;

Asap Rokok Ilegal Mengepul di Mana-mana

Asap Rokok
Ilegal Mengepul di Mana-mana

Sejumlah pabrik rokok berizin resmi ditengarai memproduksi rokok ilegal. Rokok produksi mesin beredar di pasaran dengan pita cukai salah peruntukan, pita cukai perusahaan lain, hingga tanpa pita cukai. Permainan cukai rokok ini berpotensi merugikan negara triliunan rupiah per tahun. Modus permainan rokok ilegal terdeteksi di Jatim. Kompas membeli rokok merek Saga Bold di grup media sosial Facebook, oleh akun Akang Kendang bernarasi promosi ”Produk Rokok Resmi Lokal Indonesia”, senilai Rp 95.000 per slof (berisi 10 bungkus rokok). Saga Bold merupakan rokok sigaret kretek mesin (SKM). Namun, bungkusnya dilekati pita cukai sigaret kretek tangan (SKT) dengan kode perusahaan rokok lain, yang mengindikasikan rokok itu illegal, yang diperkuat hasil pengujian keaslian pita cukai Saga Bold di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Malang.

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang Dwi Prasetyo Rini menduga pita cukai tersebut palsu. Sabtu (27/7) Kompas melacak keberadaan perusahaan rokok Zabur Rizqie yang memproduksi rokok Saga Bold di Kabupaten Malang, Jatim. Sopir truk yang menanti muatan rokok dari pabrik Zabur Rizqie sedang merokok serupa Saga Bold yang dibeli Kompas, Juli 2024. Ia mengaku rutin mengangkut rokok Zabur Rizqie per dua minggu ke gudang perusahaan di Surabaya. ”Truk kami nanti naik kapal barang ke Ende. Ada bos (distributor) yang terima di sana,” katanya. Rokok Saga Bold yang diambil dari perusahaan rokok Zabur Rizqie dijual Rp 20.000 per bungkus di Ende. Kompas coba membeli produk Zabur Rizqie di NTT. Di Ende, awal Agustus 2024, rokok itu dijual Rp 20.000 per bungkus dengan pita cukai SKT tahun 2023 berkode perusahaan PR Zabur Rizqie, ZABURIZQOO.

Rokok Saga Bold di Kefamenanu, pertengahan Agustus 2024, dijual Rp 25.000 per bungkus dengan pita cukai rokok SKM bertarif cukai Rp 746 per batang. Namun, bagian filter rokok ini bolong, berbeda dengan rokok yang diisap sopir yang ditemui di depan pabrik rokok Zabur Risqie di Malang. General Affair Pabrik Rokok Zabur Rizqie, Ulung Handoko, mengatakan, rokok Saga Bold temuan di NTT itu bukan rokok buatan pabrik mereka. ”Yang asli rasanya beda. Dari kemasannya beda. Produk kami ada bolongannya di filter,” kata Ulung. Namun, keterangan Ulung berubah saat konfirmasi berikutnya, Jumat (16/8), melalui pesan Whatsapp, soal keaslian produk Saga Bold milik sopir truk yang ditemui akhir Juli 2024 di depan pabrik Zabur Rizqie.

”Jadi, untuk rokok kami, ada sebagian daerah tertentu dengan fisik filter rokok yang tidak bolong sesuai permintaan pasar,” ucapnya. Ulung mengklaim, produk Saga Bold sering dipalsukan. Pemalsuan itu masif terjadi pada 2022, terutama di NTT. Menurut Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Nirwala Dwi Heryanto, ada indikasi pabrik berizin memproduksi rokok dalam dua model, yakni rokok legal dan ilegal. ”(Produksi rokok) resmi dan tidak resmi). Yang kami tangkap satu slof, itu ada yang asli,” katanya. Nirwala juga mengatakan, persentase rokok ilegal di Indonesia, merujuk riset UGM naik menjadi 6,9 % pada 2023. Pada 2022, persentase rokok ilegal 5,5 %. Sebaran rokok ilegal terbanyak dalam survei terakhir itu didominasi rokok polos atau rokok tanpa pita cukai. (Yoga)


Tags :
#Hukum #Varia
Download Aplikasi Labirin :