;
Tags

UMKM

( 686 )

93 UMKM Binaan Bank Mandiri Unjuk Gigi di Bazaar UMKM Sarinah

KT1 30 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Bank Mandiri kembali menggelar Bazaar UMKM Sarinah 2023 bekerja sama dengan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Berlangsung pada Kamis hingga Minggu, 26-19 Oktober 2023, pameran ini sudah diikuti oleh 103 UMKM dari rumah BUMN yang terdiri dari 93 UMKM binaan Bank Mandiri konsisten mendorong pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kapasitas daya saing usaha seingga dapat mendorong  pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menyatakan Rumah UMKM harus menjadi tempat sarana belajar dan membina para pelaku UMKM untuk bisa naik kelas dan berkualitas. Hal ini merupakan bentuk konsitensi Bank Mandiri dalam pengembangan UMKM di tanah air agar dapat mengakselerasi bisnisnya. "Saat ini, Bank Mandiri memiliki lebih dari 10.000 UMKM binaan aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Perlibatan UMKM pada kegiatan bazaar seperti ini merupakan  salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap upaya peningkatan akses pemasaran UMKM karena Sarinah merupakan salah satu pusat keramaian di ibu kota," ujar Rudi pada Minggu (29/10). (Yetede)

NILAI TAMBAH LIMBAH KAYU DI SENTRA PRODUKSI PERAHU PULAU SEWANGI

KT3 28 Oct 2023 Kompas

Limbah kayu dari sisa produksi perahu di Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, kini diolah menjadi kriya kayu. Pemanfaatan di sentra produksi perahu atau jukung ini berpotensi menambah pendapatan warga di kawasan Geopark Meratus. Yunus (37), warga Pulau Sewangi, duduk beralaskan sandal di halaman balai desa, Senin (23/10) siang. Dengan hati-hati, ia memahat sepotong kayu untuk membentuk miniatur perahu atau jukung. ”Rasanya lebih rumit bikin miniatur daripada bikin jukungnya sendiri,” ujar perajin jukung itu sambil tertawa. Syarifuddin alias Anang (51), perajin jukung lainnya, yang juga duduk memahat berhadapan dengan Yunus, menimpali, ”Benar, ini sudah tiga hari belum jadi juga.”

Senin itu adalah hari ketiga bagi Yunus, Anang, dan kawan-kawan mengikuti pelatihan pembuatan produk geopark di Balai Desa Pulau Sewangi. Dalam pelatihan itu, mereka diajarkan membuat aneka produk kriya kayu dengan memanfaatkan limbah kayu dari sisa produksi perahu. Pelatihan diadakan Badan Pengelola Geopark Meratus bekerja sama dengan Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel pada 21-23 Oktober dan 28 Oktober 2023. Warga setempat dilatih membuat produk geopark karena Pulau Sewangi sudah ditetapkan sebagai salah satu situs dari Geopark Meratus.

”Limbah kayu seperti ini tidak ada harganya. Kalau ada yang memerlukan untuk kayu bakar atau urukan, kami biasanya memberikan secara cuma-cuma,” kata yunus. Selama ini, limbah kayu dari sisa produksi perahu tidak dimanfaatkan karena warga setempat memang hanya berfokus pada produksi dan perbaikan perahu. Jukung tersebut dijual mulai dari harga Rp 4 juta hingga Rp 30 juta per buah, tergantung ukuran. Kebanyakan jukung dari Pulau Sewangi dijual ke daerah Tabunganen dan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, serta Aluh Aluh, Kabupaten. Sekdes Desa Pulau Sewangi Syarifah Zakiah Mabrurah menuturkan, pelatihan pembuatan produk geopark baru kali ini diadakan. Kegiatan ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa setempat setelah Pulau Sewangi ditetapkan sebagai salah satu situs Geopark Meratus. (Yoga)

UMKM, Lokapasar, dan Produk Impor Murah

KT3 26 Oct 2023 Kompas (H)

