;
Tags

Saham

( 1722 )

10 Saham Unggulan Berpotensi Naik Diatas 20%

KT1 18 Jul 2022 Investor Daily (H)

Sebanyak 10 saham unggulan (blue chip) yang direkomendasikan sejumlah  analis berpotensi mencatatkan  kenaikan hingga di atas 20% pada semester kedua 2022. Saham-saham tersebut layak dikoleksi  karena emitennya dinilai memiliki fundamental bagus, bisnisnya lancar, meraih laba, dan harga saham masih rendah. Ke-10 saham unggulan tersebut yakin Bank Rakyat Indonesia (BRI (persero) Tbk (BBRI), Banks Central Asia Tbk (BBCA), Adaro Energy Indonesia Tbk (ASII), Telkom Indonesia (persero) Tbk (TLKM), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Bukit Asam Tbk (PTBA), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Head of Investment PT Reswara Gian Investasi Kiswoyo optimis Adi Joe optimis, saham-saham pilihan tersebut masih sangat berpeluang untuk terus melaju di tengah gempuran kenaikan suku bunga the Fed, ancaman resesi di berbagai negara, dan sentimen negatif lainnya. (Yetede)

Emiten Manufaktur Yakin Mampu Menghadapi Resesi

HR1 15 Jul 2022 Kontan

Ancaman resesi menghantui perekonomian dunia. Survei Bloomberg menunjukkan, Indonesia masuk daftar 15 negara yang berpotensi mengalami resesi. Salah satu tanda resesi adalah kontraksi pendapatan manufaktur untuk periode waktu yang panjang. Direktur Utama PT Siantar Top Tbk (STTP) Armin berpendapat, resesi global memang sudah ada di depan mata dan tidak dapat dihindari. Alasannya, sebelum ini ada pandemi Covid-19. Kini ada konflik Rusia dan Ukraina. Situasi ini membuat harga bahan baku dan energi naik, akibat terhambatnya logistik. Sekretaris Perusahaan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Amelia Allen mengatakan, ERAA akan tetap memantau kondisi yang terjadi di industri maupun ekonomi secara keseluruhan. Namun dia bilang, permintaan atas produk gadget dan headset tetap ada di pasar. "Erajaya terus mendorong kinerja dengan promosi dan diskon, memberi layanan mobile selling, dan lainnya," tutur Amelia. Wakil Direktur Utama PBRX Anne Patricia Sutanto juga masih yakin, permintaan tekstil dan garmen masih tinggi. "Indonesia justru dapat pengalihan pesanan dari negara lain," ujar dia. Bahkan PBRX akan menambah kapasitas produksi di tahun depan. Tahun ini, PBRX akan fokus memperbaiki likuiditas.

United Tractors Rencanakan ”Buy Back” Saham

KT3 14 Jul 2022 Kompas

PT United Tractors Tbk berencana membeli kembali saham (buy back) dengan anggaran maksimal Rp 5 triliun. Jumlah saham yang dibeli balik tidak akan melebihi 20 % modal disetor. Setelah buy back, paling sedikit jumlah saham yang beredar adalah 7,5 % dari modal disetor. Transaksi tersebut tidak akan memengaruhi keuangan perseroan. Demikian keterangan manajemen United Tractors kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/7). (Yoga)

Emiten Grup Kresna Incar Pendapatan Naik Dua Digit

HR1 14 Jul 2022 Kontan

Dua emiten milik Grup Kresna, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) serta PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), mengincar pertumbuhan pendapatan dua digit tahun ini. MCAS menargetkan pendapatan bisa mencapai Rp 15 triliun pada akhir 2022. Head of Investor Relation MCAS Stanley Tjandra optimistis target tersebut dapat tercapai seiring banyaknya inisiatif baru yang tengah dirancang perusahaan ini. "Tahun ini, top line diharapkan bertumbuh minimal 20% atau sekitar Rp 15 triliun di 2022," beber dia, Rabu (13/7).

KABAR PELEPASAN SAHAM : SENTIMEN AKUISISI KEREK SAHAM PNBN

HR1 14 Jul 2022 Bisnis Indonesia

Kabar tentang pengambilalihan kepemilikan PT Bank Pan Indonesia Tbk. oleh salah satu pemegang sahamnya mewarnai pasar dalam kurun dua pekan terakhir. Situasi itu mendorong naiknya harga saham emiten dengan kode PNBN tersebut. Dalam kurun 6 bulan terakhir, harga saham PNBN naik 139% dari level harga Rp790 pada awal Februari 2022 ke level Rp1.890 pada penutupan perdagangan Rabu (13/7). Tren kenaikan harga saham Bank Panin terlihat sejak Mei 2022 dan berlanjut hingga saat ini. Salah satu pemicunya adalah rencana pelepasan saham dari salah satu pemegang saham utama kepada investor strategis lain. Salah satu kabar terbaru yakni rencana masuknya Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (MUFG) ke Bank Panin. Dikutip dari Bloomberg, MUFG dikabarkan tengah mempertimbangkan tawaran mengambil alih Bank Panin. MUFG merupakan entitas keuangan yang telah berkembang di Asia Tenggara melalui merger dan akuisisi di pasar seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand dalam kurun beberapa tahun terakhir.


