3.115 Orang Korban Erupsi Gunung Lewotobi Hampir Kehabisan Makanan
Ribuan warga yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur, NTT, hampir kehabisan bahan makanan. Pemerintah diharapkan segera mengirim bantuan ke sana mengingat desa itu terisolasi akibat erupsi. Warga terdampak berada di Desa Lewotobi sebanyak 1.036 jiwa, Desa Lewoawang 1.376 jiwa, dan Desa Riangrita 703 jiwa. Ketiga desa itu berada di Kecamatan Ile Bura, salah satu kecamatan yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Nikolaus Nara, Sekdes Lewotobi, Kecamatan Ile Bura, sudah menyurati BPBD Flores Timur dua hari lalu, yakni 11 November 2024. Hingga Rabu (13/11) sore, surat belum direspons oleh pemda. Nikolaus mengatakan, akibat erupsi, warga Lewotobi tak bisa ke kebun dan ke pasar untuk membeli bahan makanan. Jika ke kebun, mereka terkena hujan abu vulkanik serta material.
Banyak tanaman, seperti umbi-umbian dan pisang, mati terpapar belerang serta panas terik selama 10 bulan terakhir. Jika hendak ke pasar, mereka melewati jalan yang dekat dengan aliran lava. Oleh Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, jalur itu masuk kategori zona merah sehingga tidak boleh dilewati untuk sementara waktu. Jubir tanggap darurat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Heri Lamawuran, mengatakan, informasi terkait kekurangan makanan itu segera diteruskan ke bagian terkait. ”Diteruskan ke posko” katanya. Heri menyatakan, hingga Rabu pagi, jumlah pengungsi yang terdampak erupsi sebanyak 13.166 orang, tersebar di 11 kecamatan di Flores Timur dan dua kecamatan di Sikka. Jumlah pengungsi yang sakit 1.317 orang dengan kasus ISPA 382 orang, disusul hipertensi 125 kasus. Kekurangan masker menjadi salah satu penyebab tingginya angka ISPA. (Yoga)
PIK 2, Satu Kawasan, Dua Dunia
Satu kawasan, tetapi bak dua dunia berbeda. Begitu potret desa sekitar dan Pantai Indah Kapuk 2 di Kabupaten Tangerang, Banten. Kisah warga desa dominan tentang dampak proyek, seperti hilir mudik truk tanah tak kenal waktu, tergusur dari rumah dan kehilangan pekerjaan. Sebaliknya, PIK 2 menjadi proyek strategis nasional atau PSN PIK Tropical Coastland dengan konsep kawasan hijau dan kota berwawasan lingkungan. Sepekan ini, warga Kecamatan Kosambi dan Teluknaga sedikit lega. Hilir mudik truk tanah berhenti sementara sampai Kamis (14/11) akibat kecelakaan lalu lintas berujung kericuhan pada Kamis (7/11). Rabu (13/11), truk pengangkut beton melintas ke area proyek di Kampung Melayu Timur, Teluknaga. Beton-beton itu bakal jadi pagar pembatas setinggi 1-2 m antara PIK 2 dan kawasan sekitar. Permukiman warga desa kotor di sana-sini. Sebagian jalan desa berlubang dan tergenang karena saluran air mampat. Padahal, jalan ini penghubung antar desa dan ke jalan utama.
Siang itu, Komar (45), warga Muara, kurang bersemangat lantaran hasil menjala ikan hanya laku Rp 60.000. ”Melaut harus makin jauh. Makan ongkos. Apa-apa susah. Bingung kerja yang lain. Dari kecil sudah melaut,” ujar Komar. Komar, salah satu warga yang direlokasi dari Kampung Muara karena pengembangan PIK 2. Rumah barunya terletak 500 meter dari lokasi lama di tepi muara. Selain berkurangnya hasil laut, kerap kebanjiran membuatnya juga ikut direlokasi. Saat itu, ia mendapat Rp 2,3 juta per meter persegi. Pindah tempat tinggal dan mendapat uang tidak membuat ia lebih sejahtera. Ia hanya berharap Pemkab Tangerang, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, menaruh perhatian kepada nelayan.
