;
Tags

Saham

( 1717 )

Edwin Soeryadjaya dan Winato Tender Offer Tower Bersama Rp 7,9 Triliun

KT1 22 Jul 2022 Investor Daily (H)

Bersama Digital Infrastucture Asia Pte Ltd (BDIA) berencana melakukan penawaran tender sukarela sebanyak 2,4 miliar saham PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) atau mewakili 10,97% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. Edwin Soeryadjaya dan Winanto Kartono, selaku pengendali akhir TBIG melalui kepemilikan di BDIA, mematok harga penawaran ini sebesar Rp 3.200 per saham. Dengan demikian, total nilai penawaran tender sukarela ini sebanyak Rp 7,9 triliun. "BDIA pun berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan kegiatan usaha TBIG di masa mendatang serta meyakini BDIA dapat membantu perusahaan sasaran untuk mencapai pertumbuhan yang diharapkan dengan berbagai kesepakatan jaringan dan pengalaman dari  BDIA," jelas manajemen manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis. Saat ini BDIA memiliki sebanyak 62,38% dari total saham TBIG, Sedangkan Edwin Soeryadjaya dan Winanto Kartono menggenggam sebanyak 67,04% saham BDIA. Tidak ada perubahan ultimate beneficial owner dari perusahaan sasaran  setelah penawaran tender sukarela. (Yetede)

Grup Salim Kucurkan Dividen

KT3 22 Jul 2022 Bisnis Indonesia

Emiten perkebunan Grup Salim, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menetapkan dividen tunai sebesar Rp 13 per saham atau 20 % laba bersih tahun buku 2021 yang tercatat sebesar Rp. 984,41 miliar. Keputusan itu disepakati rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (21/7). Total dividen yang dibagikan SIMP sekitar Rp 196,88 miliar. Pembagian dividen tunai sebesar Rp 13 per saham akan dibayarkan tanggal 23 Agustus 2022,’ tulis Dirut SIMP Mark Wakeford dalam keterangan resmi, Kamis (21/7). (Yoga)


PE Dihapus, Saham 13 Emitem Sawit Menghijau

KT1 19 Jul 2022 Investor Daily (H)

Sebanyak 13 dari 26 emiten berbasis sawit di Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan kenaikan harga atau 'menghijau' dalam rentang 0,85% hingga 8,33%  pada penutupan perdagangan Senin (18/7), menyusul penghapusan pungutan ekspor (PE) untuk komoditas minyak sawit mentah (palm crude oil/CPO) dan produk turunannya, pekan lalu. Sementara harga saham sembilan emiten  lainnya tetap dan hanya empat emiten yang  mengalami penurunan harga saham kisaran  2,32% hingga 3,08%. Pemerintah resmi membebaskan PE atau menjadi US% 0 per ton terhadap komoditas CPO dan produk turunannya mulai 15 Juli hingga 3 Agustus 2022. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 115/PMK.05/2022 tentang Perubahan atas Peraturan  Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022) tentang Tarif Layanan Badan Layanan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan. "Kita lihat harga komoditas mulai berangsur turun. Sementara kemarin kita membatasi  ekspor CPO sehingga tangki-tangki CPO penuh.  Sekarang memang waktunya untuk melepas ekspor meski harganya sudah turun lumayan banyak" kata Direktur Anugrah Mega Investama Hans Kwee kepada Investor  Daily. (Yetede)

Cum Date Hari Ini. KIOS Right Issue Rp 107,58 Miliar

HR1 19 Jul 2022 Kontan

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) masih berambisi memiliki 1.000 gudang hingga akhir 2022. Per Maret 2022, emiten teknologi yang bergerak di bidang e-commerce, telekomunikasi, keuangan dan merchandising ini telah memiliki 145 gudang. Pembangunan gudang ini dilakukan untuk mendukung layanan GudangPintar milik KIOS. Ini merupakan sebuah ekosistem digital dalam bentuk layanan berbasis gudang, yang menjadi solusi logistik bagi para mitra ritel dalam memenuhi kebutuhan order kepada para pelanggan secara online to offline (O2O). Presiden Direktur Andrew Teh mengatakan, KIOS menerbitkan sebanyak-banyaknya 358,61 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanaan right issue ini dibanderol Rp 300 per saham. Harga tersebut lebih tinggi dari harga saham KIOS per Senin (18/7) di Rp 280 per saham. Jika terserap seluruhnya, total dana maksimal yang dapat diperoleh dari aksi korporasi ini mencapai Rp 107,58 miliar.  

10 Saham Unggulan Berpotensi Naik Diatas 20%

KT1 18 Jul 2022 Investor Daily (H)

Sebanyak 10 saham unggulan (blue chip) yang direkomendasikan sejumlah  analis berpotensi mencatatkan  kenaikan hingga di atas 20% pada semester kedua 2022. Saham-saham tersebut layak dikoleksi  karena emitennya dinilai memiliki fundamental bagus, bisnisnya lancar, meraih laba, dan harga saham masih rendah. Ke-10 saham unggulan tersebut yakin Bank Rakyat Indonesia (BRI (persero) Tbk (BBRI), Banks Central Asia Tbk (BBCA), Adaro Energy Indonesia Tbk (ASII), Telkom Indonesia (persero) Tbk (TLKM), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Bukit Asam Tbk (PTBA), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Head of Investment PT Reswara Gian Investasi Kiswoyo optimis Adi Joe optimis, saham-saham pilihan tersebut masih sangat berpeluang untuk terus melaju di tengah gempuran kenaikan suku bunga the Fed, ancaman resesi di berbagai negara, dan sentimen negatif lainnya. (Yetede)

