;
Tags

Saham

( 1717 )

KBank Kuasai 67,5% Saham Bank Maspion

KT1 31 May 2022 Investor Daily (H)

Perusahaan asal Thailand, Kasikombank Public Company  Ltd atau Kbank akan menjadi pemegang saham pengendali baru PT Maspion Indonesia Tbk (BMAS) setelah menandatangani conditional sale and purchase agreement (CSPA) penjualan sebanyak 67,5% saham BMAS dari PT  Alim Investindo, PT Maspion, penjualan sebanyak 67,5% saham BMAS dari PT Alim Investindo, PT Maspion, PT Husin Investama, PT Maspion Investama, dan lima pemegang saham lainnya. Penandatanganan CPSA tersebut dilakukan oleh anak usaha Kbank yakni Kasikom Vision Finansial Company Pte Ltd (KVF) pada Senin (30/5). Setelah menyelesaikan transaksi, lanjut Presiden  Kbank Pipit Aneaknithi, KBank dan KVF akan menguasai 67,5% saham bank Maspion. "Dalam hal ini, akuisisi saham tersebut  akan selesai setelah mendapat  persetujuan dari otoritas terkait. Transaksi ini diharapkan selesai pada akhir Juni," ujar dia. (Yetede)

Juni, IHSG Menembus Level 7.350

KT1 30 May 2022 Investor Daily (H)

Setelah rebound dan menembus level 7.000 Jumat (27/5) pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan terus bergerak  naik hingga menembus level  7.350 pada Juni 2022, naik 5% dibandingkan posisi akhir  Mei. Faktor utama yang mendorong kenaikan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah membaiknya kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi kuartal II yang diproyeksi mencatat 6% melambungnya harga komoditas, dan masuknya aliran dana asing (net foreign inflow), Namun, faktor eksternal, diantaranya rencana The Fed untuk menaikkan lagi suku bunga acuan, harus diwaspadai para pemodal. Pada tahun ini, pergerakan siklus IHSG di BEI berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menjelang Lebaran lalu indeks naik, padahal biasanya turun saat sepekan pertama perdagangan saham kembali dibuka setelah libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah. (Yetede)

Singapura Lepas Sebagian Saham Jago

KT3 28 May 2022 Kompas

GIC Private Limited, pengelola dana negara Singapura, menjual 2.075.000 sahamnya di Bank Jago. Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/5) sebelum transaksi penjualan, GIC Private memiliki 1.278.260.418 saham Bank Jago atau setara 9,23 %. Setelah penjualan tersebut, kepemilikan GIC menurun menjadi 9,21 %. Saham Bank Jago sejak awal tahun sudah turun 45,16 %. Pada penutupan perdagangan Jumat berada pada harga Rp 8.775 per saham. (Yoga)

Dapat Restu Rights Issue, TRIN Ekspansi

HR1 28 May 2022 Kontan

PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN) atau dikenal Triniti Land, telah memperoleh restu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait dengan Persetujuan atas rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue, yang disertai dengan penerbitan waran. Sebagian besar dana tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan proyek di Sentul, Lampung dan Labuan Bajo. Atas persetujuan ini, Presiden Direktur dan CEO Triniti Land Ishak Chandra mengucapkan terima kasih kepada para Investor dan para pemegang saham. “Rights Issue ini sangat penting untuk mendukung langkah ekspansi strategis kami untuk menaikkan pendapatan, bottom line dan juga shareholder value para pemegang saham,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (27/5).

Adapun, mengenai dana yang dihimpun dari rights issue, Triniti Land akan menggunakan sekitar 32,40% untuk pengambilalihan aset berupa tanah di Labuan Bajo seluas 193.400m2 yang dimiliki oleh PT Manggarai Anugerah Semesta (MAS). Lalu, sekitar 32,73% akan digunakan untuk pengambilalihan aset berupa tanah di Lampung seluas 93.018m2 dari beberapa pihak. Sementara, sisanya sebesar 21,51% akan digunakan untuk pembayaran utang jangka panjang sebesar Rp 28 miliar kepada pihak-pihak terafiliasi. Triniti Land berencana untuk melepas 147.795.558 lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 900 per saham. Aksi korporasi ini juga akan disertai dengan penerbitan Waran seri II sebanyak-banyaknya sebesar 147.795.558 waran.

