;
Tags

Ekonomi Internasional

( 635 )

Mengamankan Pasar ASEAN

KT3 27 Jan 2022 Kompas

Asia Tenggara jadi kawasan menarik bagi perusahaan teknologi. Pasar yang besar, ketersediaan SDM, kemudahan investasi pun menjadi daya tarik. Namun, ASEAN perlu mengamankan dirinya dengan membangun semacam rezim sebab kawasan ini merupakan pasar teknologi yang sangat besar dan memiliki sejumlah keunggulan. Laporan Google, Temasek, dan Baik Company (2021) menyebutkan, total pengguna internet berkembang dari 360 juta pada 2019 menjadi 440 juta pada 2021. Kawasan ini juga memiliki pertumbuhan tinggi dalam investasi perusahaan teknologi berbasis digital atau start up. ASEAN juga menjadi pasar berbagai perusahaan teknologi, mulai perhotelan, transportasi, perdagangan, hingga kuliner. Sejumlah perusahaan dari sejumlah negara berinvestasi dan melakukan penjualan produk di ASEAN.

Rezim teknologi ASEAN setidaknya bisa mengatasi masalah persaingan internal di antara beberapa perusahaan teknologi. Kerja sama kawasan ini bisa digunakan untuk membendung agresivitas perusahaan teknologi dari banyak negara. Seperti Uni Eropa, mereka melihat bahwa pengambilan data warganya oleh perusahaan teknologi dari luar telah merugikan mereka. Mereka kemudian bisa membuat aturan perlindungan data pribadi dan juga perpajakan. ASEAN juga perlu membangun rezim yang memungkinkan kerja sama di bidang teknologi dan sumber daya manusia teknologi. (Yoga)


Panasonic Investasi US$ 700 Juta Untuk Baterai Tesla

KT1 25 Jan 2022 Investor Daily

Menurut sebuah laporan baru, perusahaan elektronik Panasonic menginvestasikan US$ 700 juta, untuk memproduksi sel baterai lithium-ion Tesla disebuah pabrik di Jepang pada 2023. Produsen kendaraan listrik (EV) Tesla telah bersiap untuk memulai produksi mobil pertamanya menggunaka sel baterai 4680. Ini adalah sel baterai tanpa tab baru dalam format yang lebih besar, dengan bahan kimia baru yang diluncurkan pada 2020. Untuk pertama kalinya Tesla berencana memproduksi sel baterai sendiri untuk mendukung produksi kendaraan listriknya. Panasonic, mitra baterai tertua Tesla secara tentatif mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan jalur produksi prototipe untuk sel baterai baru tersebut. Sekarang, menurut laporan baru dari Nikkei Asia, Panasonic mengatakan telah menyetujui investasi sebesar 89 miliar yen (US$ 705 juta) di pabrik Wakayama, Jepang untuk memprodukdi 4680 sel baterai untuk Tesla. (Yetede)

Asa Pemulihan Ekonomi Global

KT3 24 Jan 2022 Kompas

Pendapat, pandangan, keluh kesah, juga tekad atas hal yang terjadi dan bakal dihadapi secara global tahun ini mengemuka dalam Agenda Davos 2022 yang digelar Forum Ekonomi Dunia (WEF) sepekan kemarin. Presiden China Xi Jinping memperingatkan sejumlah risiko yang mengancam pemulihan ekonomi global, di antaranya gangguan rantai pasok global, pasokan energy yang ketat, dan kenaikan harga komoditas. Presiden Jokowi menyatakan, 84,2 persen responden dalam Global Risk Report 2022 WEF merasa khawatir dan resah terhadap keadaan dunia, yang harus dijawab dengan aksi nyata. Indonesia berusaha agar masa presidensi Indonesia di G-20 tahun 2022 bisa menjadi bagian penting menjawab keresahan tersebut, dengan menjadi katalis pemulihan ekonomi global yang inklusif. Lewat tema Presidensi G-20 Indonesia ”Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mengedepankan kemitraan dan inklusivitas serta menyediakan platform terobosan untuk transformasi di berbagai bidang.

