Pilu dan Tawa di Balik ”Wisata Macet”
Daya Tarik kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor hingga
Kabupaten Cianjur, Jabar, tak pernah memudar. Wisatawan berbondong-bondong
mengunjungi kawasan itu meski harus merasakan kemacetan dan tertahan karena
aturan sistem satu arah. Di balik derita ”wisata kemacetan” di kawasan Puncak,
ternyata membawa berkah bagi sejumlah warga setempat. Fania Oktaviani (27) menimang
anaknya laki-lakinya yang gelisah dan menangis dan menyerahkannya kepada sang
suami, Yudi (31). ”Kami sudah terjebak di sini sejak pukul 14.00. Sekarang
sudah hampir pukul 22.00. Anak dari tadi siang sudah rewel karena one way
enggak selesai-selesai,” ujar Yudi, warga Depok, Sabtu (13/4) malam. Yudi sudah
mengingatkan istrinya agar tidak ke kawasan Puncak karena macet. Namun, Fania
tetap ingin ke Puncak karena sudah janji dengan kakak, keponakan, dan ibunya. Sebuah
vila telanjur disewa untuk menghabiskan waktu libur di akhir pekan.
Cornelis Galuh (34) dan adiknya, Vincent (31), warga Jakarta,
tak bisa menutupi wajah letih karena tertahan sekitar delapan jam di sisi ruas
Jalan Tol Jagorawi. ”Ini sudah di luar wajar. Biasanya paling lama tiga jam, belum
lagi jalan ke atas pasti kejebak macet lagi,” kata Galuh kesal. ”Keluarga dari
Bandung sudah tiba di vila (Sabtu) sore. Kami masih di sini sampai malam,” kata
Vincent yang kapok berwisata ke Puncak di saat musim libur. Kekesalan serupa
juga dirasakan warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, salah satunya Risa
(32). Ia dan keluarga berniat bersilaturahmi ke rumah kerabat di Cianjur. Namun,
karena lalu lintas padat, Risa memilih di rumah saja.
Di balik kemacetan hingga tertahannya kendaraan karena sistem
satu arah, ternyata mendatangkan berkah dan sumber rezeki bagi para pedagang
kecil. Trisno (45) selama tiga hari terakhir, dagangan aneka makanan dan minuman
di warung miliknya yang berukuran 2 x 3 meter, laris manis. Pengunjung silih berganti
datang berbelanja. Pada hari biasa, omzet dagangan Trisno paling banyak Rp
150.000 per hari. Namun, melonjaknya kunjungan wisatawan di Puncak membuat
omzetnya bisa mencapai Rp 250.000 hingga Rp 300.000 per hari. ”Ada rezeki dari
macet ini. Jarang-jarang dapat segini, malam biasa sepi yang beli. Ini ada saja
yang datang beli. Bisa sampai lebih dari Rp 250.000,” ujarnya sambil tertawa.
Kemacetan di jalan akses menuju Puncak tak terelakkan akibat
kepadatan kendaraan. Kepolisian memberlakukan sistem satu arah pada Minggu (14/3)
pukul 11.00 untuk mengalirkan arus kendaraan dari Puncak menuju Gadog atau
Jakarta. Rekayasa lalu lintas masih dilakukan hingga Selasa (16/4). Berdasarkan
data TMC Polres Bogor pada Minggu pukul 13.00, ada 28.866 kendaraan yang
melintasi Puncak menuju Gadog atau Jakarta. Sementara dari arah Gadog menuju
Puncak mencapai 30.539 kendaraan. Total kendaraan yang melintas di jalur Puncak
itu sebanyak 59.405 kendaraan. Sepeda motor mendominasi, yakni 44.782
kendaraan. Total mobil mencapai 13.723 kendaraan. Sisanya bus dan truk sebanyak
900 kendaraan. (Yoga)
Dari Nasi Bungkus hingga Snorkeling Laris Manis di Gili Trawangan
Saat libur Lebaran dan awal musim ramai wisatawan
mancanegara, kunjungan ke Gili Trawangan di Desa Gili Indah, Lombok Utara, NTB,
menggeliat. Semua kecipratan rezeki. Nasi bungkus, sepeda, dan paket snorkeling
laris manis. ”Lauknya ada ikan dan ayam. Satu bungkus Rp 10.000 saja,” kata
Maemunah (65) saat seorang pembeli menanyakan nasi bungkus yang dijualnya pada
Sabtu (13/4). Sebagian besar pembelinya memilih duduk di area lapang di bawah
rindang cemara laut. Kelezatan nasi hangat dengan lauk ikan tongkol atau ayam,
sedikit mi goreng, dan potongan kacangan panjang berlipat dengan suguhan di
depan mata mereka. Pasir putih nan lembut berpadu dengan ombak tenang, air laut
sebening kaca menyambung dengan laut biru yang lebih gelap di tengah dan berakhir
di deretan perbukitan di Lombok daratan.