Membanjirnya produk impor murah di pasar daring membuat produk dalam negeri kian tersisih dari persaingan pasar. Segenap upaya mesti dilakukan pelaku usaha agar produk mereka tetap dapat mencuri perhatian. Kebangkitan industri konfeksi pada 2016 sempat menjadikan produk T-shirt lokal sebagai primadona di pasaran. Momen ini ditandai dengan kemunculan banyak UMKM di sejumlah daerah. Hal ini setidaknya diakui oleh Ecky Nugraha, pemilik jenama perlengkapan outdoor Ammossi. Kala itu, Ecky melihat antusiasme pasar terhadap T-shirt lokal sebagai peluang yang menjanjikan. Terbukti, T-shirt menjadi produk andalan dengan tingkat penjualan hampir 1.000 potong sebulan. Cerita kemudian berbalik pada tahun 2019, saat produk T-shirt impor murah mulai membanjiri lokapasar. T-shirt dengan harga lebih rendah dari produk lokal mulai bermunculan. Hal ini membuat produk T-shirt lokal perlahan-lahan tersingkir dari persaingan.

”Kalau pasar diibaratkan kue, ini kuenya makin kecil. Pilihannya, (UMKM) mau berebutan kue dengan ikut banting harga atau mati dengan sendirinya karena tidak sanggup memakan kue itu,” ujarnya saat ditemui di Tangsel, Kamis (5/10). Meski mengaku memiliki segmen tersendiri, Ecky menilai banjirnya produk impor tetap berpengaruh terhadap penjualan produk T-shirt Ammossi. T-shirt dengan harga di atas Rp 50.000, dinilai terlalu mahal. Padahal, harga T-shirt yang dijual Ammossi di atas Rp 100.000. ”Penginnya bisnis di marketplace bisa fair. Pemerintah sebagai wasit seharusnya bisa kasih kartu kuning atau kartu merah kalau ada yang main curang,” ungkapnya.

Direktur Bisnis dan Pemasaran Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (Smesco) Kementerian Koperasi dan UKM Wientor Rah Mada menjelaskan pentingnya perlindungan pelaku UMKM di tengah gempuran produk impor melalui platform e-commerce. Sebanyak 64 juta usaha atau 99 % populasi usaha merupakan UMKM. Sebesar 97 % angkatan kerja ada di UMKM. ”Jadi, kalau ekosistem UMKM-nya terganggu, ini kami bicara ekonomi domestik yang mungkin akan terganggu,” ujar Wientor. Untuk melindungi UMKM, pemerintah menerbitkan Permendag No 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik, untuk memberi perlindungan terhadap UMKM dari produk impor serta platform e-dagang. (Yoga)

Maju Festival Angkat UMKM melalui Budaya

KT3 23 Oct 2023 Kompas
Koperasi tak semata hanya menjadi sarana jual-beli, tapi juga mendorong kebudayaan Indonesia, seperti nilai gotong  royong. Oleh Karena itu, Koperasi Simpan Pinjam Maju Wijaya menggelar Maju Festival 2023 di Auditorium Gedung Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, pada 21-22 Oktober 2023. Dalam acara itu juga diadakan festival usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Pameran Borobudur Kawedhar. (Yoga)

