;

IKLIM INVESTASI : KERJA KERAS POMPA DAYA SAING MIGAS

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi hulu minyak dan gas bumi belum memberikan impak signifikan. Beragam pekerjaan rumah yang belum tuntas membuat daya saing Indonesia masih kalah dari negara tetangga. Indonesian Petroleum Association (IPA) menilai Indonesia masih belum cukup kompetitif untuk investasi hulu migas dibandingkan dengan sejumlah negara lain di kawasan Asia. President IPA sekaligus President Petronas Carigali Indonesia Yuzaini Md Yusof mengatakan bahwa negara lain telah melakukan pembenahan fiskal dan kemudahan investasi yang lebih menarik dari apa yang telah dikerjakan Indonesia selama 5 tahun terakhir. Kendati, Yuzaini tidak menampik bahwa pemerintah telah melakukan perombakan mendasar dari segi kemudahan dan insentif investasi di sisi hulu migas domestik beberapa waktu terakhir. “Indonesia saat ini hanya peringkat ke-4 di Asia dari segi indeks ketertarikan investasi, beberapa negara seperti Bangladesh, Vietnam, Thailand, dan Vietnam telah maju lebih cepat,” katanya saat panel diskusi IPA Convex ke-48.

Dalam kesempatan itu, dia juga mendorong kembali usulan fleksibilitas kontrak kerja sama dari kontraktor di satu kawasan. Harapannya, KKKS diperbolehkan untuk mengoperasikan sejumlah aset di satu kawasan tertentu, sehingga beban operasi dan eksplorasi bisa dikonsolidasikan. “Saya pikir perbaikan ini bisa mendorong eksplorasi di Indonesia lebih masif lagi,” kata dia. Beberapa fasilitas perpajakan yang disiapkan mencakup pengecualian pajak tidak langsung yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 27/2017, dan PP No. 53/2017. Ada juga insentif kegiatan usaha hulu sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 199/2021. Selain itu, saat ini Kementerian ESDM dan lembaga pemerintah terkait lainnya juga sedang dalam tahap akhir dalam merevisi PP No. 27 dan PP No. 53/2017 untuk meningkatkan kelayakan ekonomi proyek migas. Usulan lainnya, Moshe Rizal, Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Migas (Aspermigas), sempat menyatakan bahwa diperlukan keterlibatan lebih banyak pihak dengan kompetensi yang sesuai dengan karakteristik wilayah kerja untuk menjaga keekonomian sebuah proyek hulu migas.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong kontraktor KKKS yang menggarap blok minyak dan gas bumi di Cekungan Laut Andaman untuk bekerja sama mengoptimalkan potensi yang tersedia. Cadangan tersebut melengkapi temuan di Sumur Layaran-1 di blok migas yang sama sebesar 6 Tcf gas in place. Bahkan, sebelumnya juga ditemukan cadangan gas dalam jumlah besar di Sumur Timpan-1, Blok Andaman II yang dikelola oleh Premier Oil Andaman Ltd. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa pemerintah meminta KKKS mempercepat pengelolaan potensi migas di Andaman agar bisa segera diproduksi. Tidak main-main, Arifin meminta agar cadangan migas di wilayah tersebut bisa onstream pada 2027, bersamaan dengan Wilayah Kerja Geng North. Usulan itu pun disambut baik oleh Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall yang mengatakan, pihaknya ikut menaruh perhatian besar pada keberhasilan eksplorasi di sejumlah sumur sepanjang Laut Andaman. Meski telah ditemukan potensi migas yang menjanjikan di South Andaman dan Andaman II, tetapi sebenarnya ada wilayah kerja di Andaman yang tidak sesuai harapan. Repsol Andaman B.V bahkan mengembalikan kontrak pengelolaan Blok Andaman III kepada negara setelah tidak memperpanjang tambahan waktu eksplorasi yang berakhir pada Juni 2023.

SUBSIDI ENERGI : BBM Berkualitas & ‘Hijau’ Perlu Perhatian

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Otoritas hilir minyak dan gas bumi menyetujui usulan agar subsidi bahan bakar minyak diberikan kepada produk yang memiliki kualitas tinggi dan lebih ramah lingkungan, sesuai dengan spesifi kasi Euro 4. Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Saleh Abdurrahman mengatakan, idealnya subsidi energi saat ini melekat kepada produk yang memiliki kualitas tinggi dan ramah lingkungan. Meski begitu, pemerintah tetap perlu mempertimbangkan harga jualnya dan beban subsidi atau kompensasi yang bakal dikeluarkan. Menurutnya, pemerintah saat ini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kepastian pasokan bahan baku bioetanol sebagai campuran untuk Pertamax Green Series di sisi hulu untuk keberlanjutan BBM berkualitas tinggi. 