Jika sarapan lebih pagi, di sisi timur terlihat jelas Gunung
Rinjani, favorit para pendaki dalam dan luar negeri. Sebagian yang berlibur ke
Gili juga ada yang baru turun dari Rinjani. ”Kemarin saya dapat Rp 1 juta dari
hasil jualan nasi bungkus dan minuman. Alhamdulillah, meningkat dari
sebelumnya, Rp 600.000 sampai Rp 700.000 per hari,” kata Maemunah, yang selama
bulan Ramadhan libur berjualan. ”Minat sepeda banyak sekali, terutama wisatawan
lokal. Ada juga wisatawan mancanegara. Mereka menyewa sehari, ada juga dua
hari,” kata Najamudin (46), yang menyewakan sepeda per hari Rp 50.000. Menurut
Najamudin, seminggu terakhir rata-rata tempat penyewaan sepeda laris manis.
Hampir semua unit sepeda mereka habis disewa. ”Saya punya
tujuh unit, tinggal satu unit lagi. Padahal, ini masih pagi,” kata Najamudin. Ia
menambahkan, kondisi di Gili memang sudah semakin membaik dalam dua tahun terakhir.
Sebelumnya, Gili ikut terdampak pandemi Covid-19. Selain dari Pelabuhan Bangsal,
wisatawan yang datang ke Gili juga bisa menggunakan kapal cepat dari sejumlah
titik di Bali. Mereka biasanya menginap beberapa hari hingga lebih dari satu
minggu. ”Rata-rata satu kapal cepat datang membawa 100 penumpang. Kalau
ditotal, bisa lebih dari 1.500 wisatawan sehari. Jumlah wisatawan lokal dalam seminggu
terakhir sekitar 500 orang per hari,” kata Najamudin.
Kondisi itu berdampak pada berbagai sektor usaha jasa pariwisata
terkait. Tidak hanya akomodasi, tetapi juga aktivitas perairan yang juga jadi daya tarik Gili,
seperti snorkeling dan menyelam. ”Seluruh kamar kami penuh. Open trip
snorkeling juga ramai,” kata Wahab (28), pegawai Gili Gili Hotel sekaligus penyedia
paket snorkeling. Selain di area pantai dengan menyewa peralatan, tersedia juga
layanan open trip snorkeling ke sejumlah tempat di kawasan Gili. Setiap orang
dikenai tarif Rp 150.000, sudah termasuk peralatan dan pemandu, juga ke
beberapa titik snorkeling favorit di kawasan Gili. Beberapa di antaranya area
patung bawah laut dan titik penyu. Pada Sabtu siang terlihat para peserta open
trip snorkeling begitu antusias, baik wisatawan dalam negeri maupun
mancanegara. (Yoga)
Sudah Jatuh Tertimbun Beras
Sore itu, Senin (8/4) Herianto (48) mengendarai sepeda motor
menuju Balai Desa Belanti Siam, Pulang Pisau, Kalteng, untuk berbuka puasa
bersama petani lain. Setelah berbuka, semua berencana tarawih bersama. Saat
melihat sawahnya yang berisi jerami pascapanen berserakan, Herianto menghentikan
sepeda motornya. Ia bahkan sujud syukur di pematang sawah atas hasil panen yang
diberikan tahun ini. Sawah seluas 2 hektar miliknya itu mampu menghasilkan 10
ton gabah kering giling (GKG). Dari tiap hektar ia bisa mendapatkan 4 ton lebih
GKG, dua kali lipat panen normalnya selama ini. Ungkapan syukur juga diutarakan
petani-petani lain, termasuk Kelompok Tani Sido Mekar, tempat Herianto
bernaung. Semuanya punya cerita sukses panen luar biasa.
