Bisnis
( 689 )Penjualan Video Game Melejit
Selain Netflix, bermain game menjadi pilihan saat wabah virus corona. Total belanja video game mencapai US$ 1,6 miliar. Nintendo Switch menjadi perangkat video game yang paling laris terjual.
Bisnis Makanan Tetap Bertahan
Bisnis waralaba bernama Raja Cendol yang Danu Sofwan kembangkan terancam kolaps setelah angka penjualan turun drastis. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota membuat usaha makanan dan minuman nyaris kolaps. Menurut Danu, waralaba yang dia geluti selama lima tahun terakhir sangat mengandalkan penjualan konvensional alias melalui gerai. PSBB pun membuat anjlok penjualan pada 800 outlet Raja Cendol, yang biasanya bisa mencetak omzet Rp 1,2 miliar sebulan. Danu pun mengerahkan karyawan dan mitra waralaba untuk menjajal penjualan secara online. Omzet Raja Cendol perlahan pulih. Terlebih berdagang di gerai online membuat usahanya kian efisien karena tak perlu membayar biaya sewa gedung.
Hal serupa dilakukan Muhammad Rifky Saleh, pemilik Selawaktu Coffee, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Saat berjualan di gerai online, Rifky bahkan membuat inovasi baru, yaitu membuat kopi ukuran kemasan jumbo yang harganya lebih murah. Pengusaha kuliner lain yang berinovasi ialah Eka Sopian, pemilik gerai Ayam Penyet Si Jagur Bandung. Kini, Eka menjual produk ayam penyet beku yang siap digoreng. Dari inovasi tersebut, Eka bisa menyelamatkan perusahaannya. Marketing Manager Es Teler 77, Arlene Clarissa, mengatakan Es Teler 77 juga mengubah arah bisnisnya menjadi penyedia bahan makanan siap olah sejak akhir Maret lalu. Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia,?Adhi S. Lukman, mengatakan kinerja industri makanan dan minuman tidak akan terpuruk dalam jika pelaku usahanya mau berinovasi. Pemerintah, kata dia, hanya perlu menjamin kontinuitas pasokan bahan baku, seperti daging sapi dan gula pasir.
Perusahaan Pelayaran Genjot Layanan Kargo
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni (Persero), Masrul Khalimi, mengatakan terjadi lonjakan volume pemakaian jasa trayek tol laut rata-rata 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu karena menjelang Lebaran, pembatasan juga membuat orang lebih sering berkirim barang.
Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero), Suyoto, mengatakan intensitas layanan trayek tol laut yang dikelola perusahaan meningkat 10 persen dibanding periode lalu. Lima trayek feeder yang dikelola perseroan dominan melayani pengiriman barang pokok pembangunan, misalnya semen. Namun, pada masa Covid-19 ini, pengiriman bahan bangunan mulai tergantikan bahan pokok.
Adapun Direktur Operasional PT Temas Line, Teddy Arief Setiawan, mengatakan kapasitas layanan akan tetap stabil karena pemerintah justru membuka lebar akses logistik di tengah pembatasan mobilitas manusia.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia, Trismawan Sanjaya, mengatakan permintaan pengiriman hanya ramai di beberapa segmen barang, seperti alat kesehatan dan makanan.
Adapun Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita dan General Manager Sales SiCepat Ekspres, Imam Sedayu, mengeluh soal pembatasan frekuensi penerbangan yang berdampak pada penumpukan barang karena harus antre slot penerbangan. Penumpukan itu terjadi di rute pengiriman dari Sulawesi, Bali, Kalimantan, serta Sumatera Utara ke kota besar di Jawa.
Sektor Perbankan Mulai Mengerem Penyaluran Kredit Perumahan
Adapun PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya menggenjot kredit perumahan. Salah satu caranya adalah meluncurkan inovasi pembiayaan hunian bertajuk "KPR From Home". Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division BTN, Suryanti Agustinar, mengatakan program tersebut memungkinkan calon debitur untuk mengajukan berkas aplikasi KPR/KPA secara online melalui portal BTN Properti. Pengamat ekonomi dari Perbanas Institute, Piter Abdullah, mengatakan penyaluran kredit perumahan penuh tantangan pada tahun ini karena banyak yang terkena PHK dan kehilangan income. Kebijakan pelonggaran bunga pinjaman tidak segera mendorong minat masyarakat untuk memohon KPR.
