;
Tags

Bisnis

( 689 )

Pengusaha Siap Menyambut Karyawan Kembali Bekerja

Ayutyas 13 May 2020 Tempo, 12 May 2020

Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, menyambut baik rencana pemerintah yang akan mengizinkan karyawan di bawah usia 45 tahun untuk kembali bekerja. 

Menurut Sarman, pada dasarnya pelaku usaha ingin ada pelonggaran agar aktivitas kembali normal. Tapi, dia mengakui, tak mudah bagi perusahaan untuk bisa mempekerjakan kembali karyawannya meski ada persyaratan usia di bawah 45 tahun, karena bersinggungan langsung dengan konsumen, justru berisiko terhadap penularan virus corona.

Di Provinsi DKI Jakarta, misalnya, statistik penyebaran corona berangsur membaik, tapi tidak ada tanda-tanda Gubernur Anies Baswedan bakal melonggarkan SOP pencegahan corona. 

Kemarin, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Manardo melontarkan wacana memberikan ruang lebih luas bagi karyawan di bawah usia 45 tahun untuk masuk bekerja. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja yang saat ini sudah mencapai lebih dari 3 juta karyawan. 

Belakangan, pengusaha retail mendesak pemerintah memberi kelonggaran agar mengizinkan pembukaan pusat belanja menjelang Lebaran. Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan tersebut begitu kajian final dan disetujui semua pihak.

Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sutrisno Iwantoro, menyarankan agar pemerintah membuat kebijakan pelonggaran berdasarkan zona wilayah. Dalam survei internal Apindo dan Kadin, pengusaha diprediksi hanya mampu bertahan menghadapi krisis hingga Juni-Juli mendatang.

Operator Kawasan Wisata Strategis Siapkan Rencana Pemulihan

Ayutyas 13 May 2020 Tempo, 12 May 2020

Direktur Industri dan Kelembagaan Pariwisata Badan Otorita Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Bisma Jatmika, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayahnya harus terhenti sementara karena 60 persen pendanaan direalokasi untuk mitigasi wabah.

Bisma mengatakan rencana pemulihan itu dilengkapi konsep "new normal" atau tren wisata baru berbasis kebersihan yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Paradigma baru itu dianggap akan muncul setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan aturan jaga jarak dicabut.

Sebelum wabah Covid-19 merebak, Badan Otorita Borobudur tengah mengebut pengembangan berbagai fitur di lahan seluas 309 hektare, namun prosesnya akan dilanjutkan tahun depan. Saat ini, Badan Otorita Borobudur bekerja sama dengan penyedia konten digital untuk mengurangi aktivitas pemasaran konvensional. 

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC), Abdulbar Mansoer, memastikan pembangunan sirkuit MotoGP di KSPN Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus berjalan pada masa pandemi, dengan protokol kesehatan yang ketat. Menurut Abdulbar, arena balap sepeda motor yang rencananya difungsikan tahun depan itu bisa menciptakan lapangan kerja untuk 7.500 orang.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan sedang menyiapkan berbagai standar kebersihan kesehatan tetap di obyek wisata dan lokasi pertunjukan yang sesuai dengan konsep "new normal". Salah satu infrastruktur pendukung utama konsep tersebut adalah sistem sanitasi. 

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata, Agustini Rahayu, mengatakan sedang berkoordinasi dengan dinas pariwisata di lima KSPN prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, serta Likupang, untuk mempersiapkan lonjakan angka kunjungan pariwisata pasca-pandemi. 

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, mengatakan proyek konektivitas utama tetap berjalan di tengah pemangkasan anggaran. Kementerian Pekerjaan Umum menghemat anggaran proyek dan kegiatan kerja periode 2020 untuk penanganan Covid-19 hingga Rp 44,5 triliun.

Selain McDonald's, Sarinah Tutup 33 Gerai Lainnya

Ayutyas 12 May 2020 Republika, 11 May 2020

Direktur Sarinah Fetty Kwartati menjelaskan, PT Sarinah (Persero) sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia menutup gerai McDonald's Indonesia dan 33 gerai lain karena renovasi gedung segera dilakukan sebagai upaya perusahaan melakukan transformasi bisnis.

Gedung yang telah berusia lebih dari setengah abad ini, kata Fetty, memang sudah saatnya direnovasi untuk menjaga kekokohan struktur dengan mempertimbangkan golden rule terkait dengan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Sebenarnya, rencana renovasi sudah lama dicanangkan, tetapi baru saat ini mulai digulirkan.

