Umum
( 784 )BNI-EMIRATES TRAVEL FAIR
Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Corina Leyla Karnalies, General Manager Card Business Division Grace Situmeang, SVP Commercial Operations Far East Emirates Airlines Orhan Abbas, dan Country Manager Indonesia Mohammad Al-Attar, berbincang seusai pembukaan BNI-Emirates Travel Fair di Jakarta, Kamis (3/11). Pameran perja-lanan hasil kerja sama BNI dengan Emirates Airlines tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk terus memberikan penawaran terbaik bagi pemegang kartu BNI yang ingin bepergian ke berbagai destinasi favorit mancanegara.
Lelang Sukuk Negara Makin Sepi Peminat
Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (1/11) mencatatkan nilai penawaran sebesar Rp 4,34 triliun. Nilai ini lebih rendah jika dibandingkan dengan lelang sebelumnya yang sebesar Rp 6,40 triliun.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, dari total nilai penawaran yang masuk dalam lelang kali ini, pemerintah hanya menyerap Rp 1,37 triliun.
KERJA SAMA PROYEK KPBU
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang Rachmat Gobel, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan & Risiko Kemenkeu Lucky Alfirman (kedua kiri), Direktur Utama PT Indonesia International Automotive Proving Ground Hiramsyah S. Thaib dan Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Muhammad Wahid Sutopo berbincang di sela-sela penandatanganan kerja sama proyek KPBU Pengembangan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi di Jakarta, Senin (31/10).
SANDAR PERDANA KAPAL BESAR : RI MASUK JARINGAN LOGISTIK GLOBAL
Perusahaan pelayaran CMA CGM menempatkan Indonesia dalam bagian penting bisnis pengiriman dan logistik global setelah mendatangkan kapal Alexander Von Humboldt berkapasitas besar di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Presiden Direktur CMA CGM John Lim menjelaskan bahwa perusahaan pelayaran di jalur utama atau main line operator (MLO) itu telah melayani 420 unit pelabuhan dan mengoperasikan 275 jalur pelayaran secara global. Di Indonesia, CMA CGM menyediakan tiga unit kapal berkapasitas besar hingga 16.000 TEUs untuk melayani pengapalan langsung Jakarta ke Amerika Serikat. “Kapal-kapal besar ini akan mengoptimalkan perjalanan antara Indonesia dan Amerika Serikat,” ujarnya saat peresmian Largest Vessel Maiden Call—CMA CGM Alexander Von Humboldt di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (31/10). Dalam kegiatan itu, kapal Alexander Von Humboldt bersandar perdana di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok. Kapal milik CMA CGM itu berkapasitas 16.000 TEUs yang merupakan rekor baru sebagai kapal terbesar yang pernah sandar di Indonesia. Kapal itu digunakan untuk layanan Transpasific Columbus JAX. Dalam beberapa minggu mendatang, kapal lainnya dari seri 16.000 TEUs yaitu CMA CGM Jules Verne, dan CMA CGM Marco Polo, juga akan singgah di JICT. CEO CMA CGM Asia Pacific Laurent Olmeta menambahkan CMA CGM telah menawarkan tujuh layanan pengiriman yang akan melakukan lebih dari 50 persinggahan ke Indonesia setiap minggunya. Empat dari layanan itu termasuk layanan JAX Columbus yang akan singgah di JICT setiap minggu. Layanan JAX Columbus langsung menghubungkan Indonesia dengan pelabuhan Amerika Serikat (AS) didukung oleh 19 unit kapal termasuk CMA CGM Alexander Von Humboldt.
Pertamina Gaet Jepang Garap Pelayaran
Grup Pertamina menggaet investor asal Jepang untuk menggarap bisnis pelayaran. Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina International Shipping (PIS) dan Nippon Yusen Kaisha (NYK) meneken perjanjian bisnis di Bali, Selasa (18/10). Dalam kerja sama itu, NYK akan berinvestasi di PIS sekaligus mengelola peluang bisnis angkutan LNG, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Yoki Firnandi, CEO Pertamina International Shipping mengatakan, NYK bakal berinvestasi sekitar US$ 20 juta di PIS. Dus, korporasi asal Jepang itu akan memiliki 1% saham PIS. Sedangkan 99% saham PIS masih dikuasai Pertamina.
Dengan begitu, PIS dapat memasuki lini bisnis baru, memperluas jangkauan layanan ke pasar internasional dan mengembangkan kapabilitasnya. Saat ini NYK memiliki 826 kapal. Dari jumlah itu, sebanyak 80 kapal di antaranya berupa LNG Carriers. NYK juga mengoperasikan 21 pelabuhan dan beroperasi di 607 pusat logistik di dunia. "Saat ini PIS punya kekuatan pada angkutan minyak mentah, BBM dan LPG, sedangkan NYK cakupan bisnisnya lebih luas ketimbang kami," terang Yoki. Ke depan, tentu PIS dan NYK bakal menjajaki berbagai pengembangan bisnis existing maupun bisnis baru. Bukan mustahil PIS dan NYK akan membentuk joint venture (JV).
BUMN Jadi Lokomotif Agen Pembangunan, BRI Dorong Pertumbuhan Domestik Lewat UMKM
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan peran perusahaan BUMN untuk terus menjadi lokomotif agen pembangunan dengan tujuan menciptakan jutaan lapangan kerja. Hal tersebut disampaikan Erick pada pembukaan SOE International Conference yang diselenggarakan di Bali, Senin (17/10).Dalam sambutannya, Erick mengungkapkan BUMN didorong untuk terus bertransformasi dan pada saat bersamaan menciptakan value bagi masyarakat serta menjalankan peran menjadi agen pembangunan. “Salah satu upaya menjalankan peran agen pembangunan, kami menginisiasi beberapa program seperti pembiayaan ultra mikro serta menyelesaikan Proyek Strategis Nasional lainnya untuk menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Erick.Erick Thohir menjelaskan bahwa ke depan BUMN akan terus melakukan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dicapai melalui fokus kepada driver pertumbuhan domestik dengan cara mendorong UMKM, yang dapat mendorong penciptaan lapangan kerja. “Di sinilah BRI yang core businessnya UMKM harus lebih berperan aktif, karena 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari UMKM,” imbuhnya.
