;

PDG Investasi Data Center US$ 150 Juta di Indonesia

Ekonomi Hairul Rizal 26 Aug 2021 Investor Daily, 26 Agustus 2021
PDG Investasi Data Center US$ 150 Juta di Indonesia

Princeton Digital Group (PDG), perusahaan penyedia layanan pusat data (data center) yang berbasis di Singapura, mengumumkan rencana pembangunan fasilitas pusat data baru (greenfield) di Kawasan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. PDG akan menginvestasikan dana senilai US$ 150 juta, atau sekitar Rp 2,15 triliun. Pembangunan data center tersebut merupakan salah satu rencana PDG dalam meningkatkan jumlah infrastruktur pusat data. Tujuannya untuk melayani para pelanggan guna mendukung kebutuhan layanan ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang pesat. 

Chairman dan CEO PDG Rangu Salgame mengatakan, selama empat tahun terakhir, melalui tiga strategi, yaitu akuisisi bisnis, pengambilalihan dan peningkatan, dan pembangunan greenfield, pihaknya membangun portofolio pusat data yang masif. Portofolio data center-nya pun sudah tersebar di pasar utama Asia, yakni Tiongkok, Singapura, Indonesia, India, dan Jepang. Khusus di Indonesia, selain di Cibitung, PGC saat ini telah mengoperasikan data center di Pekan Baru (Sumatra), Bintaro, Bandung, dan Surabaya

Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, penyedia dan operator cloud global, antara lain Alibaba, AWS, Google, Microsoft, dan Tencent, bersaing untuk memperkuat jaringannya di Indonesia, terutama di Jabodetabek sebagai pasar utamanya. Sementara itu, operator dan pengembang data center lokal maupun asing, di antaranya DCI Indonesia, Telkom Indonesia, NTT, Keppel DC, dan Princeton Digital Group, juga telah meluncurkan fasilitas pusat datanya di Tanah Air. “Demikian pula, STT GDC, Digital Edge, dan LOGOS, belum lama ini, yang bermitra dengan Pure Data Center, telah mengumumkan rencana untuk membangun pusat data di Indonesia,” tutur Yunus.

Download Aplikasi Labirin :