Bisnis
( 689 )Pengusaha Siap Menyambut Karyawan Kembali Bekerja
Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, menyambut baik rencana pemerintah yang akan mengizinkan karyawan di bawah usia 45 tahun untuk kembali bekerja.
Menurut Sarman, pada dasarnya pelaku usaha ingin ada pelonggaran agar aktivitas kembali normal. Tapi, dia mengakui, tak mudah bagi perusahaan untuk bisa mempekerjakan kembali karyawannya meski ada persyaratan usia di bawah 45 tahun, karena bersinggungan langsung dengan konsumen, justru berisiko terhadap penularan virus corona.
Di Provinsi DKI Jakarta, misalnya, statistik penyebaran corona berangsur membaik, tapi tidak ada tanda-tanda Gubernur Anies Baswedan bakal melonggarkan SOP pencegahan corona.
Kemarin, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Manardo melontarkan wacana memberikan ruang lebih luas bagi karyawan di bawah usia 45 tahun untuk masuk bekerja. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja yang saat ini sudah mencapai lebih dari 3 juta karyawan.
Belakangan, pengusaha retail mendesak pemerintah memberi kelonggaran agar mengizinkan pembukaan pusat belanja menjelang Lebaran. Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan tersebut begitu kajian final dan disetujui semua pihak.
Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sutrisno Iwantoro, menyarankan agar pemerintah membuat kebijakan pelonggaran berdasarkan zona wilayah. Dalam survei internal Apindo dan Kadin, pengusaha diprediksi hanya mampu bertahan menghadapi krisis hingga Juni-Juli mendatang.
Operator Kawasan Wisata Strategis Siapkan Rencana Pemulihan
Sebelum wabah Covid-19 merebak, Badan Otorita Borobudur tengah mengebut pengembangan berbagai fitur di lahan seluas 309 hektare, namun prosesnya akan dilanjutkan tahun depan. Saat ini, Badan Otorita Borobudur bekerja sama dengan penyedia konten digital untuk mengurangi aktivitas pemasaran konvensional.
Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC), Abdulbar Mansoer, memastikan pembangunan sirkuit MotoGP di KSPN Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus berjalan pada masa pandemi, dengan protokol kesehatan yang ketat. Menurut Abdulbar, arena balap sepeda motor yang rencananya difungsikan tahun depan itu bisa menciptakan lapangan kerja untuk 7.500 orang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan sedang menyiapkan berbagai standar kebersihan kesehatan tetap di obyek wisata dan lokasi pertunjukan yang sesuai dengan konsep "new normal". Salah satu infrastruktur pendukung utama konsep tersebut adalah sistem sanitasi.
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata, Agustini Rahayu, mengatakan sedang berkoordinasi dengan dinas pariwisata di lima KSPN prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, serta Likupang, untuk mempersiapkan lonjakan angka kunjungan pariwisata pasca-pandemi.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, mengatakan proyek konektivitas utama tetap berjalan di tengah pemangkasan anggaran. Kementerian Pekerjaan Umum menghemat anggaran proyek dan kegiatan kerja periode 2020 untuk penanganan Covid-19 hingga Rp 44,5 triliun.
Selain McDonald's, Sarinah Tutup 33 Gerai Lainnya
Direktur Sarinah Fetty Kwartati menjelaskan, PT Sarinah (Persero) sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia menutup gerai McDonald's Indonesia dan 33 gerai lain karena renovasi gedung segera dilakukan sebagai upaya perusahaan melakukan transformasi bisnis.
Gedung yang telah berusia lebih dari setengah abad ini, kata Fetty, memang sudah saatnya direnovasi untuk menjaga kekokohan struktur dengan mempertimbangkan golden rule terkait dengan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Sebenarnya, rencana renovasi sudah lama dicanangkan, tetapi baru saat ini mulai digulirkan.
Rencananya, renovasi gedung Sarinah akan dimulai pada Juni 2020. Namun, karena pandemi Covid-19 belum reda, pekerjaan renovasi dimulai dengan pekerjaan desain, arsitektur, pemetaan, audit teknis, dan lain-lain yang tidak menimbulkan kerumuman (crowd). Setelah itu, baru dilanjutkan dengan konstruksi fisik.