Pemerintah menetapkan PIK Tropical Coastland sebagai satu dari 14 PSN baru dengan pembiayaan swasta pada 18 Maret 2024. Areanya seluas 1.755 hektar di PIK 2. Menparekraf saat itu, Sandiaga Uno, mengusulkan PIK 2 sebagai PSN dengan pertimbangan lokasi strategis, dekat dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Kepulauan Seribu dan Kota Tua-Sunda Kelapa, dapat membuka peluang usaha dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja bagi warga Banten dan sekitarnya. Selain itu, PIK 2 juga mengakomodasi wisata mangrove dan terhubung dengan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg. Nilai investasinya Rp 65 triliun dengan harapan menyerap 6.235 tenaga kerja langsung dan 13.550 tenaga kerja sebagai efek pengganda.
PIK 2 adalah kelanjutan usaha patungan Agung Sedayu Group dan Salim Group setelah mengembangkan PIK 1 dan pulau reklamasi Golf Island and Ebony dengan luasan pengembangan 1.600 hektar. Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya menyerukan presiden meninjau ulang, mencabut penetapan status PSN, dan menghentikan pembangunan PIK 2. Bupati Tangerang diminta menghentikan sementara pembangunan PIK 2 dan mengevaluasi operasional pembangunan. Lalu meminta pertanggungjawaban pihak PT PIK Dua Tbk atas dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial yang muncul dari pembangunan yang dikerjakan secara serampangan dan melawan hukum. (Yoga)
Tantangan Teknologi dan Disinformasi membayangi Media
Dampak teknologi terhadap media dan jurnalistik merupakan tantangan yang mesti dihadapi. Di sisi lain, media, bersama masyarakat, bertanggung jawab untuk mengatasi disinformasi dan misinformasi. Hal itu terungkap dalam diskusi ASEAN-Korea Media Forum bertema ”The Impact of Technology on Journalism, Response to Disinformation” yang diselenggarakan Korea Press Foundation (KPF) dalam rangkaian KPF Journalism Conference 2024 di Seoul, Korselea Selatan, Rabu (13/11). Diskusi yang dimoderatori Jaemin Jung, pengajar di College of Liberal Arts and Convergence Science, itu menghadirkan jurnalis di ASEAN dan Korsel sebagai panelis.
Wan Muhammad Aslah Wan Razali, wartawan agensi Berita Nasional Malaysia (Bernama), mengatakan, salah satu kesulitan yang ditimbulkan teknologi adalah kemampuan media untuk tetap terhubung dengan pembaca muda. ”Pembaca muda cenderung tak peduli dengan berita. Maka, kami berusaha menyampaikan berita secepat mungkin melalui media sosial. Bentuknya bisa artikel atau video,” ujarnya. Menurut Ng Soon Kiat, Associate News Editor SPH Media, dampak teknologi bagi media di SPH Media Singapura ditandai dengan transformasi dari cetak ke mobile first audience. Distribusi dari cetak menjadi orientasi platform media sosial. ”Kami membagi konten kami ke platform berbeda, misalnya di Tiktok, Facebook, dan Instagram. konten lebih singkat sehingga lebih mudah dimengerti,” katanya.
Transformasi tersebut, diakuinya, membuat koran terlihat ”tua”. Maka, perusahaan melakukan sejumlah langkah, di antaranya rebranding agar selaras dengan transformasi. Keoxomphou Sakdavong, Deputy Head of Business News Section, Vientiane Times, Laos, menyampaikan, perubahan akibat teknologi yang bergerak cepat membuat media berubah dari berorientasi cetak ke digital. Namun, hal itu memicu isu baru, yakni pendapatan iklan digital yang tidak setinggi iklan cetak. ”Masalah yang juga muncul, newsroom jadi sepi. Kami rapat di kantor satu kali dalam seminggu. Padahal, saat masih berorientasi cetak, kami rapat setiap hari,” ujarnya. Menurut Laporan Risiko Global 2024 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia pada Januari 2024, misinformasi dan dis- informasi menempati posisi pertama dalam daftar risiko global. (Yoga)
Pakar Siber Sebut AI dan Big Data Mampu bantu tanggulangi Judi Online.
