;

Meraup Miliaran Rupiah dengan Mengakali Cukai Rokok

Yoga 12 Sep 2024 Kompas (H)

Rokok ilegal termasuk bisnis kotor yang menggiurkan. Produsen, distributor, hingga pengecer meraup untung besar. Pemilik warung rokok di Duren Sawit, Jaktim, menjual rokok ilegal bermerek Luxio dan Dubai. Harganya Rp 13.000 per bungkus. ”Ini pas lagi ada, tadinya, kosong,” kata pemilik warung yang lokasinya tersuruk dari jalan raya ini, Minggu (18/8). Luxio dan Dubai disimpan dalam kardus, tidak terpajang di etalase seperti rokok resmi. Rokok tanpa pita cukai ini tak terlihat dari depan warung. Jika pemilik warung membeli dari distributor, margin yang diperolehnya Rp 4.500 per bungkus. Ini tergambar dari katalog harga rokok yang didapat dari distributor rokok ilegal, Sinar Bintang, yang berlokasi di Jepara, Jateng. Di katalog tertulis harga Dubai dan Luxio Rp 85.000 per slof atau Rp 8.500 per bungkus.

Status Sinar Bintang sebagai distributor rokok ilegal sudah terverifikasi. Kompas pernah membeli dua slof rokok ilegal merek Saga Bold dari Sinar Bintang dan barangnya tiba dengan selamat di Jakarta. Si pemilik warung bisa lebih besar keuntungannya jika membeli langsung dari produsen di Jatim atau Jateng. Berdasar penelusuran di Pamekasan, Madura, Jatim, harga rokok di sana Rp 5.000-Rp 7.000 per bungkus. Jojo, nama samaran, bos rokok ilegal di Pamekasan, melepas produknya Rp 1,05 juta per bal (200 bungkus). Biaya produksi Rp 750.000. Terdiri dari bahan baku, sewa mesin, dan upah pengemasan. Jadi, setiap bal ia untung Rp 300.000. Dalam sebulan, dia memproduksi 120 bal dengan untung Rp 36 juta. Sebagai catatan, Jojo baru bos rokok ilegal skala ”cilik” di Pamekasan. Ia baru memulai bisnis 7 bulan lalu.

Jojo belum punya pabrik. Untuk membuat rokok, ia menyewa mesin milik pabrik, mirip seperti petani yang membawa padi ke penggilingan. ”Kapasitas produksi saya hanya untuk memasok satu pelanggan (distributor) di Tangerang, Banten. Kalau sudah banyak pelanggan, tidak cukup segitu,” kata Jojo di rumahnya akhir Juli 2024 lalu. Cuan lebih besar tergambar dari distributor besar seperti LB (32) di NTT. Lebih dari 5 tahun pria ini memasarkan rokok ilegal di dua kabupaten di NTT. Saat ini, ia menjual sebuah rokok sigaret kretek mesin (SKM) warna putih dengan klaim rasanya menyerupai salah satu rokok resmi yang sangat populer di masyarakat, yakni Sampoerna A Mild. Rokok yang dijual LB dibuat sebuah pabrik di Jepara.

Kompas kemudian meminta seseorang di NTT untuk membeli rokok yang dijual LB dan mengirimnya ke Jakarta. Setelah dicoba, rasanya memang mendekati Sampoerna A Mild. Rokok ilegal milik LB dijual Rp 15.000, sedangkan rokok resmi Sampoerna A Mild rerata Rp 35.000 per bungkus. Rasa nyaris sama, tapi harganya beda jauh. Karena pasarnya tersebar di dua kabupaten, LB bisa menjual 500 karton per bulan. Jumlah ini setara 2.000 bal atau 400.000 bungkus. Untuk 500 karton, ia membayar ke pabrik Rp 2 miliar lalu mendapat untung Rp 1 miliar. Bagi pedagang eceran, keuntungan penjualan rokok illegal lebih besar dibanding rokok resmi. Pengecer hanya mendapat selisih Rp 1.000-Rp 2.000 per bungkus untuk rokok resmi. Sementara rokok ilegal marginnya bisa mencapai Rp 5.000. (Yoga)