“Pemerintah perlu mempertimbangkan harga, kesiapan infrastruktur dalam negeri, dan bioetanol terutama [untuk campuran] 5% sampai 7%. ”Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati sebelumnya berharap usulan pengalihan subsidi Pertalite dapat menjaga harga Pertamax Green tetap sama dengan harga yang saat ini berlaku untuk Pertalite yang mendapat kompensasi dari pemerintah. “Tentu ini akan kami usulkan, kami bahas lebih lanjut dan tentu saja ketika ini menjadi program pemerintah, Pertamax Green 92 harganya pun regulated, tidak mungkin diserahkan ke pasar karena ada mekanisme subsidi atau kompensasi di dalamnya.”

STABILISASI HARGA MINYAK GORENG : BUMN Tepat Kelola MinyaKita

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia mengusulkan penyaluran MinyaKita dilakukan oleh perusahaan Umum Bulog dan ID Food untuk mengendalikan harga komoditas pangan itu. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan bahwa penyaluran MinyaKita melalui BUMN lebih tepat daripada swasta. “Pemerintah beli MinyaKita dari produsen harga pasar, selisihnya nanti Bulog atau ID Food minta [dibayarkan] ke BPDPKS [Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit]. Itulah alur yang tepat,” katanya, Selasa (14/5). Bila Perum Bulog dan ID Food sudah menguasai distribusi MinyaKita, dia melanjutkan pemerintah bisa menerapkan skema subsidi untuk minyak goreng berbahan minyak kelapa sawit itu. Selama ini, harga MinyaKita terus mengalami tren kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. 

Harga crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku minyak goreng hingga panjangnya rantai distribusi MinyaKita menjadi faktor kenaikan harga di masyarakat. Menurut data Kemendag, rata-rata harga MinyaKita pada awal Mei 2024 sebesar Rp16.083 per liter, naik 0,87% dari pekan lalu. Sementara, harga minyak goreng curah justru turun 0,06% menjadi Rp15.828 per liter dan minyak goreng premium turun 0,19% menjadi Rp21.051 per liter. Direktur Bahan Pokok dan Barang Penting, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag Bambang Wisnubroto menyatakan kenaikan harga MinyaKita cenderung disebabkan oleh pasokan domestic market obligation (DMO) yang minim. Pada April 2024, realisasi DMO sebanyak 151.158 ton atau hanya 50,4% dari target 300.000 ton. Dari jumlah DMO itu, sebanyak 82.463 ton disalurkan dalam bentuk MinyaKita dan 68.695 ton dalam bentuk minyak curah.

OPERATOR BANDARA : Merger AP I & AP II Dipercepat

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Proses integrasi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II menjadi Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports dipercepat menjadi sebelum Oktober 2024 dari awalnya akhir tahun ini. Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono menyampaikan bahwa proses integrasi penuh ini sedang dalam tahap legal entity. Proses integrasi PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II sebelumnya ditargetkan selesai pada akhir 2024. Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi menyampaikan bahwa peleburan penuh AP I dan AP II merupakan bagian dari proses integrasi keduanya menjadi Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Nantinya, bentuk akhir dari integrasi tersebut hanya menyisakan InJourney Airports sebagai perusahaan pengelola bandara Indonesia.

Proses selanjutnya adalah penggabungan kantor pusat. Seluruh pegawai di kantor pusat AP I dan AP II akan diintegrasikan menjadi bagian dari Angkasa Pura Indonesia. Proses integrasi tersebut juga dilaksanakan dengan memerhatikan sejumlah aspek. Pertama, proses penggabungan diupayakan agar tidak mengganggu kegiatan operasional bandara dan penerbangan. Kedua, proses itu dipastikan akan mengikuti regulasi yang ada. Direktur Human Capital Angkasa Pura Indonesia Achmad Syahir juga memastikan proses merger tidak menimbulkan pengurangan jumlah karyawan.

KASUS KORUPSI BTS 4G : Achsanul Bingung Simpan Uang

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nonaktif Achsanul Qosasi mengaku menyimpan uang senilai Rp40 miliar di rumah sewaan terkait dengan kasus dugaan korupsi pembangunan BTS 4G Bakti Kominfo. Hal itu disampaikan Achsanul dalam sidang lanjutan pemeriksaan terdakwa kasus BTS 4G Kominfo di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (14/5). Hakim Alfis Setyawan dalam sidang mencecar terkait langkah Achsanul seusai menerima uang Rp40 miliar. Seusai menerima uang tersebut, Achsanul berdalih merasa psikologisnya terguncang dan kebingungan untuk mengembalikan uang tersebut. Dia juga menyampaikan bahwa sebelum menyewa rumah, uangnya disimpan di mobil pribadinya karena tidak berani membawa uang tersebut ke rumah pribadinya. Sebagai informasi, Achsanul menerima uang Rp40 miliar di Hotel Grand Hyatt pada (19/7/2022). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai pemberian uang dimaksudkan agar Achsanul selaku pejabat BPK memanipulasi hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) proyek BTS 4G soal kerugian negara.