DPR Janji Libatkan Masyarakat Sipil saat Bahas Revisi Undang-Undang TNI
Kampanye Rido Tak Dihadiri Ketum Partai dari KIM Plus
Bandara Internasional Komodo Resmi Kembali Dibuka Pasca Erupsi
Adapun, terdapat 12 penerbangan yang dijadwalkan akan berangkat dari Bandara Komodo di hari pembukaan kembali. Sebagaimana ditayangkan di Flight Information Display System (FIDS) yang ditampilkan pada Instagram Story, tercatat lima penerbangan di antaranya memiliki tujuan ke Denpasar, Bali, lima penerbangan lainnya memiliki tujuan ke Jakarta, satu penerbangan ke Bajawa, NTT, dan satu lainnya ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Namun, berdasarkan unggahan terbaru, dari 12 penerbangan yang dijadwalkan, enam di antaranya dibatalkan. Enam penerbangan tersebut adalah penerbangan dengan tujuan ke Denpasar pada pukul 08.55 WITA dan 17.35 WITA, penerbangan tujuan Kuala Lumpur pada pukul 14.55 WITA, penerbangan ke Jakarta pada pukul 15.25 WITA, 16.35 WITA, dan 17.55 WITA. Adapun, mengutip dari keterangan unggahan, pihak bandara mengarahkan calon pengunjung untuk mencari tahu lebih lanjut terkait informasi mengenai jadwal penerbangan dari maupun ke Bandara Komodo langsung ke maskapai penerbangan terkait. (Yetede)
Masa Depan Cerah Petrosea Setelah Mengamankan Kontrak Senilai US$ 1,4 Miliar
PT Petrosea Tbk (PTRO) memiliki masa depan cerah setelah mengamankan kontrak pertambangan baru senilai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 22 triliun. Angka ini meliputi 60% dari backing kontrak perseroan di 2023 yang sebesar US$ 2,3 miliar. Basis kontrak yang mayoritas bersifat jangka menengah dan panjang melindungi Petrosea dari ancaman turbulensi. Masa depan Petrosea kian bertambah mentereng berkat backup penuh dari pengendali barunya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), yang tidak lain dan tidak bukan merupakan portfolio pertambangan Barito Group, milik konglomerat Prajogo Pangestu (PP). Sokongan Group Barito terbukti telah memberikan tenaga baru bagi PTRO dalam meraih kontrak di segmen penambangan dari EPC dengan capaian US$ 1,8 miliar atau ekuivalen Rp28,38 triliun.
Analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari memperkirakan, perolehan kontrak baru PTRO itu akan mendongkrak pendapatan dan laba perseroan dalam beberapa tahun kedepan. Dari sisi pendapatan di segmen EPC, perseroan diestimasikan meraup kenaikan besar 152% menjadi US$ 747 miliar. Sedangkan, pendapatan di segmen penambahan akan melejit 60% menjadi US$ 3,7 miliar. Proyeksi pertumbuhan ini, kata Yoga, pada gilirannya akan membuat leverage PTRO lebih baik dibanding posisi sebelumnya. Tidak kalah penting basis kontrak PTRO yang kebanyakan bersifat jangka menengah dan panjang juga akan membantu perseroan mempertahankan aliran pendapatannya sekaligus mengurangi risiko likuiditas di masa depan. (Yetede)
Setop Ganti Menteri Ganti Kebijakan Kurikulum Pendidikan
Kurikulum Merdeka memang memiliki sejumlah titik lemah, sehingga perlu dievaluasi. Akan tetapi, sejumlah kalangan menilai, kurikulum itu jangan diganti, karena malah akan kontraproduktif ke sistem pendidikan nasional. Alasannya, penerapan kurikulum baru bisa menimbulkan persoalan bagi tenaga pendidik, siswa dan stakeholder pendidikan, karena mereka terus beradaptasi. Lebih parah lagi, siswa bisa bingung, guru stres, dan orang tua panik, jika kurikulum terus diganti setiap lima tahun sekali, lantaran harus memulai dari nol lagi. Pada titik ini, penyempurnaan kurikulum itu dinilai lebih bijak diakukan pemerintahn Prabowo Subianto.
Hal ini bisa memperbaiki sekaligus mencegah gejolak di pendidikan nasional. Gayung pun bersambut. DPR membuka peluang untuk menyusun jurikulum pendidikan yang bersifat tetap dengan jangka berlaku 20-30 tahun ke depan. Kurikulum merdeka dikembangkan sejak 2020, kemudian diterapkan dan dievaluasi secara bertahapp sejak 2021. Kurikulum ini resmi ditetapkan sebagai kurikulum nasional mulai tahun ajaran 2024-2025. Namun implementasinya tergantung pada kesiapan satuan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Ada masa transisi hingga maksimal tiga tahun ke depan. (Yetede)