Penjual Rokok Ilegal Bersiasat agar Selamat

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Para penjual rokok ilegal gencar menawarkan produk-produknya di media sosial, seperti Facebook, terutama di grup-grup berunsur rokok. Mereka tidak bersedia untuk COD atau pembayaran di tempat. Pengiriman dilakukan melalui ekspedisi dan akan diinfokan nomor resinya setelah pembayaran selesai. Di grup komunitas Rokok Sidoarjo, akun Msd Msd mengingatkan selalu waspada agar transaksi jual-beli tidak dilakukan di luar aplikasi resmi dan tidak mudah tergiur dengan harga murah. Dalam unggahan itu disertakan tangkapan layar obrolan bahwa penjual menolak melakukan transaksi COD. Transaksi COD baru bisa dilakukan setelah transaksi pembelian kedua.

Artinya, pada transaksi pembelian pertama, penjual hanya akan mengirimkan rokok ilegal melalui pihak ekspedisi tanpa bertatap muka. ”Untuk orderan di awal, saya belum bisa COD full, Mas. Orderan selanjutnya baru bisa COD full.  Saling jaga amanahnya aja,” tulis penjual dalam tangkapan layar obrolan itu. Penjual takut keberadaannya terlacak pembeli jika COD yang ditangani penjual langsung. Alternatif lainnya, pembeli bisa melakukan COD melalui lokapasar, seperti Tokopedia atau Shopee. Dengan demikian, yang bertatapan langsung dengan pembeli adalah kurir ekspedisi sehingga penjual tidak terlacak. Mereka juga berbagi pengalaman di grup.

Akun Facebook Khanifudin mengunggah informasi di grup Rokok Legal dan Ilegal Jawa, kalimat pembukanya, ”Sekadar sharing sesama pemain kita ya….” Akun Khanifudin menceritakan dirinya pernah tertipu pembeli nakal yang membawa kabur produk rokok ilegal miliknya. Ada 3 slof (30 bungkus) rokok yang tak dibayar pembeli. Sejak itu dia enggan menerima pelanggan baru tanpa membayar lunas di depan. Selain berbagi pengalaman, di grup itu juga banyak penjual rokok ilegal yang menawarkan produknya. Mayoritas penjual menyertakan informasi bahwa rokok ilegal bisa dibeli setelah pembeli mengirim pesan ke Whatsapp penjualnya. Penjual akan mengirimkan pranala lokapasar agar pembeli bisa bertransaksi.

Kompas menelusuri pranala https://tokopedia.link/majumakmurrr yang dibagikan akun Zian di grup rokok ilegal dan legal pada 3 Agustus 2024. Berdasarkan informasi yang ditampilkan, toko MajuMakmurrr yang berlokasi di Kabupaten Sampang, Madura, telah beroperasi sejak Januari 2024. Ada 183 jenis rokok ilegal berbagai merek yang dijual. Rokok ilegal ditulis dengan keterangan nama produk lain, yakni android, bumbu-bumbu, dan sepeda. Jika dilihat dari testimoni pembeli, produk yang dikirim adalah bungkusan rokok. Seribu cara akan ditempuh penjual rokok ilegal demi mendapatkan cuan. Siasat yang dibagikan mungkin menjadi jitu tapi juga diketahui pihak lain. (Yoga)


Memacu Produksi Vaksin Dalam Negeri

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Kemandirian bangsa akan produk farmasi, termasuk produk biofarmasi, seperti vaksin, merupakan keniscayaan. Kebutuhan masyarakat akan produk tersebut makin besar. Maka, penelitian dan produksi vaksin dalam negeri perlu terus didorong. Hal ini diutarakan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meresmikan fasilitas produksi vaksin PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, di Bogor, Jabar, Rabu (11/9). Industri farmasi harus terus berkembang sehingga percepatan akan kemandirian bangsa terhadap produk farmasi, khususnya produk vaksin, bisa terwujud. ”Ke depan, saya harap (penelitian vaksin) yang dikembangkan tidak hanya terkait infectious disease (penyakit menular), tetapi juga vaksin untuk sistem imun,” ucapnya. Menurut Budi, keberadaan fasilitas produksi vaksin yang dikembangkan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia menjadi bukti bahwa industri farmasi nasional semakin berkembang.

