;

Mandiri Ekonomi Setelah 79 Tahun Indonesia Merdeka

Yoga 19 Aug 2024 Kompas

Memperingati Hari Kemerdekaan Ke-79 Republik Indonesia tak semata-mata soal merdeka dari penjajahan kolonial. Arti merdeka juga luas, termasuk kemandirian ekonomi. Apa tantangan dan harapan ”merdeka” secara ekonomi bagi warga? Burhanudin (46) pengusaha roti di Kabupaten Anambas, mengatakan, “Untuk mengajukan KUR masih sulit. Padahal, saya butuh bantuan modal untuk pengembangan usaha, yaitu roti rumahan, meski penjualannya cukup tinggi. Kesulitan mendapat pinjaman modal usaha dari salah satu bank milik negara saya alami kendati sudah mengagunkan sertifikat rumah. Saya harap pemerintah membantu kami dengan memerdekakan rakyat lewat kemudahan penyaluran kredit.

Untuk mendapat akses pengembangan bisnis, sebenarnya mudah. Pemerintah sering membuat seminar-seminar, misalnya tata cara mendaftarkan usaha ke BPOM. Namun, terkadang informasinya terpisah-pisah dan tidak menyeluruh sehingga kami sebagai pelaku UMKM kesulitan menyelesaikan proses di BPOM. Harapannya, pemerintah aktif membimbing kami tak hanya sampai tahap tertentu, tapi benar-benar sampai UMKM ’naik kelas’, ujar Fairuz Lutfi (32), pemilik Abu Salam Kebab, Bogor.

Aan (47) pedagang warung nasi asal Kuningan, Jabar, mengatakan, “Sudah tiga tahun buka warung nasi, alhamdulillah lancar, pengunjung cukup ramai. Tapi, saya sering nombok buat modal belanja. Sebenarnya banyak yang nawarin pinjaman modal usaha, biasanya dari bank keliling. Tapi, saya enggak mau, takut bunganya tinggi, enggak sanggup bayar. Harapan saya harga (pangan) cepat diturunin. Sekarang, pada mahal, harga-harga seperti cabai, beras, telur naik jauh. Kalau (harga pangan) lebih murah, muter uang (jadi modal usaha) sehari-hari bisa lebih mudah. (Yoga)


Untung- Rugi WFA untuk Perusahaan Luar Negeri

Yoga 19 Aug 2024 Kompas

Pesatnya perkembangan industri teknologi digital membuka peluang bekerja dengan berbagai macam orang di belahan dunia mana pun. Teknologi memungkinkan orang bekerja dari jarah jauh, bahkan lintas negara, dengan tetap terhubung secara unit. Zain Fathoni (33) warga Yogyakarta, mengambil tawaran bekerja jarak jauh (remote worker atau work from anywhere/WFA) sebagai senior front-end engineer perusahaan AS yang bergerak di bidang software as a service atau perangkat lunak untuk layanan e-dagang. Keputusan ini ia ambil setelah 10 tahun bekerja kantoran sebagai karyawan bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Jakarta dan Singapura. Empat bulan sudah ia melakoni pekerjaan barunya. Profesi ini memungkinkan Zain bekerja dari Yogyakarta.

Mengejar fleksibilitas dan keseimbangan hidup, antara bekerja dan tetap memiliki waktu berkualitas bersama keluarga, menjadi pertimbangan saat memutuskan mengambil pekerjaan ini. Lewat model bekerja jarak jauh, Zain bisa tetap memantau anaknya yang home schooling sambil bekerja. Ia juga tetap dapat mengerjakan tugas pekerjaan sembari mengajak anaknya liburan. ”Memang, ketika saya masih bekerja sebagai karyawan di Jakarta lalu pindah ke Singapura, saya sudah berpikir untuk bekerja jarak jauh dari Indonesia. Tapi lumayan susah menemukan perusahaan yang benar-benar mau menerima karyawan full remote,” ujarnya, Kamis (15/8) di Jakarta.

