;

Calon Tunggal Pilkada 2024 Tetap Banyak dan Memperketat Persaingan

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Tempo
TUJUH belas partai politik kompak mengusung Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani Sirua sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah Papua Barat 2024. Kandidat inkumben itu memborong dukungan semua partai politik, kecuali Partai Kebangkitan Nusantara. Dukungan penuh partai ini membuat pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Dominggus-Lakotani bakal menjadi calon tunggal pilkada Papua Barat.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merupakan partai politik yang paling awal menyatakan dukungannya kepada Dominggus-Lakotani. Juru bicara PDIP, Chico Hakim, mengatakan partainya sudah lama berencana mengusung Dominggus-Lakotani dalam pilkada Papua Barat. Bahkan Dewan Pimpinan Daerah PDIP Papua Barat telah merekomendasi nama Dominggus-Lakotani kepada pengurus pusat saat rapat kerja nasional partai ini pada akhir Mei lalu. 

“Yang saya tahu, Pak Dominggus telah melakukan penjajakan dan datang ke kantor DPP bertemu dengan Pak Sekretaris Jenderal (Hasto Kristiyanto) serta Ketua DPP Bidang Kehormatan (Komarudin Watubun),” kata Chico, Senin, 2 September 2024. Setelah dukungan PDIP, satu per satu partai politik lainnya menyatakan dukungan kepada Dominggus-Lakotani. Borong dukungan partai tersebut membuat pasangan calon inkumben itu menjadi satu-satunya pasangan calon yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pada Rabu pekan lalu. (Yetede)

Efek Merosotnya Jumlah Kelas Menengah Indonesia

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Tempo
SISTEM kerja jarak jauh atau remote working membuat Feby Febrina Nandaek menyukai bekerja secara daring di kafe. Pegawai perusahaan media di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, itu gemar mengunjungi kafe-kafe untuk mendapatkan suasana baru saat bekerja. Namun, belakangan ia tak lagi melakukannya karena harus berhemat. Terlebih setelah marak kabar pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi ekonomi yang rentan membuat dia terpaksa memperketat pengeluarannya. "Sekarang takut banget tiba-tiba kena PHK. Apalagi saya anak kos, jadi harus mengurangi jajan di luar," ujar Feby kepada Tempo, Senin, 2 September 2024.

Feby mengungkapkan kenaikan upahnya per tahun masih rendah, tidak sebanding dengan lonjakan harga kebutuhan sehari-hari. Alokasi pendapatan untuk ditabung pun makin kecil. Bahkan ia hampir menguras tabungannya untuk dana darurat. Meski penghasilannya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kondisi ini membuat Feby resah akan masa depannya. Ia memilih masih melajang karena belum siap secara finansial. Karena itu, dia berharap pemerintah lebih perhatian kepada kondisi masyarakat kelas menengah sepertinya, tidak hanya berfokus pada kelas bawah dan atas. Apalagi kelas menengah menjadi pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi dengan konsumsi terbesar. 

Firdaus Rokhman menghadapi situasi serupa. Sebulan belakangan dia melihat-lihat tawaran dan iklan properti di pinggiran kota Jakarta. Pegawai swasta di salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Jakarta Selatan itu mengaku sudah membicarakan tentang rencana memiliki hunian pribadi dengan istrinya. Namun hingga kini ia belum juga memutuskan untuk mengambil kredit perumahan. Walhasil Firdaus dan istrinya masih memilih tinggal di rumah kontrakan dengan biaya Rp 26 juta per tahun yang lokasinya dekat dengan tempat kerja. Sebab, biaya untuk kredit rumah masih tinggi, sementara perumahan murah umumnya tersisa di pinggiran kota Jakarta.(Yetede)

Meski Berkurang, Calon Tunggal Pilkada 2024 Tetap Banyak

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Tempo
PASANGAN calon kepala daerah tunggal tetap masih banyak bermunculan dalam pemilihan kepala daerah 2024 meski Mahkamah Konstitusi sudah menurunkan ambang batas pencalonan. Sampai berakhirnya masa pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum pada 29 Agustus 2024, tercatat ada 43 calon tunggal di satu provinsi dan 42 kabupaten/kota. KPU lantas memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon di daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon. Jika sampai waktu perpanjangan berakhir dan tetap hanya ada satu pasangan calon, calon tunggal tersebut akan berhadapan kotak kosong.