Hal itu turut mendukung transformasi sistem kesehatan dari pemerintah. Budi menambahkan, produksi vaksin diharapkan bisa berkembang tidak hanya satu jenis vaksin. Berbagai pathogen yang berisiko menjadi penyakit dan wabah di masyarakat perlu diatasi dengan baik melalui pencegahan dengan pemberian vaksin. Dirut PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman menyatakan, PT Biotis bekerja sama dengan Universitas Airlangga dalam penelitian dan pengembangan vaksin yang dibutuhkan masyarakat. Sebelumnya, PT Biotis juga memproduksi vaksin Merah Putih atau Inavac yang digunakan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Vaksin tersebut merupakan hasil nyata dari kerja sama antara industri, yakni PT Biotis, dengan akademisi dan peneliti dari Universitas Airlangga.

”Masa depan Indonesia akan lebih baik karena vaksin Merah Putih menginspirasi banyak peneliti,” ungkapnya. Sudirman menuturkan, selama ini kerja sama juga sudah dilakukan dengan berbagai pihak terkait dengan produksi vaksin dalam negeri. Salah satunya adalah kerja sama dengan India dalam memproduksi vaksin pentavalen untuk mencegah penyakit difteri. Selain itu, PT Biotis juga bekerja sama dengan Beijing Minhai Biotechnology Co Ltd (Minhai), China, dalam produksi vaksin PCV-13 yang digunakan untuk mencegah penyakit pneumonia pada anak. Ada pula kerja sama dengan Indian Immunologicals Ltd (IIL) dalam pengembangan vaksin hepatitis B. (Yoga)

Menggantikan Susu Sapi dengan Susu Ikan

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Penggunaan susu ikan sebagai alternatif dari susu sapi yang diberikan dalam program makan siang bergizi pemerintahan Prabowo-Gibran mencuat baru-baru ini. Susu ikan ini bisa digunakan untuk mengatasi persoalan terbatasnya produksi susu sapi di Indonesia. Mengutip dari rilis yang diterbitkan KKP pada 24 Agustus 2023, susu ikan merupakan produk inovasi yang menggabungkan manfaat protein ikan dengan diversifikasi produk olahan dari ikan. Produk tersebut diproses dengan bahan baku ikan yang kemudian diolah dengan teknologi modern, hingga menghasilkan hidrolisat protein ikan sebagai bahan baku susu ikan. Susu ikan diklaim mengandung asam lemak EPA (eicosapentaenoic acid), DHA (docosahexaenoic acid), dan omega 3 yang tinggi.

Selain itu, susu ini juga diklaim bebas alergen dan mudah dicerna oleh tubuh. Selain itu, ikan yang digunakan pun diproses dari ikan dalam negeri. Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB University yang juga Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (Aipgi) Hardinsyah, Rabu (11/9), menuturkan, berdasar definisi BPOM, susu ialah cairan dari ambing (kelenjar dalam payudara yang mengeluarkan air susu) sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, dan hewan ternak penghasil susu lain. Jadi, produk yang diolah dari kedelai atau almond bukan susu. ”Jadi, susu ikan lebih tepat disebut sari ikan atau susu ikan analog,” kata Hardinsyah.