Ada yang menghasilkan 5 ton per hektar, ada yang 5,5 ton per
hektar, bahkan ada sawah yang dikunjungi para pejabat daerah untuk menjadi
penanda kesuksesan mereka. Panen raya dihadiri Wagub Kalteng Edy Pratowo, Senin
(1/4). Bangganya mereka, sawah yang berjarak 150 km dari Palangkaraya itu
didatangi pejabat, tapi ada yang mengganjal di hati mereka. ”Sebenarnya kasihan
petani, pas panen lagi bagus gini harga gabah malah anjlok,” ujar Herianto. Harga
gabah anjlok, bahkan dua kali. Pertengahan Maret, harga gabah kering turun dari
Rp 8.500 per kg menjadi Rp 7.200 per kg. Kini harga gabah tersungkur menjadi Rp
5.500 per kg. Sudah mendekati Lebaran, lanjut Herianto, harga gabah tak kunjung
merangkak naik.
Bagi dia, hasil panen yang baik sudah cukup untuk menambah kegembiraan Ramadhan. ”Meski anjlok, gabahnya, ya, tetap saya jual, mau enggak mau. Berapa saja harganya, itu untuk kebutuhan hidup, sekolah, dan lain-lain. Kalau Lebaran, ya, gini-gini aja udah alhamdulillah,” kata Herianto. Pujiaman dari Kelompok Sido Mekar juga demikian. Ia tak marah, apalagi mengeluh, saat harga gabah anjlok. ”Pasti harganya enggak pernah stabil,” ucapnya. Pujiaman menyebutkan, ”Kalau belum rugi dan gagal panen, belum petani Indonesia.” Dengan harga yang anjlok kerugian tidak bisa dihindari. Apalagi Herianto dan Pujiaman tidak mendapat jatah pupuk bersubsidi. Mereka mengeluarkan uang Rp 340.000 per 100 kg pupuk.
Untuk 1 hektar lahan ia membutuhkan empat sampai enam kali pemupukan dengan total lima sampai enam karung pupuk berukuran 100 kg tersebut. Ia menghabiskan Rp 10 juta hanya untuk pupuk, belum termasuk biaya lain. Herianto dan Pujiaman bahkan harus meminjam uang di bank untuk bisa menanam padi dan menyiapkan lahan. Untuk membeli pupuk, obat-obatan, dan benih padi yang ia inginkan. ”Semoga bisa untuk nyaur utang dan nabung kuliah anak,” kata Pujiaman. Ironisnya, saat harga gabah anjlok, harga beras justru mahal. Di Pulang Pisau, beras berjenama Pangkoh dijual Rp 18.000 per liter dari yang sebelumnya Rp 13.000. Lalu, harga beras Mayang Super Rp 22.000 per liter naik pada awal Februari menjadi Rp 25.000 per liter sampai saat ini. (Yoga)
Saat Liburan, Banyak Warga Beli Kebutuhan Harian Melampaui Anggaran
Musim liburan menjadi kesempatan banyak orang untuk piknik dan
membelanjakan uangnya. Banyak di antaranya menghabiskan dana di luar prediksi
atau anggaran yang tersedia. Survei YouGov di 17 negara pasar internasional
menemukan konsumen secara umum membeli kebutuhan harian, termasuk pangan dalam
jumlah banyak melampaui anggaran saat liburan, 22 % responden di 16 negara menyatakan
demikian. Survei dilakukan pada warga usia 18 tahun ke atas di 16 negara pasar
internasional dengan jumlah sampel bervariasi, 500 responden hingga 2.001
responden setiap negara. Survei dilakukan secara daring pada November
2023 dan dipublikasikan Februari 2024.
Sebanyak 17 % responden membelanjakan dana melebihi anggaran
untuk pemberian hadiah. Anggaran yang berlebih juga muncul pada aktivitas makan
di luar (16 %), biaya perjalanan (16 %), dan biaya sosialisasi (10 %). Kanada
dan Jerman menjadi negara dengan jumlah responden tertinggi yang membelanjakan
kebutuhan harian saat liburan melebihi anggaran. Sebanyak 27 % responden
melakukannya. Warga Indonesia yang membelanjakan kebutuhan harian melebihi
anggaran di musim liburan mencapai 22 %, sama dengan rata-rata dunia, tetapi
tertinggi di kawasan Asia yang disurvei, melebihi Singapura dan India yang
masing-masing 20 %.
