;
Tags

Modal

( 192 )

GoTo Bersiap-siap ”Private Placement”

KT3 11 Jun 2022 Kompas

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akan meminta persetujuan dari para pemegang saham mengenai rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement. Sekretaris Perusahaan GoTo RA Koesoemohadiani, Jumat (10/6) menyatakan, rencana itu salah satu dari rencana awal yang telah dipaparkan dalam prospektus penawaran umum perdana saham pada Maret 2022. (yoga)

Mayapada Hospital Terbitkan Obligasi Rp 950 Miliar

KT1 09 Jun 2022 Investor Daily

Emiten pengelola jaringan Mayapada Hospital, PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ), berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 950 miliar. Aksi korporasi ini bertujuan untuk mendanai pembangunan rumah sakit baru perseroan. Direktur Independen SRAJ Charlie Salim menyampaikan, perseroan akan menerbitkan obligasi dalam dua seri, seri A sekitar Rp 470 miliar dan seri B sekitar Rp475 miliar, sehingga total mencapai Rp950 miliar. "Untuk seri A jangka waktunya tiga tahun dan seri B jangka waktunya sekitar lima tahun," kata Charlie. Dalam penerbitan obligasi tersebut, SRAJ menunjuk PT Bank Mandiri Sekuritas dan PT BEI Danareksa sebagai penjamin emisi efek. Sejalan dengan itu, saat ini perseroan tengah fokus untuk menyelesaikan pembangunan Mayapada Hospital Bandung yang progresnya telah mencapai 53,15%. Rumah sakit tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2022. "Mayapada Hospital Bandung ini akan menjadi rumah sakit keenam kami dengan nilai investasi sebesar Rp 900 miliar. Kami tidak berencana melakukan akuisisi. tetapi pembangunan sendiri," jelas Charlie. (Yetede)

MODAL BARU BENAHI BUMN

HR1 08 Jun 2022 Bisnis Indonesia (H)

Pemerintah punya segudang rencana untuk memacu kinerja badan usaha milik negara (BUMN). Konsolidasi dan transformasi bisnis yang terus dilakukan di tahun-tahun mendatang agar kinerja perusahaan dan kontribusi ke negara melalui dividen bertumbuh. Guna memuluskan langkah tersebut, Kementerian BUMN pun mengajukan penyertaan modal negara (PMN) hingga Rp73,26 triliun bagi 10 BUMN pada 2023. PMN baik tunai maupun nontunai diharapkan dapat menyokong BUMN dalam memacu usaha maupun melaksanakan penugasan dari pemerintah. BUMN yang diusulkan mendapatkan PMN di antaranya, PLN, IDFOOD, Defend ID, Hutama Karya, Holding Aviasi dan Pariwisata, Holding BUMN Asuransi atau IFG, PT KAI, PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero), Perum Damri, dan Airnav. “Kami tekankan mana penugasan dan aksi korporasi yang sehat. Selama ini disosialisasi dengan banyak kementerian. Ada yang berhasil, ada yang belum maksimal,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (7/6). Menurutnya, Kementerian BUMN telah menempuh sejumlah cara untuk memacu kinerja BUMN. Mulai dari pemangkasan jumlah entitas, hingga pembentukan klaster sehingga perusahaan bisa menjalankan bisnis sesuai dengan lini usaha utamanya. Dia mengatakan pemerintah berambisi untuk mengurangi jumlah entitas korporasi pelat merah dari 116 perusahaan yang kini menjadi 42 perusahaan. Demikian pula dengan transformasi BUMN yang terus dilakukan kendati tak mudah dicapai dalam waktu singkat.


Blibli Dikabarkan Bidik Dana US$ 500 Juta dari IPO

HR1 07 Jun 2022 Kontan

Satu lagi unicorn, perusahaan teknologi dengan valuasi di atas US$ 1 miliar, dalam negeri akan masuk bursa saham. Kabar yang diterima KONTAN, PT Global Digital Niaga, pengelola situs e-commerce Blibli.com, akan menggelar penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Blibli disebut-sebut sudah menunjuk Credit Suisse First Boston (CSFB) dan Morgan Stanley untuk menghelat IPO tersebut. Kabarnya, Blibli membidik US$ 500 juta dari IPO di BEI. "Paling cepat Juni atau Juli," kata sumber KONTAN yang mengetahui rencana itu, kemarin.

Capital Inflow Melonjak Tiga Kali Lipat

KT1 06 Jun 2022 Investor Daily (H)

Aliran modal asing kembali membanjiri  pasar keuangan domestik. Selama 30 Mei-2 Juni 2022, dana asing masuk atau capital inflow ke Indonesia tercatat Rp10,37 triliun atau melonjak tiga kali lebih dari pekan sebelumnya, 23-25 Mei 2022, sebesar Rp 3,22 triliun. "Berdasarkan data transaksi 30 Mei-2 Juni 2022, nonresiden (asing) mencetak beli bersih Rp10,37 triliun di pasar keuangan domestik, terdiri atas SBN (surat berharga negara) sebesar Rp5,94 triliun dan saham Rp4,43 triliun," ujar Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono dalam publikasi Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah terbaru, Jumat (3/6).  Selain itu, imbal hasil atau yeild SBN tenor 10 tahun turun ke level 6,98% pada Jumat (3/6) pagi, dari 7,00% pada Kamis (2/6) sore. Yield itu masih cukup jauh dari imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang berada di level 2,908%. Bank sentral pun mencatat, rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.420 per dollar AS pada Jumat (3/6) pagi atau penguat dibanding pada penutupan pada Rabu (2/6) yang di level (bid) Rp14.480 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat ke level 101,82. (Yetede)

PENAMBAHAN MODAL INTI : Salim Serap Rights Issue BINA

HR1 04 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Grup Salim berkomitmen untuk menjadi pembeli siaga dalam aksi penambahan modal PT Bank Ina Perdana Tbk. melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Bank Ina Perdana akan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) dengan mekanisme rights issue sebanyak-banyaknya 2 miliar saham dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu menuturkan pelaksanaan rights issue tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar kemarin. Dia menambahkan para pemegang saham emiten bank bersandi BINA itu berkomitmen untuk menjadi pembeli siaga.