Terkait kandungan sari ikan, Hardinsyah menilai, zat gizi makro yang terkandung mungkin bisa menggantikan zat gizi makro yang terdapat pada susu sapi. Namun, kandungan gizi mikro di dalamnya bisa berbeda. Keberlanjutan produk sari ikan juga masih dipertanyakan. Sebab, membutuhkan banyak ikan untuk menghasilkan jumlah sari ikan yang diperlukan. Hal ini perlu mempertimbangkan proses pengemasan dan penjaminan mutu dan kualitas produk yang dihasilkan. ”Jangan karena banyak ikan yang digunakan nantinya akan berdampak pada harga jual ikan di pasaran. Jika harga ikan mahal, itu akan membuat daya beli di masyarakat turun sehingga konsumsi ikan juga turun di masyarakat,” ujarnya. (Yoga)


Penyelesaian Target Penagihan BLBI yang Meleset

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Penangkapan Marimutu Sinivasan, obligor kakap BLBI yang berniat kabur ke Malaysia, menunjukkan upaya penyelesaian kasus BLBI masih jauh dari selesai. 25 tahun berlalu sejak penggelontoran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 144 triliun lebih, untuk mengatasi krisis likuiditas perbankan saat krisis moneter 1997/1998; warisan persoalan BLBI masih terus membayangi. Beban bunga dan utang pokok yang timbul akibat dampak kasus BLBI masih terus memberati APBN. Obligor/debitor banyak yang tak kunjung menunjukkan sikap kooperatif atau itikad baik untuk mengembalikan dana BLBI yang dikemplangnya.

Sementara Satgas BLBI yang dibentuk tahun 2021 untuk mengejar seluruh aset sisa piutang negara dari dana BLBI gagal memenuhitarget yang dibebankan kepadanya dalam tiga tahun masa tugasnya, bahkan meskipun masa tugas itu sudah diperpanjang setahun hingga Desember 2024. Dari total target Rp 110,45 triliun; hingga 5 September 2024, nilai aset yang berhasil disita Satgas BLBI baru Rp 38,88 triliun. Marimutu sendiri salah satu dari 22 obligor/debitor BLBI yang ditangani Satgas BLBI. Enam obligor/debitor lain dengan nilai utang besar yang menjadi target penangkapan berikutnya, jika mereka tak juga menunjukkan niat baik menyelesaikan utang BLBI, adalah Trijono Gondokusumo, Kaharuddin Ongko, Sjamsul Nursalim, Sujanto Gondokusumo, Hindarto Tantular/Anton Tantular, dan Siti Hardiyanti Rukmana.

Upaya penyelesaian utang BLBI para konglomerat hitam melalui jalur litigasi dan non-litigasi selama ini gagal membuahkan hasil maksimal. Penegakan hukum juga melempem. Pasca-berakhirnya masa tugas Satgas BLBI, tanggung jawab penanganan BLBI akan beralih pada lembaga baru yang akan dibentuk pemerintahan baru Prabowo-Gibran mendatang. Tanpa terobosan besar, diragukan akan ada kemajuan signifikan dalam upaya pengembalian kerugian negara dari BLBI. Absennya UU Perampasan Aset, yang sampai kini belum menjadi prioritas pembahasan DPR, menjadi salah satu alasan. Perlawanan balik para obligor/debitor yang bersembunyi di balik kelemahan kebijakan pemerintah dalam penyelesaian kasus BLBI di masa lalu kemungkinan besar juga masih akan terjadi. (Yoga)


Polemik Wacana Program Pensiun Wajib

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Meski pemerintah belum merumuskan skema dan ketentuan program dana pensiun wajib dengan menerbitkan peraturan pemerintah, wacana terkait program itu telanjur menuai gelombang penolakan dari berbagai pihak. Program banyak ditolak lantaran dianggap membebani masyarakat yang selama ini telah menerima sejumlah potongan upah. Wacana terkait program dana pensiun wajib berasal dari amanat UU No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) di Pasal 189 Ayat 4. Hingga saat ini pemerintah masih belum mengeluarkan PP yang mengatur ketentuan dan mekanisme mengenai program dana pensiun wajib tersebut.