Tim riset Manulife Investment Management menilai tantangan makro yang panjang, termasuk ekspektasi kenaikan suku bunga Fed Rate di AS, menyiratkan tingkat inflasi bisa sangat tinggi selama beberapa bulan. Pasokan global diharapkan membaik lewat berjalannya produksi. Gangguan rantai pasok diproyeksikan berkurang sehingga dapat mendorong pemulihan yang lebih berkelanjutan. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menekankan fleksibilitas kebijakan sangat penting pada tahun ini. Inflasi terus-menerus, tingkat utang fiskal, dan pandemi Covid-19 berkelanjutan menghadirkan tantangan kompleks bagi para pembuat kebijakan. Dengan cara yang terkoordinasi, bank sentral dunia dan otoritas fiskal telah mencegah dunia jatuh ke dalam depresi besar lainnya. (Yoga)


Forum B-20 Tak Hanya Milik Pebisnis Elite

KT3 19 Jan 2022 Kompas

Seiring posisi presidensi G-20 tahun 2022, Indonesia juga didaulat menjadi penyelenggara forum B-20, yakni kelompok yang mewakili komunitas bisnis di negara G-20. ”Forum ini (B-20) bukan hanya untuk pebisnis elite, melainkan juga mengusung kepentingan UMKM agar makin berkembang,” kata Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (18/1) yang juga Ketua Dewan Penasihat B-20 Indonesia. Penyelenggaraan B-20 tahun ini pertama kalinya dipimpin negara berkembang yaitu Indonesia, yang  jadi kesempatan dan momentum memperjuangkan kepentingan bisnis di negara berkembang yang didominasi UMKM.

Langkah konkret yang dilakukan selama rangkaian B-20 tahun ini adalah meningkatkan kapasitas UMKM, terutama usaha mikro dan ultramikro, agar naik kelas dari kategori informal menjadi formal sehingga dapat mengakses permodalan di lembaga keuangan, juga mempromosikan produk UMKM ke dunia internasional dengan daya saing produk yang kompetitif. Menurut Arsjad, kepentingan UMKM diperjuangkan sesuai tema B-20 Indonesia, yakni mendorong pertumbuhan global yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif. ”Sesuai G-20, B-20 Indonesia juga akan mengusung tiga prioritas, yakni kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi,” ujarnya. (Yoga)


BoJ Naikkan Proyeksi Inflasi

KT1 19 Jan 2022 Investor Daily

Bank sentral Jepang atau BoJ merevisi prakiraan inflasi pada Selasa (18/1) dan menyesuaikan pandangannya tentang resiko kenaikan harga-harga. Di saat yang sama BoJ mempertahankan kebijakan  pelonggaran moneter karena ekonomi Jepang masih dihadapkan pada ketidakpastian pandemi-19. BoJ juga merevisi perkiraan inflasi untuk tahun fiskal  hingga Maret 2024 menjadi 1,1% dari sebelumnya 1,0%. "Tingkat proyeksi kenaikan indeks harga konsumen untuk tahun fiskal 2022 agak lebih tinggi, terutama mencerminkan harga komoditas  dan meneruskan kenaikan itu ke harga konsumen," kata pernyataan resmi BoJ. Bank sentral Jepang tersebut merivisi keatas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun fiskal 2023 menjadi 3,8% dari sebelumnya 2,9%. BoJ mempertahankan target inflasi 2%, meskipun belum mencapai level ini dalam waktu yang lama, terlepas dari upaya bertahun-tahun dan dengan lonjakan harga-harga secara global. (Yetede)

Kebijakan Moneter Jadi Perhatian Pelaku Pasar

KT3 18 Jan 2022 Kompas

Saham-saham unggulan di bursa saham China, Senin(17/1/2022), naik tipis 0,4 % setelah Bank Sentral China (PBOC) menurunkan suku bunga pinjaman utama sebesar 10 basis poin. Data terbaru ekonomi China menunjukkan, angka penjualan ritel hanya naik 1,7 persen secara tahunan Desember lalu, meleset dari perkiraan sebesar 3,7 %. Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 8,1 %. Perhatian pelaku pasar pekan ini juga tertuju pada kebijakan moneter Jepang. (Yoga)


PDB Tiongkok Kuartal IV Diprediksikan Melambat

KT1 17 Jan 2022 Investor Daily

Laju ekonomi Tiongkok diprediksi tumbuh lamban dalam 1-12 tahun di kuartal IV-2021 karena terbebani permintaan yang lebih lemah akibat penurunan di sektor properti, perbatasan utang dan langkah-langkah ketat terkait pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil jajak pendapat Reuters, data resmi yang dirilis pada Senin (17/1) diperkirakan memperlihatkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 3,6% yang dicapai pada Oktober-Desember. 