WIKA Incar Proyek Rp 21 Triliun

HR1 30 May 2022 Kontan

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih fasilitas kredit modal kerja Rp 340 miliar dari Bank Tabungan Negara (BBTN). Pinjaman itu untuk menyokong proyek Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur. WIKA meraih pinjaman itu untuk keperluan pembiayaan modal kerja dalam rangka penyelesaian proyek. "Terutama pembiayaan atas pekerjaan pemancangan dan sipil area CE proyek Smelter Manyar yang berlokasi di Gresik," kata Mahendra Vijaya, Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk, dalam keterbukaan informasi, Kamis (25/5). Di sisi lain, WIKA terus berupaya mengejar target kontrak baru sebesar Rp 42,57 triliun pada tahun 2022. Terkait target kontrak baru pada kuartal-kuartal ke depan, Mahendra bilang, WIKA menyasar proyek pemerintah dan BUMN yang akan ditenderkan sampai akhir tahun ini. Di saat yang sama mereka mengincar proyek di luar negeri seperti di Asia dan Timur Tengah. "Total nilai tender yang kami ikuti sampai saat ini mencapai Rp 21 triliun dan masih akan ada lagi tender yang diikuti hingga akhir tahun 2022," ujar dia, Jumat (27/5).

Pendanaan Selektif Merah Putih Fund

KT1 27 May 2022 Tempo (H)

Pemerintah tidak berdiam diri menyaksikan jatuh-bangun perusahaan rintisan alias start-up di dalam negeri. Pada Desember 2021, Presiden Jokowi meluncurkan Merah Putih Fund sebagai sumber pendanaan alternatif bagi rintisan lokal. Platform modal ventura didukung oleh lima anak usaha investasi milik BUMN. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan Merah Putih Fund akan mengucurkan dana senilai  US$ 300 juta untuk setara dengan 4,3 triliun (kurs 14,400) untuk mendanai perusahaan rintisan lokal yang selama ini lebih banyak disokong investor asing. Pendanaan tersebut ditargetkan, mulai mengucur pada kuartal II 2022. "Kami akan memastikan perusahaan-perusahaan start-up mendapat dana  yang tersedia secara domestik dan ada ekosistem yang terbangun," ujar Kartika dalam acara Mandiri Investasi Forum 2022, Februari lalu. (Yetede)

Tower Bersama Siapkan Capex Rp 3 Triliun

KT1 24 May 2022 Investor Daily (H)

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menganggarkan  belanja modal atau capital expenditure (capex) antara Rp2-3 triliun pada 2022 yang utamanya untuk mendanai pembangunan menara  baru, kolokasi,  dan fiber optik. Ini akan menyokong strategi bisnis perseroan yang lebih menekankan pada pertumbuhan organik dengan menambah sekitar 3.500 tenant sepanjang tahun ini. "Jadi (ada) tiga hal itu yang akan menjadi  mayoritas  spending capex  kami ditahun 2022 dengan 3.500 tenant, yang jika dirinci terdiri atas  sekitar 1.200 tower baru dan 2.300 kolokasi," ujar Direktur keuangan Tower Bersama  Infrastucture Helmi Yusman Santoso dalam paparan publik, Senin (23/5). Adapun dari sisi nilai kontrak, menurut Helmi, TBIG sudah mengantongi Rp 29,5 triliun untuk jangka waktu sekitar lima tahun terhitung dari sisa masa kontrak. Sejalan dengan rencana bisnis yang agresif pada 2022 dan nilai kontrak jumbo yang sudah digenggam itu, emiten infrastruktur telekomunikasi Group Saratoga  ini menyatakan, hal ini bakal berdampak positif terhadap pendapatan perseroan. (Yetede)

Kapital Tebal, Bank Kian Royal

HR1 04 Mar 2022 Bisnis Indonesia

Industri perbankan rupanya punya imunitas yang baik terhadap dampak negatif pandemi Covid-19. Buktinya, rasio kecukupan modal tergolong kuat dan berada dalam tren positif selama beberapa waktu terakhir. Tak ayal, hal itu membuat pelaku industri perbankan kian percaya diri untuk memacu ekspansi kendati situasi ekonomi masih dibayangi pandemi serta risiko global yang dipicu konflik antara Rusia dan Ukraina. Sejumlah bank bahkan berani menebar dividen lumayan besar lantaran laba tahun lalu moncer. Menurut laporan stabilitas sektor jasa keuangan yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlihat capital adequacy ratio (CAR) alias rasio kecukupan modal perbankan nasional mencapai 25,78% pada Januari 2022. Angka itu jauh di atas ketentuan penyediaan modal minimum paling rendah 8% untuk bank dengan profil risiko peringkat 1, maupun 11%—14% untuk bank dengan peringkat risiko 4 atau 5.