Pengamat industri keuangan nonbank Suheri menjelaskan, belum adanya PP membuat publik akhirnya menduga-duga akan ada tambahan potongan upah. Sementara itu, upah para pekerja telah terpotong setiap bulan oleh program pensiun yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). ”Akhirnya kita menduga-duga dan timbul pemikiran, kok, ada lagi potongan? Padahal, kemarin baru Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat). Kemudian, dana pensiun itu tumpang tindih, ada JHT, ada JP, dan lain-lain. Kita harus lihat dulu sebetulnya yang dimaksud itu (program dana pensiun wajib) apa,” katanya, Rabu (11/9).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, UU P2SK mengamanatkan penguatan untuk harmonisasi program pensiun. ”Isu terkait ketentuan batasan mana yang dikenakan, untuk pendapatan berapa yang kena wajib itu belum ada karena PP belum diterbitkan. OJK kapasitasnya sebagai pengawas untuk melakukan program pensiun yang diamanatkan PPSK. Kami masih menunggu PP terkait dan belum bisa bertindak lanjut sebelum PP diterbitkan,” katanya, Jumat (6/9). (Yoga)


Evaluasi Tata Kelola Kebijakan Wajib Registrasi Kartu SIM

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Evaluasi tata kelola kebijakan wajib registrasi kartu perdana nomor telepon seluler atau subscriber identity module card atau SIM card dengan NIK dan KK mendesak dilakukan. Pasalnya, implementasi kebijakan itu telah memicu penyalahgunaan data pribadi untuk mengejar keuntungan dari penjualan kartu SIM dan praktik kejahatan siber berbasis nomor telepon seluler. Pekan lalu, Polres Bogor menangkap dua orang berinisial PMR dan L yang bekerja di PT NTP. Keduanya diduga mencuri dan menyalahgunakan data pribadi warga Bogor untuk mengejar target penjualan kartu SIM operator telekomunikasi seluler. Kasus penyalahgunaan data pribadi warga, lalu diregistrasikan pada kartu SIM dan dijual lagi kepada masyarakat merupakan fenomena yang jamak terjadi di masyarakat.

Tahun 2020, Polrestabes Makassar mengungkap jaringan penjual kartu SIM prabayar yang sudah diregistrasi dengan memakai NIK dan nomor KK secara ilegal, lalu diperjualbelikan dengan harga yang lebih mahal. Pada Juli 2024, Ditreskrimsus Polda Riau juga mengungkap kasus registrasi ilegal kartu SIM dengan memakai ribuan data NIK dan KK secara ilegal. Data pribadi ini diperoleh pelaku saat pemilihan umum. Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) Wahyudi Djafar mengatakan, pengalaman di banyak negara menunjukkan bahwa kewajiban registrasi kartu SIM justru menciptakan banyak permasalahan. Kebijakan wajib registrasi bisa melawan kejahatan siber justru hanya mitos karena melahirkan praktik SIM swap atau pemanfaatan kartu SIM yang diambil alih tanpa sepengetahuan korban, lalu nomor yang sudah diambil alih tersebut digunakan untuk mengakses akun perbankan korban. (Yoga)


Pertambangan Mulai Menggunakan Truk Listrik

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Truk listrik mulai gencar memasuki pasar kendaraan alat berat, khususnya untuk industri pertambangan.  Penetrasi yang masih sedikit dan masih jauh dari pangsa pasar truk solar mendorong sejumlah produsen berinisiasi menawarkan truk listrik ke perusahaan tambang. Selain lebih ramah lingkungan, biaya perawatan diklaim lebih murah ketimbang truk solar. Truk-truk itu ditawarkan dalam pameran Mining Indonesia 2024 di Jakarta, Rabu (11/9). PT Panca Mega Makmur (PMM) sebagai agen pemegang merek XCMG, BUMN asal China yang fokus memproduksi alat berat, mengenalkan dua jenis dump truck listrik, seberat 70.000 kg dan 105.000 kg.

