, dan baja. Di sektor mamin, dampak langsung dirasakan karena Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar kedua diunia setelah Australia. Pada 2021, impor gandum dari Ukraina 26,8 % total impor gandum Indonesia sebanyak 11,4 juta ton. Industri besi dan baja yang bergantung impor dari Rusia turut terdampak. Per 2021, impor terbesar Indonesia dari Rusia adalah ingot besi baja sebagai bahan baku senilai 326,63 juta USD. Selain besi baja, impor terbesar kedua dari Rusia adalah pupuk buatan pabrik senilai 326,03 juta USD, yang akan berdampak ke sektor pertanian dan mamin. (Yoga)
Arwana Siapkan Belanja Modal Rp 1 Triliun
Produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk menyiapkan dana belanja modal hingga Rp 1 triliun tahun ini untuk menambah kapasitas pabrik. Penambahan kapasitas ini dilakukan bertahap. ”Kami akan menambah kapasitas produksi jadi 14 juta meter persegi per tahun dengan capex mendekati Rp 1 triliun,” kata Direktur Keuangan Arwana Rudy Sujanto, Selasa (8/3). (Yoga)
Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement: Utamakan Win-Win Solution
Kendati berpotensi mengerek kinerja perdagangan nasional, Indonesia–Bangladesh Preferential Trade Agreement perlu dilakukan dengan hati-hati agar tetap bisa menjaga industri tekstil di Tanah Air.
Kementerian Perindustrian berharap agar perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement (IB-PTA) dilakukan secara hati-hati. Alasannya, Indonesia dan Bangladesh merupakan kompetitor satu sama lain di pasar ekspor produk tekstil.
Plt. Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito meminta agar perjanjian tersebut tidak menghambat akselerasi substitusi impor tekstil dan produk tekstil. Tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor tekstil dan produk tekstil mencapai US$9,42 miliar, sedangkan ekspor pakaian jadi dan tekstil sebesar US$6,89 miliar.“Konsepnya harus win-win, terutama jika melihat kondisi tekstil dan produk tekstil. Walaupun di dalam kebutuhan substitusi impor dapat rapor hijau, tetapi saya pikir perlu juga akselerasi lebih cepat,” kata Ignatius, Selasa (8/3).
Inagurasi Bus Listrik Transjakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Direktur Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya, Presiden Direktur PT Vektor Mobiliti Indonesia (VKTR) Gilarsi W Setijono, Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) Amri Aswono Putro dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Syafrin Liputo saat acara Inagurasi Bus Listrik Transjakarta di depan Balai Kota, Jakarta, Selasa (8/3). PT Transjakarta secara resmi meluncurkan 30 unit bus listrik di rute non-BRT yang dioperasikan oleh PT Mayasari Bakti dan dihadirkan atas kerja sama antara PT Vektor Mobiliti Indonesia (VKTR) dengan BYD Auto, China.
Pertamina Bisa Raih 15% PI di Semua Blok
PT Pertamina meraih keistimewaan dalam Penawaran Langsung Wilayah Kerja dan privilege penawaran participating interest (PI) 15% dari pemenang lelang wilayah kerja migas. Saat ini, pemerintah sedang melaksanakan lelang 12 blok migas. Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, Alimuddin Baso mengungkapkan, secara umum kehadiran regulasi ini untuk memperbaiki skema lelang dan iklim investasi. "Tujuan dan manfaat penyusunannya meliputi perbaikan proses bisnis, penyederhanaan peraturan, harmonisasi peraturan, peningkatan investasi migas, peningkatan pelayanan pada penyiapan dan penawaran WK migas, serta percepatan penemuan cadangan migas menuju pencapaian target produksi migas," terang dia, kemarin.
Selanjutnya dalam Pasal 42, Pertamina mendapat privilege untuk mendapatkan penawaran PI 15% dari pemenang penawaran WK migas. Mengacu ketentuan tersebut, Pertamina menyampaikan surat pernyataan minat (expression of interest) kepada Badan Usaha (BU) atau Bentuk Usaha Tetap (BUT) pemenang lelang paling lambat 30 hari kalender setelah tanggal pengumuman pemenang lelang. Dalam hal Pertamina tidak menyampaikan surat pernyataan minat dalam jangka waktu tersebut, maka privilege tidak berlaku.
Perjanjian Dagang Indonesia Bangladesh: Daya Saing Lokal Diuji
Pelaku usaha konveksi mengkhawatirkan persetujuan perjanjian dagang Indonesia-Bangladesh Preferential Agreement (PTA) akan menekan industri skala kecil dan menengah yang tengah berjuang untuk pulih dari badai pandemi Covid-19.Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung (IPKB) Nandi Herdiaman mengatakan pengusaha tengah menikmati geliat pasar dalam negeri setelah sejumlah kebijakan pasar domestik diberlakukan. Menurutnya, perjanjian dagang dengan Bangladesh, jika tidak dirundingkan dengan hari-hati dikhawatirkan merusak pasar dalam negeri yang menjadi tumpuan pemulihan tekstil dan produk tekstil pada tahun ini.
Jika impor garmen masuk lagi, lanjutnya, akan kembali membebani IKM dan mengikis daya saing produk dalam negeri. Nandi mengatakan bukan tak mungkin kembali terjadi penutupan produksi karena gempuran produk impor.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI) Riza Muhidin menjelaskan bahwa fenomena kebanjiran order IKM ini karena adanya sejumlah trade remedies yang disahkan, salah satunya safeguard pakaian jadi.
Bisnis Kelengkapan Data Center : Socomec Gandeng Mitra Cipta Hardi Elektrindo
PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo (MCHE) mengumumkan bahwa pihaknya telah dipercaya dan ditunjuk secara resmi sebagai distributor nasional untuk memasarkan produk dari Socomec. Salah satu hal yang membuat Socomec yakin adalah karena perseroan sebagai pemain utama di bisnis kelistrikan, serta memiliki kapasitas di bidang tersebut. Socomec diketahui sebagai perusahaan dalam inovasi energi dan produsen spesialis performa energi & solusi penyimpanan, sistem pengukuran & pemantauan daya, pengalihan daya, konversi daya, sakelar pemutus beban,
Untuk pasar tersebut, pihaknya menyasar target penjualan dengan melakukan distribusi yang lebih komprehensif secara nasional, baik untuk segmen dealer maupun kontraktor listrik.
Guna mencapai target tersebut, dia menyebut telah menyiapkan stok produk yang memadai. Dia menilai bahwa pelanggan mengandalkan stok yang lengkap untuk keperluan penggantian produk, maupun proyek yang sedang mereka jalankan.