Angka ini merupakan laju terlemahnya  sejak Kuartal II-2020, dan melambatnya dari 4,9% pada kuartal III. Pada 2021, laju PDB kemungkinan meningkat 8,0%. Yanga mana bakal jadi pertumbuhan tahunan tertinggi dalam satu dekade. Menurut laporan pemerintah bakal merilis data PDB bersama dengan data aktivitas  Desember pada Senin, pukul 02.00 GMT. (Yetede)

Alibaba Targetkan Didik 50 Ribu Talenta Digital

KT1 17 Jan 2022 Investor Daily

Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi intelengensi Alibaba Group asal Tiongkok,mengumumkan komitmennya untuk menghasilkan lebih banyak sumber daya manusia (SDM) di Indonesia pada 2022. Sebanyak 50 ribu talenta digitalpun ditargetkan  akan dididiknya. General Manager Alibaba  Cloud Indonesia Leon Chen mengatakan, sebagai penyedia jasa layanan komputasi awan (cloud) global pertama di Indoensia, pihaknya telah dipilih oleh berbagai pelaku  bisnis sebagai mitra terpercaya  dalam layanan komputasi awan selama lebih dari enam tahun terakhir. "Kedepannya, kami bertekad untuk menyediakan lebih banyak SDM lokal, seperti memberi pelatihan talenta digital, dukungannya kepada komunitas  start-up dan developer, solusi bersama dengan para mitra, dan memperkenalkan teknologi terdepan  kepada pasar Indonesia," ujar Leon dalam pernyataanya minggu lalu. (Yetede) 

Inflasi China dan Pemulihan Global

KT3 14 Jan 2022 Kompas

China memastikan inflasi yang mengamuk sepanjang 2021 terkendali, dan tak akan menjadi faktor pengganggu pertumbuhan tahun 2022. Peran China yang menyumbang 18,33 % PDB dunia 2020 kian penting dalam perekonomian global, sejak membuka diri pada 1978 dengan pertumbuhan rata-rata dua digit selama dua dekade setelahnya. China satu-satunya negara yang mencatat pertumbuhan positif pada 2020 dan menyumbang lebih dari sepertiga pertumbuhan global pada 2021. Pada triwulan I-2021 pertumbuhan ekonomi China mencapai 18,30 %, tertinggi dalam sejarah, setelah mengalami kontraksi 6,8 % pada triwulan I-2020 akibat dampak pandemi.

IMF memprediksi, China menyumbang lebih dari seperlima total peningkatan PDB dunia 5 tahun ke depan (2022-2026). PDB global diperkirakan IMF tumbuh 5,9 % pada 2021 dan 4,9 % tahun ini, tetapi ada kemungkinan dikoreksi akibat Omicron. Angka pertumbuhan global ini diprediksi perlahan melambat menjadi 3 persen pada 2026. Faktor yang mungkin menjadi momok penghambat ekspansi ekonomi China adalah defisit energi, terutama dengan komitmen global China untuk menekan emisi karbon dalam kaitan perubahan iklim. Selain pertumbuhan global yang melambat pasca pandemi, hal lain yang harus diwaspadai adalah meningkatnya ketimpangan akibat divergensi atau pemulihan yang tak merata antar negara. (Yoga)


AS Akan Menuju Ekonomi Terbaik

KT1 12 Jan 2022 Investor Daily

Chief Executive Officer (CEO) dan Chairman JPMorgan Chase Jamie Dimon mengatakan, AS sedang menuju pertumbuhan ekonomi terbaik dalam beberapa dekade. "Kita akan memiliki pertumbuhan terbaik yang pernah dialami tahun ini, saya pikir mungkin sejak beberapa saat setelah peristiwa Depresi Besar (Great Depression). Tahun depan juga akan cukup bagus," ujar dia kepada Bertha Coobms dari CNBC, dalam acara "40th Annual J.P.Morgan Healthcare Conference" yang digelar secara virtual karena penyebaran varian virus corona Covid-19, Omicron, Senin (10/1) waktu setempat. Menurut Dimon kepercayaannya berasal dari neraca konsumen Amerika yang kuat. Dimon mengungkapkan, pertumbuhan akan terjadi bahkan disaat The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan lebih banyak dari yang diharapkan investor. "Ada kemungkinan inflasi lebih buruk dari yang dipikirkan orang. Saya sendiri akan terkejut jika hanya empat kali kenaikan," tambahnya. (Yetede)