;
Tags

Bencana

( 266 )

Jalur KA Track Butuh Perhatian Khusus

KT1 06 Jan 2024 Investor Daily (H)
Peristiwa kecelakan kereta Api (KA) Turangga dengan KA Commuterline Bandung Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa barat, Jumat (5/1/2024), pukul 06.03 WIB, terjadi dijalur  satu rel (single track) yang rawan terjadi kecelakaan. Sebanyak empat petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) meninggal dunia dan sedikitnya 33 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan KA Commuterline Bandung raya dan KA Tarugga relasi Surabaya Gubeng-bandung di kilometer 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka. Adapun kedua kereta tersebut saling bertabrakan tepat di jalur single track. Dalam istilah perkeretapian, istilah single track merupakan lintasan kereta api yang hanya memiliki satu jalur rel. Jalur tunggal memungkinkan kereta api dapat berjalan dari dua arah. (Yetede)

Tabrakan Kereta Akibat Miskomunikasi

KT1 06 Jan 2024 Tempo
JAKARTA – Dudi Purwadi, 52 tahun, masih setengah sadar ketika Zaki, 9 tahun, menepuk-nepuk bahu kanannya. Zaki mencoba membangunkan ayahnya yang tertidur dalam perjalanan karena kereta Commuter Line Bandung Raya yang ditumpanginya akan segera tiba di Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat—stasiun akhir rute Padalarang-Cicalengka.

“Saya bilang belum karena kereta dari Surabaya belum lewat,” kata Dudi di Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka, Jumat, 5 Januari 2024. “Tapi saat itu anak saya bilang kereta disuruh jalan.” Dudi dan Zaki merupakan penumpang kereta Commuter Line Bandung Raya dengan nomor KA 350. Keduanya berangkat dari Stasiun Padalarang pada pukul 04.25. Ia hendak pulang ke kediamannya di Cicalengka.

Kereta lokal yang ditumpangi ayah dan anak ini bertabrakan dengan kereta api Turangga relasi Surabaya-Bandung di Kilometer 181+5/4, Kampung Babakan Deka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada pukul 06.03 WIB kemarin. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dan 35 orang terluka. Keempat korban meninggal adalah masinis kereta Commuter Line Bandung Raya, Julian Dwi Setiono; asisten masinis kereta Commuter Line Bandung Raya, Ponisam; petugas keamanan Stasiun Cimekar, Enjang Yudi; dan train attendant Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Turangga, Ardiansyah. (Yetede)

TABRAKAN KERETA : Pelajaran Berharga dari Cicalengka

HR1 06 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Ciiiittt, duoaarrr!!Suara berdecit, yang diikuti suara keras seperti bom meledak itu mengejutkan warga Cicalengka, Bandung, Jumat (5/1/2024), sekira pukul 06.03 WIB, KA Turangga bertabrakan dengan KA Commuterline Bandung Raya.“Pokoknya tadi pagi saya lagi di dalam, terdengar suara seperti decitan, terus ada kaya suara bom,” ungkap Dede (53) warga Babakan DKA, Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1). Semula ia menduga suara decitan dari jalur kereta api adalah suara batu atau koin yang kerap disimpan warga yang iseng di jalur kereta. Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menuturkan insiden tersebut melibatkan KA Turangga (KA Plb 65A) dengan KA Commuterline Bandung Raya (KA 350) di Cikuya, Cicalengka, pada lintas Cicalengka-Haurpugur KM 181+700.KA Turangga membawa 287 orang, adapun KA Commuterline sebanyak 191 penumpang. Tidak ada korban jiwa dari penumpang. Namun, 4 orang petugas meninggal dunia, yakni masinis, asisten masinis, pramugara, dan security. Joni memastikan KAI akan memberikan kompensasi bagi penumpang terdampak, sesuai Permenhub Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.Adapun Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim investigasi ke lokasi kejadian. “Investigasi berlangsung 4 hari, terhitung mulai 5 Januari 2024,” jelas Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kecelakaan ini menjadi pelajaran mahal bagi seluruh pemangku kepentingan. Dia berharap insiden ini dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan.“Marilah kita bersama-sama memperbaiki apa yang menjadi layanan kita semuanya,” jelas Budi Karya di Jakarta, Jumat (5/1).Berdasarkan data Dirjen Perkeretaapian, jumlah kecelakaan kereta api cenderung menurun sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini sampai dengan September, tercatat 7 kecelakaan. Adapun pada 2022 sebanyak 13 kecelakaan.