Rencananya, renovasi gedung Sarinah akan dimulai pada Juni 2020. Namun, karena pandemi Covid-19 belum reda, pekerjaan renovasi dimulai dengan pekerjaan desain, arsitektur, pemetaan, audit teknis, dan lain-lain yang tidak menimbulkan kerumuman (crowd). Setelah itu, baru dilanjutkan dengan konstruksi fisik.

Sebanyak 475 mitra yang mejajakan produknya di Sarinah telah diminta menutup lapaknya demi proses renovasi gedung Sarinah. Kepada para mitra tersebut juga diberlakukan kebijakan yang sama, yakni dapat bergabung kembali jika memenuhi syarat yang ditentukan, seperti menyediakan konten lokal.

Direktur Utama Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menyebutkan, renovasi gedung Sarinah direncanakan selesai pada Mei 2021. Ia menjelaskan, Sarinah saat ini sedang melakukan program transformasi dalam upaya meremajakan konsep dan model bisnis Sarinah yang salah satunya adalah melakukan renovasi gedung.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, pembaruan Sarinah tidak meninggalkan nilai sejarah. Banyak hal yang harus dibenahi (oleh Sarinah). Pembaruan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, tetapi dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri, ujar Erick.

Pasokan Ayam Baru Terserap 14,9 Persen

Ayutyas 10 May 2020 Tempo, 08 May 2020

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, mengatakan tengah mengawasi komitmen kerja sama penyerapan ayam ras (livebird) peternak rakyat atau mandiri oleh perusahaan mitra. Menurut dia, hingga saat ini, jumlah ayam yang sudah dibeli oleh perusahaan mitra baru 613.870 ekor atau sekitar 14,9 persen dari komitmen yang disepakati sebanyak 4.119.000 ekor.

Ada empat perusahaan yang telah melebihi target, yakni PT Expravet, PT Intertama Trikencana Bersinar, PT Ayam Manggis, dan CV Surya Inti Pratama.

Menurut Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Sugeng Wahyudi, meskipun harga ayam berangsur naik, peternak masih merugi. Saat ini, kata dia, harga ayam peternak sekitar Rp 15.500 per kilogram, belum bisa menutup biaya produksi.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah, Parjuni, mengatakan harga ayam belum pulih. Padahal peternak sudah mengurangi sekitar 40-50 persen populasi ternaknya. Penyerapan ayam peternak oleh perusahaan swasta dan perusahaan badan usaha milik negara juga dinilai tidak benar-benar membantu.

Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara mengatakan pemerintah menjalankan program pembelian 12 juta ekor ayam dari peternak mandiri yang akan diberikan kepada BUMN dan menyiapkan Rp 450 miliar sebagai stimulus. Harry mengusulkan stimulus tersebut diberikan kepada Kementerian Sosial supaya ayam beku atau karkas bisa masuk paket bantuan sosial. 

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhanto. mengatakan selama 1,5 tahun terakhir harga ayam di peternak memang sudah terpuruk akibat kelebihan pasokan. Pandemi Covid-19 menyebabkan permintaan menurun hingga 50 persen.


Operator Angkutan Perketat Penjualan Tiket

Ayutyas 10 May 2020 Tempo, 08 May 2020

Operator angkutan memperketat sistem penjualan tiket untuk mencegah masuknya penumpang yang tak memenuhi syarat dalam layanan khusus yang berlaku di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan mudik hari raya Idul Fitri.

Tiga maskapai penerbangan milik Grup Lion, yaitu Lion Air, Batik Air, dan Wings Air, membuka penerbangan domestik terbatas pada 10 Mei. Danang menuturkan penjualan tiket dilakukan dari kantor pusat dan seluruh kantor cabang Grup Lion Air serta aplikasi online

Dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 31 Tahun 2020, maskapai bisa menerbangkan penumpang dengan syarat khusus. Namun sejumlah kriteria, menimbulkan multitafsir karena tak ada penjelasan terinci. 

Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia juga sudah membuka layanan terbatas sejak kemarin dan hari ini. 

Ketua Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA), Denon Berriklinsky Prawiraatmadja, mengatakan hasil diskusi antara operator dan pemerintah sebenarnya memutuskan pemesanan tiket harus dilakukan secara manual di gerai maskapai. 