Presdir PT Gaya Makmur Mobil (GMM), perusahaan induk PMM, Frankie Makaminang mengatakan, baterai dua truk listrik itu masing-masing berkapasitas 350 kilowatt jam (kWh) dan 423,87 kWh, yang dapat digunakan hingga jarak 100-150 kilometer. Apabila baterai habis, ada dua pilihan, yakni pengisian dengan isi daya cepat (fast charging) dan ditukar di stasiun penggantian (swap station). ”Untuk fast charging, hanya memerlukan waktu 1 jam-1,5 jam hingga baterai kembali full (penuh). Untuk swap station, proses penggantian baterai hanya memakan waktu 5 menit. Jadi, pengusaha biasanya membeli unit sekalian dengan charging station atau swap station jika memang ingin lebih cepat,” katanya.

Frankie menambahkan, dump truck untuk pertambangan biasanya digunakan di area terpencil dengan rute perjalanan yang sudah dapat dipastikan. Dengan demikian, stasiun pengisian baterai disiapkan di setiap titik keberangkatan truk-truk di lokasi tambang. Setidaknya sudah ada 26 unit dump truck listrik PMM yang sudah terjual. ”Sepuluh unit terjual kepada kontraktor pertambangan di Kalsel, bagian dari grup Sinar Mas. Juga oleh Semen Merah Putih di Bayah (Banten), sebanyak 16 unit,” lanjut Frankie. Adapun truk listrik XCMG tersebut dirakit dan diimpor langsung dari pabrik di China. Kendati saat ini truk solar masih dominan, ia yakin, ke depan truk listrik akan banyak diminati. (Yoga)


Peraih Medali Paralimpiade Memperoleh Kenaikan Bonus

Yoga 12 Sep 2024 Kompas

Presiden Jokowi menyerahkan bonus kepada atlet Indonesia yang meraih medali pada pergelaran Paralimpiade Paris 2024. Bonus yang diberikan kepada peraih medali dan atlet yang bertanding di ajang Paralimpiade Paris 2024 lebih besar dibanding saat Paralimpiade Tokyo 2020.Peraih medali emas di Paralimpiade Paris 2024 mendapat bonus Rp 6 miliar, peraih medali perak mendapat Rp 2,75 miliar, dan Rp 1,65 miliar untuk peraih medali perunggu. Adapun atlet yang belum berhasil mendapat medali juga mendapat apresiasi sebesar Rp 250 juta. Sementara itu, bonus yang diberikan saat Paralimpiade Tokyo 2020 lalu sebesar Rp 5,5 miliar untuk peraih medali emas.

Peraih medali perak Rp 2,5 miliar dan peraih medali perunggu Rp 1,5 miliar. Atlet yang tidak meraih medali mendapatkan Rp 100 juta. Nilai bonus yang diberikan kepada peraih medali di Paralimpiade Paris 2024 juga sama seperti atlet Olimpiade Paris 2024 lalu. Peraih emas mendapat Rp 6 miliar, perak Rp 2,75 miliar, dan perunggu Rp 1,65 miliar. ”Ini adalah bukti bahwa tidak ada perbedaan antara atlet difabel dan non-difabel. Dan, untuk atlet difabel, saya rasa tidak ada alasan untuk tidak berprestasi walau ada keterbatasan,” ujar peraih medali emas Paralimpiade Paris 2024, Leani Ratri Oktila, seusai Penyerahan Bonus dan Apresiasi Atlet Paralympic Games Paris 2024 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/9).

Saat Paralimpiade Paris 2024, Indonesia meraih total 14 medali. Rinciannya, 1 medali emas, 8 medali perak, dan 5 medali perunggu. Presiden Jokowi mengatakan, dirinya merasa gembira dan bangga atas raihan medali atlet Paralimpiade.  sebab, capaian itu merupakan sejarah baru dari segi jumlah medali sepanjang Indonesia mengikuti Paralimpiade. Menurut dia, bonus yang diberikan kepada peraih medali ataupun atlet dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus berprestasi lebih tinggi di ajang internasional mendatang. (Yoga)


Asap Rokok Ilegal Mengepul di Mana-mana

Yoga 11 Sep 2024 Kompas (H)