Perbedaan waktu membuat Zain harus pandai mengatur jam kerja. Meski demikian, dia tetap menikmatinya. Dia menilai lebih baik menyiasati waktu bekerja jarak jauh supaya tetap bisa menghasilkan output pekerjaan yang optimal ketimbang bermacet-macet di jalanan pergi-pulang kantor setiap hari. Dua pekan sekali, perusahaan membuat sistem agar karyawan yang bekerja jarak jauh, tetapi beda tim, tetap terkoneksi sehingga saling kenal. Perusahaan juga menggelar ”kopi darat” karyawan di satu kota di satu negara. Tidak semua pengembang (developer), menurut Zain, mampu bekerja jarak jauh, apalagi untuk perusahaan di luar negeri. Selain teknik, keterampilan berkomunikasi, berkoordinasi, dan membangun jejaring pertemanan amat perlu dikuasai. (Yoga)


Pudarnya Belanja Masyarakat di Ritel Modern

Yoga 19 Aug 2024 Kompas

Perilaku belanja masyarakat pelan-pelan berubah. Troli, tas belanja, dan impulsive buying di ritel modern bisa menjadi indikator. Perkembangan teknologi dan pelemahan daya beli menjadi penyebab. Transformasi belanja masyarakat dari luring ke daring pertama kali terjadi di Inggris pada 1979. Waktu itu, Michael Aldrich dari Redifon Computers menyambungkan televisi berwarna dengan computer yang mampu memproses transaksi secara real time melalui kabel telepon. Setelah ia memasarkan sistem belanja daring itu pada 1980, belanja daring menyebar ke sejumlah negara lain. Salah satunya untuk memasarkan mobil di Perancis. Pada 1992, muncul toko buku daring pertama Book Stacks Unlimited yang dibuat Charles Stack, yang berkembang menjadi Books.com.

Dua tahun kemudian, Jeff Bezos membuat situs Amazon.com. Toko-toko daring terus tumbuh seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Pelan-pelan kemajuan perdagangan secara elektronik (e-dagang) itu mengubah perilaku belanja masyarakat. Pandemi Covid-19 yang muncul pada akhir 2019 semakin mempercepat masyarakat mengadopsi belanja daring. Pascapandemi, masyarakat makin akrab dengan belanja daring, bahkan memadukan dengan belanja luring. Di tengah kondisi itu, ritel modern mulai kehilangan sesuatu yang berharga. Di sisi lain, ritel modern mulai menemukan jalan bisnis yang mampu mengakomodasi perubahan perilaku belanja masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, Rabu (14/8) menuturkan, dalam satu dekade terakhir, masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan adu troli di pusat-pusat perbelanjaan. Dulu, rerata keluarga yang berbelanja di hipermarket atau supermarket mengambil 2-4 troli. Setiap anggota keluarga, minimal ayah dan ibu, berkeliling mencari kebutuhan masing-masing. Setelah itu, mereka berkumpul di kasir atau area dekat kasir untuk membayar aneka barang belanjaan. ”Kami menyebutnya silaturahmi troli keluarga,” ujar Roy dalam Gambir Trade Talk #15 bertajuk ”Transformasi Ritel Modern di Era Digitalisasi: Peluang dan Tantangan” yang digelar Badan Kebijakan Perdagangan di Jakarta, Rabu (14/8).

Roy juga mengisahkan, 60 % dari seluruh belanjaan di troli mereka merupakan barang-barang yang tidak masuk dalam daftar rencana belanja. Peritel kerap menyebutnya sebagai barang-barang hasil impulsive buying atau pembelian spontan. ”Impulsive buying inilah yang dahulu menopang kinerja ritel. Sekarang, impulsive buying dan adu troli mulai pudar. Konsumen mulai belanja sesuai kebutuhan,” katanya. Bahkan, mulai banyak orang yang datang ke mal tidak untuk berbelanja. Mereka hanya sekadar melihat produk, kemudian membelinya secara daring karena lebih murah atau ada promo yang sangat menarik. Banyak pengunjung mal juga lebih memilih sekadar bersantai. Mereka bisa berjam-jam di mal untuk makan, ngopi, menonton bioskop, dan menikmati wahana permainan. (Yoga)