Meski banyak warga yang menghabiskan anggaran untuk kebutuhan
harian melebihi anggaran, 35 % responden menyatakan tetap ketat mengatur
belanja pangan dan kebutuhan harian dan 35 % responden lainnya menyatakan
membelanjakan makanan dan kebutuhan harian di bawah anggaran. Belanja paling
irit dilakukan penduduk India. Di luar 20 % responden yang belanja makanan dan
kebutuhan harian melebihi anggaran, terdapat 50 % responden negara itu yang
belanja di bawah anggaran. Secara khusus, survei YugGov menunjukkan hampir
separuh atau 48 % responden Tanah Air menyatakan akan berbelanja makanan dan
minuman lebih banyak pada Lebaran 2024 dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 37 %
berbelanja sama dengan tahun lalu dan 6 % berbelanja lebih sedikit dibanding
tahun lalu.
Survei dilakukan pada 2.136 responden di Indonesia usia 18 tahun
ke atas pada Januari 2024. Adapun responden yang menghabiskan dana untuk
fashion dan pakaian lebih besar dibandingkan tahun lalu mencapai 33 %. Artikel
YouGov berjudul, ”Holiday Shopping in Indonesia: How Consumers Find What to Buy
and How Early Most Start Their Shopping” berdasarkan survei pada November 2023
menemukan 79 % warga Indonesia berbelanja pada bulan liburan berlangsung, meliputi,
21 % konsumen berbelanja 3-4 minggu sebelum liburan, 34 % berbelanja 1-2 minggu
sebelumliburan dan 24 % berbelanja pada pekan perayaan berlangsung. Kebanyakan
konsumen mendapatkan ide berbelanja dari media sosial, 52 % responden. (Yoga)
Masyarakat Sipil Gugat Eksploitasi Benih Lobster
Berbagai kalangan dari masyarakat sipil menggugat kebijakan
eksploitasi benih bening lobster (puerulus) yang ditetapkan Kementerian
Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemerintah menetapkan kuota benih bening lobster
yang boleh dieksploitasi dan diekspor sebanyak 419.213.719 ekor atau 90 % dari
estimasi stok benih. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Busyro Muqoddas
menilai kebijakan ekspor benih bening lobster yang dibuka kembali menunjukkan minimnya
akuntabilitas pemerintah. Penetapan potensi benih dan kuota tangkapan benih menggunakan
basis data yang sepihak dari pemerintah, tanpa melibatkan unsur masyarakat sipil,
LSM yang pro nelayan dan pembudidaya, serta akademisi. Publik sulit diharapkan
percaya dengan penjelasan pemerintah karena akurasi dan validitasnya tidak bisa
dipertanggung jawabkan.
Busyro menilai persoalan ekspor benih bening lobster pernah
disikapi dengan baik oleh pemerintah melalui kebijakan larangan ekspor benih pada
2015-2019. Namun, dibukanya kembali kebijakan ekspor benih bening lobster pada
tahun ini secara tidak transparan, sepihak, dan tanpa ada kesempatan masyarakat
untuk memberikan data komparatif menunjukkan langkah mundur. ”Demokratisasi
seharusnya dilakukan dalam bentuk kebijakan-kebijakan publik. Namun yang
terjadi proses demokrasi sudah sekarat. Publik sangat patut meragukan kebijakan
benih bening lobster,” ujar Busyro, yang juga Ketua Komisi KPK periode
2010-2011, pada Minggu (14/4).
Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan
Abdul Halim mengemukakan, dibukanya penangkapan benih bening lobster besar-besaran
untuk tujuan ekspor merupakan paradoks kebijakan perikanan serta bertolak
belakang dengan target yang diusung pemerintah untuk menjadikan Indonesia
sebagai sentra lobster dunia. Sementara jutaan pembudidaya lobster
menggantungkan hidupnya dari ketersediaan benih bening lobster. ”Usaha
pembesaran lobster di Indonesia akan kalah bersaing dengan aktivitas eksploitatif
benih bening lobster yang disponsori pemerintah. Eksploitasi benih lobster juga
mengancam kesejahteraan nelayan penangkap benih dalam jangka panjang,” kata
Halim. (Yoga)
Target Defisit APBN 2025 Melebar, Pengusaha Lempar Peringatan
Setelah tiga tahun terakhir menerapkan disiplin fiskal yang
sangat ketat, pemerintah kembali melebarkan target defisit fiskal dalam APBN
2025 menjadi 2,5 %. Ruang fiskal yang lebih longgar dalam APBN Transisi itu
diperlukan untuk mengakomodasi program pemerintahan baru. APBN 2025 akan
disusun pemerintahan Jokowi, tetapi dijalankan oleh pemerintahan berikutnya yang
mulai menjabat pada Oktober 2024. Penyesuaian APBN oleh pemerintahan baru
dimungkinkan melalui mekanisme APBN Perubahan. Sejauh ini, berdasarkan hasil
hitung riil KPU, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat perolehan
suara terbanyak.