Emiten Manufaktur Yakin Mampu Menghadapi Resesi

HR1 15 Jul 2022 Kontan

Ancaman resesi menghantui perekonomian dunia. Survei Bloomberg menunjukkan, Indonesia masuk daftar 15 negara yang berpotensi mengalami resesi. Salah satu tanda resesi adalah kontraksi pendapatan manufaktur untuk periode waktu yang panjang. Direktur Utama PT Siantar Top Tbk (STTP) Armin berpendapat, resesi global memang sudah ada di depan mata dan tidak dapat dihindari. Alasannya, sebelum ini ada pandemi Covid-19. Kini ada konflik Rusia dan Ukraina. Situasi ini membuat harga bahan baku dan energi naik, akibat terhambatnya logistik. Sekretaris Perusahaan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Amelia Allen mengatakan, ERAA akan tetap memantau kondisi yang terjadi di industri maupun ekonomi secara keseluruhan. Namun dia bilang, permintaan atas produk gadget dan headset tetap ada di pasar. "Erajaya terus mendorong kinerja dengan promosi dan diskon, memberi layanan mobile selling, dan lainnya," tutur Amelia. Wakil Direktur Utama PBRX Anne Patricia Sutanto juga masih yakin, permintaan tekstil dan garmen masih tinggi. "Indonesia justru dapat pengalihan pesanan dari negara lain," ujar dia. Bahkan PBRX akan menambah kapasitas produksi di tahun depan. Tahun ini, PBRX akan fokus memperbaiki likuiditas.

United Tractors Rencanakan ”Buy Back” Saham

KT3 14 Jul 2022 Kompas

PT United Tractors Tbk berencana membeli kembali saham (buy back) dengan anggaran maksimal Rp 5 triliun. Jumlah saham yang dibeli balik tidak akan melebihi 20 % modal disetor. Setelah buy back, paling sedikit jumlah saham yang beredar adalah 7,5 % dari modal disetor. Transaksi tersebut tidak akan memengaruhi keuangan perseroan. Demikian keterangan manajemen United Tractors kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/7). (Yoga)

Emiten Grup Kresna Incar Pendapatan Naik Dua Digit

HR1 14 Jul 2022 Kontan

Dua emiten milik Grup Kresna, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) serta PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), mengincar pertumbuhan pendapatan dua digit tahun ini. MCAS menargetkan pendapatan bisa mencapai Rp 15 triliun pada akhir 2022. Head of Investor Relation MCAS Stanley Tjandra optimistis target tersebut dapat tercapai seiring banyaknya inisiatif baru yang tengah dirancang perusahaan ini. "Tahun ini, top line diharapkan bertumbuh minimal 20% atau sekitar Rp 15 triliun di 2022," beber dia, Rabu (13/7).

KABAR PELEPASAN SAHAM : SENTIMEN AKUISISI KEREK SAHAM PNBN

HR1 14 Jul 2022 Bisnis Indonesia

Kabar tentang pengambilalihan kepemilikan PT Bank Pan Indonesia Tbk. oleh salah satu pemegang sahamnya mewarnai pasar dalam kurun dua pekan terakhir. Situasi itu mendorong naiknya harga saham emiten dengan kode PNBN tersebut. Dalam kurun 6 bulan terakhir, harga saham PNBN naik 139% dari level harga Rp790 pada awal Februari 2022 ke level Rp1.890 pada penutupan perdagangan Rabu (13/7). Tren kenaikan harga saham Bank Panin terlihat sejak Mei 2022 dan berlanjut hingga saat ini. Salah satu pemicunya adalah rencana pelepasan saham dari salah satu pemegang saham utama kepada investor strategis lain. Salah satu kabar terbaru yakni rencana masuknya Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (MUFG) ke Bank Panin. Dikutip dari Bloomberg, MUFG dikabarkan tengah mempertimbangkan tawaran mengambil alih Bank Panin. MUFG merupakan entitas keuangan yang telah berkembang di Asia Tenggara melalui merger dan akuisisi di pasar seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand dalam kurun beberapa tahun terakhir.


MOMENTUM BUYBACK SAHAM

HR1 14 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Aksi buyback saham kian marak di tengah volatilitas pasar yang sedang tinggi. Sejumlah emiten berkantong tebal siap menggelontorkan dana untuk menyerap kembali sebagian saham perusahaan mereka dari pasar modal. Manuver tersebut diharapkan dapat menopang stabilitas saham perseroan sekaligus memberikan sinyal kepada pasar atas kondisi fundamental emiten yang solid. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, sedikitnya ada 12 emiten yang menggelar aksi buyback. Sebagian memanfaatkan relaksasi buyback tanpa rapat umum pemegang saham (RUPS) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sebagian lagi menempuh mekanisme normal melalui persetujuan RUPS luar biasa. Teranyar, entitas Grup Astra PT United Tractors Tbk. (UNTR) memutuskan untuk membeli kembali saham perseroan dengan merogoh kocek hingga Rp5 triliun. Jumlah itu setara dengan 14% dari kas dan setara kas UNTR per 31 Maret 2022 yang mencapai Rp35,71 triliun. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara Loebis mengatakan momentum saat ini tepat untuk melakukan buyback saham karena kondisi keuangan United Tractors sangat sehat. Emiten pertambangan milik Boy Thohir itu meyakini buyback saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan ADRO. Alasannya, saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan buyback.


Pilihan Editor