Penerbangan terbatas itu hanya diperbolehkan untuk aparat sipil negara dan pegawai swasta yang bepergian untuk urusan penanganan Covid-19 dan kebutuhan pokok, pasien yang membutuhkan pengobatan khusus, warga yang mengunjungi anggota keluarga inti yang sakit keras atau meninggal, hingga pemulangan warga negara Indonesia dari luar negeri. 

Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda), Ateng Aryono, mengatakan belum ada persyaratan teknis untuk penyedia angkutan jalan raya. Padahal kebijakan itu berlaku untuk semua moda angkutan. 

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), Aminuddin Rifai, mengatakan anggotanya masih menunggu kejelasan aturan. Adapun juru bicara PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus, mengatakan pihaknya belum menyiapkan penjualan tiket kereta api jarak jauh dan kereta lokal.

Berharap Lonjakan Omzet di Masa Pandemi

Ayutyas 10 May 2020 Tempo, 08 May 2020

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, mengatakan stok barang pemilik gerai di pusat belanja menumpuk karena belum laku terjual akibat pandemi Covid-19. Tumpukan persediaan barang itu berpotensi menambah kerugian para pelaku usaha karena pasokan yang dipesan menyesuaikan dengan permintaan kebutuhan Lebaran. 

Budihardjo mengatakan saat ini asosiasi tengah merancang protokol pencegahan penyebaran Covid-19 agar pusat belanja bisa segera dibuka. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Hippindo, Fetty Kwartati, mengatakan momentum Lebaran merupakan salah satu masa puncak setiap tahunnya. Adapun persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari, baik stok barang maupun strategi promosi. Tapi, sejak terjadi pandemi, penjualan retail anjlok 70-90 persen.

Fetty berharap pemerintah segera melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) agar toko-toko retail bisa dibuka kembali, terutama fashion dan department store, dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19. 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey, berharap pemerintah bisa segera melonggarkan aturan PSBB untuk daerah yang penyebaran pandeminya melambat, salah satunya DKI Jakarta.

Ketua Komite Ritel Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Tutum Rahanta, mengatakan pelonggaran PSBB bagi pusat belanja perlu diberikan di sejumlah daerah yang tingkat pertumbuhan pasien positif Covid-19-nya melandai. Setidaknya, kata Tutum, sekitar 30-35 persen kontribusi pendapatan tahunan berasal dari kinerja selama Ramadan-Lebaran.

Pelonggaran PSBB, kata Tutum, bisa sedikit memberikan napas bagi peretail dan berdampak besar bagi perekonomian dalam negeri, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhato, mendukung upaya pelaku usaha untuk membuka usahanya dua pekan sebelum Lebaran. Tapi dia mengingatkan agar pembukaan tempat usaha tidak bertentangan dengan penerapan PSBB pemerintah.

Industri Broadband Internet Berkibar di Tengah Covid

Ayutyas 10 May 2020 Investor Daily, 5 Mei 2020

Pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat bekerja dan belajar dari  rumah telah mendorong permintaan yang tinggi  terhadap broadband internet dan layanan televisi  berbayar (pay TV). Itulah sebabnya, jumlah pelanggan di industri ini justru melonjak dengan diberlakukannya kebijakan jaga jarak dan pembatasan  sosial berskala besar (PSBB) Maret-April lalu.

Menurut CEO & President Director PT Link Net Tbk Marlo Budiman, potensi broadband internet  di Indonesia masih sangat besar.  Mengacu data Media Partner Asia  (MPA). Menurutnya, Link Net  terus konsisten melakukan roll-out  jaringan, khususnya ke kota-kota  potensial di Jawa, dengan mengoptimalkan infrastruktur Java backbone  yang dimiliki.  Marlo Budiman optimistis target  pasar yang dicanangkan pada tahun  ini akan tercapai dan akan menjalankan ekspansi ke lima kota, yakni Solo, Semarang, Serang, Cilegon, serta Bali karena didukung juga populasi dan daya beli yang tinggi

Yang menarik, kata Marlo, bisnis  internet service provider (ISP), atau fix  broadband dan pay TV, berbeda dengan industri telekomunikasi seluler.  Jika di industri seluler diwarnai perang  tarif (price war) dan harga layanan  cenderung  turun, di bisnis ISP harga  layanan justru naik setiap tahun.    Tapi yang pasti, operator broadband  internet lebih mengutamakan produk  dan kualitas layanan. Kenaikkan harga ini karena pengaruh konten yang dibeli  dalam dolar AS dan dijual ke rupiah serta impor equipment dari  Tiongkok yang juga menggunakan  dolar AS.