Namun, ketetapan KPU masih harus menunggu putusan hasil
sidang MK tentang sengketa perselisihan hasil pemilu. Menurut jubir MK, Fajar
Laksono Suroso, PMK No 1 Tahun 2024 (terbaru), putusan sengketa hasil pilpres
akan dibacakan pada 22 April 2024 atau 14 hari kerja sesuai perundang-undangan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ruang fiskal yang diberikan
untuk pemerintahan Prabowo-Gibran sudah disepakati dalam dokumen Kerangka
Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF). Dokumen ini akan menjadi
landasan awal untuk penyusunan RAPBN 2025. Penetapan ruang fiskal itu akan
menentukan seberapa fleksibel sebenarnya kondisi kas negara untuk membiayai
sejumlah program dan kegiatan pemerintah tanpa perlu membahayakan keberlanjutan
posisi keuangan negara dan stabilitas perekonomian.
”Defisit anggarannya sudah disepakati, kemudian asumsi dasar
ekonomi makro lain, seperti target lifting minyak, kurs rupiah, pertumbuhan
ekonomi, dan inflasi. Yang diperlukan sekarang tinggal bagaimana program dari pemerintahan
mendatang itu dimasukkan (dalam RAPBN),” kata Airlangga saat ditemui di kediamannya
di Jakarta, Kamis (11/4) malam. Menanggapi rencana pemerintah memperlebar
defisit APBN, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani mengingatkan
tentang pentingnya menjaga disiplin fiskal. ”Disiplin fiskal itu sangat
penting. Kalaupun mau diperlebar defisitnya, penggunaannya mesti jelas dan
disiplin. Mesti untuk sesuatu yang jelas multiplier effect-nya,” kata Shinta.
Terkait APBN 2025 yang akan mengakomodasi program-program
pemerintahan baru, ia berharap pemerintahan Jokowi dan pemerintahan baru bisa
berhati-hati dalam menyusun alokasi anggaran. ”Ini harus dijaga karena program
ekonomi pemerintahan baru akan masuk ke situ, dan kita sangat mengandalkan pembiayaan
dari APBN,” ujarnya. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan,”Tantangan
dunia ini ke depan sangat berat. Pada akhirnya, disiplin fiskal itu sangat
penting dan jadi kunci kita ke depan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang
berat. Harus disiplin. Kalau tidak disiplin, bisa bahaya,” kata Arsjad. (Yoga)
Harga Minyak Menuju Keseimbangan Baru
Eskalasi konflik di Timur Tengah dengan serangan udara Iran
ke Israel pada Minggu (14/4) berpotensi mendongkrak harga minyak dunia. Jika
eskalasi berlanjut, harga minyak dunia bisa menembus 100 USD per barel. Iran
melakukan serangan udara selama beberapa jam terhadap Israel pada Sabtu (13/4)
tengah malam hingga Minggu (14/4) pagi. Pemerintah Iran menyatakan, serangan
itu merupakan balasan atas serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus
pada 1 April 2024. Meski serangan Iran telah berhenti pada Minggu pagi, risiko
eskalasi konflik sangat terbuka. Situasi memanas penuh ketidakpastian ini berpotensi
menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian global. Dampak langsung yang
sudah terjadi adalah kenaikan harga minyak dunia yang biasanya akan diikuti
kenaikan harga komoditas lainnya.
Baru sebatas kabar tentang potensi Iran menyerang Israel
beredar pada Jumat (12/4) saja, harga minyak dunia sudah melonjak. Mengutip
data situs pencatat basis data ekonomi dan komoditas, Refinitiv, harga minyak
Brent pada penutupan perdagangan per Sabtu (13/4) mencapai 90,45 USD per barel,
tertinggi sejak 20 Oktober 2023 atau enam bulan terakhir. Harga ini melampaui
asumsi rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan pada APBN 2024
senilai 82 USD per barel. Administrasi Informasi Energi AS dalam prospek energi
bulanan jangka pendeknya memperkirakan harga minyak mentah Brent rata-rata
88,55 USD per barel tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya senilai 87 USD
per barel.
Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi kuatnya penarikan persediaan
minyak global pada triwulan I-2024 dan risiko geopolitik yang sedang berlangsung.
Prospek ini dirilis per 9 April atau sebelum serangan udara Iran ke Israel.
Artinya, bisa saja perkiraannya dalam prospek berikutnya akan direvisi naik lagi.
Mengutip CNBC, Presiden Rapidan Energy dan mantan pejabat energi senior di pemerintahan
Bush, Bob McNally, menyatakan, harga minyak mentah jenis Brent bisa melonjak
hingga 100 USD per barel jika Iran langsung menyerang Israel. Jika eskalasi menyebabkan
gangguan di Selat Hormuz, harga bisa melonjak hingga 120 USD atau 130 USD per barel. (Yoga)
Donasikan Bukumu Sekarang
Rendahnya literasi masyarakat Indonesia bukan cuma karena
minat baca, melainkan ketersediaan buku yang tidak merata. Karenanya, sejumlah
orang memilih bergerak mendonasikan buku untuk mendekatkan akses bacaan ke
masyarakat. Jarum jam belum menunjukkan pukul 09.00 saat Hardoni (33) tiba di
Halte Transjakarta Kota, Jakarta, Sabtu (13/4). Langkahnya terhenti saat melewati
lemari berbentuk trapesium di samping Taman Fatahillah. Ia sebuah buku dengan sampul
berwarna merah dari tasnya, lalu meletakkannya di rak paling bawah. Lemari buku
setinggi 1,7 meter itu dikelola Bookhive, perpustakaan bersama yang berada di
sejumlah ruang publik.
Warga tak hanya bisa membaca dan meminjam buku, tetapi juga
berdonasi buku dengan menitipkannya di lemari tersebut. Hardoni sudah familiar
dengan gerakan literasi yang digagas pada 2021 itu. ”Saya pernah lihat dan baca
di Taman Suropati dan beberapa stasiun MRT. Namun, baru pertama kali ini ikut
berdonasi buku. Semoga buku ini dibaca dan bisa bermanfaat,” ujarnya. Karyawan bank
swasta di Jaksel tersebut menyumbangkan buku berjudul Kebohongan di Dunia Maya:
Memahami Teori dan Praktik-praktiknya di Indonesia, yang sudah selesai ia baca.
Hardoni mengaku resah setiap membaca atau mendengar berita tentang rendahnya
tingkat literasi masyarakat Indonesia.
Menurut dia, ketersediaan buku yang minim menjadi salah satu
pemicu. ”Dengan berbagi buku, akan semakin banyak orang yang terliterasi. Saya
tidak punya uang untuk membeli buku-buku baru. Jadi, saya menyumbangkan buku
yang sudah habis dibaca,” tutur Hardoni. Skor membaca untuk Indonesia, menurut
Program Penilaian Pelajar Internasional atau Programme for International
Student Assessment (PISA) pada 2022, turun 12 poin menjadi 359 dibandingkan
tahun 2018 dengan skor 371. Selain itu, berdasarkan hasil Asesmen Nasional
tahun 2021, satu dari dua peserta didik jenjang SD sampai SMA juga belum
mencapai kompetensi minimum literasi. Akses warga terhadap sumber bacaan juga
minim. Standar UNESCO menyebutkan, setiap orang minimal membaca tiga buku
setiap tahun.
Namun, di Indonesia, rasio koleksi perpustakaan daerah dengan
jumlah penduduk sebesar 1:90. Artinya, satu buku ditunggu oleh 90 orang. Selain
itu, minat baca masyarakat Indonesia juga hanya 0,001 %. Berarti, cuma 1 dari
1.000 orang yang rajin membaca. Di tengah pesimisme akibat rendahnya literasi
warga, gerakan membaca terus dihidupkan. Tak cuma di taman kota, gerakan
berbagi buku juga tumbuh di halte Transjakarta dan stasiun MRT. Warga bisa meminjam
dan mendonasikan buku di rak buku yang disediakan. Gerakan ini melibatkan
berbagai pihak, mulai dari komunitas literasi hingga penerbit. Munculnya
gerakan berbagi buku menjadi oase di tengah buruknya tingkat literasi bangsa.