Bertaruh Nyawa demi Teripang

Yoga 19 Aug 2024 Kompas

Tergiur harga jual teripang yang mahal, nelayan tradisional NTT nekat mengarungi lautan selama puluhan hari hingga perairan Australia. Risiko ditahan aparat keamanan Australia karena penangkapan ikan secara ilegal hingga nyawa melayang di perairan menjadi taruhannya. Satu kapal motor berukuran sekitar 20 gros ton baru menuntaskan pelayaran 48 jam dari perairan Australia. Kapal sandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Tenau, Kupang, NTT, Sabtu (3/8) petang. Kapal mengangkut berbagai hasil laut. Seorang anak buah kapal (ABK) turun memantau situasi sekeliling.

Ada kapal cepat polisi berlabuh 80 meter dari situ, tapi tak tampak ada petugas yang berjaga. Sejurus kemudian, beberapa boks berisi teripang (Holothuroidea) dikeluarkan dari kapal, dimasukkan ke dalam mobil, lalu dibawa pergi. ”Kebanyakan teripang koro,” tutur ABK, yang enggan disebutkan namanya, demi keamanan .Teripang diambil dari laut Australia yang berjarak di atas 125 mil laut atau 231,5 km dari Kupang. Mereka menyelam dan mengambilnya di dasar laut pada kedalaman hingga 40 meter. Alat bantu yang digunakan hanyalah kompresor yang menyalurkan udara melalui selang saat nelayan menyelam ke dasar laut.

Dengan bantuan kompresor, mereka bisa bertahan hingga tiga jam di dasar laut, tergantung pasokan udara yang tersedia dalam kompresor. Cara ini berbahaya. ”Bulan lalu ada satu penyelam dari kapal lain meninggal karena keracunan udara kompresor,” kata nelayan tersebut. Hingga Minggu (18/8), banyak nelayan Indonesia mengincar teripang di laut Australia. Mereka tetap berlayar meski harus menghadapi risiko gelombang hingga 4 meter. Gelombang tinggi berlangsung dari Mei hingga Oktober. Dalam satu pelayaran, nelayan berada di tengah laut paling sedikit 20 hari. Dengan ukuran kapal 20 GT, ada risiko kapal karam dihantam gelombang.

Belum lagi jika ditangkap petugas Australia, kapal ditahan dan awaknya diproses hukum, kemudian dideportasi ke Indonesia. Kapal dibakar dan semua barang dimusnahkan. Data Dinas Kelautan dan Perikanan NTT menyebutn, sepanjang tahun 2024 hingga akhir Juli lalu, ada 32 nelayan NTT yang ditangkap aparat Australia. Setiap tahun, rata-rata lebih dari 100 nelayan Indonesia terbukti melakukan illegal fishing atau penangkapan ikan ilegal. ”Pelaku illegal fishing ini membuat negara kita malu. Kami pusing urus mereka. Sulit menghentikan mereka,” kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Stefania Tunga Boro. (Yoga)


Mengejar Diskon di Hari Kemerdekaan

Yoga 19 Aug 2024 Kompas

Perayaan HUT Ke-79 RI menjadi hari yang ditunggu-tunggu sejumlah warga. Beberapa pusat perbelanjaan hingga tempat hiburan di Jakarta menyuguhkan promo menarik untuk pengunjung. Mulai dari potongan harga, diskon paket makanan, hingga ada promo khusus untuk yang bernama ”Agus”. Sabtu (17/8) pukul 09.50 WIB, ratusan warga Jakarta menunggu Mal Central Park di Jakarta Barat buka. Sebagian besar warga berburu promo, mulai dari makanan, kosmetik, hingga pakaian. Seorang warga Jakbar, Intan Tri Hapsari (27) bersama dua teman tak sabar melihat diskon kosmetik. ”Sengaja datang lebih awal biar tidak ramai. Setelah ini juga ada acara lain, jadi tidak bisa lama-lama di sini (mal),” ujar Intan yang juga berburu diskon makanan dan minuman, seperti di gerai minuman Fore, Ikkudo Ichi, dan Haagen-Dazs.