MOMENTUM BUYBACK SAHAM

HR1 14 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Aksi buyback saham kian marak di tengah volatilitas pasar yang sedang tinggi. Sejumlah emiten berkantong tebal siap menggelontorkan dana untuk menyerap kembali sebagian saham perusahaan mereka dari pasar modal. Manuver tersebut diharapkan dapat menopang stabilitas saham perseroan sekaligus memberikan sinyal kepada pasar atas kondisi fundamental emiten yang solid. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, sedikitnya ada 12 emiten yang menggelar aksi buyback. Sebagian memanfaatkan relaksasi buyback tanpa rapat umum pemegang saham (RUPS) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sebagian lagi menempuh mekanisme normal melalui persetujuan RUPS luar biasa. Teranyar, entitas Grup Astra PT United Tractors Tbk. (UNTR) memutuskan untuk membeli kembali saham perseroan dengan merogoh kocek hingga Rp5 triliun. Jumlah itu setara dengan 14% dari kas dan setara kas UNTR per 31 Maret 2022 yang mencapai Rp35,71 triliun. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara Loebis mengatakan momentum saat ini tepat untuk melakukan buyback saham karena kondisi keuangan United Tractors sangat sehat. Emiten pertambangan milik Boy Thohir itu meyakini buyback saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan ADRO. Alasannya, saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan buyback.


Penjualan oleh Investor Asing Tekan Indeks Saham

KT3 13 Jul 2022 Kompas

Tekanan jual oleh para investor asing dikhawatirkan membuat IHSG menjadi lebih berfluktuasi. Para investor tetap harus memperhatikan sentimen di pasar yang dipengaruhi oleh perkembangan situasi ekonomi AS. ”Jangan melawan arus investor asing, banyak aliran dana asing keluar di sektor finansial. Selama ada outflow, tekanan jual masih ada,” kata Head of Reaserch Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya dalam Mirae Asset Day, Selasa (12/7) di Jakarta. Mirae juga merevisi target IHSG pada akhir tahun menjadi 7.400 dari sebelumnya 7.600.  Penurunan target ini terkait kondisi ekonomi Indonesia dan global.

Macro Equity Strategist dari Samuel Sekuritas Indonesia, Lionel Priyadi, dalam risetnya, mengatakan, investor di AS bersiap menghadapi musim laporan keuangan yang cenderung pesimistis. Hal ini terlihat dari pergeseran dana pasar saham ke uang tunai dan pasar obligasi. Ketika imbal hasil obligasi Pemerintah AS berdurasi 10 tahun hanya turun menjadi 2,99 %, indeks USD menguat signifikan 0,9 % menjadi 108 pada Senin (11/7). Lionel juga mencermati bahwa tekanan inflasi dan pertumbuhan PDB yang rendah berpotensi menekan IHSG dan harga obligasi. (Yoga)


Cara Pasar Menjewer Bank Sentral

HR1 07 Jul 2022 Kontan (H)

Tekanan terhadap rupiah berlanjut. Kemarin, kurs spot rupiah tutup di level Rp 14.999 per dollar Amerika Serikat (AS). Ini level terendah rupiah sejak 6 Mei 2020. Rupiah bahkan sempat mencapai Rp 15.039 per dollar AS. Pelemahan rupiah membuat pasar saham ikut kebakaran. IHSG kemarin turun 0,85% ke 6.646,41. Chief Excekutif Officer Edvisor.id Praska Putrantyo menjelaskan, rupiah memang menjadi biang keladi pelemahan pasar saham kemarin. Senior Analyst Equity Research Emtrade William Siregar mengatakan, asing tak menyukai keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga di tengah inflasi tinggi. Dus, pelemahan rupiah kali ini ibarat cara pasar menjewer Bank Indonesia (BI) agar menaikkan bunga.

JSMR Jual 40% Saham Jalan Tol Layang MBZ ke Anak META

HR1 06 Jul 2022 Kontan

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melakukan divestasi atas kepemilikan saham JSMR di PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC). Perusahaan ini merupakan anak usaha JSMR yang mengelola Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ). JSMR menjual 40% saham JCC ke perusahaan infrastruktur milik Grup Salim, PT Marga Utama Nusantara. Sebagai informasi, Marga Utama Nusantara merupakan anak usaha yang 76,51% sahamnya dimiliki oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Daftar Emiten yang Terancam Delisting Bertambah

HR1 06 Jul 2022 Kontan

Sejumlah emiten berpotensi didepak paksa dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Teranyar, ada PT Sugih Energy Tbk (SUGI) yang berpotensi terkena penghapusan saham alias delisting. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI Vera Florida mengatakan, masa suspensi saham SUGI telah mencapai 24 bulan pada tanggal 1 Juli 2021. Hal itu bermakna, BEI telah memberikan toleransi cukup panjang. Pasalnya, batas waktu suspensi saham adalah selama dua tahun berturut-turut sebelum masuk daftar delisting. Beberapa saham lain juga tercatat sudah masuk masa suspensi lebih dari 24 bulan. Misalnya, PT. Armidian Karyatama Tbk (ARMY), PT. Panasia Indo Resources Tbk (HDTX), PT. Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW), dan PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP). 

Pilihan Editor