Pemerintah Menjamin Stok Makanan Cukup

KT3 05 Jan 2024 Kompas

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT, memasuki hari ke-13 pada Kamis (4/1/2024). Demi keselamatan warga, perkampungan di dekat puncak gunung berketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut itu diminta agar dikosongkan sementara. Jumlah pengungsi lebih dari 3.000 orang tersebar di sejumlah titik. Pemerintah menjamin ketersediaan makanan bagi para pengungsi. Bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan. Ketua Pos Pemantauan Gunung Lewotobi Laki-laki Herman Yosef mengatakan, asap masih terlihat keluar dari kawah gunung. ”Asap condong ke barat dan barat daya,” katanya, kemarin. Dibandingkan erupsi pertama pada 23 Desember 2023 dan 2 Januari 2024, sebaran abu semakin berkurang.

Namun, gempa vulkanik yang terus terjadi membuka peluang erupsi masih akan berlanjut. Gempa vulkanik juga terjadi di Gunung Lewotobi Perempuan yang disebut kembaran dari Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terpaut jarak kurang dari satu kilometer.” Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi mengatakan, “Jumlah pengungsi lebih dari 3.000 orang,” mereka berasal dari dua kecamatan, yakni Wulanggitang dan Ile Bura. Mereka mengungsi ke sejumlah kantor pemerintah dan gedung sekolah. Tim penanggulangan bencana, lanjut Doris, mendirikan dapur umum untuk para pengungsi. Sebanyak 100 ton beras milik pemerintah tersedia untuk kebutuhan makanan. ”Untuk bahan makanan, tidak perlu khawatir. Pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan pengungsi. Mari mengungsi ke tempat yang aman,” ucapnya. (Yoga)

Teka-teki Tersangka Smelter Maut Morowali

KT1 02 Jan 2024 Tempo
Kasus kebakaran disertai ledakan tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, memasuki babak baru. Polisi akan memutuskan hasil penyelidikan atas insiden yang menyebabkan 20 pekerja tewas dan 39 orang lainnya luka-luka tersebut. “Penyidik akan melakukan gelar perkara besok (hari ini),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Komisaris Besar Djoko Wienartono pada Senin, 1 Januari 2024.

Fasilitas smelter feronikel nomor 41 milik PT ITSS yang berada dalam kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terbakar lalu meledak pada 24 Desember 2023. Insiden itu diduga terjadi karena pengabaian prosedur keselamatan kerja saat memperbaiki tenggarang pengolah nikel cair.  Djoko belum bersedia memaparkan lebih mendetail temuan tim penyelidik. Dia hanya menjelaskan tim telah memeriksa 28 saksi untuk mendalami kasus tersebut. Adapun Kepala Kepolisian Resor Morowali Ajun Komisaris Besar Suprianto mengatakan gelar perkara hari ini akan memutuskan pihak yang terlibat dan bertanggung jawab atas insiden di smelter nikel ITSS. “Pasal yang dikenakan 359 KUHP, ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” ujarnya. (Yetede)

Kebakaran Smelter di Morowali Terindikasi Pidana

KT1 01 Jan 2024 Tempo
Tim pengawas ketenagakerjaan (wasnaker) dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah menemukan indikasi pidana dalam kebakaran tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS). Sebanyak 59 pekerja menjadi korban dalam peristiwa itu, yang 20 orang di antaranya meninggal. “Makanya kasus ini didalami oleh Polda Sulawesi Tengah karena diduga kuat ada pelanggaran pidana atas kelalaian yang menyebabkan kecelakaan kerja,” kata seorang anggota tim pengawas yang ikut menyelidiki ledakan di tungku smelter nikel PT ITSS itu, kemarin.