Merayakan Kekayaan Bahari Sulut dengan Festival Tuna

KT3 22 Oct 2023 Kompas

Festival Tuna Sulawesi Utara dimotori oleh jajaran kanwil Kemenkeu serta Ikatan Pengusaha Perikanan (IPP) Sulut. Acara yang dimu lai pada Jumat (20/10) malam ini berlangsung hingga Minggu (29/10) di lapangan parkir Megamall, Kota Manado. Puluhan gerai kuliner, termasuk olahan tuna, meramaikan acara ini.  Pada puncak perayaan di hari terakhir, 1.000 paket rahang tuna bakar dan 1.000 dada tuna bakar, yang biasanya disajikan dengan nasi putih, tumis kangkung, serta rica bakar dan dabu-dabu, akan diberikan secara gratis kepada 2.000 orang pemilik kupon. Kupon bisa didapatkan dengan berbelanja di kawasan festival dan membayar dengan QRIS (standar kode respons cepat Indonesia). Semua olahan tuna yang dibagikan massal itu disediakan oleh 18 anggota IPP Sulut. Ketua IPP Sulut Budi Wahono mengatakan, nilai rahang dan dada tuna untuk festival itu Rp 60 juta-Rp 70 juta, dan didanai dengan anggaran tanggung jawab sosial korporasi (CSR). Budi memastikan olahan tuna tersebut telah melalui sistem manajemen keamanan pangan bersertifikasi ISO 22000 yang berstandar ekspor. Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado telah memastikan keamanannya. ”Jadi, kalau ambil di IPP, udah pasti kelas satu semua,” ucapnya, Jumat sore.

”Tahun lalu, kami ingin memperkenalkan sashimi, yang selama ini kita ekspor ke Jepang, sebagai makanan sehat di Sulut. Kedua, kami juga ingin mengantisipasi peluang dari KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pariwisata Likupang sehingga para turis asing bisa menikmatinya dan menjadikannya buah tangan,” ujarnya. Tahun ini, fokus penyelenggara beralih untuk memperkuat pemasaran lokal dengan menggandeng pengusaha kuliner UMKM. Jika permintaan lokal kuat, kata Budi, pengusaha juga diuntungkan karena tetap dapat meraup cuan atau untung maksimal. Di samping itu, konsumen lokal pun tetap mendapatkan kualitas terbaik. Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai di Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara (Kanwil DJBC Sulbagtara) Kemenkeu, yakin akan ada efek pengganda dari perhelatan ini, utamanya dari sisi pariwisata serta pertumbuhan investasi di bidang industri. ”Dari sisi budaya, budaya makan ikan akan menguat. Tentunya, konsumsi akan semakin banyak sehingga dapat mendukung industri perikanan. Kalau stan-stan kuliner ramai dan pengunjung banyak, perekonomian tentu akan bergerak,” ujarnya. (Yoga)

Revolusi Digital Usaha Kecil Pemuas Lidah

KT3 16 Oct 2023 Kompas

Usaha kuliner Moqafe menjadi bukti kesuksesan digitalisasi melampaui masa-masa sulit saat pandemi Covid-19. Berdiri sejak 1 Maret 2020 di sekitar daerah perkantoran di bilangan Gelora, Tanah Abang, Jakpus, usaha kecil itu bertahan karena memanfaatkan beberapa aplikasi penjualan dan pengantaran makanan secara daring. Pemilik usaha, Willy Ramadhan (28), bernostalgia. Ia sempat kalut karena kasus Covid-19 pertama yang menakutkan masyarakat muncul pada hari pertamanya membuka kedai berukuran 2 x 7 meter. Tempat yang awalnya berkonsep kafe itu menjajakan pempek dengan aneka camilan dan minuman artisan. Usaha luar jaringan itu dibuka setelah Willy terjun di usaha produksi pempek yang dipasarkan di platform e-dagang sejak 2015. Pembatasan kegiatan social sempat membuat penjualan sepi karena sebagian besar pekerja tidak pergi ke kantor dan Moqafe tidak bisa melayani makan di tempat. Namun, Willy kembali menyesuaikan diri dengan digitalisasi dan menggunakan beberapa aplikasi online delivery.