Dihubungi terpisah, President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad  Al-Neama, menyatakan, selama masa  pandemi Covid-19, Indosat Ooredoo  telah mengambil langkah proaktif  dan progresif untuk mendukung  karyawan, pelanggan, dan komunitas. Alhasil, kinerjanya tetap positif.

Hal yang sama juga disampaikan  oleh General Manager Corporate  Communication PT XL Axiata Tbk  Tri Wahyuningsih, yang memastikan  rencana bisnisnya sesuai target meski  negeri ini dilanda Covid-19. Dia menuturkan, XL Axiata tidak  menargetkan pertumbuhan jumlah  pelanggan yang signifikan. Tetapi,  pihaknya menargetkan untuk menggapai pelanggan yang memiliki kategori produktif. Dan tahun ini, XL Axiata masih fokus  pada strategi untuk mendorong dan  meningkatkan bisnis layanan data, sehingga bisa menjadi penyedia layanan  data terdepan.

Adapun VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menjelaskan, Telkom mengalokasikan capex  sekitar 25% dari pendapatan perseroan  tahun ini. Belanja modal akan dimanfaatkan untuk penguatan seluruh lini  bisnis baik mobile maupun fixed line. Sebagian besar  capex terutama digunakan untuk pembangunan BTS 4G serta penguatan  sistem IT, pembangunan jaringan akses dan  backbone berbasis fiber, tower, data  center, serta modernisasi jaringan. Ia menambahkan sejak kebijakan Work From Home dan PSBB, konsumsi bandwidth layanan data oleh konsumen  Tel komGroup mengalami lonjakan  khu susnya untuk segmen home service  melalui produk IndiHome dan segmen  per sonal service dari Telkomsel. Menurutnya Telkom saat ini tengah ber transformasi menjadi perusahaan  telekomunikasi digital dengan semakin fokus pada pengembangan  bisnis dan layanan digital dalam tiga  aspek, yakni digital connectivity, digital  platform, dan digital services.  


Penguatan Kinerja Kalbe Farma di Tengah Wabah

Ayutyas 10 May 2020 Investor Daily, 5 Mei 2020

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menunjukkan penguatan kinerja keuangan di tengah pandemi Covid-19. Wabah penyakit tersebut berdampak positif terhadap penjualan sejumlah obat maupun alat kesehatan perseroan sebagaimana Analis Danareksa Sekuritas  Natalia Sutanto yang mengungkapkan permintaan sejumlah  produk perseroan baik obat,  alat kesehatan, maupun  produk kesehatan diperkirakan meningkat di tengah pandemi Covid-19 serta didukung oleh rencana pemerintah untuk memangkas pajak perusahan yang masih dibahas dan masih menunggu pengumuman resmi pemerintah dalam waktu dekat.

Kalbe Farma mencetak peningkatan penjualan  sebesar 8% dari Rp 5,36  triliun menjadi Rp 5,79 triliun  hingga kuartal I-2020. Kenaikan tersebut juga berimbas  terhadap pertumbuhan beban  penjualan dari Rp 2,86 triliun  menjadi Rp 3,17 triliun. Laba  bersih meningkat sekitar 12,4%  dari RP 595 miliar menjadi Rp  669 miliar

Disisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin menuturkan bahwa penjualan divisi obat resep, divisi consumer healty, dan divisi nutrisi, divisi logistik dan distribusi diperkirakan membuahkan hasil lebih baik tahun ini. Namun, Wabah virus corona diikuti dengan pelemahan nilai tukar rupiah, ungkap dia, mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk memangkas turun target pendapatan dan laba bersih Kalbe Farma tahun ini.

Penjualan perseroan diperkirakan hanya tumbuh 7% menjadi  Rp 24,2 triliun atau setara  dengan perkiraan manajemen perseroan mencapai 6-8%  tahun ini. Sedangkan laba bersih  perseroan tahun ini direvisi  turun hanya mencapai 0,2%  atau cenderung mendatar menjadi Rp 2,5 triliun. Rendahnya  pertumbuhan tersebut juga dipengaruhi atas perkiraan merosotnya margin keuntungan  perseroan.

Link Net Tetap Ekspansif

Ayutyas 10 May 2020 Investor Daily, 5 Mei 2020

PT Link Net Tbk  dengan merek dagang First Media, pemimpin industri pay TV  dan fixed cable broadband internet  di Indonesia, tetap ekspansif di  tengah pandemi Covid-19. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 2 triliun untuk penetrasi sebagaimana dikonfirmasi CEO & President Director PT Link Net Tbk Marlo Budiman.