Dalam perayaan 17 Agustus tahun ini, Central Park menggelar Indonesia Shopping Festival (ISF) hingga 19 Agustus. Lebih dari 300 tenant di Central Park ikut berpartisipasi memberikan diskon besar-besaran hingga 79 %. ”Diskon ini berakhir pada 18 Agustus pada hari Minggu. Sementara pada 19 Agustus 2024 akan ada pengundian hadiah atau door prize bagi pengunjung mal yang berpartisipasi selama periode ISF,” tutur Nadya Arriani dari Humas Central Park dan Neo Soho, Sabtu. Berbagai hadiah disiapkan, antara lain 1 unit Wuling Air EV,1unit iPhone 15, dan voucer belanja senilai Rp 500.000 untuk 79 pemenang. Syaratnya, pengunjung berbelanja minimal Rp 100.000 untuk mendapatkan 1 poin.

”Jadi, tiap belanja Rp 100.000 akan dapat poin, berlaku kelipatan. Nantinya akan diakumulasikan dari mal untuk dibagikan ke tim APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) karena itu hak mereka,” kata Nadya. Beberapa tenant yang memberikan diskon pada momen perayaan hari kemerdekaan antara lain Sogo, Nitori, Gramedia, Mango, PlayWorks, Executive, Chocochips, Coldwear, dan Sociolla. Tenant lain yang turut terlibat di antaranya Cold Stone, Ichiban Sushi, BRUN, Rempah Bistro, Blu Shaak, Ben Gong’s Tea, Mama Roz, KOI, Pepper Lunch, Fore, Kopi Kenangan, Ya Kun Kaya Toast, Tous les Jours, Dynamic, dan masih banyak lagi. Kopi Kenangan, merilis promo untuk pembelian produk minuman Rp 17.000 dengan pembayaran menggunakan QRIS BCA. Ada juga promo seharga Rp 79.000 untuk pembelian lima minuman bebas. (Yoga)


Pertumbuhan Ekonomi

Yuniati Turjandini 19 Aug 2024 Investor Daily (H)
Di tengah lingkungan global yang masih dipenuhi ketidakpastian, RABPN 2025 menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,2% dengan permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga, sebagai tumpuan utama. Meski demikian, investasi dan ekspor juga diharapkan bisa memberikan  kontribusi yang makin signifikan dalam pencapaian  target pertumbuhan ekonomi. Guna menggairahkan konsumsi rumah tangga yang hingga kuartal II 2024 mengontribusi 54,53% PDB, sejumlah instrumen kebijakan pemerintah akan diarahkan  untuk menjaga daya beli, membuat inflasi terus terkendali, dan menciptakan lapangan kerja. Instrumen kebijakan itu diantaranya dalam bentuk subsidi, bantuan sosial, dan insentif fiskal seperti pembebasan PPN. Sedangkan untuk meningkatkan investasi, baik domestik maupun asing, insentif fiskal akan diberikan secara selektif ke sejumlah sektor seperti otomotif, terutama kendaraan listrik dan perumahan. (Yetede)

Pembangunan Indonesiasentris

Yuniati Turjandini 19 Aug 2024 Investor Daily (H)

Presiden Joko Widodo mengungkapkan kebanggaannya karena selama 10 tahun terakhir, Indonesia telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradapan baru dengan pembangunan yang Indonesiasentris. Sejumlah pencapaian di berbagai bidang juga berhasil diraih yang menjadi landasan untuk dilanjutkan oleh pemerintahan selanjutnya. "Alhamdulillah, selama 10 tahun kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru, dengan pembangunan yang Indonesiasnetris, membangun dari pinggiran, membangun dari desa, dan membangun dari daerah terluar," kata Jokowi. Dijelaskan bahwa sampai saat ini telah dibangun 366.000 kilo meter jalan desa 1,9 juta meter jembatan desa, 2.700 kilometer jalan tol baru, 6.000 kilometer jalan nasional, 50 pelabuhan dan bandara baru, 43 bendungan, dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru. "Sehingga kita mampu menurunkan biaya logistik dari sebelumnya 24% menjadi 14% pada 2023. Sehingga kita mampu meningkatkan daya saing dari sebelumnya peringkat 44 menjadi peringkat 27 pada 2024," ucapnya. (Yetede)