Operator Penyeberangan Nyaris Bangkrut
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Khoiri Soetomo mengatakan bisnis kapal penyeberangan makin terpuruk setelah pemberlakuan larangan mudik sejak 24 April lalu. Okupansi penumpang terus merosot dan hanya tersisa maksimum 10-25 persen di setiap trip, sebagian besar adalah layanan kendaraan barang.
Menurut Khoiri, kapal berukuran di atas 5.000 gross tonnage (GT) di lintasan Pelabuhan Merak (Banten)-Pelabuhan Bakauheni (Lampung) bisa membawa hingga 200-600 unit kendaraan roda empat campuran. Adanya 24 persen warga yang nekat tetap mudik akhirnya memaksa pemerintah membatasi transportasi keluar-masuk kawasan PSBB, khususnya Jabodetabek.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wisnu Handoko mengatakan larangan mudik transportasi laut akan berlaku hingga akhir Mei 2020. Perlintasan penumpang tak diperbolehkan, kecuali untuk sejumlah ketentuan, seperti untuk pemulangan tenaga kerja Indonesia dari luar negeri dan kepentingan medis.
Sekretaris Jenderal Gapasdap Aminuddin Rifai mengatakan operator kini kesusahan memenuhi biaya operasional lantaran tarif dasar penumpang tak juga dinaikkan. Tarif baru yang sudah dibahas panjang dan dijamin Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 66 Tahun 2019 belum terealisasi hingga munculnya pandemi.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengakui pembatasan mobilitas manusia membuat trafik layanan perusahaannya anjlok hingga 40 persen. ASDP berupaya menggenjot penyeberangan kendaraan logistik di rute padat.
Pemindahan fokus layanan pada kendaraan logistik pun dilakukan para pengelola jalan tol.
Dugaan Mafia Alat Kesehatan - KPPU Siap Turun Tangan
Pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir terkait dengan adanya mafia alat kesehatan akan didalami oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha guna mengusut dugaan permainan di balik bisnis itu.
Juru bicara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Guntur Saragih mengatakan bahwa pihaknya akan meminta Menteri BUMN melakukan klarifikasi sebagai bahan lembaga itu melakukan penyelidikan. Setelah melakukan klarifikasi, KPPU akan melakukan penelitian guna memastikan ada tidaknya pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 5 tahun 1999.
KPPU memang telah melakukan penelitian terkait dengan alat kesehatan khususnya produksi masker di Tanah Air. Hasilnya, komisi belum menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pemangku kepentingan.
M. Zulfirmansyah, Direktur Ekonomi KPPU, mengatakan bahwa penelitian tersebut dilakukan sejak awal Februari 2020 ketika harga masker mulai mengalami peningkatan.
Crown Group Garap Proyek di AS
Usai mengakuisisi lahan di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS) perusahaan pengembang properti berbasis di Australia, Crown Group, berencana mengembangkan proyek mixed use kondominium dan hotel di AS senilai Rp 8 triliun. CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, proyek pertama Crown Group di AS ini akan membawa gaya hidup dan sentuhan Australia ke kawasan distrik keuangan, mode, dan South Park di pusat kota LA. Saat ini, Crown Group mengurus perizinan dan tahap pembahasan dengan Los Angeles City Hall untuk proyek yang akan dikembangkan.
Di dalam proyek mixed use ini akan dibangun kondominium setinggi 43 lantai yang didesain oleh Koichi Takada Architects dengan kapasitas 319 unit. Proyek di 1111 Hill Street ini diharapkan selesai pada 2024. Kantor perwakilan Crown Group di LA juga tengah berdiskusi dengan beberapa merek hotel mewah. Menurut Head of US Development Crown Group, Patrick Caruso, pengembangan ini akan menawarkan hal berbeda dan yang menarik bagi pembeli di Downtown LA, karena ini adalah bagian kota yang berkembang cepat namun memiliki pilihan terbatas.
Operator Jalan Tol Merugi Akibat Larangan Mudik
Operator jalan tol menanggung kerugian besar akibat larangan mobilitas kendaraan umum dan pribadi antarkota atau mudik yang berlaku mulai hari ini. Pengamat ekonomi sekaligus dosen Perbanas Institute, Piter Abdullah, mengatakan pendapatan operator jalan tol pada mudik Idul Fitri tahun ini bisa anjlok hingga 250 persen dibanding masa mudik tahun lalu. Kerugian itu, kata Piter, diperparah oleh volume lalu lintas harian yang sudah tergerus sejak masa awal darurat pandemi Covid-19 pada pertengahan bulan lalu. Awalnya larangan mudik hanya berlaku untuk aparat sipil negara, tentara, polisi, dan pegawai badan usaha milik negara.
Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov, mengatakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadi operator yang paling kehilangan potensi pendapatan karena posisinya sebagai pengelola utama sejumlah pintu tol keluar-masuk Jakarta dan sekitarnya. Head Regional Division Jasa Marga Metropolian Tollroad, Reza Febriano, tak memberikan tanggapan soal potensi penurunan pendapatan akibat larangan mudik. Tapi dia mengakui arus kendaraan menurun drastis sejak awal penetapan masa darurat Covid-19. Sedangkan, Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya yang mengelola jalan tol Cikopo Palimanan, Firdaus Azis, mengatakan masih mengkaji dampak larangan mudik terhadap kinerja perusahaan.
Proyek LRT Adhi Karya Berlanjut
General Manager Departemen Perkeretaapian PT Adhi Karya (Persero) Tbk Isman Widodo mengatakan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) telah mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid- 19, dengan berkoordinasi dengan pemilik atau tim pengelola kegiatan (TPK) pelaksanaan pembangunan, dalam hal ini dari Kementerian Perhubungan. Isman mengatakan, pelaksanaan pekerjaan yang bersifat administratif atau pertemuan dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi ataupun aplikasi-aplikasi yang bisa diterapkan untuk pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH). Untuk pekerjaan-pekerjaan yang langsung ditangani oleh orang, Adhi Karya melaksanakan jaga jarak dari satu pekerja dengan pekerja lainnya. Progres masing-masing lintas pelayanan adalah lintas pelayanan I mencapai 88 persen, kemudian lintas pelayanan II 67 persen, dan lintas pelayanan III 64 persen, ujar Isman. Pembangunan prasarana kereta api ringan atau LRT wilayah Jabodebek tahap I sejak September 2015 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 22,8 triliun (termasuk pajak). LRT Jabodebek ditargetkan rampung pada Juli 2021. Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho menjelaskan, kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada Maret 2020 meliputi lini bisnis konstruksi dan energi sebesar 94 persen, properti sebesar 5 persen, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Pertamina Jajaki Ekspor Bahan Bakar Minyak
PT Pertamina (Persero) menjajaki ekspor bahan bakar minyak akibat berlimpahnya stok di kilang dan tangki menyusul penurunan permintaan dalam negeri. Penurunan penjualan terjadi pada semua jenis bahan bakar. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan permintaan BBM nasional merosot hingga 34,9 persen. Di antara semua jenis bahan bakar, avtur mengalami penurunan paling drastis. Pertamina menjajaki pasar ekspor avtur demi mengurangi pasokan yang kini cukup hingga 91 hari. Cina menjadi salah satu sasaran pasar ekspor perusahaan pelat merah itu. Selain avtur, Pertamina memiliki kelebihan pasokan solar. Nicke mengajukan izin penutupan keran impor solar kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memastikan pasokannya terserap.
Pengendalian pasokan juga dilakukan dengan mengurangi pengolahan minyak mentah di sejumlah kilang. Nicke menuturkan perusahaan akan sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk memelihara kilang. Untuk meningkatkan penjualan produk lainnya, perusahaan menggandeng ojek online untuk mengantarkan langsung produk BBM dalam kemasan kepada pelanggan. Produk lain seperti elpiji dan pelumas pun tak luput dalam layanan ini. Direktur Pemasaran Retail Mas’ud Khamid menyatakan pengemudi ojek online yang berpartisipasi dalam program ini akan mendapat pengembalian duit (cashback) maksimal Rp 15 ribu. Namun insentif hanya dibatasi untuk 10 ribu pengemudi setiap hari. Pertamina juga memberikan cashback sebesar 30 persen atau maksimal Rp 30 ribu kepada 2.000 konsumen untuk pembelian melalui aplikasi MyPertamina.
Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Tallatov, menyatakan rencana ekspor Pertamina ke Cina dapat menjadi alternatif terbaik untuk penyerapan avtur. Namun, selain ekspor, Abra melihat ada peluang penyerapan avtur di pasar domestik dari industri pesawat kargo.
Pilihan Editor
-
Ekspor Perikanan Rp 72,8 T
10 Feb 2021 -
China Masih Dominasi Ekspor Impor RI
16 Feb 2021 -
53,6 Ton Tuna Diekspor ke As dan Jepang
08 Feb 2021