Kapolda Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Agus Nugroho melihat kondisi korban yang selamat dari kecelakaan kerja di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel. Dok. Humas Polda Sulteng Fasilitas smelter feronikel nomor 41 milik PT ITSS berada dalam kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Pada 24 Desember lalu, fasilitas itu terbakar dan meledak. “Tim wasnaker dari dinas ketenagakerjaan provinsi sudah ada yang dipanggil ke Polda,” katanya. “Tapi mungkin masih dalam proses koordinasi, belum sampai pemeriksaan mendalam.” (Yetede)

Belum Efektif Atasi Masalah Beras

KT1 27 Dec 2023 Tempo
KEDATANGAN El Nino memberikan banyak pekerjaan rumah bagi pemerintah. Perkara pangan pun menjadi kekhawatiran Presiden Joko Widodo. "Setelah kedatangan El Nino, produksi beras kita turun sedikit. Pada 2024 diperkirakan kita masih belum kembali ke keadaan normal,” kata Jokowi pada Jumat pekan lalu.  Ia mengaku mewaspadai kenaikan harga pangan akibat belum normalnya produksi. Karena itu, Presiden menyatakan pemerintah telah mengamankan 2 juta ton cadangan beras dari Thailand dan sebelumnya 1 juta ton stok dari India. “Untuk mengamankan ketahanan pangan memang itu harus kita lakukan (mengimpor)."


Direktur Ketersediaan Badan Pangan Nasional Budi Waryanto menuturkan pemerintah telah menggelar rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Perekonomian yang menyetujui impor 2 juta ton beras pada tahun depan guna mengantisipasi dampak El Nino.  "Tinggal Perum Bulog menjalankan regulasi," ujar dia kepada Tempo, kemarin. Rencana impor 2 juta ton beras tersebut berembus sejak November lalu. Impor diperlukan untuk memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) cukup untuk memenuhi kebutuhan operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta program bantuan pangan beras 10 kilogram per bulan untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang dilaksanakan hingga Juni 2024. (Yetede)

Kemenperin Turunkan Skandal Daihatsu

KT1 26 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Kemenperin Perindustrian (Kemenperin)  prihatin atas peristiwa kebakaran di pabrik pengelola nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), salah satu tenant kawasan Indonesia Morowali Industrial Park  (IMIP), Sulawesi Tengah, yang menelan korban jiwa. Kemenperin akan mengirim  tim ke lokasi kejadian  itu untuk melakukan investigasi. "Kami menghaturkan rasa duka cita yang mendalam bagi para keluarga korban. Diharapkan, perusahaan dapat memastikan  terpenuhinya hak-hak karyawan yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun luka," kata juru bicara Kementerian Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta. Kami menegaskan, pemerintah, khususnya Kemenperin  akan mengirim tim ke lokasi. Oleh karena itu, Kemenperin proaktif melakukan koordinasi  dengan PT ITSS dan pihak-pihak terkait dalam upaya cepat penanganan kecelakaan kerja tersebut. (Yetede)

Lalai Keselamatan Berujung Kecelakaan

KT1 26 Dec 2023 Tempo
Insiden berulang pada smelter nikel di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, diduga akibat kelalaian perusahaan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Morowali, Katsaing, mengungkap sejumlah indikasi dan fakta yang menguatkan kesimpulan tersebut. Katsaing menyebutkan sejumlah indikasinya. Misalnya, para pekerja perusahaan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai saat berada di dekat molten slag atau terak cair—produk sisa peleburan. Suhu terak cair ini bisa mencapai ribuan derajat Celsius.