Harga Pelaksanaan Rights Issue Bank Amar Rp 280

HR1 25 May 2022 Kontan

Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) akan melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue untuk memperkuat permodalan. Bank ini baru memiliki modal inti Rp 2 triliun pada Maret 2022. Bank Amar ini akan merilis 3,59 miliar saham baru atau sebesar 20,6% dari modal ditempatkan disetor penuh perseroan dengan nominal Rp 100 per saham. Melalui aksi korporasi tersebut, Amar bidik dana hingga Rp 1 triliun. Setiap pemilik 100 saham lama akan memperoleh 26 HMETD. Setiap HMETD akan memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 280 per saham.

IHSG Bakal kembali ke Atas Level 7.000

KT1 24 May 2022 Investor Daily (H)

Setelah meningkat 5,02% pada kuartal pertama 2022, ekonomi Indonesia akan terus melaju pada tiga kuartal berikutnya. Para pengamat memperkirakan pertumbuhan  ekonomi kuartal kedua 2022 akan tembus 5,5%. Bersama dengan pemulihan ekonomi, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sempat anjlok  tajam usai  Lebaran dan ini berada di posisi 6.840, akan terdongkrak keatas level  7.000 pada Mei akhir Juni 2022. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 sebesar 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu year on year (yoy), tetapi terkontraksi 0,96% dibandingkan kuartal IV-2021. Tingginya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 secara tahunan disebabkan oleh low based effect atau pertumbuhan yang rendah pada kuartal I-2021, terkontraksi 0,7% selain juga karena pulihnya aktivitas masyarakat. Di sisi lain Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, semua indikator, baik dari sisi konsumsi maupun produksi masih menunjukkan tren pemulihan yang baik. (Yetede)

Menyikapi Kejatuhan Bursa Saham

HR1 23 May 2022 Kontan

Pasca lebaran, saat sebagian investor bahkan belum balik ke tempat kerja, bursa saham memberi kejutan pahit dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,42% pada tanggal 9 Mei 2022, seturut longsornya bursa regional saat kita menikmati libur lebaran. IHSG turun menciptakan gap (celah) yang hingga tulisan ini dibikin masih belum tertutup gap-nya. Dari harga penutupan tertinggi IHSG per 21 April 2022 ke harga penutupan terendah tanggal 13 Mei 2022, ISG suda turun 9,32% hanya dalam 10 hari bursa. Bila dihitung kecepatan penurunannya mencapai 0,93% per hari bursa. Terkait kejatuhan pasar saham, penulis tertarik menelaah lebih lanjut terkait fakta-fakta apa yang bisa digali selama periode tanggal 21 April 2022 hingga 13 Mei 2022, untuk mencari apakah ada pelajaran yang bisa dipetik oleh investor. Untuk itu penulis memilih investment universe indeks KOMPAS100, dengan pertimbangan investor ritel banyak juga yang berinvestasi di saham kategori menengah kecil. Yang mengejutkan kenyataan bahwa kejatuhan IHSG kali ini banyak dikontribusi oleh saham teknologi, yang anjlok 21,54% akibat merosotnya harga saham Elang Mahkota Teknologi, Bukalapak dan Metrodata Electronics. Selain itu, sektor keuangan menduduki ranking kedua, dengan penurunan 9,91%.