MISI DAGANG : Ungkit Daya Saing RI-Cile

Hairul Rizal 15 May 2024 Bisnis Indonesia

Kegiatan misi dagang Indonesia mempertemukan pebisnis Indonesia dan Cile dalam Forum Bisnis Indonesia-Cile di Santiago, Cile, Kamis (9/5). Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengatakan misi dagang ke Cile merupakan upaya Kementerian Perdagangan dalam mendorong peningkatan akses pasar produk Indonesia. Hal itu dilakukan melalui pemanfaatan tarif preferensi perjanjian dagang Indonesia-Chile CEPA dengan ukuran pasar 659,3 juta penduduk serta memanfaatkan Cile sebagai pusat perdagangan di wilayah Amerika Selatan. 

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono yang turut serta dalam kegiatan misi dagang itu menekankan bahwa perjanjian dagang Indonesia-Chile CEPA merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong produk Indonesia untuk dapat bersaing di pasar Cile. Minat pelaku usaha Cile akan produk Indonesia cukup besar dengan banyaknya permintaan one on one business matching dengan pelaku usaha Indonesia dari berbagai sektor industri, termasuk suku cadang mobil. Kegiatan business matching kali ini menghasilkan total potensi transaksi senilai US$7,45 juta atau sekitar Rp119,2 miliar, yang berasal dari produk suku cadang kendaraan bermotor, kelapa sawit dan turunannya, serta plastik kemasan. Mannheim merupakan perusahaan distributor suku cadang kendaraan terkemuka di Cile yang berpengalaman lebih dari 50 tahun.

Mengail Saham Big Caps yang Sudah Murah

Hairul Rizal 15 May 2024 Kontan (H)

Tekanan jual asing yang masih terjadi semakin menggerus kinerja saham berkapitalisasi pasar besar (big caps). Selain saham-saham perbankan, sejumlah saham big caps di jajaran Indeks Kompas100 sempat menyentuh level terendahnya. Penurunan saham big caps turut membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,16% dalam sebulan terakhir ke 7.088,76. Dengan koreksi besar-besaran yang terjadi belakangan ini, beberapa saham big caps pun bisa dibilang sudah murah. Saham PT Astra International Tbk (ASII), misalnya. Pada pedagangan Selasa (14/5), saham ASII anjlok 9,75% atau turun 495 poin ke Rp 4.580 per saham. Berdasarkan data RTI, ini merupakan level terendah ASII dalam tiga tahun terakhir. Beberapa saham big caps lain juga berada di zona merah.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, saat ini memang tengah terjadi diskon besar-besaran pada saham dari sejumlah emiten yang memiliki fundamental baik. Nico mencontohkan, penurunan harga saham ASII salah satunya disebabkan rencana pembagian dividen. Pasalnya, ex-date dividen ASII jatuh pada 14 Mei 2024. Meski demikian, secara fundamental, ASII masih punya landasan dan prospek yang kokoh. Hal yang sama juga terjadi kepada saham bank-bank besar setelah mendistribusikan dividen. Nah untuk menilai suatu saham sudah murah atau mahal, Equity Research Analyst Bahana Sekuritas Christine Natasya mengatakan, dari valuasi harganya, saham ASII diperdagangkan dengan PER sekitar 5,3 kali untuk tahun 2024. Menurutnya valuasi ini tersebut tergolong menarik.

Selain saham perbankan, Nico menilai, saham di sektor konsumen primer dan ritel dapat dicermati. Contohnya, seperti saham PT Ace Hard-ware Tbk (ACES), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Adrian Joezer, Head of Equity Analyst and Strategy Mandiri Sekuritas mengatakan, dalam tiga sampai enam bulan ke depan, pertumbuhan percepatan paling tinggi akan dirasakan oleh emiten non-perbankan. Sementara secara teknikal, Vice President Samuel Sekuritas Indonesia, M. Alfatih mengatakan, penguatan pada saham perbankan bisa menjadi awal tren kenaikan kembali setelah melalui tren penurunan sejak Maret 2024. Namun perubahan tren ini masih perlu konfirmasi. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, sinyal pelonggaran moneter bisa memicu kembalinya dana asing di semester kedua.

