Menggenjot Pertumbuhan Kredit Konsumer
Sejumlah bank pada semester dua tahun ini kembali menggenjot pertumbuhan kredit konsumer dengan menyelenggarakan pameran bertabur diskon suku bunga. Diharapkan, promo tersebut dapat mendorong permintaan nasabah dan masyarakat pada produk kredit konsumer. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaadmadja mengatakan, sehingga semester I-2024 BCA mencatatkan penyaluran kredit konsumer tumbuh 13,6% secara yoy menjadi Rp 210,2 triliun. Apabila di rinci, kredit kepemilikan rumah (KPR) tumbuh 10,8% yoy menjadi Rp126,9 triliun dan kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh tinggi 18,4% (yoy) senilai Rp 62,1 triliun, BCA pada bulan kemerdekaan Indonesia ini kembali menggelar BCA Expo 2024 dan menebar promo suku bunga sosial bagi nasabah yang ingin memiliki hunian dan kendaraan baru. Menurut Jahya terdapat dua kredit, yang tidak sensitif suku bunga dan yang sensitif suku bunga. "Yang rate sensitive itu kalau rate diturunkan, kredit laku, itu kredit konsumen. Ini kalau rate turun banyak yang tadinya tak terjangkau jadi terjangkau. Jadi kredit konsumer itu sangat sensitif, kalau bunga turun permintaan pasti banyak dan kami jeli lihat kesempatan diantara kesempitan ini," Jelas Jahya. (Yetede)
Postingan Terkait
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023