Menggenjot Pertumbuhan Kredit Konsumer

Yuniati Turjandini 19 Aug 2024 Investor Daily (H)

Sejumlah bank pada semester dua tahun ini kembali menggenjot pertumbuhan kredit konsumer dengan menyelenggarakan pameran  bertabur diskon suku bunga. Diharapkan, promo tersebut dapat mendorong permintaan nasabah dan masyarakat pada produk kredit  konsumer. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaadmadja mengatakan, sehingga semester I-2024 BCA mencatatkan penyaluran kredit konsumer tumbuh 13,6% secara yoy menjadi Rp 210,2 triliun. Apabila di rinci, kredit kepemilikan rumah (KPR) tumbuh 10,8% yoy menjadi Rp126,9 triliun dan kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh tinggi 18,4% (yoy) senilai Rp 62,1 triliun, BCA pada bulan kemerdekaan Indonesia ini kembali menggelar BCA Expo 2024 dan menebar promo suku bunga sosial bagi nasabah yang ingin memiliki hunian dan kendaraan baru. Menurut Jahya terdapat dua kredit, yang tidak sensitif suku bunga dan yang sensitif suku bunga. "Yang rate sensitive itu kalau rate diturunkan, kredit laku, itu kredit konsumen. Ini kalau rate turun banyak yang tadinya  tak terjangkau jadi terjangkau. Jadi kredit konsumer itu sangat sensitif, kalau bunga turun permintaan pasti banyak dan kami jeli lihat kesempatan diantara kesempitan ini," Jelas Jahya. (Yetede)

Hilirisasi Meningkatkan Pendapatan Negara

Yuniati Turjandini 19 Aug 2024 Investor Daily
Hilirisasi merupakan kunci untuk memacu ekonomi karena memberikan efek yang luas. Selama delapan tahun ini, hilirisasi telah membuka lebih dari 200 ribu lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara hingga Rp 158 triliun. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmitha menerangkan, hilirisasi  memberikan efek yang luas, diantaranya penambahan jumlah tenaga kerja dan peningkatan devisa dari peningkatan devisa dari investasi dan ekspor. Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT ke-79 Kemerdekaan RI, walau banyak negara lain yang menggugat, menentang, bahkan berusaha mengagalkan upaya Indonesia dalam melarang ekspor bahan mentah, Indonesia tidak goyah, bahkan terus maju melangkah untuk mendukung kebijakan hilirisasi tersebut. (Yetede)

Pertumbuhan Laba Emiten Telko

Yuniati Turjandini 19 Aug 2024 Investor Daily

Ditengah persaingan dan tantangan industri telekomunikasi yang kian ketat, empat operator telekomunikasi di Tanah Air, yaitu PT Telkomsel, PT Indosat Tbk, dan PTXL Axiata Tbk dan Smart Telecom Tbk (Smartfren) masih dapat membukukan laba bersih sekitar Rp14,4 triliun pada semester I-2024. Jumlah tersebut tumbuh sekitar 8,2% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sekitar Rp 13,33 triliun. Keuntungan tersebut, utamanya dikontribusi dari pendapatan layanan data dan digital dari masing-masing operator telekomunikasi.

Berdasarkan laporan keuangan dari masing-masing emiten, Telkomsel, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp11,07 triliun pada semester I-2024, tumbuh 3,2% dibandingkan periode sama tahun lalu.  Indosat membukukan laba bersih Rp2,7 triliun, tumbuh 43,3% dibandingkan semester I-2023. XL Axiata juga berhasil meningkatkan laba bersih menjadi Rp 1,03 triliun meningkat 58% dibandingkan semester I-2023. Sementara Smartfren mencatatkan kerugian sebesar Rp473,77 miliar. Jumlah tersebut menyusut dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 543,21 miliar. (Yetede)

Pilihan Editor