Konsumsi Rumah Tangga Masih Akan Melambat

Hairul Rizal 15 May 2024 Kontan

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan sulit menembus level 5% year-on-year (yoy) setelah momen pemilihan umum dan Ramadan berlalu. Kondisi ini akan mempengaruhi perekonomian nasional mengingat konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Beberapa indikasinya, pertama, Indeks Penjualan Riil (IPR) berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2024 diperkirakan 243,2, atau hanya tumbuh 0,1% yoy menjadi 243,2. Padahal pada Maret 2024, IPR tercatat 235,4 atau tumbuh menanjak 9,3% yoy. Bahkan, Indeks Ekspektasi Penjualan Eceran (IEP) pada Juni 2024 hanya 127,5, lebih rendah dari 147,8 di periode sebelumnya.

Hal ini lantaran adanya musim ujian sekolah serta berakhirnya program diskon di periode itu. Kedua, Indeks Nilai Belanja maupun Indeks Frekuensi Belanja berdasarkan Mandiri Spending Index per 5 Mei 2024 menurun masing-masing ke level 229,6 dan 639,2 dari level tertinggi pada satu pekan sebelum Idulfitri 2024. Ketiga, melambatnya ekspansi manufaktur yang ditandai Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur April 2024 tercatat 52,9, melorot 1,3 poin dari bulan sebelumnya. Ekonom Bank Mandiri Dian Ayu Yustina menilai, outlook konsumsi rumah tangga ke depan masih cukup baik. Pada Juli nanti akan ada belanja terkait pendidikan. Selain itu, pilkada mulai akhir kuartal ketiga menuju kuartal keempat 2024 akan menopang konsumsi rumah tangga.

Namun ramalan Ekonom Bank Permata Faisal Rachman, pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2024 masih di bawah 5% year on year (yoy), (yoy), yakni di kisaran 4,9% atau stagnan dibanding kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,91%. Bank Mandiri maupun Bank Permata meramal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun ini melambat daripada kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 5,11% yoy. "Perkiraan kami (pertumbuhan ekonomi kuartal II) akan relatif lebih rendah dibandingkan kuartal pertama karena puasa dan pemilu ada di kuartal pertama," kata Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini sedikit melambat menjadi 5,1% yoy. Sementara sepanjang 2024, ekonomi diperkirakan hanya tumbuh 5,07% yoy.

Kenaikan Impor Pangkas Surplus Neraca Dagang

Hairul Rizal 15 May 2024 Kontan
Kembali normalnya aktivitas produksi pasca Idulfitri berpeluang meningkatkan kinerja impor pada April tahun ini. Hanya saja, hal tersebut bisa menyebabkan surplus neraca perdagangan menyusut. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo memperkirakan, neraca perdagangan April 2024 sebesar US$ 3,15 miliar, turun dari surplus pada bulan sebelumnya sebesar US$ 4,47 miliar. Banjaran meramal, ekspor pada April kembali tumbuh positif di kisaran 6% month to month (mtm), setelah terkontraksi 4,19% mtm pada Maret 2024. Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teuku Riefky juga meramal, surplus neraca perdagangan April 2024 di kisaran US$ 3,5 miliar hingga US$ 4 miliar karena penurunan ekspor dan impor. Namun penurunan ekspor diperkirakan lebih dalam sehingga surplus neraca dagang menyusut. Di sisi lain, kinerja ekspor berpeluang meningkat ke depan, terutama disebabkan potensi kenaikan harga minyak sawit setelah produksi Malaysia stagnan yang diiringi permintaan tinggi dari emerging market.

Emiten Teknologi Belum Unjuk Gigi

Hairul Rizal 15 May 2024 Kontan

Sempat menghijau, laju indeks sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terkoreksi Selasa (14/5). Indeks sektor teknologi ditutup melemah 1,14%. Sejak awal tahun, indeks ini tergerus 23,52%. Situasi ini berbeda dengan saham teknologi di bursa Amerika Serikat (AS). Malah, saham-saham teknologi menjadi salah satu sektor penopang utama laju saham di Dow Jones. Ini dikarenakan saham-saham teknologi di negeri Paman Sam sudah diibaratkan sebagai salah satu safe haven. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta melihat, saham teknologi masih sulit mencapai titik profitabilitas. Penyebabnya, dinamika sektor teknologi di Indonesia dan AS amat berbeda.

Di AS, para pelaku sektor teknologi selalu berupaya melakukan inovasi. Tujuannya adalah agar produk mereka bisa dipakai di pasar global. Di sisi lain, para emiten di sektor teknologi masih melakukan bakar duit untuk penetrasi pasar. Baik itu dalam melakukan promosi atau program diskon. Sementara Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat, indeks teknologi  masih menjadi beban laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Secara teknikal indeks tersebut menunjukkan pergerakan yang melandai kemarin (14/5). Ramalannya, indeks ini masih rawan koreksi untuk menguji di 3.304 – 3.356. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda melihat, salah satu faktor adanya penguatan  indeks ini adanya  aksi buy back GOTO pekan lalu. Pasar pun menyambut positif yang secara teknikal sempat membuat indeks ini menguat.

Pilihan Editor