Sebanyak 475 mitra yang mejajakan produknya di Sarinah telah diminta menutup lapaknya demi proses renovasi gedung Sarinah. Kepada para mitra tersebut juga diberlakukan kebijakan yang sama, yakni dapat bergabung kembali jika memenuhi syarat yang ditentukan, seperti menyediakan konten lokal.
Direktur Utama Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menyebutkan, renovasi gedung Sarinah direncanakan selesai pada Mei 2021. Ia menjelaskan, Sarinah saat ini sedang melakukan program transformasi dalam upaya meremajakan konsep dan model bisnis Sarinah yang salah satunya adalah melakukan renovasi gedung.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, pembaruan Sarinah tidak meninggalkan nilai sejarah. Banyak hal yang harus dibenahi (oleh Sarinah). Pembaruan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, tetapi dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri, ujar Erick.
Pasokan Ayam Baru Terserap 14,9 Persen
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, mengatakan tengah mengawasi komitmen kerja sama penyerapan ayam ras (livebird) peternak rakyat atau mandiri oleh perusahaan mitra. Menurut dia, hingga saat ini, jumlah ayam yang sudah dibeli oleh perusahaan mitra baru 613.870 ekor atau sekitar 14,9 persen dari komitmen yang disepakati sebanyak 4.119.000 ekor.
Ada empat perusahaan yang telah melebihi target, yakni PT Expravet, PT Intertama Trikencana Bersinar, PT Ayam Manggis, dan CV Surya Inti Pratama.
Menurut Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Sugeng Wahyudi, meskipun harga ayam berangsur naik, peternak masih merugi. Saat ini, kata dia, harga ayam peternak sekitar Rp 15.500 per kilogram, belum bisa menutup biaya produksi.
Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah, Parjuni, mengatakan harga ayam belum pulih. Padahal peternak sudah mengurangi sekitar 40-50 persen populasi ternaknya. Penyerapan ayam peternak oleh perusahaan swasta dan perusahaan badan usaha milik negara juga dinilai tidak benar-benar membantu.
Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara mengatakan pemerintah menjalankan program pembelian 12 juta ekor ayam dari peternak mandiri yang akan diberikan kepada BUMN dan menyiapkan Rp 450 miliar sebagai stimulus. Harry mengusulkan stimulus tersebut diberikan kepada Kementerian Sosial supaya ayam beku atau karkas bisa masuk paket bantuan sosial.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhanto. mengatakan selama 1,5 tahun terakhir harga ayam di peternak memang sudah terpuruk akibat kelebihan pasokan. Pandemi Covid-19 menyebabkan permintaan menurun hingga 50 persen.
Operator Angkutan Perketat Penjualan Tiket
Operator angkutan memperketat sistem penjualan tiket untuk mencegah masuknya penumpang yang tak memenuhi syarat dalam layanan khusus yang berlaku di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan mudik hari raya Idul Fitri.
Tiga maskapai penerbangan milik Grup Lion, yaitu Lion Air, Batik Air, dan Wings Air, membuka penerbangan domestik terbatas pada 10 Mei. Danang menuturkan penjualan tiket dilakukan dari kantor pusat dan seluruh kantor cabang Grup Lion Air serta aplikasi online.
Dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 31 Tahun 2020, maskapai bisa menerbangkan penumpang dengan syarat khusus. Namun sejumlah kriteria, menimbulkan multitafsir karena tak ada penjelasan terinci.
Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia juga sudah membuka layanan terbatas sejak kemarin dan hari ini.
Ketua Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA), Denon Berriklinsky Prawiraatmadja, mengatakan hasil diskusi antara operator dan pemerintah sebenarnya memutuskan pemesanan tiket harus dilakukan secara manual di gerai maskapai.
Penerbangan terbatas itu hanya diperbolehkan untuk aparat sipil negara dan pegawai swasta yang bepergian untuk urusan penanganan Covid-19 dan kebutuhan pokok, pasien yang membutuhkan pengobatan khusus, warga yang mengunjungi anggota keluarga inti yang sakit keras atau meninggal, hingga pemulangan warga negara Indonesia dari luar negeri.
Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda), Ateng Aryono, mengatakan belum ada persyaratan teknis untuk penyedia angkutan jalan raya. Padahal kebijakan itu berlaku untuk semua moda angkutan.
Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), Aminuddin Rifai, mengatakan anggotanya masih menunggu kejelasan aturan. Adapun juru bicara PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus, mengatakan pihaknya belum menyiapkan penjualan tiket kereta api jarak jauh dan kereta lokal.
Berharap Lonjakan Omzet di Masa Pandemi
Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, mengatakan stok barang pemilik gerai di pusat belanja menumpuk karena belum laku terjual akibat pandemi Covid-19. Tumpukan persediaan barang itu berpotensi menambah kerugian para pelaku usaha karena pasokan yang dipesan menyesuaikan dengan permintaan kebutuhan Lebaran.
Budihardjo mengatakan saat ini asosiasi tengah merancang protokol pencegahan penyebaran Covid-19 agar pusat belanja bisa segera dibuka.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Hippindo, Fetty Kwartati, mengatakan momentum Lebaran merupakan salah satu masa puncak setiap tahunnya. Adapun persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari, baik stok barang maupun strategi promosi. Tapi, sejak terjadi pandemi, penjualan retail anjlok 70-90 persen.
Fetty berharap pemerintah segera melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) agar toko-toko retail bisa dibuka kembali, terutama fashion dan department store, dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey, berharap pemerintah bisa segera melonggarkan aturan PSBB untuk daerah yang penyebaran pandeminya melambat, salah satunya DKI Jakarta.
Ketua Komite Ritel Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Tutum Rahanta, mengatakan pelonggaran PSBB bagi pusat belanja perlu diberikan di sejumlah daerah yang tingkat pertumbuhan pasien positif Covid-19-nya melandai. Setidaknya, kata Tutum, sekitar 30-35 persen kontribusi pendapatan tahunan berasal dari kinerja selama Ramadan-Lebaran.
Pelonggaran PSBB, kata Tutum, bisa sedikit memberikan napas bagi peretail dan berdampak besar bagi perekonomian dalam negeri, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhato, mendukung upaya pelaku usaha untuk membuka usahanya dua pekan sebelum Lebaran. Tapi dia mengingatkan agar pembukaan tempat usaha tidak bertentangan dengan penerapan PSBB pemerintah.
Industri Broadband Internet Berkibar di Tengah Covid
Pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat bekerja dan belajar dari rumah telah mendorong permintaan yang tinggi terhadap broadband internet dan layanan televisi berbayar (pay TV). Itulah sebabnya, jumlah pelanggan di industri ini justru melonjak dengan diberlakukannya kebijakan jaga jarak dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Maret-April lalu.
Menurut CEO & President Director PT Link Net Tbk Marlo Budiman, potensi broadband internet di Indonesia masih sangat besar. Mengacu data Media Partner Asia (MPA). Menurutnya, Link Net terus konsisten melakukan roll-out jaringan, khususnya ke kota-kota potensial di Jawa, dengan mengoptimalkan infrastruktur Java backbone yang dimiliki. Marlo Budiman optimistis target pasar yang dicanangkan pada tahun ini akan tercapai dan akan menjalankan ekspansi ke lima kota, yakni Solo, Semarang, Serang, Cilegon, serta Bali karena didukung juga populasi dan daya beli yang tinggi
Yang menarik, kata Marlo, bisnis internet service provider (ISP), atau fix broadband dan pay TV, berbeda dengan industri telekomunikasi seluler. Jika di industri seluler diwarnai perang tarif (price war) dan harga layanan cenderung turun, di bisnis ISP harga layanan justru naik setiap tahun. Tapi yang pasti, operator broadband internet lebih mengutamakan produk dan kualitas layanan. Kenaikkan harga ini karena pengaruh konten yang dibeli dalam dolar AS dan dijual ke rupiah serta impor equipment dari Tiongkok yang juga menggunakan dolar AS.
Dihubungi terpisah, President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, menyatakan, selama masa pandemi Covid-19, Indosat Ooredoo telah mengambil langkah proaktif dan progresif untuk mendukung karyawan, pelanggan, dan komunitas. Alhasil, kinerjanya tetap positif.