Dosen ilmu politik dan kepemiluan Universitas Indonesia, Titi Anggraini, mengatakan fenomena calon tunggal terjadi sejak pemilihan kepala daerah 2015. Penyebabnya adalah minimnya keberanian partai politik mengusung kader internal untuk berlaga dalam pilkada dengan pertimbangan elektabilitas dan sumber daya. Partai akhirnya beramai-ramai mengusung satu pasangan calon dengan tingkat keterpilihan tertinggi di daerah yang bersangkutan. Penyebab lainnya, pasangan calon tertentu memborong semua dukungan partai sehingga tak ada yang tersisa untuk kandidat lain. (Yetede)

Daya Beli Masyarakat Semakin Tergerus

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily (H)
Daya beli masyarakat kala kena pukulan bertubi-tubi mulai kuartal IV tahun ini hingga 2025. Ini dikhawatirkan menggerus laju pertumbuhan ekonomi hingga di bawah 5%.  Pukulan pertama akan datang dari pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya mulai Oktober 2024, tarif pajak penambahan nilai (PPN) naik menjadi 12% dan cukai minuman berpemanis dalam kemasan rencananya diberlakukan. Saat ini saja, sejumlah indikator menunjukkan daya beli masyarakat melemah. Pada Agustus 2024, deflasi kembali terjadi, yakni 0,03%, melanjutkan tren tiga bulanan sebelumnya. Beberapa ekonom menyebutkan,  ini merupakan penanda daya beli melemah, kendati Badan Pusat Statistik (BPS) menilai deflasi dipicu suplai berlebih komoditas pangan. (Yetede)

Kinerja Keuangan BSI Cetak Laba Rp 3,4 T

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily (H)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan kinerja keuangan yang sangat impresif pada kuartal II 2024. Per Juni 2024, laba bersih BSI mencapai Rp 3,4 triliun, tumbuh 20,28% secara tahunan, menjadikan perseroan menorehkan pertumbuhan tertinggi di antara Top 10 bank di Indonesia. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan Perseroan berhasil menjaga kinerja keuangan dan bisnis secara sehat dan berkualitas sepanjang kuartal II tahun 2024, di tengah makro ekonomi cukup menantang yang dintandai dengan naiknya suku bunga acuan seperti BI Rate yang naik ke level 6,25% pada kuartal II 2024 untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Alhamdulillah pertumbuhan BSI dalam berbagai indikator kunci, seperti aset, DPK, laba bersih, dan rasio CASA, merupakan yang tertinggi di industri perbankan nasional. Prestasi ini adalah  bukti bahwa BSI sebagai bank syariah mampu bersaing dan unggul ditengah  dinamika industri yang semakin kompetitif. Pertumbuhan yang konsisten di berbagai  aspek ini juga mencerminkan solidnya kinerja BSI yang berkelanjutan," kata Herry. (Yetede)

Simpanan Jumbo di Perbankan Mengalami Pertumbuhan yang Lebih Rendah

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily (H)
Lembaga Penjamin Simpana (LPS) mencatatkan simpanan jumbo di perbankan mulai mengalami pertumbuhan yang lebih rendah pada Juli 2024, sebesar 10,4% secara tahunan  (year on year/yoy). Melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang masih tumbuh 11,7% (yoy). Adapun, tiering nominal  simpanan di atas Rp 5 miliar per akhir Juli 2024 mencapai Rp4.671,31 triliun dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp4.738,71 triliun, atau terkontraksi 1,4% secara  yoy. Penyusutan simpanan nasabah kelas kakap tersebut sudah diprediksi sebelumnya. Sebab, pada semester I-2024 nasabah korporasi yang memiliki simpanan jumbo di perbankan masih wait and see, sehingga dananya masih disimpan di bank. Namun, memasuki semester II, yakni pada Juli mulai terlihat ada penarikan simpanan pada tiering di atas Rp 5 miliar. (Yetede)

Indonesia Siap Menjadi Mitra Afrika

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily (H)
Presiden Jokowi secara resmi membuka  Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 dan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF-MSP) di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin, (2/9/2024). Indonesia siap menjadi mitra yang andal bagi Afrika berbagai agenda pembangunan. Selain itu, Indonesia terus memperkuat kerja sama Utara-Selatan sebagai solidaritas global. "IAF membawa semangat baru Afrika. Indonesia siap bermitra dengan siapa pun di kawasan Afrika untuk mengangkat agenda pembangunan  ke tingkat yang lebih tinggi," kata Jokowi. Presiden Jokowi juga menyampaikan pencapaian  penting dari forum ini, yaitu peningkatan nilai kesepakatan bisnis antar Indonesia dan negara-negara Afrika. "Dalam IAF kali ini, kita telah mencatat kesepakatan bisnis yang nilainya  mencapai US$ 3,5 miliar. Jumlah tersebut jauh meningkat 6 kali lipat dibanding IAF pertama yang diselenggarakan pada tahun 2018," ungkapnya. (Yetede)