PELABUHAN HUB INTERNASIONAL : DUMAI LAYAK JADI TRANSHIPMENT
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) diketahui tengah merencanakan pengembangan Pelabuhan Dumai, Riau menjadi pelabuhan alih muat atau transhipment kontainer internasional bekerja sama dengan operator pelayaran kelas dunia.
Pengembangan pelabuhan transhipment merupakan obsesi BUMN pelabuhan itu setelah sukses menggabungkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III dan IV. Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin) Jakarta Siswanto Rusdi menilai peluang menjadikan Pelabuhan Dumai sebagai pelabuhan transhipment lebih prospektif dibandingkan dengan Pelabuhan Kuala Tanjung. Alasannya, Pelabuhan Dumai lebih strategis dari sisi lokasi dari Pelabuhan Kuala Tanjung serta bisa bersaing dengan Pelabuhan Tanjung Pelepas Malaysia dan Pelabuhan Singapura. Tak hanya itu, Siswanto menyatakan kedalaman laut Pelabuhan Dumai juga alami dan mampu dilewati kapal berukuran besar.
“Bila pelabuhan itu menjadi pelabuhan transhipment, harus disiapkan pembangunan terminal peti kemas,” katanya kepada Bisnis, Senin (10/10).
Tercatat, ada tiga pelabuhan kelolaan yang paling potensial untuk didorong dalam menyerap pasar pelayaran di Selat Malaka yaitu Kuala Tanjung, Belawan, dan Dumai. Ketiga pelabuhan itu memenuhi standar internasional terkait lokasi, kedalaman kolam, hingga suprastruktur. Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto berpendapat pelabuhan transhipment merupakan juga hub port. Artinya adalah pelabuhan untuk transhipment muatan yang tujuan akhirnya bukan pelabuhan tersebut. Nantinya, dia menyatakan peruntukan pelabuhan adalah untuk international transhipment atau national gateway.
Kenaikan Harga Barang Menurunkan Kepercayaan
Lonjakan harga barang dan jasa inflasi mulai mencekik leher masyarakat. Gara-gara lonjakan inflasi pula, kepercayaan turun dan optimisme masyarakat terkikis. Jika tak diwaspadai, situasi ini bisa berimplikasi negatif bagi ekonomi maupun aspek sosial.
Gambaran pudarnya optimisme masyarakat tampak dalam sejumlah survei yang digelar oleh sejumlah institusi negara maupun lembaga riset ekonomi. Yang terbaru, kemarin (10/10), Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2022 di level 117,2, turun 7,2 poin dari bulan sebelumnya.
Salah satu penggerus keyakinan itu adalah lonjakan inflasi menyebabkan rata-rata porsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi naik 1,2% poin menjadi 74,8%. Di saat yang sama, pendapatan konsumen yang disimpan turun 1% poin menjadi 15,8%, dan rerata rasio pembayaran cicilan utang turun 0,2% poin menjadi 9,4%.
Kepala Ekonom DRI Rima Prama Artha menyatakan, level IKK memang sudah kembali ke level sebelum pandemi Covid-19. Namun sejak Juli 2022, angka IKK cenderung turun yang menunjukkan optimisme konsumen tengah tergerus.
RENCANA UJI COBA TRANSAKSI NIRSENTUH
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan memulai uji coba teknologi sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) pada akhir tahun ini. PT Roatex Indonesia Toll System (PT RITS) yang ditunjuk sebagai pelaksana sistem MLFF siap menginvestasikan dana sebesar Rp4,4 triliun untuk proyek tersebut.
SERTIFIKASI PENGELOLAAN HUTAN LESTARI : Pelaku Usaha Berharap Mosi 37 Disetujui
Pelaku industri kehutanan Indonesia berharap para anggota lembaga pengembang sertifikasi pengelolaan hutan lestari Forest Stewardship Council (FSC) segara menyetujui mosi 37/2021 dalam gelaran General Assembly FSC yang akan digelar di Bali pada 9–14 Oktober.Penyetujuan mosi tersebut dinilai bakal memberi kesetaraan dan keadilan kepada seluruh stakeholder bidang kehutanan pada semua skala usaha dalam pengembangan hutan lestari.
“Mosi 37 yang diusulkan dapat berdampak positif untuk agenda global yang bermanfaat bagi perubahan iklim, sosial, dan ekonomi masyarakat. Bagi Indonesia, ini akan mendukung semangat kelestarian dan kesetaraan yang adil, ”ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto, dikutip Rabu (5/10).
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Silverius Oscar Unggul mengatakan, disetujuinya mosi 37 akan memberikan kontribusi positif untuk industri kehutanan Indonesia, utamanya dalam menggerakkan dan mendukung pemulihan ekonomi nasional. “Jika mosi 37 disetujui, sektor kehutanan akan menjadi salah satu andalan Indonesia dengan semakin terbukanya peluang pasar,” ujarnya.
Pilihan Editor
-
PNBP Sektor Perikanan Tangkap
29 Aug 2021 -
Jokowi Bentuk Badan Pangan Nasional
26 Aug 2021