Hal yang sama juga disampaikan oleh General Manager Corporate Communication PT XL Axiata Tbk Tri Wahyuningsih, yang memastikan rencana bisnisnya sesuai target meski negeri ini dilanda Covid-19. Dia menuturkan, XL Axiata tidak menargetkan pertumbuhan jumlah pelanggan yang signifikan. Tetapi, pihaknya menargetkan untuk menggapai pelanggan yang memiliki kategori produktif. Dan tahun ini, XL Axiata masih fokus pada strategi untuk mendorong dan meningkatkan bisnis layanan data, sehingga bisa menjadi penyedia layanan data terdepan.
Adapun VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menjelaskan, Telkom mengalokasikan capex sekitar 25% dari pendapatan perseroan tahun ini. Belanja modal akan dimanfaatkan untuk penguatan seluruh lini bisnis baik mobile maupun fixed line. Sebagian besar capex terutama digunakan untuk pembangunan BTS 4G serta penguatan sistem IT, pembangunan jaringan akses dan backbone berbasis fiber, tower, data center, serta modernisasi jaringan. Ia menambahkan sejak kebijakan Work From Home dan PSBB, konsumsi bandwidth layanan data oleh konsumen Tel komGroup mengalami lonjakan khu susnya untuk segmen home service melalui produk IndiHome dan segmen per sonal service dari Telkomsel. Menurutnya Telkom saat ini tengah ber transformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital dengan semakin fokus pada pengembangan bisnis dan layanan digital dalam tiga aspek, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital services.
Penguatan Kinerja Kalbe Farma di Tengah Wabah
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menunjukkan penguatan kinerja keuangan di tengah pandemi Covid-19. Wabah penyakit tersebut berdampak positif terhadap penjualan sejumlah obat maupun alat kesehatan perseroan sebagaimana Analis Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto yang mengungkapkan permintaan sejumlah produk perseroan baik obat, alat kesehatan, maupun produk kesehatan diperkirakan meningkat di tengah pandemi Covid-19 serta didukung oleh rencana pemerintah untuk memangkas pajak perusahan yang masih dibahas dan masih menunggu pengumuman resmi pemerintah dalam waktu dekat.
Kalbe Farma mencetak peningkatan penjualan sebesar 8% dari Rp 5,36 triliun menjadi Rp 5,79 triliun hingga kuartal I-2020. Kenaikan tersebut juga berimbas terhadap pertumbuhan beban penjualan dari Rp 2,86 triliun menjadi Rp 3,17 triliun. Laba bersih meningkat sekitar 12,4% dari RP 595 miliar menjadi Rp 669 miliar
Disisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin menuturkan bahwa penjualan divisi obat resep, divisi consumer healty, dan divisi nutrisi, divisi logistik dan distribusi diperkirakan membuahkan hasil lebih baik tahun ini. Namun, Wabah virus corona diikuti dengan pelemahan nilai tukar rupiah, ungkap dia, mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk memangkas turun target pendapatan dan laba bersih Kalbe Farma tahun ini.
Penjualan perseroan diperkirakan hanya tumbuh 7% menjadi Rp 24,2 triliun atau setara dengan perkiraan manajemen perseroan mencapai 6-8% tahun ini. Sedangkan laba bersih perseroan tahun ini direvisi turun hanya mencapai 0,2% atau cenderung mendatar menjadi Rp 2,5 triliun. Rendahnya pertumbuhan tersebut juga dipengaruhi atas perkiraan merosotnya margin keuntungan perseroan.Link Net Tetap Ekspansif
PT Link Net Tbk dengan merek dagang First Media, pemimpin industri pay TV dan fixed cable broadband internet di Indonesia, tetap ekspansif di tengah pandemi Covid-19. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 2 triliun untuk penetrasi sebagaimana dikonfirmasi CEO & President Director PT Link Net Tbk Marlo Budiman.
Marlo mengungkapkan dalam Media Visit ke Beritasatu Media Holdings melalui konferensi video, broadband internet saat ini sudah merupakan utilitas primer rumah tangga di Indonesia, setara air dan listrik. Apalagi selama masa pandemi Covid-19 yang diharuskan untuk belajar dari rumah dan bekerja dari rumah (work from home/WFH).