Marlo mengungkapkan dalam Media Visit ke Beritasatu  Media Holdings melalui konferensi  video, broadband internet saat ini sudah merupakan  utilitas primer rumah tangga di Indonesia, setara air dan listrik.  Apalagi selama masa pandemi  Covid-19 yang diharuskan untuk  belajar dari rumah dan bekerja dari  rumah (work from home/WFH).

Hadir juga pada kesempatan tersebut jajaran manajemen Link Net,  yakni Deputy CEO & Chief Operating  Officer Link Net Victor Indajang,  Enterprise Sales Director Link  Net Agung Satya Wiguna, dan  Deputy Chief Marketing Officer  Link Net Santiwati Basuki. Di  jajaran manajemen dan redaksi  grup Beritasatu Media Holdings  (BSMH), hadir CEO BSMH  Nicky Hogan,Chief Operating  Officer BSMH Anthony Wonsono,  dan News Director BSMH Primus  Dorimulu.

Sementara itu, menurut Santiwati  Basuki, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak berbeda antara bisnis  layanan residensial dan enterprise Link  Net. Residensial justru tumbuh pesat  karena WFH, sedangkan pertumbuhan segmen enterprise cenderung flat.

Pada kesempatan yang sama, Victor Indajang menambahkan, perusahaan  memastikan layanan Link Net tetap  berjalan sebagaimana mestinya di  masa wabah Covid-19. Link Net membagi kapasitas untuk karyawan yang  harus bekerja di lapangan (work from  field), bekerja dari rumah (WFH),  dan bekerja dari kantor (work from  office/WFO).

Di lain sisi, Marlo mengatakan,  untuk menunjang WFH, Link Net  memanjakan pelanggan dengan memberikan harga dan layanan promosi  sejak pertengahan Maret hingga akhir  Mei. Pada Maret-April, perseroan telah membuka channel baru serta memberikan diskon yang sangat tinggi 50% bagi pelanggan untuk melakukan upgrade paket dan upgrade speed termasuk diskon untuk online e-learning school. Sedangkan untuk pelanggan baru juga dimanjakan dengan diskon tambahan dengan bonus berlangganan Cathplay 3 bulan, free channel tiga bulan. Selanjutnya, dari perolehan pelanggan baru, Link menyisihkan Rp 10.000 untuk donasi bagi tenaga medis.

Selain  itu, sebagai bagian mendukung WFH, Link Net sudah meluncurkan solusi study from home  (STH), First Klaz, produk e-learning  management system yang bisa dipakai  untuk sekolah, guru, kepala sekolah,  dan administrator. Bahkan, solusi ini  juga bisa dipakai oleh orang tua murid  untuk kegiatan belajar-mengajar. “Guru-guru bisa meng-upload materi-materi studi dan bisa meng-upload  video-video pengajaran. Orang tua  juga bisa mendapatkan login, sehingga  bisa memantau belajar anak-anaknya”  ujar Marlo.


Rupiah Lemah , Emiten Malah Ketiban Untung

Ayutyas 10 May 2020 Kontan, 5 Mei 2020

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih kembali terjadi. Namun Presiden Direktur CSA Institute, Aria Santoso dan Analis Binaartha Sekuritas Muhammad, Nafan Aji Gusta Utama, menilai hal ini akan menguntungkan beberapa emiten yang berbasis ekspor seperti emas, nikel, batubara, crude palm oil (CPO), juga sektor garmen dan furniture. Meski demikian emiten ini tetap perlu mewaspadai permintaan yang belum optimal di tengah kondisi perlambatan ekonomi karena korona.

Beberapa emiten berorientasi ekspor yang dicontohkan diantaranya PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), emiten pertambangan seperti PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan emiten tambang batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga kecipratan untung dari pelemahan rupiah. Sebagaimana di lansir masing – masing pihak Director Finance and Control Vale Indonesia Adi Susatio dan Direktur Keuangan Bukit Asam Mega Satria.

Adi menambahkan, dari laporan keuangan per kuartal I-2020 INCO berhasil mengantongi pendapatan sebesar US$ 174,66 juta dari hasil penjualan kepada Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd (SMM). Namun, menurutnya isu perang dagang juga masih membawa ketidak pastian pada ekonomi global dimana AS terhadap China. akar masalah penyebaran korona. Pada akhirnya hal ini memengaruhi harga nikel dunia dan berpengaruh besar pada pendapatan INCO.