Emiten Grup Djarum Jajaki Penambahan Modal

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily (H)
Emiten menara telekomunikasi (tower) Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) atau SMN dikabarkan ditengah menjajaki aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. TOWR dalam riset terbaru BRI Danareksa Sekuritas disebutkan, berpotensi menghimpun dana rights issue sekitar Rp 8 triliun, di antaranya untuk mengakuisisi aset kabel milik PT Indosat Tbk (ISAT). Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis dan Christian Sitorus dalam riset yang dipublikasikan Senin (2/9/2024) mengungkapkan, TOWR sedang mempertimbangkan  untuk melaksanakan rights issue dengan potensi nilai sekitar Rp 8 triliun untuk mengatasi terjadinya tekanan finansial. Right issue tersebut bertujuan untuk menjaga kepemilikan mayoritas Grup Djarum pada harga saham TOWR saat ini, serta mengurangi rasio Net Debt/Ebitda perseroan menjadi di bawah 4x. (Yetede)

Kontraksi Manufaktur Berdampak Pengurangan Tenaga Kerja

Yuniati Turjandini 03 Sep 2024 Investor Daily
Kontraksi yang dialami manufaktur terus berlanjut menjadi 2 bulan berturut-turut. Berdasarkan laporan terbaru S&P Global, Purchasing manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia untuk Agustus mencapai 48,9 atau turun 0,4 poin dari Juli yang sebesar 49,3. Menurut rilis S&P Global, kontraksi PMI manufaktur Indonesia pada Agustus 2024 dipengaruhi oleh penurunan pada output dan permintaan baru yang paling tajam sejak Agustus 2021. Permintaan asing juga turun semakin cepat hingga paling tajam sejak januari 2023. Economics Director S&P Global Market Intellegence Paul Smith memaparkan, penurunan pada perekonomian sektor manufaktur Indonesia pada Agustus lalu mengakibatkan perusahaan menanggapi dengan mengurangi kariawan.  "Tidak mengherankan, perusahaan merespons dengan mengurangi jumlah tenaga kerja, meskipun banyak yang menekankan bahwa ini bersifat sementara," kata dia. (Yetede)

Manufaktur Makin Lemah Dihantam Banyak Masalah

Hairul Rizal 03 Sep 2024 Kontan (H)

Kinerja industri manufaktur makin terseok. Mereka kelimpungan mempertahankan bisnis di tengahnya beratnya masalah yang harus dihadapi. Selain dihadapkan pada pelemahan daya beli masyarakat, pelaku industri manufaktur harus berjibaku melawan dominasi produk impor di pasar lokal. Sementara industri berorientasi ekspor juga harus gigit jari lantaran permintaan di pasar global juga sedang lesu darah. Kombinasi masalah itu menyeret aktivitas produksi manufaktur terjerembab ke titik terendah sejak Agustus 2021. Indikasi kemunduran manufaktur ini terekam di survei S&P Global tentang Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Agustus 2024. S&P Global melaporkan, PMI Indonesia Agustus 2024 di level 48,9, turun 0,4 poin dari bulan sebelumnya di 49,3. Artinya, dua bulan beruntun industri manufaktur nasional di zona kontraksi. PMI sebenarnya telah mengalami tren penurunan selepas Maret 2024 hingga kini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menilai, penurunan PMI manufaktur disebabkan melemahnya permintaan pasar domestik. Sudah lemah, pasar domestik pun terus digempur produk-produk impor ilegal. Wakil Ketua Bidang Perindustrian Kadin Indonesia Bobby Gafur Umar memperkirakan, penurunan PMI akan berlanjut. Banyak fasilitas produksi beroperasi dengan utilisasi kurang dari 40%. "Ini berbahaya dan dapat menyebabkan gelombang PHK lebih lanjut," jelasnya, Senin (2/9). Kementerian Ketenagakerjaan menyebut, pekerja Indonesia yang terkena PHK mencapai 46.240 orang pada Januari-Agustus 2024, naik 23,71% secara tahunan. 

Industri padat karya seperti tekstil dan produk tekstil (TPT) jadi subsektor manufaktur yang paling banyak melakukan PHK. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta menambahkan, sampai saat ini pasar domestik terus dibanjiri produk impor TPT ilegal.Para produsen lokal sulit bersaing karena produk impor dijual dengan harga miring tanpa dikenakan pajak. Industri otomotif juga terdampak pelemahan daya beli. Ini tercermin pada tren penjualan wholesales (pabrik ke diler) dan retail mobil nasional yang masing-masing turun 17,5% dan 12,2% secara tahunan hingga Juli 2024. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengusulkan kebijakan relaksasi atau penghapusan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil produksi lokal dengan kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Apindo minta stimulasi produksi. Wujudnya bisa kemudahan mendapat bahan baku, kemudahan pembiayaan, akses pembiayaan ekspor, pencegahan tumpang tindih kebijakan, hingga fasilitas izin investasi.

Pilihan Editor