Gerakan ini menunjukkan kepedulian untuk mendekatkan akses bacaan kepada
masyarakat agar lebih merata. (Yoga)
Hak Pekerja yang Menjadi Saksi Kasus Pidana
Mengenai hak dan kewajiban saksi bahwa seseorang yang dipanggil sebagai saksi dalam suatu perkara pidana berkewajiban untuk hadir. Hal ini juga dapat dilihat dalam Pasal 112 ayat (1) KUHAP. Sebelum memberi keterangan, saksi wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut cara agamanya masing-masing, bahwa ia akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain daripada yang sebenarnya . Saksi wajib untuk tetap hadir di sidang setelah memberikan keterangan. Para saksi dilarang untuk bercakap-cakap. Sedangkan hak dari saksi antara lain:
1. Dipanggil sebagai saksi oleh penyidik dengan surat panggilan yang sah. 2. Berhak untuk dilakukan pemeriksaan di tempat. 3. Berhak untuk memberikan keterangan tanpa tekanan dari siapapun . 4. Saksi berhak menolak menandatangani berita acara yang memuat keterangannya dengan memberikan alasan yang kuat . 5. Berhak untuk tidak diajukan pertanyaan. 6. Berhak atas juru bahasa jika saksi tidak paham bahasa Indonesia . 7. Berhak atas seorang penerjemah jika saksi tersebut bisu dan/atau tuli . Kami berasumsi bahwa Anda dipanggil sebagai saksi dalam sidang perkara pidana. Jika Anda tidak datang pada hari yang ditetapkan dalam surat panggilan, meskipun telah dipanggil secara sah, dan hakim ketua sidang mempunyai cukup alasan untuk menyangka bahwa saksi itu tidak akan mau hadir, maka hakim ketua sidang dapat memerintahkan supaya saksi tersebut dihadapkan ke persidangan.
Dunia Antisipasi Serangan Balasan Iran ke Israel
Peringatan Presiden AS Joe Biden bahwa Iran akan segera
menyerang Israel mendapat respons cepat dan beragam. Sejumlah negara
mengingatkan warganya untuk segera meninggalkan Iran. Beberapa maskapai
memutuskan mengubah rute penerbangan dan sejumlah saham rontok. Presiden AS Joe
Biden pada Jumat waktu Washington atau Sabtu (13/4) waktu Jakarta mengatakan,
pihaknya memperkirakan Iran segera menyerang Israel. ”Lebih cepat, daripada
nanti.” AS, tegas Biden, tetap akan mendukung dan membela Israel. Situasi di
kawasan Timur Tengah semakin memanas setelah serangan udara Israel atas Kantor
Perwakilan Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu, yang menewaskan satu
jenderal senior pasukan Quds Iran dan enam perwira lainnya. Israel mengaku
tidak bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, Teheran bersumpah
membalasnya. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan,
Israel harus dihukum.
Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan, Pemerintah
Belanda akan menutup kedutaan besar mereka di Teheran pada hari Minggu ini. Mereka
akan kembali memutuskan apakah kedutaan akan kembali beroperasi pada Senin
(15/4). Pemerintah Jerman juga telah mengingatkan warganya untuk segera
meninggalkan Iran. Berlin menyebutkan, ada risiko peningkatan ketegangan Israel
dan Iran yang mungkin dapat berdampak pada penangkapan sewenang-wenang. ”Dalam
ketegangan saatini,terutama antara Israel dan Iran, ada risiko peningkatan yang
tiba-tiba. Warga negara Jerman menghadapi risiko nyata ditangkap dan
diinterogasi secara sewenang-wenang serta dijatuhi hukuman penjara yang lama. Warga
negara ganda yang berkewarganegaraan Iran dan Jerman sangat berisiko,” tulis
Kementerian Luar Negeri Jerman.
Sejumlah negara lain, seperti India, Perancis, Polandia, dan Rusia,
juga telah mengingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Iran, Israel, dan
wilayah di sekitarnya. Kemenlu Indonesia melalui Direktorat Perlindungan WNI mengatakan
terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. ”Kemenlu bersama KBRI Teheran
dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi di kawasan. Sesuai
SOP, setiap Perwakilan RI wajib memiliki rencana kontingensi untuk antisipasi
situasi kedaruratan bagi pelindungan WNI,” kata Judha Nugraha, Direktur
Perlindungan WNI Kemenlu RI. Ia menambahkan, ada 376 WNI di Iran dan mayoritas
adalah mahasiswa yang bertempat tinggal di kota Qom. (Yoga)