Saat terjadi insiden kebakaran tungku smelter feronikel nomor 41 milik PT Indonesia Tsingshan Staninless Steel (ITSS) yang berada di kawasan industri PT IMIP, Ahad lalu, para pekerja terlihat tidak memakai APD antiapi. Padahal mereka tengah bekerja di dekat terak cair.  Sebelum kejadian, para pekerja yang menjadi korban tengah menyelesaikan pemasangan alas pada tungku, yang dikerjakan sejak sehari sebelumnya. Saat proses perbaikan tungku, Katsaing mendapat informasi bahwa sebagian besar alat pengolahan nikel di perusahaan tetap dioperasikan. “Sesuai dengan standar, para pekerja yang berada di lokasi pencairan nikel semestinya dilengkapi baju APD antiapi,” kata Katsaing, Senin, 25 Desember 2023.

Alarm Bencana Pangan di NTT

KT3 20 Dec 2023 Kompas

Tingkat konsumsi beras masyarakat NTT tahun 2022 mencapai 117,189 kg per kapita per tahun, melampaui rata-rata nasional. Tingginya kebutuhan itu tidak dapat dipenuhi produksi beras di NTT. Upaya swasembada melalui program lumbung pangan pun belum mampu mengurangi ketergantungan. Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di NTT menyebutkan, produksi beras di daerah itu 430.948,5 ton pada tahun 2022, sedang kebutuhannya 642.367,53 ton. Dari tahun ke tahun, selalu dibutuhkan pasokan dari luar untuk menambal kekurangan tersebut. Ketika daerah pemasok mengalami gagal panen atau pengirimannya terlambat akibat cuaca buruk, masyarakat NTT kelabakan. Seperti awal tahun 2023, NTT mengalami krisis beras akibat kurangnya pasokan dari luar. Krisis beras menjadi salah satu peristiwa menonjol di NTT sepanjang tahun ini. Akibat kelangkaan itu, harga beras kualitas medium yang biasa Rp 13.000 per kg melonjak hingga Rp 18.000 per kg. Warga panik. Banyak rumah tangga, terutama kalangan menengah ke bawah, mengurangi jatah makan beras dari semula tiga kali sehari menjadi dua hingga satu kali.

Kenaikan harga beras terjadi ketika daya beli masyarakat NTT belum pulih. Pandemi Covid-19, badai Seroja, dan serangan virus demam babi Afrika memukul ekonomi masyarakat NTT. Krisis beras yang datang dengan mudah menumbangkan ketahanan mereka. Lewat Perum Bulog, operasi pasar digelar di sejumlah tempat. Dengan harga jual Rp 9.000 per kg atau separuh harga tertinggi di masyarakat, langkah ini sangat membantu. Namun, jatah pembeliannya tergolong sedikit, yakni 5 kg per keluarga. Di Kota Kupang, antrean memperebutkan jatah beras murah berlangsung di sejumlah titik. Di bawah terik matahari, mereka menunggu selama berjam-jam untuk mendapatkan kupon pembelian. Bahkan, ada yang sampai pingsan sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Krisis teratasi setelah kiriman beras bantuan dari pemerintah pusat tiba dan beras yang dipasok pedagang mulai masuk. ”Sebagian besar beras yang berada di pasar NTT berasal dari Jatim dan Sulsel,” ucap Melky Bano (56), pedagang beras di Kota Kupang, Senin (11/12).

Padahal praktik pertanian lahan kering terbukti membuat masyarakat mandiri secara pangan. Pada Agustus 2023, Kompas menemukan keberhasilan praktik itu ketika datang ke komunitas masyarakat adat suku Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Mereka nyaris tidak kekurangan makanan. Sepanjang tahun, mereka mengonsumsi padi dari ladang tadah hujan, jagung, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan berbagai jenis pangan lokal. Berbagai tanaman pangan itu ditanam secara tumpang sari di dalam lahan tadah hujan. Raja Boti, Usif Nama Benu, menyebutkan, makanan mereka tersedia hingga musim panen berikutnya. Ketika banyak daerah di NTT mengalami rawan pangan, masyarakat suku Boti masih berkecukupan. Sepanjang sejarah komunitas itu ada, belum pernah terjadi kelaparan. Usif juga secara tegas menolak bantuan beras pemerintah seperti dalam program beras miskin atau raskin, agar bantuan itu diberikan kepada mereka yang membutuhkan, ujarnya dalam bahasa daerah Dawan. (Yoga)