”Akhirnya, ada penjualan dan pada Oktober 2020 melonjak karena ditopang online,” ucapnya kepada Kompas, Kamis (5/10). Adaptasi saat itu membantu pengenalan usaha dan penjualan produknya hingga ke luar kotamadya. Omzet pada 2020 menyentuh Rp 1,8 juta sehari. Sekitar 80 % omzet ditopang penjualan daring dan sisanya dari luar jaringan. Setelah pandemi berakhir, omzet yang rata-rata Rp 1 juta per hari berbalik didominasi penjualan di tempat. Perluas pengenalan Willy tetap memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas pengenalan Moqafe. Ia juga memanfaatkan pembayaran nontunai yang semakin populer. Upaya ini tidak lepas dari kendala terbatasnya dana pemasaran. Penghasilan selama ini, termasuk bantuan kredit usaha rakyat (KUR) perbankan yang ia dapat sejak 2020, masih digunakan untuk modal usaha. Ia menghindari tren kenaikan biaya layanan dan algoritma pemasaran penyedia aplikasi online delivery yang kurang menguntungkan dengan menggunakan aplikasi bisnis lainnya. Aplikasi baru itu membantunya menyebarkan promosi produk ke pelanggan secara personal. (Yoga)

50 UMKM Binaan Pertamina di Ajang MotoGP

KT3 14 Oct 2023 Kompas

Sebanyak 50 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dari PT Pertamina (Persero) turut meramaikan pergelaran balap motor MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, Jumat (13/10/2023), UMKM binaan tersebut akan menjual beragam produk makanan dan minuman, serta suvenir khas Lombok. (Yoga)

Pelaku Usaha Harus Adaptif pada Teknologi

KT3 14 Oct 2023 Kompas

Wapres Ma’ruf Amin mengingatkan bahwa disrupsi dan kemajuan teknologi digital perlu segera disikapi dunia usaha. Pelaku UMKM serta ekonomi keuangan syariah harus mengikuti perkembangan dan menyesuaikan diri. Dalam pembukaan Ijtima Sanawi (Pertemuan Tahunan) Dewan Pengawas Syariah XIX 2023, di Jakarta, Jumat (13/10) Wapres Amin mengingatkan, pasar konvensional seperti Pasar Tanah Abang akhirnya tergerus oleh pasar digital. Padahal, hampir semua pelaku di pasar konvensional di Indonesia adalah pelaku UMKM.

”Oleh karenanya, mesti segera dilakukan langkah penyadaran kepada para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menyiapkan diri dan terus adaptif dengan dinamika zaman, termasuk menghadapi tantangan disrupsi,” ujar Wapres. Dalam kesempatan itu, Wapres mengatakan, pelaku ekonomi dan keuangan syariah juga harus memitigasi tantangan disrupsi ini. Apalagi, perkembangan ini menuntut tersedianya ragam produk keuangan syariah sesuai kebutuhan masyarakat yang semakin familiar dengan dunia digital. Oleh karena itu, Wapres Amin meminta para regulator, pelaku industri, Dewan Syariah Nasional(DSN), MUI, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk merespons perubahan ini. (Yoga)

Jenama Lokal Pakaian Olahraga Didukung

KT3 13 Oct 2023 Kompas

Kementerian Perindustrian menyelenggarakan pameran bertajuk ”Indonesia Sport & Active Wear Exhibition  2023” untuk mendukung pengembangan jenama lokal pakaian olahraga. Menurut Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita, Kamis (12/10/2023), pameran itu akan diselenggarakan pada 1-4 November 2023 di Jakarta. Pameran tersebut bakal memamerkan produksi dari 40 jenama lokal pakaian dan alat olahraga. (Yoga)

Jaga Denyut Nadi UMKM dengan Pengetatan Impor Barang Konsumsi

KT1 13 Oct 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempercepat implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 96  Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor dan Ekspor barang kiriman pada 17 Oktober 2023, dari sebelumnya pada 17 November 2023. Hal ini untuk menjaga geliat UMKM di Tanah Air. Regulasi ini diterbitkan  sebagai wujud tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo  agar dapat mengurangi impor barang konsumsi. Pemerintah sedang melakukan tindak lanjut program Reformasi Birokrasi dan Transformasi. Kelembagaan (RBTK) serta melakukan perbaikan  proses bisnis impor dan ekspor barang kiriman. Direktur Teknis Kepabeanan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Fadjar Donny Tjahjadi mengatakan implementasi  aturan barang kiriman  dipercepat dari semestinya. (Yetede)