Hadir juga pada kesempatan tersebut jajaran manajemen Link Net, yakni Deputy CEO & Chief Operating Officer Link Net Victor Indajang, Enterprise Sales Director Link Net Agung Satya Wiguna, dan Deputy Chief Marketing Officer Link Net Santiwati Basuki. Di jajaran manajemen dan redaksi grup Beritasatu Media Holdings (BSMH), hadir CEO BSMH Nicky Hogan,Chief Operating Officer BSMH Anthony Wonsono, dan News Director BSMH Primus Dorimulu.
Sementara itu, menurut Santiwati Basuki, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak berbeda antara bisnis layanan residensial dan enterprise Link Net. Residensial justru tumbuh pesat karena WFH, sedangkan pertumbuhan segmen enterprise cenderung flat.
Pada kesempatan yang sama, Victor Indajang menambahkan, perusahaan memastikan layanan Link Net tetap berjalan sebagaimana mestinya di masa wabah Covid-19. Link Net membagi kapasitas untuk karyawan yang harus bekerja di lapangan (work from field), bekerja dari rumah (WFH), dan bekerja dari kantor (work from office/WFO).
Di lain sisi, Marlo mengatakan, untuk menunjang WFH, Link Net memanjakan pelanggan dengan memberikan harga dan layanan promosi sejak pertengahan Maret hingga akhir Mei. Pada Maret-April, perseroan telah membuka channel baru serta memberikan diskon yang sangat tinggi 50% bagi pelanggan untuk melakukan upgrade paket dan upgrade speed termasuk diskon untuk online e-learning school. Sedangkan untuk pelanggan baru juga dimanjakan dengan diskon tambahan dengan bonus berlangganan Cathplay 3 bulan, free channel tiga bulan. Selanjutnya, dari perolehan pelanggan baru, Link menyisihkan Rp 10.000 untuk donasi bagi tenaga medis.
Selain itu, sebagai bagian mendukung WFH, Link Net sudah meluncurkan solusi study from home (STH), First Klaz, produk e-learning management system yang bisa dipakai untuk sekolah, guru, kepala sekolah, dan administrator. Bahkan, solusi ini juga bisa dipakai oleh orang tua murid untuk kegiatan belajar-mengajar. “Guru-guru bisa meng-upload materi-materi studi dan bisa meng-upload video-video pengajaran. Orang tua juga bisa mendapatkan login, sehingga bisa memantau belajar anak-anaknya” ujar Marlo.
Rupiah Lemah , Emiten Malah Ketiban Untung
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar
Amerika Serikat (AS) masih kembali terjadi. Namun Presiden Direktur CSA
Institute, Aria Santoso dan Analis Binaartha Sekuritas Muhammad, Nafan Aji
Gusta Utama, menilai hal ini akan menguntungkan beberapa emiten yang berbasis
ekspor seperti emas, nikel, batubara, crude palm oil (CPO), juga
sektor garmen dan furniture. Meski demikian emiten ini tetap perlu mewaspadai
permintaan yang belum optimal di tengah kondisi perlambatan ekonomi karena
korona.
Beberapa emiten berorientasi ekspor yang
dicontohkan diantaranya PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), emiten pertambangan
seperti PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan emiten tambang batubara PT Bukit Asam
Tbk (PTBA) juga kecipratan untung dari pelemahan rupiah. Sebagaimana di lansir
masing – masing pihak Director Finance and Control Vale Indonesia Adi
Susatio dan Direktur Keuangan Bukit Asam Mega Satria.
Adi menambahkan, dari laporan keuangan per
kuartal I-2020 INCO berhasil mengantongi pendapatan sebesar US$ 174,66 juta dari
hasil penjualan kepada Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co.,
Ltd (SMM). Namun, menurutnya isu perang
dagang juga masih membawa ketidak pastian pada ekonomi global dimana AS
terhadap China. akar masalah penyebaran korona. Pada akhirnya hal ini memengaruhi
harga nikel dunia dan berpengaruh besar pada pendapatan INCO.
Pilihan Editor
-
Bantuan Donatur Diduga Disalahgunakan
18 Feb 2021 -
Cerutu Jatim Kian Diminati Pasar Luar Negeri
17 Feb 2021 -
Ciputra Ekspansi di Puncak Tidar Malang
16 Feb 2021