Sejumlah pabrik rokok berizin resmi ditengarai memproduksi rokok ilegal. Rokok produksi mesin beredar di pasaran dengan pita cukai salah peruntukan, pita cukai perusahaan lain, hingga tanpa pita cukai. Permainan cukai rokok ini berpotensi merugikan negara triliunan rupiah per tahun. Modus permainan rokok ilegal terdeteksi di Jatim. Kompas membeli rokok merek Saga Bold di grup media sosial Facebook, oleh akun Akang Kendang bernarasi promosi ”Produk Rokok Resmi Lokal Indonesia”, senilai Rp 95.000 per slof (berisi 10 bungkus rokok). Saga Bold merupakan rokok sigaret kretek mesin (SKM). Namun, bungkusnya dilekati pita cukai sigaret kretek tangan (SKT) dengan kode perusahaan rokok lain, yang mengindikasikan rokok itu illegal, yang diperkuat hasil pengujian keaslian pita cukai Saga Bold di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Malang.

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang Dwi Prasetyo Rini menduga pita cukai tersebut palsu. Sabtu (27/7) Kompas melacak keberadaan perusahaan rokok Zabur Rizqie yang memproduksi rokok Saga Bold di Kabupaten Malang, Jatim. Sopir truk yang menanti muatan rokok dari pabrik Zabur Rizqie sedang merokok serupa Saga Bold yang dibeli Kompas, Juli 2024. Ia mengaku rutin mengangkut rokok Zabur Rizqie per dua minggu ke gudang perusahaan di Surabaya. ”Truk kami nanti naik kapal barang ke Ende. Ada bos (distributor) yang terima di sana,” katanya. Rokok Saga Bold yang diambil dari perusahaan rokok Zabur Rizqie dijual Rp 20.000 per bungkus di Ende. Kompas coba membeli produk Zabur Rizqie di NTT. Di Ende, awal Agustus 2024, rokok itu dijual Rp 20.000 per bungkus dengan pita cukai SKT tahun 2023 berkode perusahaan PR Zabur Rizqie, ZABURIZQOO.

Rokok Saga Bold di Kefamenanu, pertengahan Agustus 2024, dijual Rp 25.000 per bungkus dengan pita cukai rokok SKM bertarif cukai Rp 746 per batang. Namun, bagian filter rokok ini bolong, berbeda dengan rokok yang diisap sopir yang ditemui di depan pabrik rokok Zabur Risqie di Malang. General Affair Pabrik Rokok Zabur Rizqie, Ulung Handoko, mengatakan, rokok Saga Bold temuan di NTT itu bukan rokok buatan pabrik mereka. ”Yang asli rasanya beda. Dari kemasannya beda. Produk kami ada bolongannya di filter,” kata Ulung. Namun, keterangan Ulung berubah saat konfirmasi berikutnya, Jumat (16/8), melalui pesan Whatsapp, soal keaslian produk Saga Bold milik sopir truk yang ditemui akhir Juli 2024 di depan pabrik Zabur Rizqie.

”Jadi, untuk rokok kami, ada sebagian daerah tertentu dengan fisik filter rokok yang tidak bolong sesuai permintaan pasar,” ucapnya. Ulung mengklaim, produk Saga Bold sering dipalsukan. Pemalsuan itu masif terjadi pada 2022, terutama di NTT. Menurut Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Nirwala Dwi Heryanto, ada indikasi pabrik berizin memproduksi rokok dalam dua model, yakni rokok legal dan ilegal. ”(Produksi rokok) resmi dan tidak resmi). Yang kami tangkap satu slof, itu ada yang asli,” katanya. Nirwala juga mengatakan, persentase rokok ilegal di Indonesia, merujuk riset UGM naik menjadi 6,9 % pada 2023. Pada 2022, persentase rokok ilegal 5,5 %. Sebaran rokok ilegal terbanyak dalam survei terakhir itu didominasi rokok polos atau rokok tanpa pita cukai. (Yoga)


Pilihan Editor