Animo Beli di Pasar Saham Global Tertekan

KT3 18 May 2022 Kompas

Terganggunya rantai pasok akibat penguncian wilayah di China dan ancaman resesi ekonomi AS menghantui animo beli pelaku pasar saham global. Aktivitas ritel dan pabrik di China turun tajam pada April. Pada saat yang sama, data produksi pabrik di New York, AS, dilaporkan merosot pada Mei. Kedua situasi ini menekan pasar saham. Pertemuan pejabat Bank Sentral AS, Selasa (17/5) turut  membahas kejatuhan pasar belakangan ini. (Yoga)

PASAR MODAL, Aramco Rebut ”Mahkota” Apple

KT3 14 May 2022 Kompas

 Apple harus rela kehilangan ”mahkotanya” sebagai perusahaan paling bernilai atau berharga di dunia. Di tengah lonjakan harga komoditas, Aramco, raksasa minyak Arab Saudi, pada Rabu (11/5) merebut posisi Apple. Pada saat bersamaan, valuasi saham-saham industri teknologi terus merosot akibat langkah Bank Sentral AS menaikkan tingkat suku bunga acuan guna meredam inflasi. Saham Apple yang tercatat di Indeks Nasdaq anjlok secara beruntun pada akhir perdagangan Rabu dan Kamis, masing-masing turun 5 % dan 3 %. Nilai kapitalisasi pasarnya pun turun jadi 2,31 triliun USD. Padahal, pada awal tahun ini Apple menjadi perusahaan pertama di dunia dengan nilai kapitalisasi yang menembus 3 triliun USD. Di sisi lain, performa saham Apple sejak awal tahun ini hingga akhir perdagangan Kamis waktu AS tercatat melemah 21,67 %. 

Performa itu berkebalikan dengan kinerja nilai saham Aramco. Sejak awal tahun, harga saham Aramco telah menanjak 25 %. Nilai kapitalisasi pasar Aramco sebesar 2,43 triliun USD pada tengah pekan ini telah melampaui Apple. Kondisi ini menandai kembalinya ekonomi lama, yakni berjayanya perusahaan-perusahaan yang berbasis komoditas. Situasi itu mengenaskan bagi Apple karena penurunan harga saham perusahaan itu terjadi saat laba yang mereka raih justru positif. Laporan laba lebih baik dari perkiraan dalam tiga bulan pertama tahun ini saat permintaan konsumen menguat. Akan tetapi, manajemen Apple waspada  karena penerapan kebijakan pembatasan ketat di China untuk meredam penularan Covid-19 dan terganggunya rantai pasok berpotensi mengurangi hasil kinerja perseroan pada periode April-Juni hingga 4-8 miliar USD. ”Keterbatasan pasokan yang disebabkan oleh gangguan terkait Covid-19 dan kekurangan silikon di seluruh industri berdampak pada kemampuan kami untuk memenuhi permintaan pelanggan untuk produk kami,” kata Direktur Keuangan Apple Luca Maestri. (Yoga)

Bersama Digital Tender Offer Saham Tower Bersama Rp 7,9 Triliun

KT1 13 May 2022 Investor Daily (H)

Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd (BDIA) akan melakukan penawaran tender sukarela sebanyak-banyaknya 2,48 miliar saham yang mewakili 10,97% dari jumlah seluruh saham  yang ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian, nilai penawaran tender ini mencapai Rp 7,93 triliun. Adapun, pihak yang berhak  untuk turut serta dalam  penawaran tender sukarela  ini adalah pemegang  pemegang saham publik yang telah melengkapi dan mengajukan semua  dokumen yang dipersyaratkan. Untuk pemegang saham yang memiliki  saham dengan warkat (scrip) dan berniat untuk menawarkan sahamnya kepada BDIA, wajib untuk membuka rekening  efek pada perusahaan sekuritas/bank kustodian  dan mengkonversikan saham warkat tersebut menjadi  saham tanpa warkat (scripless) selambat-lambatnya 4 hari bursa sebelum tanggal penutupan penawaran tender sukarela. Sementara itu, Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd yang sebelumnya bernama Provident Consilidated Holdings Pte Ltd, mengakuisisi 62,38% saham TBIG senilai total Rp45,22 triliun. (Yetede)

Pilihan Editor